Dongeng Cerita Rakyat
110 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Babi Saus Garo
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Utara

Babi Babi Saus Garo? Apa pula itu? Dari namanya sih bernuansa Manado. .. Ya betul, ini masakan berbumbu Manado. Awal terciptanya resep ini terinspirasi dari Ikan Sous (Saus). Sejenis bumbu Balado yang sangat merakyat bagi masyarakat Manado. Ya saya tertarik aja untuk mengaplikasikan bumbunya pada daging babi. Sedikit saya cerita tentang ikan sous ini. Ikan sous sebetulnya adalah ikan goreng yang diguyur bumbu sejenis balado. Sebegitu merakyatnya ikan sous ini, hampir semua lapisan masyarakat mengenalnya. Bumbu sous inipun dapat diterapkan pada berbagai jenis ikan baik ikan fresh ataupun ikan kering. Menu ini juga sering dijadikan sebagai makanan untuk para pekerja di kebun, terutama saat panen cengkeh. Dimana pada jaman sekitar 30 tahun yang lalu, pekerja itu makan di dalam. Sekarang saja yang peraturannya sudah berubah. Ya menu yang sering disajikan ya sous ini, walaupun sederhana namun banyak orang yang suka dengan bumbunya. Ahaa bahkan termasuk saya paling doyan yang namanya sous...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Saguer
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Utara

Terdapat juga minuman khas dari daerah Manado dan sekitarnya yaitu "saguer" yaitu sejenis arak atau tuak yang berasal dari pohon enau. Saguer ini memiliki kandungan alkohol. Jenis minuman ini diproduksi rakyat Minahasa di hutan-hutan atau perkebunan di sela-sela hutan pohon enau. Pohon enau-atau saguer dalam bahasa sehari-hari di Manado, disebut pohon saguer karena pohon ini menghasilkan saguer, atau cairan putih yang rasanya manis keasam-asaman serta mengandung alkohol sekitar lima persen. Warung-warung makan di Minahasa pada umumnya juga menjual saguer. Bahkan, sebagian orang desa sebelum makan lebih dulu meminum saguer dengan alasan agar bisa makan banyak atau Saguer biasanya di suguhkan pada acara kumpul-kumpul keluarga di Manado. baik acara resmi mau pun tidak.   Orang-orang di Manado membeli Saguer atau Nira yang dipermentasikan biasanya dibeli per jerigen. maklum, yang minum orang-orang yang doyan minum Saguer, jadi wajib membeli satu atau lebih. Konon untuk satu...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Misteri Kerajaan Maselihe
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Utara

Kecamatan Kendahe, dulunya merupakan sebuah kerajaan Kendahe dengan memiliki Raja yang cukup dikenal yang bernama  Raja Sjam Sjah Alam (Samansialang) memerintah tahun 1685 – 1711. Menurut cerita Kerajaan Kendahe  runtuh / jatuh kedasar lautan pada waktu pemerintahan Raja Samansialang. Lokasi jatuhnya Kerajaan Kendahe dijadikan objek wisata bahari dengan sebutan ” Maselihe”  Pantai / laut Maselihe memiliki  kedalaman yang sangat dalam dan tidak memiliki pantai sehingga masyarakat menyebutnya Patahan Maselihe. Dilokasi ini telah juga dibangun Jembatan terpanjang dan terdalam di Kab. Kepl. Sangihe. Objek Wisata pantai Maselihe  memiliki keindahan dengan panorama hutan tropis yang masih lebat dan tebing yang berdiri tegak lurus di tepih pantai dengan pemandangan aliran air yang jatuh dari ketinggian  dan membentuk air terjun mini yang langsung jatuh ke laut. Source: http://wisatasangihe.blogspot.co.id/2014/09/kerajaan-maselihe.html...

avatar
Fennec_fox
Gambar Entri
Tari Gunde
Tarian Tarian
Sulawesi Utara

Tari gunde berawal dari tari lide, tari lide itu (tari berkelompok) adalah tarian penghantar roh org yg menjelang mati dalam upacara sundeng. Selanjutnya berinkarnasi menjadi salai (tari tunggal). Setiap penari salai dipilih raja manganitu untuk menjadi penari istana di istana kerajaan. Lalu tari salai yg dulunya tari tunggal ber re inkarnasi lagi menjadi tari berkelompok.Tari gunde yg dulunya adalah tarian rakyat akhirnya berubah menjadi tari an istana. Awalnya tari gunde hanya di pertunjukan pada saat menerima tamu penting kerajaan. Kemudian menjadi sacral yg menunjukan kesucian seorang wanita sangihe. Pengiring gunde adalah tagonggong yg disertai sambo. Gunde terdiri dari 4 babak berdasarkan urut lagu sasambo. Lagung balang,sonda,duruhang dan sasahola. Pukulan tagonggong terdiri dari 4 macam juga yaitu tengkele balang, tengkele sonda, tengkele duruhang dan tengkele sasahola. Source:http://wisatasangihe.blogspot.co.id/2014/09/tari-gunde.html

avatar
Fennec_fox
Gambar Entri
Tuna Cakalang Sandwich - Manado - Sulawesi Utara
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Utara

