Adat Nusantara
104 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Leumang - Banten - Banten
Makanan Minuman Makanan Minuman
Banten

Leumang atau lemang merupakan makan dengan bahan utama beras ketan putih. Lemang di daerah Banten tidak jauh berbeda dengan makanan sejenis lemang di Minangkabau Sumatera Barat, yang membedakan adalah lemang Minangkabau dimasak menggunakan bumbu, yiatu rempah-rempah sebagai campuran santan. Sedangkan leumang tidak menggunakan bumbu rempah-rempah. Makanan ini tergolong makanan ringan dan hanya banyak dibuat oleh masyarakat Banten terutama di bulan puasa yaitu sebagai makanan berbuka puasa, sedangkan dihari-hari biasa jarang hanya diketemukan di toko-toko kue atau pasar-pasar tradisional. Menurut informasi leumang tidak termasuk dalam jenis makanan sesaji atau perlengkapan upacara adat, tetapi lebih kepada makan istimewa pada hari raya Idul Fitri, Mauludan, buka puasa, pesta perkawinan dan pesta sunatan. Bahan utama lemang adalah beras kean putih dan kelapa tua, untuk satu liter beras ketan diperlukan santan dari satu buah kelapa yang sudah cukup tua ditambahkan sedik...

avatar
Riani Charlina
Gambar Entri
Recoh
Makanan Minuman Makanan Minuman
Banten

Recoh merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang berasal dari daerah Kabupaten Tangerang. Tak banyak orang tahu tentang kuliner yang satu ini, bahkan mesin pencarian pun tidak memiliki satu pun ulasan tentang kuliner nusantara khas Kronjo yang satu ini. Sebagai kuliner yang banyak disukai oleh orang di kecamatan Kronjo, Recoh sangat simpel dari segi bahan, bumbu dan penyajiannya karena Recoh hanya terdiri dari mentimun dan bihun yang sudah disiram air panas sebelumnya, kemudian disirami dengan bumbu tauco. berikut cara mudah untuk membuat satu porsi Recoh. Bahan-Bahan 1.1 atau 2 buah Mentimun segar 2. 100 gram Bihun 3. 200 gram Tauco 4. Cabai sesuai selera 5. 2 siung Bawang putih dan bawang merah 6. Garam, gula dan penyedap rasa sesuai selera 7. Air secukupnya   Cara membuat sambal siram tauco: 1. Tumis potongan bawang putih, bawang merah dan cabai hingga 3/4 matang 2. Tambahkan air secukupnya 3. Tambahkan 200 gr...

avatar
Djenar_au
Gambar Entri
Motif Batik Kabupaten Lebak: Seren Taun
Motif Kain Motif Kain
Banten

Motif batik seren taun terdiri dari tiga unsur yang menjadi simbol rasa syukur atas anugerah dan nikmat yang dilimpahkan oleh Sang Pencipta. Unsur-unsur batik tersebut antara lain: (1) Perayaan Seren Tahun, (2) Leuit Kaolotan (lumbung/tempat menyimpan padi),  dan (3) Ikat Padi. Perayaan Seren Taun/Tahun merupakan upacara adat yang diselenggarakan masyarakat Sunda untuk menyambut masa panen. Upacara tersebut konon sudah diselenggarakan secara turun temurun, sejak zaman kerajaan Pajajaran. Sumber: http://www.infobudaya.net/2017/09/seren-taun-upacara-adat-panen-masyarakat-sunda/   https://multatulifm.lebakkab.go.id/2017/10/16/12-motif-batik-lebak-dan-filosofinya/

avatar
Anindyajati
Gambar Entri
Rumah Blandongan
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Banten

Rumah adat Betawi biasanya terdiri dari tiga bagian utama. Pertama adalah dapur yang terletak di bagian belakang rumah. kedua adalah bangunan inti yang terletak di bagian tengah. Pada bagian ini biasanya dibangun kamar tempat beristirahat. Selain itu bangunan inti ini juga digunakan untuk kegiatan keluarga seperti ngobrol. Ketiga adalah bagian Blandongan. Blandongan merupanakan salah satu bagian dari rumah adat Betawi Ora Kota Tangerang Selatan. Blandongan terletak di bagian depan dari rumah induk, biasanya terdapat bale (tempat duduk/bersantai) di dalamnya.  Pada umumnya  blandongan  merupakan zona publik di dalam rumah Betawi Ora, biasanya digunakan sebagai ruang kumpul sehari-hari. Mulai dari tempat bermain bagi anak-anak hingga tempat belajar, tempat bersantai dan beristirahat bagi kaum dewasa selepas lelah bekerja, tempat untuk mengumpulkan hasil panen, hingga tempat untuk menyelenggarakan hajat bagi pemilik rumah.  Blandongan   biasanya digun...

avatar
Mutiah_tsani
Gambar Entri
1_Koja, Tas dari Kulit Pohon Khas Suku Baduy
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Banten

