masyarakat adat
614 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tari Paten
Tarian Tarian
Sumatera Barat

Tarian yang dilakukan masyarakat Minang untuk menyambut panen padi. Gerakan-gerakan dalam tarian ini adalah gerakan yang dilakukan para petani ketka mereka mencangkul, membajak dan memanen padi mereka. Sumber: https://ilmuseni.com/seni-pertunjukan/seni-tari/tarian-tradisional-sumatera-barat

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Tari Tempurung
Tarian Tarian
Sumatera Barat

Tari Tempurung adalah tarian yang menggunakan tempurung sebagai properti tariannya. Tarian tradisional Sumatera Barat ini diperkenalkan oleh Ali Muhammad sekitar tahun 1952. Popularitas tari tempurung berkembang sampai ke Nagari Ayei Dingin Padang Sibusuk tahun 1970 hingga 1980. Perkembangan tersebut menurun pada tahun 1990 sampai sekarang, masyarakat di Kanagarian Batu Manjulur tidak lagi menarikan tarian tersebut. Tari tempurung pada umumnya ditujukan sebagai hiburan dan media komunikasi bagi masyarakat Batu Manjulur. Tari Tempurung menggunakan busana khas Minangkabau berwarna hitam. Kurang minatnya generasi muda untuk mempelajari tari tradisional membuat Tari Tempurung saat ini kurang eksis di masyarakat Kanagarian Batu Manjulur. Sumber: https://ilmuseni.com/seni-pertunjukan/seni-tari/tarian-tradisional-sumatera-barat

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Arat Sabulungan
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Arat berarti adat, Sa berarti seikat dan bulungan berarti daun. Disebut Sabulungan karena dalam setiap acara ritualnya selalu menggunakan daun-daun yang dipercaya dapat menghubungkan manusia dengan Sang Maha Kuasa atau disebut sebagai Ulau Manua (Tuhan). Pada dasarnya Sabulungan mengajarkan keseimbangan antara alam dan manusia. Kepercayaan itu mengajarkan bahwa manusia harus memperlakukan alam, tumbuh-tumbuhan, air, dan binatang seperti dirinya. Dalam kepercayaan suku Mentawai, daun atau lebih luasnya lagi pohon atau hutan merupakan tempat bersemayam bagi para dewa yang harus dihormati. Jika tidak, maka malapetakalah yang akan ditemui.Ada tiga dewa yang dihormati dalam ajaran Sabulungan. Pertama Tai Kalelu, yakni dewa hutan dan gunung. Pesta adat sebelum berburu selalu dipersembahkan kepada dewa ini.Kedua adalah Tai Leubagat, yang merupakan dewa laut. Ketiga yaitu Tai Kamanua, yang merupakan dewa langit sang pemberi hujan dan kehidupan. Dahulu Arat Sabulungan dijadikan sebag...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Saluang
Alat Musik Alat Musik
Sumatera Barat

ermasuk alat musik tiup. Alat musik tradisional minangkabau ini terbuang dari ‘talang’ yang merupakan sejenis bambu tapi lebih tipis. Talang dengan ukuran yang lebih besar juga digunakan sebagai wadah untuk memasak makanan khas minangkabau yaitu Lamang.  Alat musik tradsiional minangkabau yang satu ini memiliki panjang 40-60 sentimeter dengan 4 buah lubang dengan diameter masing-masing lubang 3-4 sentimeter. Untuk memainkan Saluang tidaklah mudah, dibutuhkan teknik khusus yang dinamakan dengan ‘manyisiahan angok’ (menyisakan nafas). Dengan teknik ini pemain saluang bisa meniup saluang dari awal sampai akhir lagu tanpa nafas yang terputus. Sumber: https://www.gurupendidikan.co.id/suku-minangkabau-sejarah-kebudayaan-adat-istiadat-dan-sistem-kepercayaan-beserta-bahasanya-lengkap-2/  

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Balanse Madam
Tarian Tarian
Sumatera Barat

