Nasi Guri adalah nasi yang dimasak dengan santan dengan tambahan bumbu dari rempah-rempah sehingga gurih dan beraroma yang berasal dari Aceh , Indonesia . Yang paling khas Aceh adalah Nasi Gurih Khas Aceh alias nasi gurih. Tentu saja, seperti dapat di duga, Nasi Gurih Khas Aceh ini mirip dengan nasi gurih di Jawa, Nasi Uduk Jakarta , atau juga Nasi Lemak Malaysia . Bedanya, Nasi Gurih Khas Aceh sungguh lebih gurih. Nasi Gurih Khas Aceh yang di masak dengan santan ini di taburi bawang goreng, serundeng kerupuk atau emping, irisan mentimun, kering tempe, dan kacang goreng. Lauknya kalio daging sapi juga ada paru dan limpa, kalio ayam, Ikan rambeu goreng, dendeng dan lain-lain.. Nasi Gurih Khas Aceh dapat di jumpai di banyak keude bu (kedai nasi) sederhana, khususnya di pagi hari di sekitar Masjid Baiturrahman. Kebanyakan Nasi Gurih Khas Aceh juga menjual Nasi...
https://id.wikipedia.org/wiki/Tari_Rabbani_Wahed Tari Rabbani Wahed adalah sebuah seni tari sufi yang berasal dari Samalanga , Bireuen , Aceh , Indonesia . Tarian yang mengajarkan tentang tauhid, agama, serta kekompakan melalui gerakan energik ini diciptakan oleh T. Muhammad Daud Gade . Tarian Sufi yang dimulai dengan mengikuti syair dari tarian Meugrob dan memiliki lebih dari 30 gerakan yang diawali dengan melakukan Rateb du'ek ("duduk") dan Ratep deng ("berdiri") ini merupakan pengembangan dari tarian Meugrob yang sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu di Aceh. [1] Daftar isi 1 Sejarah 2 Gerakan 3 Penampilan 4 Pelestarian 5 Rujukan 6 Pranala luar Sejarah [ sunting | sunting sumber ] Asal-muasal tari Rabbani Wahed yaitu berasal dari tarian M...
https://id.wikipedia.org/wiki/Tari_Rapa%27i_Geleng Tari Rapa'i Geleng Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Jump to navigation Jump to search Tari Rapa'i Geleng yang ditampilkan oleh Keluarga Mahasiswa Aceh (KMA) di Mesir Rapa'i Geleng adalah sebuah tarian etnis Aceh yang berasal dari wilayah Aceh Bagian Selatan tepatnya Manggeng , yang sekarang masuk kawasan Kabupaten Aceh Barat Daya . Rapa'i Geleng dikembangkan oleh seorang anonim di Aceh Selatan . Permainan Rapa'i Geleng juga disertakan gerakan tarian yang melambangkan sikap keseragaman dalam hal kerjasama, kebersamaan, dan penuh kekompakan dalam lingkungan masyarakat. Tarian ini mengekspresikan dinamisasi masyarakat dalam syair yang dinyanyikan, kostum dan gerak dasar dari unsur Tari Meuseukat ....
http://khasbudayaaceh.blogspot.com/ Bahan-bahan : 1 Bambu Tepung Ketan 4 Kg Gula Pasir 8 buah Kelapa ambil Santan Kentalnya Vanili secukupnya Cara Buat : Campurkan tepung ketan, vanili secukupnya, gula pasir dan santan kemudian aduk sampai rata. Masak lebih kurang 6 jam sampai bewarna coklat dan mengental, Jika sudah tidak lengket lagi diwajan tandanya sudah masak. Hias sesuai selera dan siap dihidangkan. Sumber : Fauziah, Peuntet, Aceh Utara. (yrestiviani)
http://khasbudayaaceh.blogspot.com/search?updated-max=2012-07-05T02:56:00-07:00&max-results=7 Bahan-bahan : ½ Kilo Tepung terigu 2 kilo Gula Pasir Santan encer dari 4 buah kelapa Vanili 1 buah Cara Buat : Campurkan tepung , gula , santan dan vanili, aduk rata. Masak adonan yang telah dicampur sambil diaduk terus menerus hingga kental dan membentuk bulatan. Jika adonan sudah kalis dan tidak lengket diwajan berarti sudah masak dan siap untuk disajikan. Proses memasak dilakukan selama kurang lebih 6 jam Hias sesuai kreativitas. Sumber : Fauziah , Peuntet, Aceh Utara
http://khasbudayaaceh.blogspot.com/search?updated-max=2012-07-05T02:56:00-07:00&max-results=7 Memang tidak salah jika hidangan ini cukup sering menjadi kawannya nasi, selain karena cara buatnya yang mudah, rasanya pun ternyata cukup juara. Dan yang tidak kalah penting dominasi Rasa yang segar dan pedas dari masakan ini memang telah terbukti mampu membangkitkan selera makan. Bahan § 500 gram ikan bandeng segar ( bisa diganti ikan tongkol, tuna, teri atau ikan lainnya) § 1 butir jeruk nipis, ambil airnya § 6 buah belimbing sayur, belah-belah memanjang § 5 buah cabai hijau besar, potong-potong membujur § Garam secukupnya § 500 ml air Haluskan § 4 butir bawang merah § 1 siung bawang putih § &...
