Kasih Sayang
185 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Asal-Usul Gunung Kelud
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Gunung Kelud memiliki legenda yang terus diturunkan dari mulut ke mulut. Alkisah ada seorang manusia berkepala sapi yang ingin menikahi gadis dari kerajaan Majapahit. Ia mengikuti berbagai sayembara dan akhirnya menang. Namun sayang, sang putri pujaan hati enggan menikahinya. Akhirnya sang putri meminta syarat kepada Lembu Sura, si manusia berkepala sapi untuk membuat sumur di puncak Gunung Kelud. Jika keinginan putri dipenuhi maka ia mau dinikahi. Tentu saja permintaan itu dipenuhi oleh Lembu Sura. Ia menggali gunung dengan culanya. Sang Putri akhirnya panik karena Lembu Sura akan berhasil. Akhirnya ia meminta ayahnya yang merupakan Prabu Brawijaya untuk mengubur lubang galian yang masih ada Lembu Sura di dalamnya. Lembu Sura yang ada di dalam meminta tolong dan memohon untuk dikeluarkan. Namun ia harus menerima kenyataan jika mereka memang sengaja mengubur untuk melenyapkan di manusia berkepala sapi ini. Dengan sisa tenaga, akhirnya Lembu Sura mengutuk Kerajaan Majapahit de...

avatar
Suhindarto
Gambar Entri
Legenda Jaka Seger dan Rara Anteng
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Jaka Seger dan Rara Anteng  adalah sebuah legenda yang beredar di kalangan masyarakat  Jawa Timur,  Indonesia. Legenda yang mengisahkan tentang percintaan antara Jaka Seger dan Rara Anteng ini menerangkan tentang asal-usul Gunung Brahma (Bromo) dan Gunung Batok, serta asal-usul nama suku Tengger, yaitu sebuah suku yang tinggal di sekitar Gunung Bromo. Bagi suku Tengger, Gunung Bromo merupakan gunung yang suci. Itulah sebabnya, setiap setahun sekali, yaitu setiap bulan Purnama pada bulan ke-10 tahun Saka, mereka melaksanakan upacara yang dikenal dengan Yadnya Kasada. Konon, keberadaan upacara tersebut juga diyakini berasal dari cerita  Jaka Seger dan Rara Anteng  ini. Berikut kisahnya. * * * Alkisah,  di sebuah rumah sederhana di lereng Gunung Bromo, seorang laki-laki setengah baya sedang duduk menunggu istrinya yang akan melahirkan anak kedua mereka. Laki-laki itu adalah Raja Majapahit yang meninggalkan negerinya dan membuat sebuah dusun di...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Legenda Asal Mula Selat Bali
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Selat Bali adalah sebuah selat yang memisahkan Pulau Jawa dan Pulau Bali. Menurut cerita, kedua pulau tersebut dulunya merupakan kesatuan daratan, yang kemudian terpisah karena sebuah peristiwa ajaib yang pernah terjadi di daerah itu. Peristiwa apakah yang menyebabkan terjadinya Selat Bali? Ikuti kisahnya dalam cerita Legenda Asal Mula Selat Bali berikut ini! * * * Alkisah, di Kerajaan Daha, Kediri, Jawa Timur, hiduplah seorang brahamana (pendeta) yang bernama Empu Sidi Mantra. Ia seorang pendeta yang kaya raya dan terkenal sakti mandraguna. Selain itu, ia juga memiliki seorang istri yang cantik jelita dan seorang putra yang gagah dan tanpan bernama Manik Angkeran. Meski demikian, pendeta itu tidak bisa hidup tenang dan bahagia, karena anak semata wayangnya, Manik Angkeran, memiliki sifat tidak terpuji, yaitu gemar berjudi. Ia selalu mempertaruhkan harta kekayaan orang tuanya dan berhutang kepada orang lain ketika kalah berjudi. Hal inilah yang membuat Em...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Legenda Ande Ande Lumut
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Alkisah, di sebuah tempat Jawa Timur, Indonesia, berdirilah dua buah kerajaan kembar, yaitu Kerajaan Jenggala yang dipimpin oleh Raja Jayengnegara dan Kerajaan Kediri yang dipimpin oleh Raja Jayengrana. Menurut cerita, dahulunya kedua kerajaan tersebut berada dalam satu wilayah yang bernama Kahuripan. Sesuai dengan pesan Airlangga sebelum meninggal, kedua kerajaan tersebut harus disatukan kembali melalui suatu ikatan pernikahan untuk menghindari terjadinya peperangan di antara mereka. Akhirnya, Panji Asmarabangun (putra Jayengnegara) dinikahkan dengan Sekartaji (Putri Jayengrana). Pada suatu ketika, Kerajaan Jenggala tiba-tiba diserang oleh kerajaan musuh. Di saat pertempuran sengit berlangsung, Putri Dewi Sekartaji melarikan diri dan bersembunyi ke sebuah desa yang jauh dari Jenggala. Untuk menjaga keselamatan jiwanya, ia menyamar sebagai gadis kampung dan mengabdi kepada seorang janda yang kaya raya bernama Nyai Intan. Nyai Intan mempunyai tiga orang putri yang cantik d...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
2_Seni Musik Tradisional Dungkrek
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Timur

Menurut mitos yang beredar, seni musik tradisional dungkrek ini adalah kesenian yang berfungsi untuk memuja seekor harimau putih yang berdiam di dalam gua. Pada saat Caruban dilanda banjir besar, tempat sekitar gua dimana harimau putih itu berada dapat terhindar dari banjir tersebut. Dari sini muncul kepercayaan bahwa harimau putih tadi dapat menolak banjir. Untuk menyatakan terima kasih kepada Sang Pencipta, diciptakanlah kesenian dungkrek ini. Dalam memainkan musik ini biasanya disertai dengan pengawal dua orang prajurit bersenjata. Mitos yang lain, seni musik tradisional dungkrek diceritakan sebagai hasil karya cipta dari seorang Palang bernama Sastrodipuro. Palang adalah jabatan yang menguasai 3/4 kelurahan.