Tari Balanse Madam sebuah tari tradisional yang terdapat di Seberang Palinggam Kota Padang, yang menjadi milik dan warisan budaya masyarakat Suku Nias Kota Padang. Tari Balanse Madam merupakan sebuah kesenian tari yang berupa peninggalan budaya lama yang telah ditransmisikan secara turun temurun dalam masyarakat suku Nias di Seberang Palinggam. Sejarah keberadaan Tari Balanse Madam tidak terlepas dari kehadiran bangsa Portugis di pantai barat pulau Sumatera pada abad ke enam belas. Kedatangan bangsa Portugis ke Kota Padang telah membawa dampak terhadap tumbuhnya kesenian di Padang waktu itu, diantaranya tari Balanse Madam dan Musik Gamad. Nosafirman (1998: 2) menjelaskan seabad sebelum tanggal 7 Agustus tahun 1669, Padang hanya berupa perkampungan tradisional yang terletak di pinggiran pantai Sumatera bagian barat, yang kalah ramai dibanding Tiku dan Pariaman. Namun kampung ini mulai ramai sejak orang-orang Portugis dan Aceh berdatangan untuk berdagang ke Kota Padang pada mas...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Malongge
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Koto Malintang, di dekat Danau Maninjau, Kabupaten Agam merupakan salah satu nagari penghasil durian di Sumatera Barat. Durian dari nagari ini dibawa ke Bukittinggi, Padang, dan kota-kota lain di Indonesia. Di Bukittinggi, durian dari Koto Malintang dapat ditemukan di Pasar Banto. Semua durian dari nagari di Sumatera Barat yang dijual di Bukittinggi dapat ditemukan di sana. Ada salah satu tradisi warga nagari Koto Malingtang, yaitu tradisi Malongge. Warga yang tidak mempunyai kebun durian dapat mengambil durian jatuh pada waktu yang telah ditentukan. Sebelum mengambil durian, mereka harus mendengarkan aturan yang ditetapkan ninik mamak atau orang yang dituakan sebelum mengambil durian tersebut. Mereka dapat mengambil durian jatuh dari kebun mana saja untuk dimakan bersama keluarga (jika berlebih dapat dijual) antara pukul 4:00-6:00 WIB. Tidak boleh memetik durian (memetik durian yang belum matang sempurna). Jika waktu sudah menunjukkan pukul 6:00 WIB, warga harus segera menghent...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Karamaik
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Tradisi Karamaik merupakan sebuah tradisi yang sering dilakukan oleh masyrakat desa Jorong Sonsang, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten agam, Sumatera Barat. Tradisi ini dilakukan masyarakat desa Jorong Sonsang ketika selesai melaksanakan panen padi. Tradisi Karamaik merupakan sebuah tradisi yang sering dilakukan oleh masyrakat desa Jorong Sonsang, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten agam, Sumatera Barat. Tradisi ini dilakukan masyarakat desa Jorong Sonsang ketika selesai melaksanakan panen padi. Tradisi Keramaik atau dalam Bahasa Indonesia dapat kita sebut dengan keramat merupakan sebuah tradisi spritual yang memiliki nilai-nilai positif. Tradisi ini dilakukan untuk mewujudkan rasa syukur kepada sang pencipta yang telah melimpahkan rahmat dan karunianya. Desa Jorong Sonsang mayoritas penduduknya bermata pencarian sebagai petani, sehingga tradisi yang sudah berjalan sejak lama ini selalu dijaga dan dilestarikan. Selain itu masyarakat d...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Manyiriah
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Pengertian. Jika dikembalikan ke dalam bahasa Indonesia, manyiriah disebut juga dengan menyirih dengan kata dasarnya sirih. Apabila ditambah dengan me- pada bahasa Indonesia ataupun imbuhan ma-  dalam bahasa minang, maka kata benda ini akan berubah menjadi kata kerja. Jadi secara keseluruhan istilah menyirih dapat diartikan sebagai sebuah kegiatan mengunyah sirih. Tradisi mengunyah sirih sebenarnya merupakan tradisi yang kerap dilakukan oleh segenap kaum wanita dahulunya. Di Minangkabau, khususnya di Nagari Gadut Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam, manyiriah tidak hanya sebuah kebiasaan wanita. Akan tetapi manyiriah juga merupakan sebuah cara yang digunakan untuk mengundang masyarakat dalam sebuah acara. Dengan kata lain manyiriah merupakan pengganti undangan seperti yang kita kenal pada saat sekarang ini. Tentang Manyiriah. Tradisi manyiriah ini digunakan untuk mengundang masyarakat dalam kaegiatan pesta, seperti pesta pernikahan, akikah (mangarek rambu...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Sambal Cabai
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Barat

Bahan-bahan Sambal Cabai: 20 cabai rawit 20 cabai keriting 1 buah tomat 2 siung bawang putih 10 butir bawang merah 4 lembar daun jeruk gula, garam, dan kaldu bubuk secukupnya. Cara Membuat Sambal Cabai: Pertama-tama, rebus semua bahan kecuali daun jeruk dalam air hangat agak panas agar semua bahan menjadi lembut dan gampang dihancurkan. Ulek kasar bahan sambal yang sudah direbus tadi. Untuk menghasilkan sambal cabe merah yang enak, sebaiknya proses penggilingan tidak menggunakan blender, tapi dengan mengulek campuran bahan cabe, bawang, dan tomat tadi sampai hancur. Ingat, sebenarnya tidak perlu halus, karena sambal khas Padang jarang sekali ada yang ulekannya halus. Tumis sambal hasil ulekan tadi dan masukkan daun jeruk. Daun jeruk akan berfungsi menambah harum sambal cabe merah khas Padang yang tumis. Tambahkan gula dan garam serta kaldu bubuk secukupnya. Gula biasanya digunakan masyarakat di luar Suma...

avatar
Admin Budaya