dongeng cerita rakyat
4.796 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Asal Muasal Penduduk Merem Papua
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Papua

Alkisah pada masa silam di Papua, hiduplah seorang laki laki bernama Woiram dan istrinya Bonadebu. Mereka penghuni kampung Merem. Woiram tak tinggal serumah dengan istrinya. Hal itu dilakukannya karena tujuan Woiram menikahi Bonadebu hanyalah untuk menjaga harga dirinya sebagai seorang lelaki. Woiram sama sekali tak ingin memiliki anak dari perkawinannya. Rumah tangga yang dilalui Woiram dan Bonadebu yang semula harmonis, lama lama terasa hambar. Sebagai seorang wanita normal, tentu saja Bonadebu ingin memiliki anak. Hari demi hari berlalu, keinginan Bonadebu tak ditanggapi sedikitpun oleh Woiram. Ia tak tergugah sama sekali untuk memenuhi keinginan istrinya. Kejenuhan melakukan kegiatan sehari hari membuat Woiram merasa lelah. Ia ingin sekali mencari suasana baru. Tak disangka keinginan memiliki seorang anak mulai terbersit di hati Woiram. Keinginan itu makin lama makin kuat. Namun demikian Woiram malu untuk mengutarakan keinginannya itu pada Bonadebu. Setiap malam ia hanya b...

avatar
Widra
Gambar Entri
Kisah Bujang Beji
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Barat

Dahulu, hiduplah dua orang pemimpin yang bernama Bujang Beji dan Tumenggung Marubai. Kedua orang ini mempunya sifat yang sangat bertolak belakang. Tumenggung Marubai adalah orang yang baik hati dan tidak sombong. Sementara itu, Bujang Beji adalah orang yang sakti, tetapi serakah dan sombong. Keduanya mempunyai mata pencaharian sebagai pencari ikan dan mempunyai wilayah sendiri-sendiri. Tumenggung Marubai dan pengikutnya mencari ikan di Sungai Simpang Melawi, sedangkan Bujang beji di Sungal Simpang Kapuas. Wilayah Sungai Simpang Melawi mempunyai banyak sekali jenis ikan, lebih banyak daripada ikan-ikan di Sungal Simpang Kapuas. ltulah sebabnya, basil tangkapan Tumenggung Marubai selalu lebih banyak daripada Bujang Beji. Tumenggung Melawi menggunakan bubu atau sejenis perangkap besar untuk menangkap ikan. Setelah terkumpul dalam perangkap, ia hanya memilih ikan-ikan yang besar, sementara ikan-ikan kecil dilepaskan kembali sehingga ikan-ikan di Sungal Simpang Melawi selalu berkembang b...

avatar
Widra
Gambar Entri
Asal Usul Sungai Kawat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Barat

Seorang nelayan miskin pergi mencari ikon di sungai. la berharap mendapat ikan agar keluarganya bisa makan. Kemudian, ia mendayung perahunya ke tengah sungai. Setelah sekian lama ia melempar umpan, tak satu pun termakan ikan. Padahal, persediaan makanan di rumah sudah habis. Lalu, ia mendayung perahunya lebih ke tengah saat hari mulai gelap. Saat hari semakin malam, nelayan ini sudah sampai ke hulu, Sampai saat itu, tidak satu pun ikan memakan umpannya. Ketika hendak kembali, tiba-tiba ia merasa ada yang menarik pancingnya. Ini pasti ikan besar, pikirnya. la terus mengulur pancingnya, tetapi lama-kelamaan tarikan dari bawah semakin melemah. Dengan perlahan ia menarik pancingnya, ternyata di ujung pancingnya hanya tersangkut seutas kawat. Malam semakin larut, nelayan ini bersiap untuk pulang. Namun, ia dikejutkan oleh sesuatu hal. Sinar bulan yang terang menerangi kawat yang tersangkut di ujung tali pancingnya. Kawat tersebut bersinar kekuningan diterpa sinar bulan. “Astaga! Bu...

avatar
Widra
Gambar Entri
Cerita Tentang Puncak Pasi
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Utara

Sewaktu dunia mendapat malapetaka, seluruh daratan Boolang Mongondow tenggelam kecuali puncak Pasi dan puncak Lolaan. Pada waktu itu ada seekor bebek yang sedang berenang ke sana ke mari dan dia berpendapat jika bentuknya tidak berbeda seperti sebutir telur yang muncul di permukaan air. Dia segera naik ke puncaknya dan mengepakkan sayap. Tidak lama kemudian airnya surut hingga muncul seluruh dataran Bolang Mongondow. Setelah kurang lebih dua tahun, ada seorang pemuda dari Boolango yang bernama Oeboedia yang tinggal di pulau Lembe. Ketika itu, orang-orang berangkat ke negeri Mongondo. Setelah sampai di sana , mereka melihat sebuah gunung timbul dan mereka segera membuat sebuha desa dan perkebunan. https://belajar.kemdikbud.go.id/BahasaSastra/Repositorys/Kumpulan%20Cerita%20Rakyat%20Bolaang%20Mongondow/#p=22

avatar
Widra
Gambar Entri
Cerita Tentang Polobowu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Utara