Tas salah satu aksesories yang telah menjadi bagian keseharian dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Bahkan hal ini telah dijadikan nenek moyang manusia selama ratusan tahun yang lalu. Tidak terkecuali dengan suku-suku tradisional yang mendiami bumi nusantara. Salah satunya adalah Suku Baduy di Pegunungan Kendeng, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten. Suku Baduy juga memiliki tas yang terbuat dari bahan alami koja atau jarog, tas ini menjadi bagian suku baduy dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Terbuat dari kulit kayu Pohon Teureup atau terap yang memiliki ketahanan terhadap rayap, koja diproduksi dengan cara yang tradisional. Proses ini dimulai dengan mencari jenis pohon tersebut di pedalaman hutan. Setelah kulit pohon ditemukan, proses selanjutnya adalah mengambil kulit pohon yang akan dijadikan sebagai bahan dasar tas koja. Kulit pohon ini akan dijemur sampai kering lalu akan dijadikan serabut guna memudahkan dalam pembuatan benang. Benang yang telah ter...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Rumah Adat Banten
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Banten

rumah adat Banten adalah rumah adat suku Baduy/Badui. Rumah tradisional ini berupa panggung dengan beratapkan daun dan lantai dari pelepah bambu yang telah dibelah. Rumah Tanpa Jendela Sama seperti rumah adat di wilayah lain, rumah tradisional Banten ini juga sarat akan nilai filosofis. Rumah khas suku Baduy ini dibangun menghadap ke utara dan selatan sebab arah barat juga timur dianggap tak baik dalam kehidupan orang Kanekes. Hal lain yang cukup mencolok dari pemukiman orang Baduy adalah harmonisasi antara lingkungan dan masyarakat. Mereka tak mengubah alam sesuai dengan kepentingan mereka. Justru sebaliknya, mereka menyesuaikan hidup dengan apa yang ada di alam. Hasilnya adalah harmonisasi hidup yang terlihat jelas. Hal ini menjadi keunggulan tersendiri dari Urang Kanekes. Berbicara mengenai rumah, suku Baduy dikenal dengan kesederhanannya. Jika Anda cermati, rumah mereka dibangun dengan tiang yang tidak sama rata. Tiang-tiang ini menyesuaikan dengan kontur tanah. Di daerah...

avatar
Oase
Gambar Entri
Monumen Tigaraksa
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Banten

Monumen Tigaraksa yang berbentuk seperti 3 orang yang sedang berdiri ini berlokasi di Tigaraksa, Tangerang. Terbuat dari material stainless steel dan tembaga menjadikan monumen ini terlihat modern meski dibalik itu semua ada sejarah yang tak terlupakan, yakni perjalanan tiga ksatria utusan pada masa kesultanan Banten. Dahulu kala ketika zaman penjajahan Belanda, terdapat banyak kerajaan di nusantara ini salah satunya kerajaan Banten. Saat itu diutuslah tiga prajurit yang bernama Aria Yudanegara, Aria Wangsakerta dan Aria Santika. Mereka merupakan utusan yang bertugas menyusun baris pertahanan dan perlawanan terhadap para penjajah. Oleh sebab perjuangan mereka di zaman dahulu, dibuatlah monumen ini untuk mengenang perjuangan tiga utusan tersebut, yang dari situ pula cikal bakal nama Tigaraksa yaitu Tigaraksa = tiga tiang. OSKMITB2018

avatar
Oskm18_16518399_Khairunnisa Rifdah
Gambar Entri
Museum Benteng Heritage
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Banten

Cina Benteng merupakan julukan yang tidak asing bagi warga tangerang yang beretnis Tionghoa. Ya, Tidak sedikit warga tangerang merupakan orang yang beretnis Tionghoa. Kota Tangerang memiliki sebuah julukan yaitu Kota Benteng. Julukan ini diambil sesuai lokasi Museum Benteng Heritage yang berada di Jalan Cilame No.20, Pasar Lama, Tangerang yang merupakan Zero Point nya kota Tangerang. Museum Benteng Heritage merupakan bukti adanya perkembangan peradaban etnis Tionghoa di Kota Tangerang. Museum ini merupakan hasil restorasi sebuah bangunan berarsitektur tradisional Tionghoa yang diperkirakan dibangun pada abad ke-17. Tindakan restorasi ini diawali pada kesadaran akan pentingnya melestarikan peninggalan sejarah dari setiap budaya dan tradisi yang ada di Bumi Persada Nusantara. Menurut salah satu relawan museum, Hendra, Kondisi bangunan ini sebelum dijadikan museum tidak terawat dan memprihatinkan. Pada November 2009, Udaya Halim mengambil alih bangunan tua itu karena merasa b...

avatar
OSKM_16618302_IMAM RAMADHAN
Gambar Entri
Menawannya Busana Tradisional Banten
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Banten

     Banten merupakan provinsi yang baru lahir pada tahun 2000 hasil pecahan dari Provinsi Jawa Barat. Sebagai provinsi yang baru terbentuk, tentu saja kebudayaannya merupakan hasil dari adaptasi kebudayaan Jawa Barat. Selain itu, budaya Banten pun juga dipengaruhi oleh daerah lain, seperti Sumatra. Hal ini dikarenakan, Banten merupakan sebuah kota pelabuhan yang sangat maju pada zaman dahulu sehingga memungkinkan terjadinya pertukaran, asimilasi, dan akulturasi budaya.       Baju tradisional Banten juga merupakan hasil adaptasi dari daerah lain, terutama Jawa Barat. Hal ini dapat diketahui dari motif dan corak dari pakaian adat Banten yang memiliki banyak kemiripan dengan Jawa Barat (Suku Sunda). Secara umum, busana adat Banten terbagi menjadi tiga berdasarkan fungsinya. Diantaranya adalah pakaian adat pengantin, baju pangsi, dan pakaian adat Baduy (salah satu suku yang mendiami wilayah Banten). Berikut ini penjelasannya: 1. Pakaian Adat P...

avatar
OSKM18_16618166_Jehant Fatra Hadi