dongeng cerita rakyat
4.796 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
LA PADOMA DAN I MANGKAWANI
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Kisah Puteri Cantik Bernasib Malang Tersebutlah cerita pada zaman dahulu kala, tentang La Padoma seorang pemuda, putera tunggal Arung Mangkau’ Bone. Selain berparas tampan, ia gagah perkasa hingga tak heran jika menjadi pujaan gadis-gadis muda belia. Namun para gadis pemuja itu tak pelak harus bertepuk sebelah tangan, terpaksa menanggung kecewa karena La Padoma telah dijodohkan oleh keluarganya dengan I Mangkawani, seorang gadis yang sangat elok parasnya, rupawan tiada taranya di bawah kolong langit pada saat itu. Pada waktu mapettu ada – prosesi pelamaran untuk meneguhkan perjodohan La Padoma terhadap I Mangkawani, dibawalah perangkat antar-antaran kerajaan lengkap dengan sirih pinang dan barang-barang lainnya. Antaran diserahkan sebagaimana yang sudah disepakati bersama di hadapan para pembesar dan disaksikan oleh Dewata Séuwa é. Setelah tujuh hari penetapan perjodohan mereka berlalu, tibalah undangan dari Datu Pattuku, sepupu La Padoma, untuk pergi menyabung ayam jago d...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Asal Muasal Tari Patuddu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Barat

Sulawesi Barat atau disingkat Sul-Bar termasuk provinsi yang masih tergolong baru di Pulau Sulawesi, Indonesia. Provinsi yang dibentuk pada tanggal 5 Oktober ini sebagian besar dihuni oleh suku Mandar (49,15%) dibanding dengan suku-bangsa lainnya seperti Toraja (13,95%), Bugis (10,79%), Jawa (5,38%), Makassar (1,59%) dan lainnya (19,15%). Maka tidak heran jika adat dan tradisi suku Mandar lebih berkembang di daerah ini. Salah satu tradisi orang Mandar yang sangat terkenal adalah tradisi penjemputan tamu-tamu kehormatan baik dari dalam maupun luar negeri. Penyambutan tamu kehormatan tersebut sedikit berbeda dari daerah lainnya. Para tamu kehormatan tidak hanya disambut dengan pagar ayu atau pengalungan bunga, tetapi juga dengan Tari Patuddu. Zaman sekarang, tarian ini biasanya dimainkan oleh anak-anak Sekolah Dasar (SD) dengan menggunakan alat tombak dan perisai yang kemudian diiringi irama gendang. Oleh karena itu, Tari Patuddu yang memperagakan tombak dan perisai ini disebut juga tar...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Cerita Mallabu Tau di Balik Wisata Tanjung Palette Bone
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Kabupaten Bone adalah salah satu kabupaten yang berada di provinsi Sulawesi Selatan, berjarak 174 KM dari Kota Makassar dan memiliki potensi wisata alam yang indah. Bone memiliki panjang pantai 130,45 KM yang berbatasan langsung dengan teluk Bone. Karena berbatas dengan teluk Bone sehingga Kabupaten Bone juga memiliki potensi wisata alam yang cukup memukau, salah satunya adalah wisata alam Tanjung Palette yang terletak di Kelurahan Palette, Kota Watampone, 15 menit dari Kota Watampone. Meskipun Pantai Tanjung Palette tidak mengandalkan pemandangan pasir putih namun tumbuhan yang tumbuh rindang diatas bukit memberi kepuasan tersendiri untuk dinikmati, wisata water bom Tanjung Palette pun menjadi pilihan masyarakat Bone yang gemar dengan wisata kolam renang. Masyarakat yang tinggal disekitar Tanjung Palette ini bermata pencaharian sebagai nelayan dan petani rumput laut, menurut cerita rakyat bahwa Tanjung Palette ini dulunya sebagai tempat Mallabu Tau(Bahasa Bugis), yaitu tem...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Cerita Rakyar Gasing Pencari Jejak
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Timur

Di sebuah dusun hiduplah sebuah keluarga petani kecil, dengan dua orang anak, yaitu seorang anak perempuan dan seorang anak laki-laki. Anak perempuan bernama Rambu Kahi dan anak laki-laki bernama Umbu Delu. Mata pencaharian mereka hanyalah berkebun. Ketika Umbu Delu berumur 1 tahun, ibu Umbu Delu pergi untuk selamanya mendahului mereka. Tinggalah ayah bersama kedua anaknya Rambu Kahi dan Umbu Delu. Tetapi, tiga bulan kemudian ayah mereka mengikuti jejak almarhumah, meninggalkan mereka. Rambu Kahi berumur tiga tahun dan adiknya Umbu Delu berumur satu tahun. Hari demi hari dilalui tanpa ada orang yang menghiraukannya apalagi menjenguknya. Makanan yang ditinggalkan oleh ayah dan ibu mereka hanyalah sebakul nasi yang ditumbuk oleh Rambu Kahi. Lama kelamaan padi itupun habis, Rambu Kahi bingung untuk minta pertolongan kepada siapa? Setiap malam jika sudah selesai makan malam Rambu Kahi mendengar piring yang dicuci, ia berdiri berdiri tepat di tempat pencucian piring, ia mengangakan mulu...

avatar
Widra
Gambar Entri
Permainan Keriang Bandong
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Kalimantan Barat

