Alkisah, di Negeri Jambi, ada seorang raja yang terkenal sakti mandraguna. Ia adalah Raja Jambi Pertama yang berasal dari Negeri Keling. Selain sakti mandraguna, ia juga terkenal arifdan bijaksana. Ia senantiasa memikirkan nasib dan mengutamakan kepentingan rakyatnya. Itulah sebabnya, ia sangat disegani oleh seluruh rakyatnya. Pada suatu ketika, suasana tenang tersebut tiba-tiba terusik oleh kedatangan Hantu Pirau. Ia selalu datang menakut-nakuti anak-anak kecil yang sedang bermain dan mengganggu bayi-bayi yang sedang tidur. Jika melihat bayi ataupun anak-anak kecil, Hantu Pirau suka tertawa terkekeh-kekeh kegirangan, sehingga anak-anak menjadi ketakutan dan bayi-bayi pun menangis. Namun, jika para orangtua menjaga anak-anak mereka, hantu itu tidak berani datang mengganggu. Oleh karenanya, para orangtua setiap saat harus selalu menjaga anak-anak mereka baik ketika sedang bermain maupun tidur di buaian. Keadaan tersebut membuat w...
Karangnunggal adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Dahulu kala, ketika Tasik masih merupakan “dayeuh” (kota) Sukapura, ada seorang bernama Ki Rangga Gading. Ia sangat sakti. Tapi ke saktiannya disalahgunakan untuk merampok dan mencuri. Ki Rangga Gading tidak pernah tertangkap, karena ia bisa mengubah badannya menjadi binatang, pohon, batu, atau air. Suatu ketika, Ki Rangga Gading mencuri kerbau lima ekor. Pencurian itu sengaja dilakukan di siang hari untuk pamer kesaktian. Warga sekampung pun beramai-ramai memburunya. Karena ketinggian ilmu Ki Rangga Gading, ia mengubah kaki-kaki kerbau menjadi terbalik, sehing ga jejak telapak kaki kerbau berlawanan arah. Warga yang mengikuti jejak itu tertipu. Mereka semakin menjauh dari kerbau-kerbau itu. Warga memutuskan mengejar ke pasar. Sebab Ki Rangga Gading pasti akan menjual kerbau itu ke pasar. Tetapi dasar Ki Rangga Gading, ia men...
Putri Kandita adalah putri Prabu Siliwangi dari Kerajaan Pakuan Pajajaran, Bogor, Jawa Barat. Selain parasnya yang cantik, ia juga memiliki sifat arif dan bijaksana. Itulah sebabnya, ia sangat disayang oleh ayahnya dan dicalonkan sebagai penerus tahta kerajaan. Rupanya, perlakuan Prabu Siliwangi terhadap Putri Kandita tersebut menimbulkan kecemburuan dari para selir dan putra-putri sang Prabu yang lain. Mereka kemudian bersekongkol untuk menyingkirkan Putri Kandita dan ibunya dari istana Pakuan Pajajaran. Siliwangi yang bertahta di Kerajaan Pakuan Pajajaran. Ia adalah raja yang arif dan bijaksana. Sang Prabu juga mempunyai seorang permaisuri yang cantik jelita dan beberapa selir yang cantik-cantik. Dari hasil perkawinannya dengan sang permaisuri lahir seorang putri yang bernama Putri Kandita . Putri Kandita memiliki paras yang cantik melebihi kecantikan ibunya. Ia merupakan putri kesayangan Prabu Siliwangi. Ketika ia mul...
Dayeuh Manggung adalah sebuah desa yang terletak di wilayah Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Konon, pada masa Kerajaan Dayeuh Luhur, desa ini masih merupakan kawasan hutan lebat yang kemudian oleh Prabu Liman Sanjaya dijadikan sebagai babakan pidayeuheun atau kota. Dahulu, di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, tersebutlah seorang raja bernama Prabu Layaran Wangi atau biasa dikenal dengan nama Prabu Siliwangi yang bertahta di Kerajaan Pakuan Raharja. Prabu Siliwangi mempunyai seorang pembantu bernama Aki Panyumpit . Dipanggil demikian karena lelaki paruh baya itu bertugas sebagai pemburu binatang dengan menggunakan alat sumpit dan panah. Hari itu, Ki Panyumpit terlihat sedang bersiap-siap hendak pergi berburu ke hutan. Semua peralatan yang diperlukan telah diperiksa dengan seksama. Namun, sebelum berangkat, lelaki setengah baya itu terlihat kebingungan untuk menentukan tujuan perburuannya ka...