Syarwani duduk di sebatang kayu yang tumbang. Mulut pria berpeci putih itu terus komat kamit merapalkan doa. Beberapa pria lain duduk berjongkok di hadapannya. Mereka melingkari api yang sedang melahap ranting-ranting kayu. Setelah api menyala, mereka kemudian menaburkan kemenyan di antara susunan ranting kayu. Secara bersamaan, sang pawang harimau berasal dari Meulaboh, Aceh Barat itu terus melanjutkan rapalan doanya. "Setelah bakar kemenyan, kemudian dirapalkan doa-doa," kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Sapto Aji Prabowo kepada Rappler, Senin 31 Juli 2017. Ia menjelaskan ritual pengusiran harimau yang dilakukan pihaknya di Desa Suka Makmur, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, Aceh, pada Sabtu, 29 Juli 2017. Pengusiran itu melibatkan tim BKSDA Aceh dan Flora Fauna International (FFI), serta pawang harimau Syarwani. Tim bergerak ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat tentang keberadaan harimau di sekitar permukiman pada Kamis, 2...
Nagasari juga merupakan nama lain bagi dewaru, sejenis pohon. Nagasari adalah sejenis kue yang terbuat dari tepung beras, tepung sagu, santan, dan gula yang diisi pisang. Kue ini biasanya dibalut dengan daun pisang lalu dikukus. Selain bahan yang tersebut di atas, nagasari juga sering dikukus dengan balutan daun pandan sehingga menimbulkan aroma yang khas Jepara. Walau orisinal kue ini terdapat pisang di tengahnya.. Rasanya lembut, lumer di mulut dan wangi daun pisangnya sangat kentara. Tak hanya itu, nagasari pun dihidang dalam keadaan dingin. Harganya? Hanya seribu dua ratus rupiah perpotong. kue nagasari yang diproduksi di Bireuen juga menjadi oleh-oleh khas dari kabupaten ini. Karena itu, tak heran bila di setiap tempat penjualan pasti juga dijual nagasari. Kue nagasari Bireuen sudah terkenal sejak belasan tahun lalu. Kue itu dibuat oleh salah satu keluarga, dan kemudian usaha tersebut diteruskan secara turun temurun. Sekarang, sudah banyak tempat...
Dua wanita berseteru. Istri muda tiba-tiba datang ke rumah istri pertama melabraknya. Adu mulut pun tak dapat dihindari. Keduanya saling mendorong hingga terjatuh. Istri muda bahkan sempat menampar dan merobek baju istri tua. Keributan itu pun terdengar oleh tetangga. Dua pemuda datang meleraikan pertengkaran itu. Istri tua menangis tersedu-sedu, berniat melaporkan kasus ini kepada Kepolisian. Ia ingin menuntut istri muda itu secara pidana, karena telah membuat keonaran dalam rumah tangga. Dua pemuda itu lalu menasehati. Persoalan ini jangan dulu dilaporkan langsung ke pihak Kepolisian. Akan tetapi berkoordinasi terlebih dahulu dengan Babinkamtibmas yang ada di gampong ini. Setelah Babinkamtibmas tiba, disarankan agar diselesaikan terlebih dahulu di tingkat kampung bersama masyarakat adat. Istri tua dari Hafiz pun datang ke kantor kepala desa untuk melaporkan peristiwa itu. Setelah mendapat laporan, pihak perangkat desa lalu membuatlah peradilan adat di gampong dengan me...