Alkisah pada zaman dulu ada seorang anak perempuan yang suka menguncir rambutnya yang panjang bernama Tampe Ruma Sani. Namanya memang agak sulit, tetapi artinya begitu bermakna untuk masa depannya. Tampe Ruma Sani sudah setahun ditinggal mati oleh ibunya. Kini dia hidup bernama ayah dan adik lelakinya. Karena ayahnya bekerja sebagai nelayan dan adiknya masih sangat kecil, maka hampir semua pekerjaan rumah dilakukan oleh Tampe Ruma Sani. Setiap hari ia bertugas memasak, membersihkan rumah serta ikut menjual hasil tangkapan ayahnya. Meskipun demikian, gadis kecil itu tak pernah mengeluh. Suatu hari, Tampe Ruma Sani bertugas menjual ikan hasil tangkapan ayahnya kemarin. Ia menjualnya ke pasar pagi-pagi, dan sebelum sore hari keranjang ikannya sudah kosong. Semua ikannya habis terjual. Tampe Ruma Sani segera pulang. Di tengah perjalanan, ia disapa oleh seorang perempuan. "Anak manis, bagaimana ikan yang engkau jual sudah habis padahal hari belum lagi sore." tanya seorang perem...
Menurut cerita orang tua- tua di Belu, pada jaman dahulu kala, seluruh pulau timor masih di genangi air, kecuali puncak gunung lakaan. Pada suatu hari turunlah seorang putri dewata di puncak gunung lakaan dan tinggallah ia di sana.putri dewata itu bernama laka lorak mesak yang dalam bahasa belu berarti putri tunggal yang tidak berasal usul. Laka lorak mesak adalah seorang putri cantik jelita dan luar biasa kesaktian. Karena kesaktiannya yang luar biasa itu, maka laka lorak mesak dapat melahirkan anak dengan suami yang tidak pernah di kenal orang. Itulah sebabnya laka lorak mesak di sebut pula dengan nama nain bilakan yang artinya berbuat sendiri dan menjelma sendiri. Beberapa tahun kemudian putri laka lorak mesak berturut- turut melahirkan dua orang putra dan dua orang putri. Kedua putra di beri nama masing - masing, atok lakaan dan taek lakaan. Sedangkan kedua putrinya masing- masing di beri nama : elak loa lorak dan balak loa lorak. Setelah keempat putra- putri ini dewasa maka dik...
Dahulu hidup seorang Ibu dengan dua orang anak, anak pertama bernama "Kadapu" sedangkan yang kedua bernama Luwa. Suatu saat Ibu berpesan kepada Kadapu sebelum pergi ke kebun untuk bekerja, katanya : "jika adikmu Luwa ingin makan, bakarlah Luwa (ubi)," Ternyata apa yang menjadi pesan Ibunya pada Kadapu benar, Luwa menangis sambil berkata : "bakar Luwa(ubi), bakar Luwa(ubi)." Kadapu jadi bingung atas tangisan adiknya. Kebingungan bercampur dengan tangisan adiknya, Kadapu berkesimpulan bahwa adiknya Luwa yang dibakar akhirnya Kadapu mengikat adiknya untuk diletakkan di atas kayu, lalu dibakar seperti pesan Ibunya sebelum pergi bekerja dikebun. Setelah pulang dari kebun Ibunya bertanya : " Apakah adikmu sudah diberi Nginji-nginji ngadu ari?" (bakar-bakar tubuh adik) mendengar pengakuan Kadapu Ibunya merasa terpukul dalam duka yang mendalam sambil merangkul Kadapu dan menempatkan sebagai binatang hutan. Dengan mengambil tempurung pembersih kapas Sumba, lalu ditempelkan pada pantatnya bersa...
Dahulu kala di sebuah desa hiduplah seorang gadis yang bernama Rueng,dia seorang anak yatim piatu,orang tuanya telah lama meninggal,untuk memenuhi kebutuhannya setiap hari dia bekerja di kebun peninggalan orang tuanya, makin hari hidupnya tambah sengsara. Pada suatu hari di desa itu ada tamu yang datang yaitu seorang raja yang sangat kejam, tujuan kedatangan dari raja tersebut untuk mencari seorang gadis untuk menjadi istrinya yang cocok menurutnyaa, maka dengan itu tua-tua adat di desa itu menyuruh semua warga desa itu untuk berkumpul supaya sang raja dengan mudah memilih calon istri yang cocok menurutnya, tapi hari itu Rueng tidak sempat hadir ,besok harinya sang gadis tadi yang bernama Rueng itu hadir maka pada gadis inilah sang raja jatuh cinta, sang raja langsung memberitahukan hal ini kepada tua adat agar tua adat yang omong langsung dengan Rueng, besok harinya sang raja melamar Rueng di rumah gendang tapi sayangnya lamaran sang raja tersebut di tolak maka emosilah sang raja dia...
