Batik
1.160 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Legenda Putri Ayu Limbasari
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Suatu hari seorang penyebar agama Islam bernama Syech Gandiwasi asal Turki menghadap Kangjeng Panembahan Senopati Ing Ngalogo Mataram dan mohon untuk menyebarkan agama Islam di pulau Jawa. Pada waktu itu (tahun 1586-1601) kekuasaan Kanjeng Panembahan Senopati memang meliputi seluruh Jawa Tengah, Jawa Timur, dan sebagian Jawa Barat, sehingga mendapat sebutan “Kaisar Seluruh Jawa”. Ia adalah Raja Mataram baru, yang tersohor sakti mandraguna, berwibawa dan pandai bergaul dengan rakyatnya. Mendapat permohonan dari penyebar agama Islam asal Turki itu, ia merasa senang, karena berarti akan menambah pengetahuan agama bagi rakyat Kerajaan Mataram yang sudah memeluk agama Islam sejak jaman Kerajaan Demak dulu. Permohonan Syech Gandiwasi akhirnya dikabulkan dan ia diizinkan menyebarkan agama Islam di kawasan kaki Gunung Slamet. Setelah mendapat izin, ia lalu merencanakan membangun padepokan di tempat tujuan, guna mendidik para santrinya. Dalam perjalanan ketempat tujuan, ia si...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Tradisi Pernikahan Palembang
Ritual Ritual
Sumatera Selatan

Hampir semua prosesi pernikahan tradisional di nusantara selalu menarik untuk disaksikan, bukan hanya karena prosesi pernikahan ini melewati begitu banyak tahap sebelum akhirnya sang pengantin resmi jadi sepasang suami istri, tapi juga mengikuti tahap-tahap yang begitu kaya akan filosofis kehidupan sendiri itulah yang menarik. Tak terkecuali di Palembang tempat di mana pada masa lalu Kerajaan besar bernama Sriwijaya pernah berdiri ini memiliki tradisi adat pernikahan yang hingga kini masih digunakan oleh hampir seluruh warganya dengan merujuk pada keagungan serta kejayaan kerajaan besar tersebut. Dan seperti halnya pernikahan raja-raja pada umumnya, adat pernikahan di Palembang yang merujuk pada kerajaan Sriwijaya ini pun tak kalah megahnya. Kilau kemegahan itu dapat dilihat dari hampir semua ornament dalam pernikahan itu yang berwarna kuning dan merah keemasan, mulai dari busana mempelai yang dikenakan pada saat prosesi lamaran, seserahan dan pernikahan, maupun pada kursi pela...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Daerah Istimewa Yogyakarta

Sampai daerah divisi disetujui dalam Perundingan Giyanti, Kerajaan Mataram yang didirikan Panembahan Senopati pada tahun 1587, merupakan kekuatan yang dominan di Jawa Tengah. Kerajaan Mataram berpindah lokasi beberapa kali selama pemerintahan Senopati dan keturunannya, dan pada tahun 1745 berada di Surakarta (Solo).   Sebagai kelanjutan dari pertikaian yang terjadi di antara Kraton Surakarta, Paku Buwono III dan paman tirinya, Pangeran Mangkubumi, pemerintah Belanda menengahi dengan menyetujui perjanjian yang isinya mengangkat Mangkubumi sebagai pemimpin kerajaan terpisah, tetapi memiliki kekuasaan yang sama, yang berpusat di Yogyakarta. Mangkubumi, yang memakai gelar Hamengku Buwono I, pada tahun 1756, membangun istana yang besar bernama Ngayogyakarta Hadiningrat.   Kraton berada di lokasi yang sangat luas, yang karena luasnya dapat digambarkan sebagai kota tertutup. Selain ada bangunan di dalamnya, daerah ini dikelilingi oleh dinding yang kokoh seperti be...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Hantu Wewe Gombel
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

 Di Semarang dan Jawa Tengah berkembang mitos adanya hantu dengan sebutan Wewe Gombel. Di daerah lain dikenal dengan nama Kolong Wewe. Menilik namanya, Wewe Gombel adalah hantu "pribumi" Semarang. Kita mulai pencarian sejarah lahirnya mitologi itu dengan mengunjungi sebuah bukit di Semarang bernama Gombel. Kawasan ini sangat dikenal. Jika kita menuju Semarang atas dari kota bawah, dipastikan kita melewati Jalan Setiabudi atau Gombel Baru dari arah Pasar Jatingaleh dan dari Jalan Setiabudi, menuju Jatingaleh melintasi Jalan Gombel Lama. Jalan itu sesungguhnya adalah lereng bukit bernama Gombel. Di puncak bukit itu, berdiri sebuah bangunan besar yang sekarang kosong. Bangunan itu adalah bekas Hotel Sky Garden. Begitu rimbunnya pepohonan, bangunan itu tak bisa dilihat. Untuk menuju ke bangunan itu, kita bisa melewati sebuah gapura berbentuk Candi. Hingga menemukan palang besi sebagai akses masuk. Saat ini bangunan dua lantai itu terkesan kurang terawat. Selain karena b...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Motif Salakanagara
Motif Kain Motif Kain
DKI Jakarta

