Asal mula Gunung Kidul terjadi pada masa berdirinya Kesultanan Yogyakarta. Kala itu yang menjadi raja adalah Sultan Hamengku Buwono I. Pada waktu pemerintahannya, daerah sepanjang pesisir Laut Selatan masuk ke dalam wilayah Kesultanan Yogyakarta. Namun, pada waktu itu namanya bukan Gunung Kidul, tetapi Sumengkar. Karena wilayahnya sangat luas, daerah Sumengkar dipimpin oleh seorang adipati. Oleh karena itu, disebut daerah Sumengkar. Lalu mengapa Kadipaten Sumengkar kemudian berganti nama menjadi Kadipaten Gunung Kidul? Ceritanya sebagai berikut: Pada suatu hari, di Kadipaten Sumengkar sedang diadakan sebuah pertemuan yang sangat penting. Pertemuan itu dipimpin oleh Adipati Sumengkar sendiri, yaitu Adipati Wironegoro. Saat itu, Sang Adipati dihadapkan oleh orang-orang kepercayaannya, seperti Patih Panitipraja, Rangga Puspowilogo, Panji Semanu Harjodipuro, dan para punggawa Kadipaten Sumengkar lainnya. Namun, sampai sekian lama para punggawa itu menunggu, Adipati Wironegoro belum juga m...
Pernah mendengar istilah aksara Jawa? Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dijelaskan bahwa aksara Jawa adalah "aksara yang digunakan untuk menuliskan bahasa Jawa, berjumlah dua puluh huruf, bermula dengan ha dan berakhir dengan nga ;". Aksara Jawa dikenal juga sebagai Hanacaraka dan Carakan, adalah salah satu aksara tradisional Nusantara yang digunakan untuk menulis bahasa Jawa dan sejumlah bahasa daerah di Indonesia lainnya seperti bahasa Sunda dan bahasa Sasak. Tulisan ini berkerabat dekat dengan aksara Bali. Aksara Jawa adalah sistem tulisan Abugida yang ditulis dari kiri ke kanan. Setiap aksara di dalamnya melambangkan suatu suku kata dengan vokal / a / atau / É" / , yang dapat ditentukan dari posisi aksara di dalam kata tersebut. Penulisan aksara Jawa dilakukan tanpa spasi ( scriptio continua ). Dibandingkan dengan alfabet Latin , aksara Jawa juga kekurangan tanda baca dasar, seperi titik dua, ta...
Daerah Istimewa Yogyakarta adalah Daerah Istimewa setingkat provinsi di Indonesia yang merupakan peleburan Negara Kesultanan Yogyakarta dan Negara Kadipaten Paku Alaman. Daerah Istimewa Yogyakarta yang terletak di bagian selatan Pulau Jawa bagian tengah, dan berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah dan Samudera Hindia. Daerah Istimewa yang memiliki luas 3.185,80 km2 ini terdiri atas satu kota, dan empat kabupaten, yang terbagi lagi menjadi 78 kecamatan, dan 438 desa/kelurahan. Menurut sensus penduduk 2010 memiliki jumlah penduduk 3.452.390 jiwa dengan proporsi 1.705.404 laki-laki, dan 1.746.986 perempuan, serta memiliki kepadatan penduduk sebesar 1.084 jiwa per km2. Penyebutan nomenklatur Daerah Istimewa Yogyakarta yang terlalu panjang menyebabkan sering terjadinya penyingkatan nomenklatur menjadi DI Yogyakarta atau DIY. Daerah Istimewa ini sering diidentikkan dengan Kota Yogyakarta sehingga secara kurang tepat sering disebut dengan Jogja, Yogya, Yogyakarta, Jogjakarta. Walaupun m...
alen alen rasa pedas Ini lg nih makanan khas dari trenggalek, yaitu alen - alen. Klo orang Trenggalek apalagi Kampak udah gak asing lg sama jajanan khas yang satu ini. ya itulah jajanan yang bernama alen - alen ini sudah menjadi jajanan sehari - hari dari masyarakat trenggalek kususnya kampak. sampai - sampai sangking banyaknya masyarakat yang mmproduksi alen - alen itu tetangga belakang rumah saya pun ada yg memproduksi jajanan alen - alen tesebut. namanya ibu rukiyah, atau biasanya orang2 memanggilnya dengan sebutan lek Rukiyah gitu. Kalo pas lek rukiyah itu memproduksi alen - alen dengan jumlah bnyak rumah saya sering kebagian alen - alenya juga, lumayan deh dapet alen - alen gratis, heheheheheh... n lumayan juga bisa buat camilan waktu nonton tivi. Makanan atau jajanan alen - alen ini bahan dasarnya terbuat dari singkong dan tepung tapioka, maklum didaerah kampak itu bnyak produksi s...