Permainan Keriang Bandong merupakan salah satu dari sekian banyak permainan rakyat yang unik dan mempunyai kekhasan tersendiri yang berasal dari Kalimantan Barat. Pada mulanya permainan rakyat yang satu ini menggunakan media obor atau bamboo namun pada perkembangannya permainan keriang banding ini mengalami perubahan. Permainan keriang bandong awalnya hanya mempergunakan obor bambu kemudian berubah menjadi lampion-lampion yang berbentuk unik dan menarik. Perubahan ini terjadi karena mungkin menggunakan media obor bambu sangat tidak praktis sama sekali dibandingkan dengan lampion. Lampion sendiri terbuat dari bilah bambu atau lidi daun kelapa yang dibentuk berupa rangka binatang. Anak-anak kecil atau remaja yang bermain keriang bandong ini biasanya mengarak keriang bandongnya disekitar lingkungan rumah atau di dalam gang dimana mereka tinggal. Keriang bandong ini hanya dimainkan di bulan Ramadhan saja yang dimulai pada hari ke 21 hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri. Budaya perm...

avatar
Widra
Gambar Entri
Cerita Rakyat Kongga Owose
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Tenggara

Di negeri Sorume, saat ini bernama Kolaka terdapat seekor burung elang raksasa yang lalu mengacau kehidupan penduduk sehingga masyarakat menjadi resah, terganggu dan banyak binatang ternak, bahkan manusia yang terkamnya dan dijadikan santapannya. Dalam ketakutan terdengarlah kabar dari negeri Solumba yang kini bernama Balandete bahwa terdapat seorang laki-laki perkasa dari kayangan bernama Larumbalangi yang berani, arif bijaksana, dan penolong. P enduduk menghadap orang tersebut (Larumbalangi) dan mendapatkan petunjuk agar penduduk membuat bambu runcing dan mengumpulkan tombak sebanyak-banyaknya lalu di tancapkan di tempat yang biasa didatangi elang raksasa tersebut. Seorang laki-laki dari negeri Loeya bernama Tasahea akan dijadikan umpan karena ksatria, berani, dan kuat yang kelak dijadikan bangsawan di tanah Mekongga (Kolaka). Setelah pekerjaan tersebut diselesaikan dan disediakan umpan kemudian gelaplah suasana langit , muncullah elang raksasa dan menerkan orang tersebut. Namun ela...

avatar
Widra
Gambar Entri
Odongga Rongga Kolopua
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Tenggara

Pada suatu hari rusa dan kura-kura bertemu di pinggir rawa-rawa. Dan terjadilah perang mulut. Dalam pertengkaran itu mereka memutuskan untuk mengadu betis. Giliran pertama adalah rusa. Dengan akal liciknya rusa tidak menendang tapi langsung menginjak punggung kura-kura dan terbenam di tanah. Setelah satu minggu kura-kura pun berhasil keluar dari dalam tanah dan mencari rusa. Kemudian ia pun menemukannya dan rusa pun tak dapat berbuat apa-apa dan langsung mengambil posisi. Dari puncak gunung kura-kura menyernag laksana piring terbang dan mengenai batang hidung rusa, dan akibat ketajaman pinggir kulit punggun kura-kura batang hidung jadi outus dan sampai kerahang bawah dan tamatlah riwayat rusa yang sombong. Dalam masyarakat Tolaki cerita ini mengandung nilai pendidikan budi pekerti; terutama kepada anak-anak perlu dibina agar jangan menyombongkan diri dan memandang rendah sauradara dan orang lain.

avatar
Widra
Gambar Entri
Oeleo Ano Wula
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Tenggara

Cerita rakyat ini dikhususkan bagi orang dewasa terutama bagi orang tua yang mempunyai peranan dalam dunia pertanian dan kepercayaan tradisional masyarakat Tolaki. Dipercaya bahwa matahari dan bulan pada mulanya mempunyai anak. Pada suatu hari matahari dan bulan mencari kutu. Selanjutnya, bulan menipu matahari sehingga matahari memakan anaknya. Timbul kemarahan Matahari kepada bulan karena bulan tidak memakan anaknya, yakni bintang-bintang. Matahari mengejar bulan yang menyebabkan adanya pergantian siang dan malam. Bagi masyarakat Tolaki fungsi cerita tersebut bernilai pendidikan karena mengajarkan sistem kosmologi peredaran marahari dan bulan.

avatar
Widra
Gambar Entri
Peuga Haba
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Aceh

Peuga Haba merupakan sebuah tradisi lisan yang berkembang di kecamatan Bland Pidie, Aceh Barat Daya. Tradisi ini sudah ada sejak 100 tahun lalu. Pada masa lalu, cerita yang populer adalah cerita Dangderia. Pada saat ini, tokoh Peuga Haba yaitu Adnan PM TOH. Beliau selamai ini yang mengembangkan tradisi lisan ini dengan pertunjukan yang menarik sehingga masyarakat antusias jika PMTOH mengadakan pertunjukan. Peuga Haba adalah salah satu bentuk kesenian sastra/tradisi lisan dari daerah Blang Pidie, Provinsi Aceh. Dimainkan oleh seorang pemain dengan menggunakan pelepah kelapa yang dibalut tikar pandan. Pemain peuga haba dalam membawakan ceritanya selalu menyesuaikan diri dengan lakonnya, khususnya dalam hal suara, gerak, dan mimik muka. Sinopsis cerita yang dibawakan dalam peuga haba bermacam-macam. Salah satu di antaranya adalah cerita Dangderia, yang sangat populer pada masyarakat Aceh.

avatar
Widra