Babi Babi Saus Garo? Apa pula itu? Dari namanya sih bernuansa Manado. .. Ya betul, ini masakan berbumbu Manado. Awal terciptanya resep ini terinspirasi dari Ikan Sous (Saus). Sejenis bumbu Balado yang sangat merakyat bagi masyarakat Manado. Ya saya tertarik aja untuk mengaplikasikan bumbunya pada daging babi. Sedikit saya cerita tentang ikan sous ini. Ikan sous sebetulnya adalah ikan goreng yang diguyur bumbu sejenis balado. Sebegitu merakyatnya ikan sous ini, hampir semua lapisan masyarakat mengenalnya. Bumbu sous inipun dapat diterapkan pada berbagai jenis ikan baik ikan fresh ataupun ikan kering. Menu ini juga sering dijadikan sebagai makanan untuk para pekerja di kebun, terutama saat panen cengkeh. Dimana pada jaman sekitar 30 tahun yang lalu, pekerja itu makan di dalam. Sekarang saja yang peraturannya sudah berubah. Ya menu yang sering disajikan ya sous ini, walaupun sederhana namun banyak orang yang suka dengan bumbunya. Ahaa bahkan termasuk saya paling doyan yang namanya sous...
Terdapat juga minuman khas dari daerah Manado dan sekitarnya yaitu "saguer" yaitu sejenis arak atau tuak yang berasal dari pohon enau. Saguer ini memiliki kandungan alkohol. Jenis minuman ini diproduksi rakyat Minahasa di hutan-hutan atau perkebunan di sela-sela hutan pohon enau. Pohon enau-atau saguer dalam bahasa sehari-hari di Manado, disebut pohon saguer karena pohon ini menghasilkan saguer, atau cairan putih yang rasanya manis keasam-asaman serta mengandung alkohol sekitar lima persen. Warung-warung makan di Minahasa pada umumnya juga menjual saguer. Bahkan, sebagian orang desa sebelum makan lebih dulu meminum saguer dengan alasan agar bisa makan banyak atau Saguer biasanya di suguhkan pada acara kumpul-kumpul keluarga di Manado. baik acara resmi mau pun tidak. Orang-orang di Manado membeli Saguer atau Nira yang dipermentasikan biasanya dibeli per jerigen. maklum, yang minum orang-orang yang doyan minum Saguer, jadi wajib membeli satu atau lebih. Konon untuk satu...
Kecamatan Kendahe, dulunya merupakan sebuah kerajaan Kendahe dengan memiliki Raja yang cukup dikenal yang bernama Raja Sjam Sjah Alam (Samansialang) memerintah tahun 1685 – 1711. Menurut cerita Kerajaan Kendahe runtuh / jatuh kedasar lautan pada waktu pemerintahan Raja Samansialang. Lokasi jatuhnya Kerajaan Kendahe dijadikan objek wisata bahari dengan sebutan ” Maselihe” Pantai / laut Maselihe memiliki kedalaman yang sangat dalam dan tidak memiliki pantai sehingga masyarakat menyebutnya Patahan Maselihe. Dilokasi ini telah juga dibangun Jembatan terpanjang dan terdalam di Kab. Kepl. Sangihe. Objek Wisata pantai Maselihe memiliki keindahan dengan panorama hutan tropis yang masih lebat dan tebing yang berdiri tegak lurus di tepih pantai dengan pemandangan aliran air yang jatuh dari ketinggian dan membentuk air terjun mini yang langsung jatuh ke laut. Source: http://wisatasangihe.blogspot.co.id/2014/09/kerajaan-maselihe.html...
Tari gunde berawal dari tari lide, tari lide itu (tari berkelompok) adalah tarian penghantar roh org yg menjelang mati dalam upacara sundeng. Selanjutnya berinkarnasi menjadi salai (tari tunggal). Setiap penari salai dipilih raja manganitu untuk menjadi penari istana di istana kerajaan. Lalu tari salai yg dulunya tari tunggal ber re inkarnasi lagi menjadi tari berkelompok.Tari gunde yg dulunya adalah tarian rakyat akhirnya berubah menjadi tari an istana. Awalnya tari gunde hanya di pertunjukan pada saat menerima tamu penting kerajaan. Kemudian menjadi sacral yg menunjukan kesucian seorang wanita sangihe. Pengiring gunde adalah tagonggong yg disertai sambo. Gunde terdiri dari 4 babak berdasarkan urut lagu sasambo. Lagung balang,sonda,duruhang dan sasahola. Pukulan tagonggong terdiri dari 4 macam juga yaitu tengkele balang, tengkele sonda, tengkele duruhang dan tengkele sasahola. Source:http://wisatasangihe.blogspot.co.id/2014/09/tari-gunde.html
Sebelumnya bikin dulu abon cakalangnya, cara membuat abon cakalang, ikannya dikukus dahulu. Bumbunya cuma duo bawang, cabai, ketumbar, gula, garam dan kaldu bubuk, daun jeruk, daun salam, semua digoreng pakai minyak sedikit, oseng sampai ikan kering Bahan-bahan 2 tangkap roti tawar 1 buah telur mata sapi 1 slice keju cheddar 1 sdm saos sambal secukupnya Abon cakalang Tomat Margarin untuk oles dan panggang Mayonnaise untuk siram/cocolan Langkah ...
