Bahan-bahan 4 ekor ikan tongkol 30 Biji cabe rawit/ Sesuai selera 1/2 ruas jahe Daun kemangi 1 Lmbr Daun kunyit (Sobek) 2 Biji sereh (Geprek) 3 Daun Jeruk (Sobek) Garam Micin 1 Butir Jeruk ikan Langkah Bersihkan ikan tongkol dan potong trus kasih perasan jeruk nipis biar tidak amis Ule...
Bahan-bahan 3ekor 3 ekor ikan tongkol pindang I ons cabe kecil 3 biji cabe besar 3 buah tomat 6 butir bawang putih 6 Butir bawang putih secukupnya Jahe secukupnnya Daun jeruk Langkah Ikan tongkol pindang kita belah di buang tulang tengahnya di bagi menjadi 4 bagian Setelah dicuci ikannya kita goreng dulu...
Bahan 1 ekor bebek besar 3 buah jeruk nipis ambil airnya 20 lembar daun jeruk, bisa dirajang halus, bisa juga dibiarkan utuh 2 lembar daun pandan, masing masing daun potong menjadi 4 bagian Air secukupnya 1 sdm biji pala parut. Dapat juga memakai bubuk pala jika tidak tersedia. Hanya saja rasanya memang tidak semantap yang non bubuk 8 sdm minyak goreng garam secukupnya Penyedap (jika suka) Bumbu halus Cabe. Disarankan pakai rawit, karena pedesnya cocok dengan bumbu lainnya. Saya biasanya pakai 25 buah. Tapi jangan ikut lidah saya ya, karena lidah saya sangat terbiasa dengan rasa pedas das das 15 buah bawang merah 1 sdm munjung jahe halus 1 sdm munjung kunyit halus 10 buah sereh 1 Lengkuas kira kira sebesar bola pingpong Cara membuat Bebek Bumbu RW Potong potong bebek, kemudian lumuri dengan air perasan jeruk dan garam. Diamkan sekitar 15...
Di daerah Minahasa, Sulawesi Utara, terdapat sebuah Desa bernama To Un Rano. Di Desa To Un Rano ini, tinggal seorang gadis bernama Lintang. Kecantikan Lintang begitu terkenal di seluruh pelosok desa. Suara Lintang sangat merdu. Banyak pemuda yang jatuh hati padanya. Tak sedikit yang bermaksud meminangnya untuk dijadikan sebagai istri. Tetapi, Lintang selalu menolak. Bahkan putra mahkota Raja Mongondow pun harus melupakan keinginannya memperistri Lintang. Padahal, putra mahkota itu telah menghadiahi Lintang sebuah seruling emas yang indah. Suatu hari, di acara pesta muda-mudi, seorang pemuda tampan dan gagah mencoba mendekati Lintang. “Wahai, Putri Lintang. Namaku Makasiga dari Desa Kelabat Atas,” ujar Makasiga memperkenalkan diri. Perkenalan itu sangat berkesan di hati keduanya. Hingga suatu hari, Makasiga memberanikan diri meminang Lintang. Gadis cantik itu pun menerima pinangan Makasiga dengan satu syarat. “Makasiga, tolong...
Cipt: Welem P / Moan H Voc:Melky Goselaw Detik-detik terakhir Torang dua baku sayang Sadiki lei torang dua Mo baku pisah Cuma kita seinga Jangan sampe ngana balaeng Tunggu kita mo pulang Mo datang ambe. Reff : Polo pakita sayang Ciung pakita sayang Ini yang terakhir Torang dua baku dapat Bukang untuk mo bapisah sumber http://liriklagu-lagudaerah.blogspot.co.id/p/lirik-lagu-manado-ambon-jayapura.html
Pulau Kabaruan, Sulawesi Utara, hiduplah seorang pemuda tampan bernama Lawongo. Ia seorang pemburu babi hutan dan pemain suling yang mahir. Kemahirannya bermain suling sangat dikagumi oleh masyarakat sekitar. Banyak gadis cantik yang jatuh cinta kepadanya, namun tak seorang pun yang memikat hatinya. Untuk mencari gadis yang didambakannya, ia sering berkeliling di Pulau Kabaruan mempertunjukkan kemahirannya memainkan suling. Pada suatu hari, tibalah Lawongo di Desa Damau. Para warga desa pun berkumpul hendak menyaksikan pertunjukannya. Lawongo memainkan sulingnya dengan lincahnya sambil mengamati gadis-gadis yang ikut menonton pertunjukannya. Beberapa saat kemudian, tiba-tiba padangan matanya tertuju pada seorang gadis cantik yang berdiri di antara kerumunan penonton. Melihat kecantikan gadis itu, ia pun langsung terpikat. Dengan penuh semangat, ia pun mengeluarkan seluruh kemampuannya bermain suling untuk memikat hati gadis itu. Gadis itu pun terbuai menikmati permainan suling L...