Bubuy Sampeu Bubuy Sampeu adalah makanan tradisional yang terbuat dari singkong. Cara pembuatannya adalah singkong dikupas, kemudian dimasukkan ke dalam debu panas. Debu panas tersebut merupakan sisa dari bara api hasil pembakaran kayu bakar yang dibakar pada kompor tradisional yang disebut "Hawu". Tunggu setengah jam sampai matang, baru bisa dimakan. Pada masa dahulu di kampung, tidak ada kompor, yang ada adalah "Hawu". "Hawu" menggunakan kayu bakar, dan setelah kayunya menjadi debu panas, singkong dimasukkan ke bawah debu panas tersebut. Bubuy Sampeu paling enak dimakan dengan gula merah/gula aren yang diiris halus dan saat masih panas. Bisa dimakan sebagai sarapan pagi atau sebagai kudapan saat minum teh di sore hari. Inilah suasana kampung pada masa lalu, sebab sekarang di kampung pun "Hawu" sudah langka. #OSKMITB2018
Patung Lele dan Kecapi, atau yang biasa disebut sebagai Tugu Lele, dicanangkan pada tahun 1995 saat Bupati Mochammad Djamhari, satu tahun sebelum Kabupaten Bekasi diresmikan menjadi Kota Bekasi. Tugu tersebut didirikan di Jalan Insinyur H. Juanda Blok A No.1, Marga Jaya, Bekasi Sel., Kota Bks, Jawa Barat; Atau sebutan tempat yang lebih populernya Simpang Bulan-Bulan. Patung Lele ini disematkan buah kecapi pada tengah tugu tersebut sehingga secara resmi, penamaan kurang populer, disebut sebagai Patung Lele dan Kecapi. Akan tetapi, Tugu Lele hanya berdiri selama 7 tahun. Pada tahun 2002, Tugu Bekasi dibakar habis oleh sejumlah orang. Mengapa Tugu Lele Bekasi Dibakar Oleh Massa Organisasi Badan Kekeluargaan Masyarakat Bekasi (BKMB), dan beberapa orang Bekasi merasa bahwa patung tersebut tidak mencerminkan masyarakat Bekasi. Lele dipercaya sebagai hewan yang tamak. Ikan lele adalah pemakan segala yang rakus, bahkan memakan kotoran hewan lain, sehingga tak layak menjad...
Paturay Tineung merupakan upacara adat yang dilakukan dalam acara perpisahan. Kebudayaan ini berasal dari Jawa Barat. Maka dari itu, upacara ini sangat kental dengan Budaya Sunda. Paturay Tineung biasa dilakukan ketika melepas siswa yang akan melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi, seperti kelas 6, kelas 9, serta kelas 12. Acara adat tersebut dibuka dengan musik gamelan sunda. lalu setelah itu terdapat tarian payung serta umbul-umbul. Dan yang menjadi sorotan di acara tersebut atau menjadi acara puncak adalah ketika longser menjeput perwakilan murid untuk mengucapkan selamat tinggal. Prosesi tersebut dilakukan sambil menyanyika Rajah-Rajah Khas kebudayaan Sunda. Paturay Tineung adalah acara yang kental dengan budaya. Salah satu bentuk kekayaan indonesia yang patut dilestarikan. OSKMITB2018
Ini adalah lirik lagu pop sunda yang berjudul "Budak Jalanan" karya Kustian BUDAK JALANAN Panyanyi : Kustian Ceuk batur mah Kuring teh budak jalanan Gawe ukur ngamen Dina kandaraan Sabenerna hate ngarasa nalangsa Puguh hirup ragap taya Kolot teu apal dirupa Jeung deui duka di mana Mun panas…. Kapanasan… Mun hujan… Kahujanan… Mun reup peuting ngadon sare di emperan Da puguh hirup di jalan Hanteu boga petempatan Pikeun pangbalikan Timana…timana.. atuh timana Diri kuring timana atuh asalna Kumaha…kumaha.. atuh kumaha Diri kuring na kumaha mimitina Ya Allah paparin abdi pituduh Na dimana kolot abdi teh ayeuna.. Lagu ini menceritakan tentang kisah hidup anak-anak jalanan yang tidak tahu dimana keberadaan orantuanya. Mereka setiap hari harus mencari uang dan tidur di tempat yang berbeda...
Tugu Kujang merupakan monumen khas dari Kota Bogor. Tradisi Ngumbah Kujang merupakan salah satu bentuk dari pelesatrian dan wujud mempertahankan tradisi sunda. Tradisi Ngumbah Kujang dimulai sejak Tugu Kujang dibangun dan diresmikan. Walaupun sempat terhenti, tetapi pada tahun ini masyarakat Kota Bogor kembali berantusias dalam tradisi ini. Tradisi Ngumbah Kujang dilaksanakan pada siang hari dengan menggunakan tiga sumber mata air yang berada di sekita Tugu Kujang. Beberapa orang menggunakan alat panjat tebing dan membawa suatu bambu berisi air untuk mencuci bagian dari Tugu Kujang. Selain mencuci Tugu Kujang, tradisi ini juga sekaligus memeriksa kondisi keretakan dan sebagainya dari Tugu Kujang tersebut agar Tugu Kujang tetap berdiri kokoh di tengah Kota Bogor. #OSKMITB2018