Bahan-bahan 5 biji ikan asin jenis klotok 1 lonjor terung hijau Bumbu tumis 3 biji lombok hijau 2 biji lombok merah 10 biji cabe rawit 2 siung bawang merah 2 siung bawang putih 2 buah tomat hijau 1/2 ibu jari lengkuas 1 sendok makan kecap manis 2 sendok makan gula pasir secukupnya Air Minyak goreng Langkah &n...
Bahan-bahan 2 buah Terong uk. sedang 1/8 butir Kelapa Setengah Tua Bumbu Uleg : 3 siung Bawang Merang 1 siung Bawang Putih (kecil) 1 butir Kemiri Sesuai selera Cabai Rawit Seujung jari Kencur Gula Garam Terasi Langkah <30 menit Cuci bersih terong. Bakar hingga matang. Saya bakar terongnya di atas kompor. Lebih baik di bakar di atas tungku berbahan kayu bakar. Lebih sedap....
Bahan: 1 kg tulang iga sapi, potong sesuai selera 3 lembar daun jeruk purut 1 serai , ambil bagian yang putih, memarkan 5 buah/50 gr bawang merah, tumbuk kasar 4 sdm kecap manis 1 sdm air jeruk nipis 100 - 200 ml air panas minyak goreng untuk menumis Bumbu Halus: 5 buah/50 gr cabai merah 5- 10 buah cabai rawit (skip jika tak suka pedas) 3 siung/9gr bawang putih 3 butir kemiri 2 cm/10 gr jahe 1/2 sdt merica bubuk 1/4 sdt pala bubuk 1 sdt gula pasir (jika suka) 1 sdt garam atau sesuai selera Cara Membuat: Haluskan bahan bumbu dengan cobek atau blender hingga halus. (Jika perlu tambahkan sedikit minyak dlm blender untuk membantu proses penghancuran). Kupas dan tumbuk kasar bawang...
Bahan-bahan sebungkus tongkol iris BumBu 15 bw. merah (sesuai selera) 10 bw. putih (sesuai selera) Lengkuas 2 cm 3 cabe hijau besar boleh kriting (sebagai pemanis) 3 cabe merah besar boleh kriting (sebagai pemanis) 7 cabe rawit merah tambah Tomat 1 buah tambahan 1/2 sdt gula garam seuprit saja kecap tiram kecap manis Langkah ...
Ratusan warga berduyun-duyun membawa hasil bumi ke petilasan Girilangan di Desa Gumelem Wetan, Kecamatan Susukan, Banjarngera, Senin (14/5/2018). Tradisi Nyadran Gedhe yang dilakukan rutin tiap tahun untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Membawa hasil bumi lengkap dengan pakaian adat jawa, warga dari berbagai desa menggelar ritual selamatan. Juru kunci makam Girilangan, Ahmad Sujari, menceritakan bahwa tradisi Nyadran Gedhe dimaksudkan untuk mendoakan arwah leluhur. Biasanya dilakukan hari Senin atau Kamis terakhir di Bulan Ruwah atau Sya'ban. "Ruwah itu artinya ruh dan arwah. Makanya kami sebelum memasuki Bulan Ramadan mendoakan arwah leluhur. Setelah itu baru menyantap hasil bumi sebagai tanda syukur terhadap sang pencipta," terangnya. Berdoa bersama dilanjutkan makan hidangan yang telah disiapkan dari rumah (Foto: Uje Hartono/detikcom) Menurutnya, tradisi nyadran yang berkembang saat ini adalah bentuk pelestarian kegiatan dari jaman kademangan. Termasuk...
Masyarakat Kademangan, Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah menggelar tradisi Ujungan. Kegiatan ini merupakan tradisi turun temurun saat puncak musim kamarau. Ketua Dewan Kesenian Kecamatan Susukan Yusmanto menjelaskan, tradisi yang lantas disebut sebagai festival ini adalah rangkaian ritual yang dimulai sejak Rabu (26/9/2018) kemarin. Ritual dimulai dengan pengambilan air barokah di sumber pemandian air panas Pingit Gumelem Wetan oleh bedhogol atau sesepuh desa. "Acaranya sebenarnya sampai besok. Puncaknya besok, Ujungan, besok hari Jumat. Tanggal 26 sampai 28 September rangkaian kegiatan acara Festival Ujungan itu sejak kemarin," kata Yusmanto, Kamis (27/9/2018). "Pengambilan air dari Banyu anget, itu sebuah ritual tradisional. Merti bumi, merti banyu. Jadi ini, sebuah penghormatan, penghargaan, terhadap bumi yang telah mengeluarkan air. Dan air sendiri adalah sumber kehidupan," tambahnya. Sementara hari ini warga Desa Kemranggon melaksanakan tradisi Takiran se...
