Kue Cucuru Bayao adalah makanan khas yang berasal dari kabupaten pangkep dan maros. Bentuk cucuro bayao itu, bulat agak pipih, dan berwarna kuning tua. Cucuru bayao memiliki rasa yang sangat manis dan enak. Cucuru bayao yang sangat manis adalah simbolisasi harapan bagi pasangan yang menikah agar kelak mereka bisa mengarungi kehidupan pernikahan dengan penuh kebahagiaan. Adapun mitos yang mengatakan, bagi perempuan yang memakan cucuru bayao di sebuah pesta pernikahan, maka jodohnya akan segera datang juga. Bahan-bahan (dikocok jadi satu) 10 kuning telur 100 gr kenari 50 gr margarine Bahan saus: 250 gr gula pasir 75 gr air 25 gr margarine vanili secukupnya 1 buah jeruk nipis, ambil airnya Cara Resep Membuat Kue Cucuru Bayao Yang Enak: kocok kuning telur sebentar, masukkan margarine cair dan kenari setelah itu olesi cetakan dengan margarine. masukkan adonan, kukus sampai matang. setel...
Hingga saat ini, lagu bugis masih menjadi primadona masyarakat Sulawesi Selatan. Lantunan musik yang mengalun membawa penikmatnya terbawa dalam lantunan syair-syair yang terdengar. Tidak hanya ada di pesta hajatan (perkawinan), akan tetapi para pengemudi becak motor, pete-pete (angkutan umum Sulawesi Selatan), rumah-rumah makan khas daerah sudah sangat berkawan dengan musik bugis. Terkadang pula menjadi media pengantar tidur. Yusuf Alamudi, Pria yang lahir Kota kelahiran mantan Presiden BJ Habibie ini tidak asing lagi di telinga para penikmat musik bugis. Semasa hidupnya beliau aktif dalam menciptakan lagu-lagu bugis yang hingga kini masih tetap eksis di telinga para penikmatnya. Salah satunya, Alosi Ripolo Dua. Dinyanyikan oleh Dian Ekawati, lagu ini sering menjadi lagu favorit dalam perlombaan paduan suara. Lagu ini terdiri atas lima bait. Bait pertama dan kedua terdiri atas empat larik, bait ketiga dan ke empat terdiri atas tiga larik, sedangkan bait terakhir terdiri atas...
Musim Tanam tiba petanda para petani siap untuk menggarap lahan yang dimilikinya. Tanah yang subur serta aliran air yang melimpah menjadi faktor pendukung berhasilnya panen para petani. Doa serta upacara kebudayaan juga menjadi ciri khas sebuah daerah untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal. Desa Ulo, desa yang terletak di bagian utara Kabupaten Bone ini setiap tahunnya menggelar ritual agar terhindar dari bencana kekeringan. Ritual ini bernama Cemme Passili . Ditinjau dari asal kata Cemme berarti mandi dan Passili berarti membersihkan diri. Upacara ini bermula ketika Desa Ulo dilanda kekeringan yang berkepanjangan. Ladang sawah yang kering membuat hasil panen para petani gagal. Alhasil, bencana kelaparan terjadi. Masyarakat Desa Ulo pun sulit untuk mendapatkan asupan makanan yang cukup. Raja Ulo saat itu mendapatkan mimpi untuk berdoa di pinggiran sungai bersama warganya dan bermain air di dasar sungai yang hampir mulai mengering. Konon katanya, setelah kegia...
Bahan Membuat Minuman Sarraba Khas Sulawesi Selatan : Gula merah 250 gram Jahe 250 gram Air bersih 5 gelas Kayu manis 2 batang Merica 1/2 sendok teh Santan 200 ml Kuning telur ayam kampung 2 butir Cara Membuat Minuman Sarabba Khas Sulawesi Selatan : Pertama kita rebus air bersih dengan gula merah yang telah di serut Biarkan hingga mendidih dan gula menjadi cair Masukan kayu manis serta jahe yang sudah di memarkan Jika sudah harum, maka masukan kuning telur dan santan, aduk hingga rata, jangan sampai santan pecah Aduk terus hingga mendidih Angkat dan tiriskan, minuman sarabba siap untuk di nikmati Selamat mencoba RM yang menyediakan: Restaurant OLAMITA Jalan Kh. Abdullah Syafei No.51B, Tebet, RT.6/RW.9, Bukit Duri, RT.6/RW.9, Bukit Duri, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12820 (021) 22983865 Sumber :&nb...
