fc points playstation 4 Besuche die Website Buyfc26coins.com. Fairer Deal..UD9i
334 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Menjamu Benua
Ritual Ritual
Kalimantan Timur

Menjamu Benua adalah sebuah prosesi yang bermakna upaya penghimpunan unsur-unsur yang ada di sekitar dengan tugas, fungsi dan perannya masing-masing untuk diundang, dijamu, diiberitahu dan diamanatkan melalui bahasa isyarat “MEMANG” oleh para Dewa dan Belian agar maksud pelaksanaan acara dapat berlangsung aman, damai dan sejahtera.   Prosesi ini dimulai dengan berangkatnya serombongan DEWA dari depan Keraton diiringi penabuh gamelan dan gendang serta perlengkapan persembahan berupa 21 jenis kue-kue tradisional, Perapen dan pakaian Sultan. Rombongan memasang bendera (panji-panji) berwarna kuning dengan lima rumbai di sebelah kiri dan bendera hijau bermotif/gambar naga di sebelah kanan menuju rumah Sultan.   Sesampainya di rumah Sultan, rombongan Dewa masuk ke dalam Rumah Sultan secara perlahan dan membungkuk hormat dengan membawa pakaian salinan Sultan dan Perapen untuk mohon di restui atas akan dilaksanakannya upaca Erau dengan Menjamu Benua. Se...

avatar
Aldi Riandana
Gambar Entri
Merangin
Ritual Ritual
Kalimantan Timur

Ritual Merangin dilaksanakan di Serapo Belian selama tiga malam berturut-turut setelah siang harinya dilaksanakan Menjamu Benua. Serapo Belian adalah suatu bangunan/tempat dilaksanakannya ritual Merangin. Bangunan ini terdiri dari empat sudut tiang dipasang sebatang tebu dan sebatang pisang yang telah berbuah, buluh berisi air serta di bagian luar sudut dijadikan brong. Jadi pada bangunan ini terdapat 4 batang tebu, 4 batang pohon pisng, 4 buluh berisi air, dan 4 buah brong berselendang kain kuning.   Upacara adat Merangin dimulai dengan tujuh orang Pebelian yang duduk di atas lantai Serapo Belian dan melakukan konsentrasi serta berkomunikasi secara batin dengan makhluk-makhluk halus (gaib). Kemudian para Pebelian berdiri dan mengatur formasi mengelilingi Benyawan (Rumba) sambil menari mengikuti tabuhan irama gamelan dan gendang.   Tarian pertama berjalan lambat, sambil berputar berkeliling. Pada tahap kedua, lama kelamaan putaran akan semakin cepat dan akh...

avatar
Aldi Riandana
Gambar Entri
Ngalak Air di Kutai Lama
Ritual Ritual
Kalimantan Timur

Air yang terdapat di sungai lama diyakini mempunyai “TUAH” karena sebagai asal usul turunan kerajaan. Maka Ngalak Air Kutai Lama adalah kelanjutan air kehidupan yang disatukan dengan air Mahakam dalam satu wadah dalam upacara “Bepelas”.   Prosesi ini dimulai dengan berangkatnya utusan Dewa dan Belian dari Tenggarong menuju Kutai Lama melalui jalur Sungai Mahakam dengan membawa guci / molo yang akan diisi air di Kutai Lama. Dalam perjalanan mereka tersebut, mereka harus singgah di lima tempat dengan tujuan untuk meminta ijin dan sekaligus pemberitahuan tentang akan dilaksanakannya Erau. Di 5 tempat tersebut melakukan acara ritual Besawai dan Melaboh Tigu (Buang telur). 5 tempat tersebut adalah:   1.    Di Belakang Pulau Kumala 2.    Di Loa Gagagak (Loa Kulu) 3.    Di Pamerangan (Jembayan) 4.    Di Tepian Aji ( Samarinda Seberang ) 5.    Di Tepian Batu (Kutai Lama, Angga...

avatar
Aldi Riandana
Gambar Entri
Rangga Titi
Ritual Ritual
Kalimantan Timur

Prosesi Rangga Titi dimulai dengan turunnya Sultan didampingi para kerabat menuju Tepi Sungai Mahakam (pelabuhan). Sesampainya di pelabuhan, Sultan duduk di atas Balai yang telah disediakan sebelumnya, Sultan duduk menghadap ke Sungai Mahakam (timur) dan diapit oleh 7 orang Pangkon Laki dan 7 orang Pangkon Bini.   Dewa Belian Bememang dan Kirab Tuhing (kain kuning) dibentangkan memanjang memayungi Sultan yang di tiap sudutnya dipegang oleh 4 orang pembantu sambil membolak-balik dan diputar sebanyak 2 kali. Setelah Dewa Belian selesai bememangg, maka mereka langsung melaksanakan Tepong tawar kepada Sultan.   Kemudian Sultan memasukkan bunga/mayang pinang ke dalam molo/guci yang telah berisi air tuli yang dibawa dari Kutai Lama. Mayang pinang yang telah dicelupkan tadi dikibas-kibaskan ke kanan, ke kiri, ke muka dan ke belakang dengan posisi empat penjuru mata angin. Setelah itu Sultan memasukkan/mencelupkan kedua tangannya kedalam molo/guci Air Tuli dan meme...