Makanan wajib yg kamu harus coba jika berkunjung ke Manado. Bahan-bahan 4 porsi 1 kg Mie Siap Olah Bawang Goreng Bahan Kuah: 1 Liter Air 4 siung bawang putih 3 siung bawang merah Daun bawang Sawi Penyedap Rasa Saus tiram Merica Ikan Cakalang asap / Abon cakalang Minyak Goreng Bahan Sambal: 20 buah Cabe Rawit...
Pada zaman dahulu di daerah Minahasa, Sulawesi Utara, hiduplah seorang kakek dan cucunya yang pincang bernama Nondo. Setiap hari sang kakek pergi ke hutan berburu binatang dan mencari kayu bakar. Hasilnya dijual ke pasar untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka berdua. Kedua orangtua Nondo sudah lama meninggal dunia. Setiap kali kakeknya pergi ke hutan, Nondo selalu bersedih karena tidak diizinkan ikut. Kakeknya khawatir Nondo tidak akan kuat berjalan jauh. Kakek juga selalu berpesan pada Nondo agar dia mengunci pintu rumah sehingga tidak bisa dimasuki binatang buas. Nondo akan menyambut kakek dengan gembira tiap kali kakek kembali ke rumah. “Hore! kakek pulang,” kata Nondo. “Lihat, Nak, Kakek membawa dua ekor burung puyuh dan ikan sepat dari sungai,” kata Kakek sambil menurunkan karung bawaannya. “Ayo, kita bikin ikan bakar, Kek!” seru Nondo. Sambil membakar ikan, Kakek bercerita tentang isi hutan ke...
"Sungguh kau siap?" tanya Tonaas Utara pada putri semata wayangnya. "Demi rakyat kita, aku siap," jawab Marimbouw mantap. Mata sang ibu berkaca-kaca menatap putrinya. Opo Empung, tetua adat To Un Rano Utara, memimpin upacara pengambilan sumpah Marimbouw. Seluruh rakyat To Un Rano Utara ikut datang menyaksikannya. "Aku bersumpah tidak akan menikah sebelum siap diangkat menjadi Tonaas To Un Rano Utara," begitu bunyi sumpah Marimbouw. Bagi masyarakat To Un Rano, sumpah adat adalah sumpah tertinggi. Bila orang yang bersumpah melanggar sumpahnya sendiri, yang menjadi hakim bukan rakyat ataupun tetua adat, melainkan alam semesta. Tonaas Utara terpaksa meminta Marimbouw melakukan sumpah adat. Semua itu dilakukan untuk menjaga agar To Un Rano Utara memiliki penerus takhta. Apalagi Tonaas Utara hanya memiliki seorang anak, perempuan pula. Sejak hari itu, Marimbouw menanggalkan pakaian wanitanya. Ia berpakaian layaknya laki-laki. Ia juga berlatih bela diri dan menggunakan senjata. Marimbouw s...
Tari Tatengesan merupakan tarian tradisional khas daerah Sulawesi Utara yang berasal dari Minahasa yang diangkat dari ceritera rakyat tentang desa Tatengesan yang oleh kelompok seni budaya di desa tersebut diciptakan sebuah tari dengan judul tari Tatengesan. Tari Tatengesan pertama kali ditampilkan pada tahun 1983 dalam rangka memperingati terbentuknya desa Tatengesan di yang sekarang ini telah berada di daerah pemerintahan kabupaten Minahasa tenggara. Tari Tatengesan ini mengisahkan tentang perjuangan masyarakat desa ketika melawan para bajak laut Mindanou yang datang dari perairan Filipina. Bajak laut tersebut sering mengganggu aktifitas masyarakat sehingga semangat untuk melawan para bajak laut dikobarkan melalui syair dan lagu Kiting-kiting. Tata gerak dan pola garapan tarian ini mamadukan antara unsur-unsur nilai sejarah dengan tradisi budaya Minahasa yang diekpresikan melalui tata gerak dan karakteristik dalam 9 gerakan dengan padua...