Ampyang atau Gula Kacang adalah makanan kecil asal Jawa Tengah yang terbuat dari bahan kacang tanah dan gula Jawa / gula merah. Bahannya sangat mudah diperoleh dan cara membuatnya pun tak terlalu rumit. Makanan kecil cocok untuk teman minum teh di pagi atau sore hari. Berikut ini adalah cara membuatnya: Bahan: Gula Jawa 150 gram. Sisir halus Kacang tanah kupas 200 gram. Goreng sangrai Jahe 25 gram. Bakan dan kemudian iris tipis-tipis Air 50 ml Cara membuat: Rebus gula Jawa dengan air hingga gula Jawa mencair sempurna. Tambahkan jahe bakar yang telah dirajang tipis. Aduk merata dan rebus hingga mendidih. Masukan kacang tanah sangrai, aduk hingga semua bahan tercampur sempurna. Adonan yang sudah jadi siap dicetak menjadi Ampyang/ Gula Kacang. Ambil adonan sebanyak 1-2 sendok makan, kemudian letakkan diatas loyang atau wadah yang telah dialasi daun pisang agar tidak lengket dan mudah diambil ketika jadi. Diam...
Cara Membuat Gaplek – Fatih iO . Gaplek adalah bahan makanan yang diolah yang terbuat dari umbi ketela pohon atau singkong. Ubi kayu dalam keadaan segar tidak tahan lama. Untuk pemasaran yang memerlukan waktu lama, ubi kayu harus diolah dulu menjadi bentuk lain yang lebih awet, seperti gaplek, tapioka (tepung singkong), tapai, peuyeum, keripik singkong dan lain-lain. Tepung tapioka bisa dibuat bermacam-macam kue . Tepung tapioka dari gaplek selanjutnya bisa dibuat menjadi nasi tiwul yang gurih. Nasi tiwul sangat populer di masyarakat yang hidup di Pegunungan Kidul yang memanjang dari Gunung Kidul di Yogyakarta sampai kawasan kabupaten Pacitan. Jika anda tertarik membuat gaplek , maka berikut tips pembuatannya sebagai mana dilansir w...
Geplak merupakan makanan tradisional yang sangat terkenal dengan rasa yang sangat manis. Merupakan makanan tradisional yang berasal dari Bantul, Yogyakarta. Makanan ini biasanya berbentuk bulat dengan warna-warna menarik seperti merah muda, hijau, putih maupun coklat. Karena rasanya yang memang manis kue tradisional ini sudah sangat terkenal sehingga sampai saat ini kue manis dan imut ini sudah diusahakan di luar kota Bantul. Makanan ini biasa dijadikan oleh-oleh khas jika anda berkunjung ke kota istimewa Yogyakarta, makanan ini awet berhari-hari sehingga bagi anda yang ingin membawa oleh-oleh khas kota Jogja ini tidak perlu khawatir oleh-oleh nya busuk jika dibawa ke luar kota. Meskipun ada makanan sejenis yang diklaim berasal dari Betawi namun bahannya ternyata berbeda. Namun apapun perbedaan yang ada namun hal itu justru makin memperkaya kekay...
Bahan Resep Growol: 1 kg Singkong ¼ btr Kelapa, parut Cara Membuat Resep Growol: Kupas singkong, cuci bersih. Rendam dalam air selama 2 – 3 hari, tidak perlu mengganti air Setelah 3 hari, angkat singkong dan tiriskan. Lalu tumbuk sampai halus, kukus hingga matang, angkat, tempatkan pada tampah, padatkan Potong-potong panganan, hidangkan dengan kelapa parut Selamat mencoba Resep Growol - See more at: http://www.ibukitakartini.com/tentang/resep-growol/#sthash.RDss3dod.dpuf Growol merupakan makanan khas Yogyakarta, DI Jogjakarta, Indonesia, Bahan Resep Growol: 1 kg Singkong ¼ btr Kelapa, parut Cara Membuat Resep Growol: Kupas singkong, cuci bersih. Re...
Ikan Lele merupakan salah satu jenis ikan tawar yang banyak diminati. Dagingnya yang empuk gurih dan hanya memiliki tulang di tengah saja, membuat lele menjadi salah satu hidangan yang maknyuss. Namun demikian bagi sebagian orang merasa jijik dengan jenis ikan tawar yang satu ini. Hal tersebut lantaran ikan lele biasanya hidup di comberan sehingga terkesan kotor. Padahal sebenarnya jika dibersihkan dan diolah dengan benar, ikan lele merupakan salah satu ikan tawar yang paling lezat. Selama ini mungkin anda mengenal lele disajikan dengan cara di goreng dan di hidangkan bersama sambal terasi dan lalapan atau yang kita kenal dengan pecel lele. Pada malam hari di pinggir-pinggir jalan terutama di kota-kota besar kerap kita jumpai penjual pecel lele. Namun pernahkan anda mencoba mencicipi mangut lele? Mangut lele, mungkin anda masih as...