avatar
Aldi Riandana
Gambar Entri
Ngulur Naga
Ritual Ritual
Kalimantan Timur

Ritual Mengulur Naga merupakan kilas balik tentang lahirnya Putri Karang Melenu atau Putri Junjung Buyah di Hulu Dusun. Merupakan cikal bakal keturunan Raja – Raja Kutai Kartanegara. Naga melambangkan kemakmuran, kekuatan, kelembutan dan diturunkan (ngulur) ke sungai.    Di Keraton Kutai Kartanegara disemayamkan 2 ekor replika naga, Naga Laki disemayamkan di bagian serambi Keraton, sedangkan Naga Bini disemayamkan di bagian serambi kiri Keraton. Pada masing-masing replika naga di bagian bawah sekitar dada ditaruh/ditempatkan masing-masing Peduduk lengkap dengan isinya. Dihadapan serambi kiri kanan naga terdapat titian yang disebut Rangga Titi tempat naga diturunkan yang dihampari kain kuning untuk menuju ke Sungai, sebelum naga diturunkan dari persemayamannya ada prosesi persembahan oleh Dewa Belian memberi jamuan dan Besawai bahwa naga akan diturunkan.   Setelah ritual Besawai oleh para Belian, 17 orang Belian yang mengenakan Baju Cina mengangka...

avatar
Aldi Riandana
Gambar Entri
Bepelas
Ritual Ritual
Kalimantan Timur

Setelah prosesi Merangin dilaksanakan oleh para Dewa dan belian di Serapo Belian, selanjutnya mereka menuju Keraton / Istana dan mereka mengelilingi area Bepelas sebanyak 7 (tujuh) kali, kemudian duduk bersila berjajar dengan posisi Dewa di sebelah kanan dan Belian di sebelah kiri dengan dipimpin oleh Pawang untuk menghaturkan sembah hormat.   Kemudian para Dewa menampilkan Tari Selendang yang diringi oleh alunan gamelan sambil mengelilingi area Bepelas sebanyak satu kali, dan Pemangkon dalam menyalakan lilin di 4 (empat) sudut. Setelah itu para Dewa kembali menarikan Tari Kipas dengan alunan gamelan sebanyak satu putaran, kemudian mereka menarikan Tari Jung Juluk diiringi dengan alunan gamelan juga, berkeliling satu kali putaran dan penghatur hormat kepada hadirin.   Pawang Dewa melakukan “Memang” di belakang Tiang Ayu diiringi suara seruling, “memang” ini ditujukan untuk mengundang Dewa karang dan Pangeran Sri ganjur guna menjaga P...

avatar
Aldi Riandana
Gambar Entri
Seni Pahat Patung dan Arsitektur Dayak
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Kalimantan Timur

Suku Dayak mengenal seni pahat patung yang berfungsi sebagai ajimat, kelengkapan upacara atau sebagai alat upacara. Patung Ajimat ini terbuat dari berbagai jenis kayu yang dianggap berkhasiat untuk menolak penyakit atau mengembalikan semangat orang yang sakit. Ada juga patung yang berfungsi sebagai kelengkapan upacara. Terdiri dari patung-patung kecil yang biasanya digunakan saat pelaksanaan upacara adat seperti pelas tahun, kwangkai, dan pesta adat lainnya. Patung kecil ini terbuat dari berbagai bahan, seperti kayu, bambu hingga tepung ketan. Selain itu ada juga Patung Alat Upacara. Patung sebagai alat upacara ini berupa patung blontang yang terbuat dari kayu ulin. Tinggi patung antara dua sampai empat meter dan dasarnya ditancapkan ke dalam tanah sedalam satu meter.   Pahatan Suku Dayak memiliki pola-pola atau motif-motif yang unik. Umumnya polanya diambil dari bentuk-bentuk alam seperti tumbuhan, binatang serta bentuk-bentuk yang mereka percaya sebagai roh dari dewa-...

avatar
Aldi Riandana
Gambar Entri
Sistem Ilmu Pengetahun Masyarakat Dayak
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Timur

Ada beberapa aspek ilmu pengetahuan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Dayak dan diwariskan secara turun-temurun yang dapat didukomentasikan, seperti arsitektur rumah lamin, obat tradisional dan kuliner. Hamper seluruh komunitas suku Dayak memiliki rumah adat Lamin sebagai tempat tinggal mereka. Pada masa dahulu, lamin ini diperuntukkan untuk satu kelompok suku Dayak sehingga dibuat berukuran sangat besar tergantung jumlah komunitas didalam suku tersebut.    Tidak heran jika satu lamin ada yang berukuran mulai dari 30 meter sampai 100 meter. Lamin yang mereka bangun memiliki tiang antara 3-4  meter dari permukaan tanah, tingginya lamin ini berfungsi untuk menghindari binatang buas dimaksudkan untuk menghindari serangan dari musuh.   Dalam lamin ini terdapat ruang/kamar yang disusun berderet, setiap kepala keluarga memiliki satu kamar selain dapur pada bagian paling ujung lamin. Lamin ini memiliki tangga naik yang jumlahnya bervaria...

avatar
Aldi Riandana
Gambar Entri
Upacara Belian
Ritual Ritual
Kalimantan Timur

Belian adalah suatu upacara Suku Dayak untuk meminta doa restu kepada Sanghiyang – sanghiyang dan bantuk kegiatannya merupakan suatu tarian disertai bunyi – bunyian seperti kelentangan, gong dan gendang dengan diiringi oleh bebepara orang pengikut.   Belian menurut bentuknya terbagi atas 2 bagian :  Belian membayar niat Belian memelas tahun.   Belian menurut pekerjaannya terbagi atas 2 bagian pula yakni :   1.   Belian besar :  Timbak (brampan) Menyemak (belian naik ayun bagi perempuan Bekelew (laki – laki dan perempuan bergantar berkeliling)   2.   Belian kecil : Bao (untuk berobat) Poje (puluhan) Sentiu (minta kepada dewa – dewa) Kuyang (untuk berobat)   Pekerjaan belian tersebut diats adalah didasarkan atas niat atau kehendak belaka.  Belian membayar niat umpamanya dilakukan kalau hendak mengobati seseo...

avatar
Aldi Riandana