we buy fc coins Visit Buyfc26coins.com Ismert és megbízható cég a piacon..aVuy
947 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Terjadinya Mado-Mado
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Mite Terjadinya Mado-Mado berasal dari Pulau Nias, baik kabupaten Nias maupun kabupaten Nias Selatan. Mite ini menceritakan kehidupan para dewa. Di dalam mite ini terdapat kepercayaan etnik Nias yang beranggapan bahwa alam dan seluruh isinya adalah ciptaan Lowalangi. Pada mulanya, Lowalangi menciptakan langit sembilan lapis. Setelah selesai mencipta langit, Lowalangi membuat satu pohon yang disebut tora’a. Tora’a ini pohon kehidupan. Pohon ini berbuah dua buah dan harus dierami supaya menetas. Selanjutnya, lowalangi menciptakan seekor laba-laba emas untuk mengerami buah itu sehingga menetaslah sepasang dewa pertama di alam semesta ini. Yang laki-laki bernama Tuhamora’aangi Tuhamoraaana’a dan yang perempuan bernama Burutiraoangi Burutiraoana’a.      Keturunan sepasang dewa pertama pertama ini kemudian mendiami sembilan lapis langit. Untuk menciptakan semua itu, Lowalangi menggunakan udara  dari berbagai warna sebagai bahannya....

avatar
Oase
Gambar Entri
Tuan Bagunda Raja dan Manuk Si Nanggur Dawa
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

     Mite Tuan Raja dan Manuk Si Nanggar Dewa terdapat di Kabupaten Karo. Mite ini menggambarkan pandangan nenek moyang etnik Karo tentang penciptaan bumi, bulan, matahari, dan mata angin beserta manusia dan hantu penghuni bumi. Konon, mite ini dimulai dari dunia atas. Ada seorang putri khayangan bernama Inang Seribu Tua melahirkan seorang putra, Tuan Bagunda Raja. Ayah anak itu tidak diketahui sehingga Tuan Bagunda Raja dipandang sebagai putra dewa.      Setelah dewasa, ibunya meminta Tuan Bagunda Raja berumah tangga. Ia setuju asalkan menikah dengan putri saudara laki-laki ibunya. Tapi ibunya menyembunyikan, kalau ia mempunyai delapan saudara laki-laki yang menjadi raja di delapan penjuru mata angin. Akhirnya, secara gaib Tuan Bagunda Raja mengetahui keadaan pamannya itu. Ia pun menyuruh seekor ayam emas bernama Manuk Si Nanggar Dawa memilih putri salah seorang pamannya untuk dijadikan istri. Hasilnya, terpilih putri pamannya di sebelah timur y...

avatar
Oase
Gambar Entri
Marsialapari
Ritual Ritual
Sumatera Utara

     Tradisi gotong royong telah lama hidup dalam masyarakat Indonesia. Tradisi ini dapat terlihat dari kebiasaan masyarakat kita yang saling membantu dalam melakukan setiap kegiatan, misalnya dalam prosesi pernikahan, kematian, serta menjaga lingkungan dan bercocok tanam. Namun beberapa tahun terakhir, tradisi gotong royong tanpa disadari mulai terkikis keberadaannya, terutama pada masyarakat perkotaan yang cenderung lebih individualis.      Sekarang tradisi gotong royong mulai digalakkan kembali oleh pemerintah, masyarakat pun juga mulai menyadari betapa pentingnya gotong royong yang merupakan budaya tradisi bangsa Indonesia. Salah satu suku yang masih mempertahankan budaya tradisi yang mengandung nilai tolong-menolong adalah masyarakat Mandailing di Sumatera Utara. Dulu Mandailing merupakan daerah Kabupaten Tapanuli Selatan, kemudian daerah tersebut mengalami pemekaran ke dalam empat kabupaten dan satu kota yang disebut Tapanuli Bagian Selatan (T...

