HARI PAHLAWAN
819 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tradisi Dugderan
Ritual Ritual
Jawa Tengah

              Dugderan adalah sebuah upacara yang menandai bahwa bulan puasa telah datang. Dugderan dilaksanakan tepat 1 hari sebelum bulan puasa. Kata Dugder diambil dari perpaduan bunyi dugdug dan bunyi meriam yang mengikuti kemudian diasumsikan dengan derr. Kegiatan ini meliputi pasar rakyat yang dimulai sepekan sebelum dugderan. Karnaval yang diikuti oleh pasukan merah-putih, drumband, pasukan pakaian adat “BHINNEKA TUNGGAL IKA”, meriam, warak ngendok dan berbagai potensi kesenian yang ada di Kota Semarang. Ciri khas acara ini adalah warak ngendok, sejenis binatang rekaan yang bertubuh kambing berkepala naga serta kulit sisik emas. Visualisasi warak ngendok dibuat dari kertas warna – warni. Acara ini dimulai dari jam 08.00 sampai dengan maghrib di hari yang sama juga diselenggarakan festival warak dan Jipin Blantenan.

avatar
Atika Amalina
Gambar Entri
Kenapa Harus Takut Dengar Gending Jawa?
Alat Musik Alat Musik
Jawa Tengah

Gending Musik Jawa atau yang biasa disebut Gamelan Jawa. Musik yang mengedepankan alunan musik lembut. Gamelan sendiri terdiri dari beberapa alat musik yaitu kendang, bonang, bonang penerus, demung, saron, peking, kenong dan kethuk, slenthem, gender, gong, gambang, rebab, siter, suling, kempul. Banyak orang yang kadang mereferensikan gending musik jawa sebagai lantunan yang mengundang arwah-arwah atau aroma mistik lainnya. Padahal tidak semua alunan gending jawa ini mengandung unsur mistik. Sebab dahulu para Sunan (wali songo) banyak yang menggunakan media gamelan sebagai sarana penyebaran agama Islam di tanah Jawa. Gamelan banyak dijumpai di Indonesia, tapi gamelan jawa lah yang lebih kental dengan mitos-mitos spiritual dibandingkan dengan gamelan asal daerah lain. Beberapa mitos tentang Gamelan ialah larangan melangkahi nya. Orang-orang terdahulu mengatakan jika ada yang melangkahi gamelan, maka akan mengancam sang pelaku. Mitos lainnya adalah jika mendengar alunan gamelan pada mala...

avatar
Ridarull
Gambar Entri
ES LEGEN
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Legen adalah nama minuman tradisional yang banyak ditemukan di sekitar wilayah Jawa Tengah. Minuman ini diambil dari bagian pohon siwalan. Kata legen ini berasal dari kata dasar legi (bahasa Jawa) yang artinya manis. Legen kebanyakan dibuat dari bunga pohon siwalan jenis perempuan yang bunganya berbentuk sulur. Sulur bunga ini dipotong sedikit demi sedikit untuk disadap getahnya yang ditampung pada sebuah tabung yang biasanya terbuat dari potongan batang bambu satu ruas. Lama penyadapan ini biasanya semalam, pada sore hari tabung bambu ini (disebut bumbung ) diletakkan sebagai penampung, maka pada pagi harinya sudah memuat penuh satu tabung. Satu manggar bunga biasanya menghasilkan sekitar tiga hingga enam tabung legen. Untuk mengurangi rasa asam, biasanya pada dasar bumbung ditaburi sedikit air kapur. Air legen ini dalam bahasa Indonesia disebut nila. Tapi nila ada juga yang dihasilkan dari manggar bunga kelapa atau dari manggar bunga pohon aren, tapi secara khusus legen h...

avatar
Zulkarnaenlesar
Gambar Entri
adon adon coro
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

  Adon-adon coro merupakan minuman tradisional Khas Jepara yang berupa jamu yang dicampur dengan rempah-rempah sehingga jika meminumnya akan membuat badan kita terasa hangat dan segar, dan sangat cocok dinikmati ketika musim penghujan atau malam hari. Bahan dasar dari adon adon coro adalah  jahe, gula merah, santan, potongan kelapa muda dan racikan jamu yang sangat khas Jepara. Berikut ini resep pembuatanya : Bahan : - Jahe - Gula merah - Santan - Kelapa muda, dipotong-potong, dibakar - 1 sendok Jamu tolak angin (rempah-rempah) - Air secukupnya Cara Membuat : 1. Rebus jahe, gula merah, santan dan potongan kelapa dengan air sampai mendidih. Sisihkan. 2. Masukkan 1 sendok jamu (rempah-rempah) di dalam mangkok, siram dengan rebusan jahe, gula merah, santan dan potongan kelapa. 3. Tuang dalam gelas saji. 4. Sajikan hangat. Sumber Foto : 108jakarta.com  