Juku’ Tasa’ merupakan masakan ikan khas dari Kajang, tepatnya daerah Kassi’. Kassi’ terletak 20 km dari Desa Kajang, Kabupaten Bulukumba. Daerah Kassi sendiri terkenal sebagai tempat pelelangan ikan Kajang. Juku’ Tasa’ dalam bahasa Makassar dikenal dengan nama Pallu Ce’la, dalam bahasa bugis dikenal Lajang Tase’ yang dalam bahasa Indonesia memiliki arti ikan masak asin atau ikan masak kunyit. Bahan yang diperlukan cukup sederhana yaitu kunyit, garam, air, dan ikan. Semua jenis ikan yang ada di pasar dapat dijadikan Juku’ Tasa’, namun hanya dua jenis ikan yang direkomendasikan yaitu cakalang dan layang. Cara membuatnya pun cukup sederhana yaitu masukan ikan dengan cara disusun ke Loyang alumunium lalu taburi dengan garam dan kunyit. Kemudian beri air secukupnya, lalu dimasak hingga matang. Juku’ Tasa’ dapat ditemui diberbagai daerah di Makassar dengan sebutan Pallu Ce’la. Akan tetapi Juku&rsqu...
Kuliner khas masyarakat Batulabbu, Kelurahan Lembang, Kecamatan Gantaran Keke, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Kaloli hanya dapat ditemukan pada saat hari raya dan upacara adat Gantaran Keke. Kaloli merupakan beras yang dibungkus menggunakan daun aren. Cara memasaknya pun sederhana. Sebelum dimasak, tiga kaloli disatukan dan diikat dengan menggunakan daun aren. Kemudian baru dimasak dengan menggunakan kayu bakar. Kaloli biasanya disajikan dengan daging kuda dan sop. Kaloli sendiri mengandung nilai filosofis yaitu ujungnya yang berbentuk passapu (penutup kepala masyarakat Bugis-Makassar) di dalamnya tersirat makna ikatan kekerabatan antar masyarakat di Gantarang Keke dan sekitarnya. Konon Kaloli sudah ada sejak masa kerajaan Gantaran Keke.
Permen tradisional khas Sulawesi Selatan. Selain dikenal dengan nama Baje Kacang atau Baje Canggoreng, dikenal pula dengan nama Tenteng Kacang. Berbahan dasar kacang tanah dan gula merah. Baje canggoreng mudah ditemukan di Sulawesi terutama di Kota Pare – Pare. Bahan Kacang Tanah yang sudah di buka kulitnya ½ kg Gula merah ½ kg Air secukupnya Cara membuat Kacang tanah digoreng tanpa minyak hingga matang. Setelah kacang matang, kulit arinya dikelupas dan ditapi hingga kacang bersih Gula merah dimasak dengan air secukupnya dengan menggunakan wajan atau pamuttu (Bahasa Bugis). Saat gula sudah masak, api dikecilkan. Kemudian kacang yang sudah bersih dimasukkan. Dijerang dengan api kecil sambil terus diaduk – aduk hingga merata dan warnanya kekuningan. Wadah yang datar dan lebar disiapkan. Dialasi dengan plastic yang sudah diolesi minyak (agar tidak lengket) Adonan tersebut tenteng...
Bahan-bahan 1/2 ekor ayam kampung / itik / bebek 1 Buah Jeruk nipis Bumbu halus : 15 siung Bawang merah 6 siung Bawang putih Segenggam cabai rawit merah dan hijau, (aku suka pedas) hehe 3 buah cabai merah keriting 2 batang sereh, ambil putihnya 2 ruas sereh 2 ruas jahe 1 ruas kunyit (aku di bakar dulu) Bumbu pelengkap : 3 lembar daun jeruk, 3 lembar daun salam, 1 sdt Ketumbar bubuk secukupnya Garam, gula, lada secukupnya Kaldu ayam Langkah Potong kecil2 ayamnya lalu beri peresan jeruk nipis diamkan 15 menit, bilas Blender semua bahan bumbu halus, dan ketumbar bubuk campurkan dengan minyak goreng sedikit Tumis bumbu halus beserta pelengkapnya. Masak hingga wangi lalu masukkan ayam Aduk rata, tambahkan air sampai ayam kerendam, lalu masak hingga agak kering. Jangan lupa garam, gula, kaldu ayam. &nbs...
Tuak adalah sejenis minuman tradisional beralkohol Nusantara yang merupakan hasil fermentasi dari nira, beras, atau bahan minuman/buah yang mengandung gula. Tuak adalah produk minuman yang mengandung alkohol. Bahan baku yang biasa dipakai adalah: beras atau cairan yang diambil dari tanaman seperti air dari pohon nira atau nipah, atau legen dari pohon siwalan atau tal, atau sumber lain. Kadar alkohol tuak di pasaran berbeda-beda bergantung daerah pembuatnya. Tradisi minum tuak telah dikenal masyarakat Indonesia sejak sebelum jaman penjajahan Belanda. Meminum tuak dipercaya masyarakat Indonesia memiliki khasiat yang bagus untuk kesehatan. Selain untuk menghangatkan badan, tuak dari pohon enau di Toraja telah di percaya dari jaman nenek moyang sebagai minuman yang wajib disajikan saat ritual-ritual adat. Sehingga setiap pelaksanaan ritual adat di Toraja sudah pasti tersedia tuak. Beberapa tempat di pulau Madura dahulu dikenal sebagai sebagai...