Motif batik Salakanagara adalah motif yang mengangkat tema kerajaan pertama di Tanah Betawi yang didirikan oleh Aki Tirem pada tahun 130M. Nama Salakanegara sendiri berhubungan dengan kepercayaan warga saat itu yang menganggap bahwa Gunung Salak memiliki sebuah kekuatan yang besar.

avatar
OSKM18_19818051_Nadya Safitri
Gambar Entri
Motif Batik Durian Pecah Provinsi Jambi
Motif Kain Motif Kain
Jambi

Jambi merupakan salah satu provinsi yang terdapat di Pulau Sumatera. Jambi sendiri memiliki beragam kebudayaan. Salah satu bentuk kebudayaan dari Jambi yaitu Motif Kain Batik. Contohnya Motif Durian Pecah yang menggambarkan dua bagian kulit durian yang terbelah, tapi masih bertautan pada pangkal tangkainya. Dua belah kulit itu memiliki makna di setiap masing-masing bagiannya. Belahan pertama paka kulit tersebut bermakna pondasi iman dan takwa. Belahan bagian kedua lebih bernuansa ilmu pengetahuan dan teknologi. Makna yang dapat diambil pada motif Durian Pecah, adalah segala pekerjaan mesti dilandasi oleh iman dan takwa serta ditunjang oleh ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuannya agar pekerjaan itu mendapatkan hasil yang maksimal dan memuaskan. #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_19918065_Nurselina_
Gambar Entri
Baju Adat Sunda kelas (Menengah)
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Barat

Baju menengah Sunda terdiri dari baju bedahan putih, kain kebat batik, beuber, sandal tarumpah, ikat kepala sedangkan untuk wanita kain yg bercorak warna putih dan kain, selendang berwarna, asesoris lainnya. Biasanya baju adat ini dipakai untuk keluarga menengah dan harganya lunayan tinggi sehingga nyaman untuk dipakai

avatar
Oskm18_16618343_Khalif Aqil Ghifari
Gambar Entri
Situs Budaya Dayeuhluhur Sumedang
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Barat

Situs Dayeuhluhur berada di Kabupaten Sumedang berupa Makam Raja dan Bangsawan Kerajaan Sumedang Larang. Disini terdapat makam raja terakhir Kerajaan Sumedang Larang, yaitu Prabu Geusan Ulun putra dari Pangeran Santri. Prabu Geusan Ulun juga mendapat gelar jabatan 'Nalendra' dari Kerajaan Padjajaran atau bisa dibilang sebagai penerus sah dari Kerajaan Padjajaran. Selain makam Prabu Geusa Ulun, disini juga terdapat napak tilas dari "Kandaga Lente" atau dalam Bahasa Indonesia bisa disebut Patih Kerajaan Sumedang Larang sendiri, yaitu Eyang Jaya Perkasa (Mama Jaya Perkosa). Napak tilasnya berupa sebuah batu di puncak bukit. Eyang Jaya Perkasa menjabat sebagai patih pada masa Prabu Geusan Ulun dan kemudian mengundurkan diri setelah perang dengan Kerajaan Cirebon. Konon katanya, Mbah Jaya Perkasa wafat tanpa meninggalkan jasad, dalam ajaran Hindu disebut "Moksa", dalam Bahasa Sunda " Ngahyang". Dan ada beberapa larangan ketika hendak mengunjungi napak tilasnya, salah satunya yaitu ti...

avatar
Oskm18_16718422_lathif
Gambar Entri
Batik Minahasa
Motif Kain Motif Kain
Sulawesi Utara

Minahasa memiliki motif batik yang spesial. Salah satu sumber motif batik yang lumayan populer dan sering disajikan dalam motif batik Minahasa adalah bentuk makam para leluhur warga Minahasa yang biasa menyebutnya dengan istilah waruga, yang dibuat dari batu yang terdiri dari; Bagian atas bentuknya segitiga menyerupai bubungan rumah. Bagian bawah bentuknya kubus, dimana pada bagian tengah terdapat ruang. Susunan motif batik Minahasa pada waruga bagian atas yang berbentuk segitiga tersebut terdapat Relief yang ditampilkan yaitu tonaas, dimana ragam hias ini di bagi menjadi dua bagian, yaitu; Tonaas ang kayobaan atau pria tangguh yang dapat menguasai makhluk hidup lain. Tuama loor atau leos sebagai representasi seorang laki-laki berwujud manusia kangkang. Pada bagian bawah waruga ditambahkan juga relief berbentuk bunga teratai dalam posisi yang berlawanan, satu menghadap keatas dan sisi lainnya menghadap kebawah secara selang-seling membentuk suatu garis yang relatif rapi. Motif b...

avatar
Oskm18_16718433_egi