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Dipadhi Cemplo Lo’ling
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Timur

Diphadi cemplo lo’ling entara kana’ supang yang sayang embu’ ambang atutup pindhang alalap kacang nyang petis tis kontolir bui’ ayu dhadha’aran kundhang kalimansur jaran garegjeggan jaran garenneggan no’ lenno’ nyodhu tajin Dipadhi cemplo lelo entara kana’ subat hai sayang embu’ ambang atutup sindhang alalap kacang yang pettes lir kontolir bu’ ayu garegjeggan jaran garenneggan tamoy no’ lenno’ nyodhu tajin Dipadhi cemplo lelo entara kana’ subat hai sayang embu’ ambang atutup sindhang alalap kacang yang pettes lis-kantulis bu’ ayu garegjeggan jaran garenneggan tamoy no’ lenno’ nyodhu gahwe Sumber: http://www.lagu-daerah.com/2015/06/lirik-lagu-daerah-jawa-timur.html

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Asal Mula Kata "Babah"
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Le”, kalau kau membeli sesuatu di toko cina, kau sering berkata demikian : ”Bah, bah, mau beli beras sekilo.” Le, kuceri takan, ya, konon asal mula kata ”bah.” Adapun ceritanya begini: Kata orang tua-tua dulu, konon Kanjeng Nabi Adam itu berputera empat orang, dua orang laki-laki, dua orang perempuan. Yang laki-laki, seorang bagus, yang lainnya buruk rupa. Demikian pulas yang perempuan, seorang cantik, yang lainnya pun buruk rupa. Setelah dewasa Kanjeng Nabi Adam ingin memperjodohkan putera-puteranya itu satu dengan yang lain. Untuk adilnya, putera laki-laki yang bagus itu akan dikawinkan dengan anak perempuan yang buruk rupa, sebaliknyapun putera laki-laki yang buruk rupa itu akan dikawinkan dengan anak perempuannya, yang cantik. Tetapi yang bagus dan yang cantik tidak mau. Kata yang seorang : ”Aku bagus harus mendapat yang cantik.” Yang lain berkata : ”Aku cantik harus mendapat yang bagus.” Pada suatu malam yang bagus d...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Benda Ajaibnya Kucing
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Tersebutlah ada orang bernama Pak Sabar dan Bu Sabar. Keadaan mereka sangat miskin. Pada suatu hari berembuklah ia dengan isterinya untuk meminjam uang buat makan kepada sauda ranya yang bernama Bu Mellas. Pak Sabar berkata : ”Coba dik, pinjam uang kepada Bu Mellas, untuk menyambung hidup kita. Keadaannya cukup!” Bu Sabar berangkat. Setelah sampai di rumah Bu Mellas ia pun berkata : ”Ada apa Bar, kau datang ke sini?” Bu Sabar menja wab : ”Dik, saya telah beberapa hari tidak makan, saya ingin pinjam uang seratus atau dua ratus saja!” Bu Mellas memberikan nya : ”Inilah, seratus saja!” Bu Sabar terus pulang. Di tengah jalan ia bertemu dengan orang membawa anjing diseret-seret. Orang itu ditegur oleh Bu Sabar, katanya : ”Ah, akan kau bawa ke mana anjing itu, mengapa kau Seret?” ”Ya, anjing ini akan saya buang karena tak dapat menjaga rumah. Ia hanya makan saja.” ”Aduh kasihan kak, akan...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Legenda Danau Kastoba, Pulau Bawean
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Kala itu orang belum mengenal Pulau Bawean. Namanya masih tersohor dengan sebutan Pulau Majeti. Pulau ini diselimuti hutan belantara yang sangat lebat nan menghijau. Tepat di tengah-tengah pulau tumbuh pohon sangat besar. Namanya pohon kastoba. Pohonnya kokoh dan menjulang tinggi. Akar-akarnya tertancap kuat di tanah, bahkan yang menyembul ke permukaan seperti jari-jari sedang mencengkeram bumi. Daunnya sangat rimbun. Dahan-dahan dan rantingnya menjuntai sampai ke tanah. Tidak mengherankan apabila pohon itu menjadi tempat bermain, berteduh, dan bersarang bagi burung-burung dan binatang lainnya. Pohon kastoba saat itu menjadi pohon yang sangat tersohor di seantero Nusantara. Pohon kastoba tiada duanya di dunia, hanya tumbuh di Pulau Majeti. Semua mengetahui bahwa pohon itu memiliki kesaktian tiada tara. Pemiliknya adalah Ratu Jin yang juga dikenal sangat sakti mandra guna. Sang Ratu memberikan titah kepada rakyatnya untuk senantiasa memelihara dan menjaga pohon langka itu. Bahkan...

avatar
Yunaz Karaman