avatar
Oase
Gambar Entri
Legenda Putri Hijau dari Kerajaan Haru
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Abad 15 dan 16 adalah periode paling berdarah di zona dataran rendah Aceh, Sumatra Timur, dan semenanjung Malaysia. Empat kerajaan saling bantai, berkonspirasi, dan saling menaklukkan untuk memperebutkan kekuasaan pada zona perdagangan internasional yang kini dikenal dengan Selat Malaka. Di tengah kecamuk perebutan kue ekonomi itu, pada tepian sungai Deli–tepatnya sekitar 9 km dari Labuhan Deli–lahirlah sebuah legenda klasik bernama Puteri Hijau. Legenda Sang Puteri yang selalu digambarkan dengan segala kosa kata kecantikan, bertahan hingga kini dalam dua versi. Versi pertama berasal dari catatan sejarah yang mirip cerita lisan yang berkembang di masyarakat Melayu Deli. Versi kedua adalah hikayat dari masyarakat Karo. Keduanya bertentangan dan kelihatan sekali saling berlomba menonjolkan identitas dan ego suku masing-masing. Dari versi lisan Melayu, konon pernah lahir seorang puteri yang sangat cantik jelita di desa Siberaya, dekat hulu sungai Petani (sungai Deli...

avatar
Amst3n
Gambar Entri
Pustaka Ginting : Si Matangken Sibayak Lau Lingga
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Maka lit me turin-turin Ginting mergana i Urang Kalasen nari ku Tinjo, emaka tubuh me anak pengulu Tinjo sintua sekalak anak dilaki, i tiktikna warina niat akapna, emaka ipepulungna kalimbubuna ras anak beruna,”Bunuhlah anak enda, adi la kin ibunuh mate me aku” bage nina pengulu Tinjo kempak kalimbubuna ras anak beruna, “Adi bunuh nindu bunuh” nina kalak e  ngaloi, emaka reh agi pengulu Tinjo “Ola ibunuh, banci kami lawes, kawan enda dua ras aku jadi sirembahku, maka lawes kami kujuma” nina agi pengulu Tinjo, emaka lawes me agi pengulu Tinjo kujuma ibabana anak e, ikut ras ia dua kalak man sirembahna. Seh i juma ibuat bapa ngudana ndai duruh mbetung man inemen anak e. Maka tubuh anak kerbo bapa ngudana ndai, jagat indungna jagat anakna, i bunuh anak kerbona ndai. Bas kesain sapah galuh sitabar sengkebenna, itambatkenna kerbona bas batang galuh sitabar ndai, gempang kerbona ndai emaka minem anakna ndai erlape-lapeken galuh sitabar. S...

avatar
Amst3n
Gambar Entri
Sejarah Suku Karo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Suku Karo adalah suku  asli yang mendiami Dataran Tinggi Karo, Kabupaten Deli Serdang, Kota Binjai, Kabupaten Langkat, Kabupaten Dairi, Kota Medan, dan Kabupaten Aceh Tenggara.    Nama suku ini dijadikan salah satu nama kabupaten di salah satu wilayah yang mereka diami (dataran tinggi Karo) yaitu Kabupaten Karo.Suku ini memiliki bahasa sendiri yang disebut Bahasa Karo, dan memiliki salam khas, yaitu Mejuah-juah.    Sementara pakaian adat suku Karo didominasi dengan warna merah serta hitam dan penuh dengan perhiasan emas.Adapun keberadaan Rumah adat suku Karo atau yang dikenal dengan nama Rumah Si Waluh Jabu yang berarti rumah untuk delapan keluarga, yaitu Rumah yang terdiri dari delapan bilik yang masing-masing bilik dihuni oleh satu keluarga. Tiap keluarga yang menghuni rumah itu memiliki tugas dan fungsi yang berbeda-beda sesuai dengan pola kekerabatan masing-masing.   Sejarah Suku Karo Menurut Kol. (Purn) Sempa Sitepu da...