Sebelumnya bikin dulu abon cakalangnya, cara membuat abon cakalang, ikannya dikukus dahulu. Bumbunya cuma duo bawang, cabai, ketumbar, gula, garam dan kaldu bubuk, daun jeruk, daun salam, semua digoreng pakai minyak sedikit, oseng sampai ikan kering   Bahan-bahan   2  tangkap roti tawar 1 buah  telur mata sapi 1 slice  keju cheddar 1 sdm  saos sambal secukupnya  Abon cakalang Tomat Margarin untuk oles dan panggang Mayonnaise untuk siram/cocolan Langkah    ...

avatar
Sulistiani
Gambar Entri
Mie Cakalang - Manado - Sulawesi Utara
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Utara

Makanan wajib yg kamu harus coba jika berkunjung ke Manado.   Bahan-bahan 4 porsi 1 kg  Mie Siap Olah Bawang Goreng Bahan Kuah: 1 Liter  Air 4 siung  bawang putih 3 siung  bawang merah Daun bawang Sawi Penyedap Rasa Saus tiram Merica Ikan Cakalang asap / Abon cakalang Minyak Goreng Bahan Sambal: 20 buah  Cabe Rawit...

avatar
Sulistiani
Gambar Entri
Burung Moopo - Sulawesi Utara - Sulawesi Utara
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Utara

Pada zaman dahulu di daerah Minahasa, Sulawesi Utara, hiduplah seorang kakek dan cucunya yang pincang bernama Nondo. Setiap hari sang kakek pergi ke hutan berburu binatang dan mencari kayu bakar. Hasilnya dijual ke pasar untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka berdua. Kedua orangtua Nondo sudah lama meninggal dunia. Setiap kali kakeknya pergi ke hutan, Nondo selalu bersedih karena tidak diizinkan ikut. Kakeknya khawatir Nondo tidak akan kuat berjalan jauh. Kakek juga selalu berpesan pada Nondo agar dia mengunci pintu rumah sehingga tidak bisa dimasuki binatang buas. Nondo akan menyambut kakek dengan gembira tiap kali kakek kembali ke rumah. “Hore! kakek pulang,” kata Nondo. “Lihat, Nak, Kakek membawa dua ekor burung puyuh dan ikan sepat dari sungai,” kata Kakek sambil menurunkan karung bawaannya. “Ayo, kita bikin ikan bakar, Kek!” seru Nondo. Sambil membakar ikan, Kakek bercerita tentang isi hutan ke...

avatar
Oase
Gambar Entri
Sumpah Sang Penerus Tahta
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Utara

"Sungguh kau siap?" tanya Tonaas Utara pada putri semata wayangnya. "Demi rakyat kita, aku siap," jawab Marimbouw mantap. Mata sang ibu berkaca-kaca menatap putrinya. Opo Empung, tetua adat To Un Rano Utara, memimpin upacara pengambilan sumpah Marimbouw. Seluruh rakyat To Un Rano Utara ikut datang menyaksikannya. "Aku bersumpah tidak akan menikah sebelum siap diangkat menjadi Tonaas To Un Rano Utara," begitu bunyi sumpah Marimbouw. Bagi masyarakat To Un Rano, sumpah adat adalah sumpah tertinggi. Bila orang yang bersumpah melanggar sumpahnya sendiri, yang menjadi hakim bukan rakyat ataupun tetua adat, melainkan alam semesta. Tonaas Utara terpaksa meminta Marimbouw melakukan sumpah adat. Semua itu dilakukan untuk menjaga agar To Un Rano Utara memiliki penerus takhta. Apalagi Tonaas Utara hanya memiliki seorang anak, perempuan pula. Sejak hari itu, Marimbouw menanggalkan pakaian wanitanya. Ia berpakaian layaknya laki-laki. Ia juga berlatih bela diri dan menggunakan senjata. Marimbouw s...

avatar
Lantang
Gambar Entri
Tari Tatengesan / Tetengesan
Tarian Tarian
Sulawesi Utara

Tari Tatengesan merupakan tarian tradisional khas daerah Sulawesi Utara yang berasal dari Minahasa yang diangkat dari ceritera rakyat tentang desa Tatengesan yang oleh kelompok seni budaya di desa tersebut diciptakan sebuah tari dengan judul tari Tatengesan.   Tari Tatengesan pertama kali ditampilkan pada tahun 1983 dalam rangka memperingati terbentuknya desa Tatengesan di yang sekarang ini telah berada di daerah pemerintahan kabupaten Minahasa tenggara.   Tari Tatengesan ini mengisahkan tentang perjuangan masyarakat desa ketika melawan para bajak laut Mindanou yang datang dari perairan Filipina. Bajak laut tersebut sering mengganggu aktifitas masyarakat sehingga semangat untuk melawan para bajak laut dikobarkan melalui syair dan lagu Kiting-kiting.   Tata gerak dan pola garapan tarian ini mamadukan antara unsur-unsur nilai sejarah dengan tradisi budaya Minahasa yang diekpresikan melalui tata gerak dan karakteristik dalam 9 gerakan dengan padua...

avatar
Lung