avatar
Yulius Dwi Kristian
Gambar Entri
Ritual Potong Rambut di Dataran Tinggi Dieng
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Di Dataran Tinggi Dieng (Dieng Plateau) ada tradisi rutin tiap tahunnya yang sangat menarik yaitu upacara ruwatan cukur rambut gimbal pada anak-anak. Acara tahunan yang cukup terkenal di mancanegara ini berisikan sebuah upacara ruwatan sebelum anak-anak yang berambut gimbal itu dicukur. Menurut kepercayaan setempat diadakannya acara ruwatan ini berkaitan dengan legenda Kyai Kolodete yang merupakan cikal bakal pendiri Kabupaten Wonosobo yang konon selalu mengadakan upacara ruwatan terlebih dahulu sebelum mencukur anak-anak yang berambut gimbal karena konon anak-anak yang berambut gimbal dianggap bisa membawa musibah di kemudian hari, tapi bila diruwat anak-anak itu dipercaya dapat mendatangkan rezeki. Disamping itu, bila anak yang dicukur tidak melakukan ruwatan terlebih dahulu maka rambut yang akan tumbuh setelah dicukur akan tetap gimbal dan lagi anak tersebut bisa sakit-sakitan.    Waktu upacara itu sendiri dilakukan berdasarkan weton (hari kelahiran sang anak) s...

avatar
Diyonioctavia
Gambar Entri
Macapat
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Tengah

  Ada beberapa pendapat mengenai pengartian macapat. Pendapat pertama menyebutkan bahwa macapat merupakan maca-pat-lagu . Pendapat kedua mnebutkan bahwa istilah macapat berasal dari kata manca-pat yakni sebuah konsep pemikiran pengklasifikasian dalam budaya Jawa seperti keblat papat lima pancer ‘empat arah mata angin dengan titik tengah sebagai pusat’. Sedangkan pendapat ketiga menyebutkan bahwa macapat merupakan kependekan dari maca-papat-papat ‘membaca empat demi empat (suku kata)’. Berdasarkan adanya unsur notasi, sekar macapat berkaitan dengan gamelan sebagai pegiring gendhing. Dalam kedudukannya sebagai pengiring gendhing, macapat dapat ditembangkan secara tunggal oleh swarawati atau swaraswirawa dan dapat ditembangkan bersama-sama (gerong). Macapat dapat ditemukan di teater tradisional Jawa, kehidupan sehari-hari orang Jawa, dan juga mantra atau kidung tolak bala. Jenis pola persajakan atau metrum macapat dapat dikelompokkan ke d...

avatar
Sulistiani
Gambar Entri
Kebo Bule
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Satu suro adalah awal Tahun kalender jawa ditetapkan oleh Kerajaan Mataram Islam  yang bergelar Sultan Agung Adi Prabu Hanyokrokusumo. Raja Mataram yang ke-3, pada masa itu Mataram mencapai puncak kejayaannya. Daerah kekuasaannya waktu itu mencapai hampir seluruh pulau jawa dan Madura. Sultan Agung banyak meninggalkan warisan budaya, salah satunya ialah sistem penanggalan Jawa Islam. Penanggalan ini merupakan percampuran dari penanggalan saka yang berasal dari Hindu-Buddha India, lalu digunakan oleh masyarakat jawa.   Sultan Agung menginginkan persatuan rakyatnya untuk menggempur Belanda di Batavia, termasuk ingin “menyatukan Pulau Jawa”. Oleh karena itu, Beliau ingin rakyatnya tidak terbelah, apalagi disebabkan oleh keyakinan agama. Sultan Agung Hanyokrokusumo ingin menyatukan kelompok santri dan abangan. Pada setiap hari jumat legi, dilakukan laporan pemerintahan setempat sambil dilakukan pengajian oleh para penghulu kabupaten, sekaligus dilak...

avatar
Andri Lestari
Gambar Entri
Masjid Agung Surakarta
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Masjid Agung Surakarta terletak di Kelurahan Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Kotamadia Surakarta, Provinsi Jawa Tengah. Sebagai masjid Keraton, Masjid Agung Surakarta berada di dekat alun-alun, di tengah-tengah kota. Sebelah utara berbatasan dengan pemukiman penduduk kampung Kauman. Sebelah selatan terdapat Pasar Klewer. Di sebelah timur berbatasan dengan alun-alun utara keraton Kasunanan Surakarta, sedangkan sebelah barat terdapat pemukiman penduduk. Masjid Agung dibangun pada massa Sunan Paku Buwono III tahun 1763M atau 1689 tahun Jawa dan selesai pada tahun 1768. Masjid Agung merupakan kompleks bangunan seluas 19.180 meter persegi yang dipisahkan dari lingkungan sekitar dengan tembok pagar keliling setinggi 3,25 meter. Bangunan Masjid Agung Surakarta secara keseluruhan berupa bangunan tajug yang beratap tumpang tiga dan berpuncak mustaka. Seluruh kompleks tersebut dapat dibagi atas : ·   Serambi Ruangan serambi berupa bangunan terbuka yang mempunyai lima a...

avatar
Anwarefendi
Gambar Entri
Museum Jenderal Soedirman
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Museum Jenderal Soedirman merupakan museum yang akan membawa kita untuk mengenang pahlawan RI asli Banyumas yaitu Jendral Soedirman.

avatar
Wiradhini