Pada zaman dahulu kala, bumi penuh dengan gunung dan pegunungan. Demikian pula daerah Minahasa, diliputi gunung-gunung yang tinggi dan rendah. Gunung-gunung yang ada antara lain Kelabat, Soputan, Lokon, Dua Sudara, Mahawu, Tampusu, Tolangko, Kaweng, Simbel, Lengkoan, Masarang, dan Kawatak. Pegunungan yang ada antara lain Lembean, Kalawiran, dan Kumelembuai. Nama gunung dan pegunungan sering disesuaikan dengan sifat yang biasa terjadi di gunung itu, misalnya Gunung Mahawu sifatnya sering mengeluarkan abu. Adakalanya gunung diberi nama orang, seperti Gunung Soputan. Ada pula nama yang diberikan sesuai keadaannya, misalnya Gunung Dua Sudara. Sesuai namanya, Gunung Lokon berarti yang tertua dan terbesar. Pengertian lain ialah orang yang sudah tua, bahkan tertua da berbadan besar. Dalam bahasa daerah disebut Tua Lokon atau Tou Tua Lokon, artinya orang yang sudah tua. Konon, gunung dan pegunungan itu ada penghuninya. Gunung Lokon dihuni Makawalang. Ia sungguh berbahagia karena...
Suatu hari Ratu Wulanwanna menantang keberanian empat sahabatnya untuk membunuh orang tua mereka, "Jika orang tua kita meninggal, uang mereka akan menjadi milik kita!" serunya bahagia. Empat dari lima sekawan itu langsung membunuh orang tua mereka, kecuali Ratu Adioa. Dia / tidak bisa melakukannya, karena ia sangat menyayangi kedua orangtuanya. Kisah ini datangnya dari daerah Sulawesi Utara, hiduplah lima orang sahabat yang sangat setia satu sama lain, di antara kelima sahabat itu dua diantaranya bernama Ratu Wulanwanna dan Ratu Adioa. Ratu Adioa berpikir keras untuk menyelamatkan orang tuanya. Akhirnya, ia sembunyikan ayah dan ibunya di sebuah gua yang tak seorang pun tahu. Suatu ketika, datanglah tiga kapal asing membawa harta karun ke desa mereka. Pemilik kapal itu menantang para penduduk untuk menjawab teka- teki yang ia berikan, jika teka-teki itu berhasil dijawab dengan benar maka bahwa ia akan memberikan kapalnya. "Apa teka-tekinya?" tanya salah seorang...
Si Baroar adalah sebuah legenda yang mengisahkan tentang asal-usul orang-orang Mandailing yang bermarga Nasution di daerah Sumatra Utara, Indonesia. Menurut cerita, si Baroar adalah anak yatim piatu yang berwajah tampan. Ia memiliki wajah yang sangat mirip dengan wajah putra Sutan Pulungan, Raja dari Kerajaan Huta Bargot. Kemiripan wajah kedua anak tersebut membuat Sutan Pulungan dan permaisurinya merasa sangat terhina, karena rakyatnya seringkali keliru menyapa kedua anak itu. Ceritanya, di Mandailing, Sumatra Utara, terdapat sebuah kerajaan kecil yang bernama Huta Bargot. Kerajaan tersebut terletak di seberang Sungai Batang Gadis. Rajanya yang bergelar Sutan Pulungan. Ia mempunyai seorang permaisuri dan putra yang masih bayi. Di sela-sela kesibukannya mengurus kerajaan, Sutan Pulungan sering meluangkan waktu pergi ke tengah hutan untuk berburu rusa. Pada suatu hari, Sutan Pulungan bersama beberapa orang hulubalang dan prajurit...