Mogindang (Mogedang) dan Korempeyan adalah pahlawan dari Mongondow. Polobowu dan Butule' (Busule) adalah pahlawan dari Gorontalo. Namun sayang, Polobowu dan Butule' dibunuh oleh Mogidang dan Korempeyan. Polobowu adlaah serang laki-laki tinggi besar dan tubuhnya sangat kuat serta gagah berani. Namun sayang, kekuatannya tidak berlangsung lama karena ia dikalahkan oleh Mogidang dan Korempeyan. Setelah ia dikalahkan kepalanya dipenggal dan dbuang ke tengah laut. Kepala dan tubuhnya saling terpisah. Sangat mengherankan karena walaupun hanya tinggal kepala, kepala itu selalu berteruak mencari tubuhnya dan tubuhnya mencari kepalanya. Begitu kepala dan tubuhnya saling ketemu, keduanya pun menyatu dan kembali seperti semua. Tetapi, dia ditangkap oleh Mogidang dan Korempeyan kembali. Begitulah selalu terjadi dan akhirnya Mogidang dan Korempeyan memutuskan untuk membakarnya dalam api. Semua tulang-tulangnya menjadi kapur dan disebarkan langsung ke dalam air. Konon katanya jika abu dari Pol...

avatar
Widra
Gambar Entri
Asal Usul Bulungan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Utara

Sejarah berdirinya Kerajaan Bulungan dikisahkan dalam sebuah legenda lisan yang telah diceritakan secara turun-temurun.Legenda ini merupakan suatu peristiwa yang benar-benar terjadi. Namun, karena tidak ada dalam bentuk tulisan, legenda ini sering mengalami perubahan yang beragam sehingga makin berbeda dengan kisah aslinya. Kata ‘bulungan’ berasal dari kata bulutengon (bahasa Bulungan) yang berarti ‘bambu betulan’ atau ‘benarbenar bambu’, istilah yang diambil dari legenda sejarah Bulungan. Karena adanya perubahan dialek bahasa Melayu, kata itu berubah menjadi ‘bulungan’. Legenda tersebut berawal dari cerita seorang yang bernama Kuwanyi. Ia adalah pemimpin suku bangsa Dayak Hupan (Dayak Kayan) karena tinggal di hilir Sungai Kayan. Awalnya Dayak Kayan mendiami sebuah perkampungan kecil dengan penghuni kurang lebih 80 jiwa di tepi Sungai Payang, cabang Sungai Pujungan. Karena kehidupan penduduk sehari-hari kurang baik, mereka pindah ke hilir sebuah sungai besar yang bernama Sungai Ka...

avatar
Widra
Gambar Entri
Hikayat Budiman
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kepulauan Bangka Belitung

Cerita ini termasuk cerita berbingkai, sebagaimana cerita klasik pada umumnya dan dapat menjadi bahan bacaan siswa sekolah. Dalam cerita ini disebutlah nama Bayan yang budiman. Bayan adalah nama burung yang dapat berbicara, baik hati, dan memiliki sifat-sifat terpuji seperti layaknya manusia. Ia pun pandai bercerita tentang segala hal yang mengandung hikmah bagi siapapun yang mendengarnya. Isi ceritanya biasanya berupa nasihat yang bermanfaat, khususnya bagi manusia, seperti cerita tentang anak yang harus berbakti kepada kedua orang tuanya, istri yang harus setia kepada suaminya, dan manusia yang harus selalu berdoa memohon pertolongan Allah, Tuhan semesta alam ini. Ia tidak mau berbuat jahat,keji,dan berbicara yang tidak ada manfaatnya.Oleh karena itulah,ia disebut burung bayan yang budiman. Cerita rakyat ini sarat dengan nilai-nilai luhur, seperti imbauan atau ajakan untuk selalu berbuat kebaikan dan unsur keagamaan.

avatar
Widra
Gambar Entri
Putri Burung dan Uyem Gading
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

Cerita ini mengisahkan persahabatan yang sangat baik dan patut diteladani antara tokoh Uyem Gading, yang merupakan anak seorang pembersih kandang kuda, dan Esahdeli, anak seorang putri raja. Saat beranjak dewasa, Uyem Gading memutuskan untuk merantau dan berpisah dengan Esahdeli. Sejak saat itu, Esahdeli hanya bermain sendirian di dalam istana. Kehilangan teman bermainnya, Esahdeli sangat kesepian dan dilanda kesedihan yang mendalam. Akhirnya ia berubah wujud menjadi seekor burung. Namun, tanpa disengaja sepasang sahabat itu kembali bertemu. Esahdeli pun kembali ke wujud asalnya sebagai manusia dan pulang ke kampung halamannya bersama Uyem Gading, menjalani hidup layaknya sepasang saudara. Cerita ini mengajarkan tentang nilai-nilai persahabatan seperti menghargai semua orang tanpa membeda-bedakan satu sama lain tanpa memandang latar belakang.

avatar
Widra
Gambar Entri
Biawak Zege
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Papua

Cerita ini mengisahkan tentang warga Desa Bilai yang merasa khawatir karena banyak warga yang meninggal dunia akibat wabah penyakit yang tidak diketahui jenisnya. Mereka segera memanggil orang pintar untuk mencari cara mengusir wabah itu. Warga akhirnya memenuhi perintah sang orang pintar untuk membawa seekor biawak dari Gunung Zege yang dapat mengabulkan segala macam permintaan. Namun, kerakusan warga mulai muncul. Mereka meminta banyak uang dari biawak Zege dengan mengorbankan sepuluh ekor babi untuk setiap permintaan. Akhirnya babi menjadi langka dan warga menjadi kesusahan. Kemudian mereka memutuskan untuk tidak menggantungkan hidup mereka lagi kepada biawak dan mengembalikan biawak ke asalnya. Kisah ini mengajari kita untuk selalu menjaga keseimbangan alam dengan cara tidak serakah dalam memanfaatkan alam demi kepentingan pribadi karena pada akhirnya perbuatan itu akan merugikan kita sendiri.

avatar
Widra