Menu Mengenal Tradisi Buka Luwur, Mengganti Mori di Makam Pengembang Islam di Boyolali Jumat, 5 Oktober 2018 16:41 tradisi-buka-luwur-kembali-digelar 20181005 163526.jpg Tradisi Buka Luwur Kembali Digelar - Istimewa TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Melewati hari keduapuluh Bulan Muharram atau Suro pada penanggalan Jawa sejumlah juru kunci Makam Syech Maulana Ibrahim Magribi di Desa Candisari; Kecamatan Ampel terlihat sibuk. Mereka sedang mempersiapkan agenda ritual Buka Luwur yang akan digelar pada hari Jumat terakhir di bulan Suro tersebut. Agenda tahunan yang juga disebut warga sebagai sadranan tersebut salah satu prosesinya yakni penggantian kain lurup di beberapa makam di komplek tersebut. "Buka Lurup atau Gantos Mori ini maksudnya untuk nguri uri kebudayaan dari nenek moyang terdahulu. Mengenang perjuangan dan pengembangan agama Islam di Pantaran," ungkap Panitia Pelaksana, Wahyu Windiharno, disela sela ritual pada Jumat (5/10). Terdapat lima yang diganti kainnya. M...
Membunuh Indonesia Membunuh Indonesia Industri Hasil Tembakau Tradisi Tungguk Tembakau 2 years yang laluoleh Membunuh IndonesiaTambahkan komentar637 kali dilihat tungguk-tembakau Membunuh Indonesia Ditulis oleh Membunuh Indonesia Warga Desa Senden, Kecamatan Selo, Boyolali menggelar tradisi Tungguk Tembakau, Agustus yang lalu. Ritual Tungguk Tembakau adalah ungkapan syukur para petani tembakau kepada Tuhan atas hasi panen tembakau tahun ini. Ritual diawali dengan kirab gunungan tembakau, gabungan hasil bumi, dan diiringi sejumlah kesenian tradisional. Kirab dilakukan dari Balai Desa Senden hingga makam petilasan Gunungsari yang berada di puncak bukit kaki gunung Merbabu tersebut. Ribuan warga tampak antusias mengikuti kirab meski harus berjalan kaki menanjak hampir 2 km. Dalam ritual tersebut, para warga mengenakan pakaian adat. Ritual yang mereka laksanakan bisa diartikan sebagai doa agar jerih payah petani selama enam bulan mulai dari mengolah lahan hingga panen tembakau bisa...
Di masyarakat Lereng Merbabu, tepatnya di Desa Selo, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dikenal tradisi Petri Tuk Babon. Tradisi Petri Tuk Babon merupakan tradis syukuran warga lereng gunung Merbabu atas berlimpahnya air untuk kebutuhan hidup dari sumber mata air Babon yang berada di lereng gunung Merbabu. Tradisi Petri Tuk Babon ini bukan hanya diikuti oleh sejumlah warga melainkan juga sejumlah utusan abdi dalem keraton Surakarta. Tuk berasal dari bahasa Jawa yang bermakna sumber mata air. Sedangkan Tuk Babon dapat dimaknai sebagai sumber utama. Tuk Babon ini menjadi sumber penghidupan yang selama ini digunakan oleh warga di empat desa, yaitu Selo, Desa Samiran, Lencoh, Suroteleng, dan sebagian Desa Genting Kecamatan Cepogo. Upacara Tuk Babon dimulai dengan keliling desa yang di lakukan para pemuda desa setempat. Mereka membawa gunungan yang berisi hasil bumi seperti jagung, ketela dan aneka sayuran dan buah. Setelah keliling kampung, gunungan ini diar...