avatar
Amst3n
Gambar Entri
UIS KARO (KAIN TENUN KARO)
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Sumatera Utara

Kain adat tradisional Karo (Uis Adat Karo) merupakan pakaian adat yang digunakan dalam kegiatan budaya suku karo maupun dalam kehidupan sehari-hari. Uis Karo memiliki warna dan motif yang berhubungan dengan penggunaannya atau dengan pelaksanaan kegiatan budaya.   Pada umumnya Uis Adat Karo dibuat dari bahan kapas, dipintal dan ditenun secara manual dan menggunakan zat pewarna alami (tidak menggunakan bahan kimia pabrikan). Namun ada juga beberapa diantaranya menggunakan bahan kain pabrikan yang dicelup (diwarnai) dengan pewarna alami dan dijadikan kain adat Karo.   Beberapa diantara Uis Adat Karo tersebut sudah langka karena tidak lagi digunakan dalam kehidupan sehari-hari, atau hanya digunakan dalam kegiatan ritual budaya yang berhubungan dengan kepercayaan animisme dan saat ini tidak dilakukan lagi.   Berikut beberapa contoh Uis Adat Karo.   1. Uis Beka Buluh Ukuran : 166 x 86 Cm Uis Beka Buluh memiliki ciri Gembira, T...

avatar
Amst3n
Gambar Entri
Beru Ginting Sopo Mbelin
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Untuk memperbaiki kehidupan keluarga maka Ginting Mergana mendirikan perjudian yaitu “judi rampah” dan dia mengutip cukai dari para penjudi untuk mendapatkan uang. Lama kelamaan upayanya ini memang berhasil. Keberhasilan Ginting Mergana ini menimbulkan cemburu adik kandungnya sendiri. Adik kandungnya ini justru meracuni Ginting Mergana sehingga sakit keras. Akhirnya meninggal dunia. Melaratlah hidup Beru Ginting Sope Mbelin bersama Beru Sembiring. Empat hari setelah kematian Ginting Mergana, menyusul pula beru Sembiring meninggal. Maka jadilah Beru Ginting sope Mbelin benar-benar anak yatim piatu, tiada berayah tiada beribu. Beru Ginting Sope Mbelin pun tinggal dan hidup bersama pakcik dan makciknya. Anak ini diperlakukan dengan sangat kejam, selalu dicaci-maki walaupun sebenarnya pekerjaannya semua beres. Pakciknya berupaya memperoleh semua harta pusaka ayah Beru Ginting Sope Mbelin, tetapi ternyata tidak berhasil. Segala siasat dan tipu muslihat pakciknya b...

avatar
Siti Badriah Gofur
Gambar Entri
Si Gale-Gale
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Dahulu kala ada   Seorang Raja yang sangat bijaksana yang tinggal di wilayah Toba. Raja ini hanya memiliki  SEO rang anak, namanya Manggale. Pada zaman tersebut masih sering terjadi peperangan antar satu kerajaan ke kerajaan lain. Raja ini menyuruh anaknya untuk ikut berperang melawan musuh yang datang menyerang wilayah mereka. Pada saat peperangan tersebut anak Raja yang semata wayang tewas pada saat pertempuran tersebut. Sang Raja sangat terpukul hatinya mengingat anak satu-satunya sudah tiada, lalu Raja jatuh sakit. Melihat situasi sang Raja yang semakin hari semakin kritis , penasehat kerajaan memanggil orang pintar untuk mengobati penyakit sang Raja, dari beberapa orang pintar (tabib) yang dipanggil mengatakan bahwa sang Raja sakit oleh karena kerinduannya kepada anaknya yang sudah meninggal. Sang tabib mengusulkan kepada penasehat kerajaan agar dipahat sebuah kayu menjadi sebuah patung yang menyerupai wajah Manggale, dan saran dari tabib inipun dilaksanakan...

avatar
Siti Badriah Gofur