Feo mbura adalah seorang manek di nusa thie kecamatan rote barat daya sekarang. Ini ia memerinta di nusak thie pulau te, kabupaten kupang,sekitar permulaan abad ke-17 pada waktu Feo Mbura suda mengadakan hubungan dagang dan persahabatan dengan oranng-orang Portugal dan belanda. Dalam pergaulanya dengan orang-orang asingitu, feo mbura melihat bahwa orang-orang itu lebih pandai dan majudari pada orang rote pada umumnyamaka timbullah niat di hati feo mburayang masih muda itu untuk pergi merantau mencari ilmu ke matabi sorgawi dalam ejaan bahasa rote.ia lalu mengajak ketiga orang temanya manek atau raja dari nusak lain untuk merantau mencari ilmu ke matabi ketiga orang itu adalah tou denga lilo dari nusak baa,ndara naong dari nusak lelain,dan ndii hua dari nusak lole . meraka lalu membuat sebuah perahu besar untuk di pakai berlayar ke matabi. Perahu itu di beri nama 'sangga ndolu' yang artinya mencari ilmu poengetahuan.Di perkirakan pada tahun 1729 mereka berlayar dari rote menuju matabi....
Pada zaman dahulu ,di Rote khususnya di lakamola,sebuah daerah yang terletak di ujung timur pulau Rote.Orang-orang yang tinggal disana sama sekali belum mengenal yang namanya apui .Semua aktifitas mereka dan segala yang mereka perbuat terlepas dari api.makanan mereka selalu dimakan mentah ,dan pada malam haripun tak ada penerangan yang menggunakan api.Pada suatu hari ada tiga orang pria yang akan pergi berburu babi hutan di atas gunung lakamola.sesampainya mereka disana ,diatas sebuah bukit di gunung lakamola mereka membuat perjanjian ,mereka akan berpencar untuk berburu ,namun ketika telah berhasil mendapatkan buruan haruslah kembali ke bukit ini untuk menunggu teman-teman lain . Setelah pergi berburu,tak lama kemudian ,ada seorang pemburu yang telah berhasil mendapatkan buruan seekor babi hutan,pemburu itupun kembali ke bukit yang tadi untuk menunggu teman-temannya yang lain yang belum mendapatkan hasil buruan.Di tengah penantiannya,karna iseng,pria itu mengambil dua batang kayu ker...
Pada zaman dahulu orang tua di NTT belum tahu menulis dan membaca sehingga di zaman sekarang tidak ada sejarah berupa tulisan karena hanya diceritakandari mulut ke mulut. Penjual yang datang ke pulau timor namanya disebut - sebut sehingga dikenal diseluruh pulau timor, karena harum cendana dipulau timor seribu tahun yang lalu. Pada zaman itu juga sudah ada penguni tetap yang disebut atoin meto (orang asli tanah timor). Tahun 1436 bangsa asing yang membeli kayu cendana mengenal para tua - tua adat di pulau timor tempat kayu cendana hidup. Orang timor mrnjual kayu cendana kepada orang dari jawa, india, cina. Mereka menjualnya tapi tidak menerima uang namun mereka menukarnya dengan kain, uang perak, uang mas, parang, pisau, kaca dan lain - lain sebagainya. Sejarah orang timor yang sebenarnya, kita tidak ketahui, tetapi diceritakan dari mulut ke mulut bahwa orang timor berasal dari papua dan Malaysia. Mereka hidup berpindah- pindah tempat karena factor makanan . jadi jika makanan ditempat...
Ciri-ciri sanggul : Rambut tidak disasak Rambut diikat pada puncak kepala/crown Cemara pendek ± 60 cm Ornament sanggul : Heging, gading atau tanduk Soking, terbuat dari emas, perak atau imitasi CARA MEMBENTUK SANGGUL Rambut bagian depan dan belakang disisir arah ke kanan Rambut disatukan pada bagian atas kepala, agak kenkanan. Pasang cemara Rambut dilingkarkan dari kanan ke depan dan ke kiri. Bagian depan kira-kira 3 jari dari hair line depan Bentuk lingkaran sanggul meliputi “ top dan crown Ujung rambut diselipkan dari depan ke belakang melewati lingkaran sanggul bawah MEMASANG ORNAMENT SANGGUL Heging, hiasan berbentuk antik (tongkat kecil) yang meruncing pada kedua ujungnya, terbuat dari gading atau tanduk Soking, seperti heging terbuat dari emas,perak atau imitasi yang ada hiasan pada salah satu ujungnya. Heging dan Soking dipasang...
Diberi nama oepura karena dulu pertama kali hidup keluarga Fetor Foenai , sehingga diberi nama oepura dan adanya mata air yang besar dan jernih yang juga di beri nama oepura.oe(air) pura (pura-pura ). Setelah itu Oepura menjadi suatu tempat atau dusun karena hanya ada beberapa rumah saja. Setelah itu datang lagi orang-orang dan menempati dusun tersebut dikembangkan lagi menjadi suatu kelurahan. Sumber: https://nusantaralogin.blogspot.co.id/2013/07/kumpulan-cerita-daerah-nusa-tenggara.html?m=1