8.382 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Pangeran kejaksan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Dibalik kemegahan situs pemakaman Plangon peninggalan abad ke 15, tersimpan kisah haru yang mendalam, sebab di situs itulah Jasad seorang jaksa jujur lagi baik budinya yang ditakdirkan wafat terbunuh dalam melaksanakan tugas yang bernama Pangeran Kejaksan. Pangeran Kejaksan merupakan anak ke sembilan dari Pangeran Cakrabuana. Selama hidupnya Pangeran Kejaksan dikisahkan sebagai seorang yang bertanggung jawab dalam bidang hukum di Kesultanan Cirebon. Di tangan beliaulah hukum diputuskan. Beliau juga dikenal sebagai seorang yang cekatan dalam menindak lanjuti laporan soal pelanggaran hukum, khusunya laporan menganai adanya perbuatan kriminal dan hal-hal lain yang berkaitan dengan hukum dan ketertiban kerajaan. Pada abad XIV Pangeran Kejaksan dan kakaknya, Pangeran Panjunan, datang ke Giri Toba beserta pasukannya yang berjumalah sekitar enam puluh orang . Sebelum memasuki Giri Toba, Pangeran Panjunan dan Pangeran Kejaksan terlebih dahulu memantau daerah disekitarnya dan memerintahkan...

avatar
Aprimuharom
Gambar Entri
Ketan Bakar
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Ketan bakar adalah makanan yang terbuat dari ketan yang dibentuk seukuran kotak rokok. Lalu ketan dibakar diatas arang sampai bagian luarnya sedikit gosong. Ketan bakar memiliki cita rasa yang unik, karena bagian luarnya yang gosong teksturnya renyah dan agak keras, sedangkan bagian dalam ketannya lembut dn agak lembek. Ketan bakar biasanya disajikan dengan 2 macam sambal yaitu sambal kacang dan sambal oncom, dan juga kelapa gongseng. Ketan bakar banyak dijual di pinggir jalan di Lembang, terutama di daerah dekat pasar Lembang. Ketan bakar biasanya dijual saat sore-malam hari sampai subuh. OSKMITB2018

avatar
OSKM18_19718031_Josevan Clarensius Sulistio
Gambar Entri
Rumah-rumahan
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Apa yang kita bayangkan jika menemukan kata 'mobil-mobilan' pasti yang kita bayangkan adalah mobil tetapi hanyalah replika nya. Ya, begitu pula lah dengan rumah-rumahan. Ini adalah permainan yang tidak terpatut siapa yang memainkannya, laki-laki maupun perempuan, muda ataupun tua. Tetapi biasanya dimainkan anak perempuan. Permainan ini hampir tersebar di seluruh Indonesia. Permainan ini memakai 2 penyangga dan biasanya memakai 2 kursi yang saling berhadap-hadapan. Lalu setelah itu ditutupi atas(atap) rumahnya memakai sprei. Dan selimut sebagai alas(lantai) rumahnya. Lalu, mulailah berimajinasi seperti layaknya rumah. Mulai dari masak hingga tidur. Walaupun hanyalah bohongan tetapi mereka sangatlah menikmati nya.

avatar
OSKM18_16518360_Ilham
Gambar Entri
Kain Sutra Garut
Motif Kain Motif Kain
Jawa Barat

Indonesia kaya dengan beragam jenis kain tenun sutra. Tenun sutra adalah kain yang bahannya berasal dari serat protein ulat sutra. Kain tenun sutra disukai karena halus, kuat serta nyaman dipakai.  Salah satu yang paling populer saat ini adalah tenun sutra Garut.  Kain ini berasal dari Garut, Jawa Barat. Hal yang membedakan dengan tenun sutra dari daerah lain adalah motif-motifnya yang beragam mulai dari motif-motif bunga  seperti motif bunga puspa, bunga gambur hingga motif-motif geometris disertai ciri warna-warna cerah dan berani. Kain-kain tersebut ini dibuat menggunakan alat tenun bukan mesin dan dapat memakan waktu yang lama pengerjaannya ,yaitu sekitar 2-3 bulan. Tenun Garut biasa digunakan oleh pria dan wanita untuk busana pesta.   Sejarah Kain tenun sutra Garut ini dibawa oleh mantan tentara Jepang yang bernama bernama Naito yang belakangan masuk Islam dan berganti nama jadi Muhammad Kurdi, Ketika Jepang kalah perang dari Sekutu pada 1945, d...

avatar
OSKM18_16618266_Alifya Zola
Gambar Entri
Ucang-ucang Angge
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Ucang-ucang Angge adalah permainan khas sunda yang dilakukan oleh orang tua untuk mengasuh anak yang berusia balita saja. Basanya dilakukan oleh ayah, kakek, atau kakak. Permainan ini dilakukan dengan cara sang anak duduk di punggung kaki orang tuanya lalu tangan anak tersebut memeluk betis/paha orang tua. Kemudian, orang tua tersebut menggoyangkan kakinya ke depan dan belakang sambil bernyanyi:   "Ucang-ucang angge Mulung muncang ka parangge Digogogku anjing gede Anjing gede nu ki lebe Ari gog, gog cungungung, ari gog, gog cungungung."   Permainan ini dimainkan sekedar untuk menghibur anaknya jika menangis atau sekedar membuatnya senang saja.     #OSKMITB2018 

avatar
OSKM18_16918071_Maulida Zahwa Efendi
Gambar Entri
Cara Memainkan Angklung
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Angklung  adalah alat musik  multitonal atau bernada ganda yang secara tradisional berkembang dalam masyarakat  di  Pulau Jawa bagian barat. Alat musik ini dibuat dari bambu ,  dalam susunan nada 2, 3, sampai 4 nada dalam setiap ukuran, baik besar maupun kecil.  Cara memainkan angklung dengan memegang rangkanya pada salah satu tangan (biasanya tangan kiri) sehingga angklung tergantung bebas, sementara tangan lainnya (biasanya tangan kanan) menggoyangnya hingga berbunyi  (bunyi disebabkan oleh benturan badan pipa bambu) sehingga menghasilkan bunyi yang bergetar. Akan tetapi untuk membuat suatu melodi yang baik cara dibunyikannya di bagi menjadi beberapa teknik dasar, yaitu: Kurulung  (getar), merupakan teknik paling umum dipakai, di mana tangan kanan memegang tabung dasar dan menggetarkan ke kiri-kanan berkali-kali selama nada ingin dimainkan. Centok  (sentak), adalah teknik di mana tabung dasar ditarik dengan cepa...

avatar
OSKM2018_16018344_Herdy Hadrian
Gambar Entri
Permainan Bekles
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

permainan bekles atau sering juga disebut beklen acap kali dimainkan oleh anak anak perempuan. permainan ini berasal dari belanda namun di adopsi menjadi permainan tradisional. Permainan bekles terbilang cukup mudah untuk dimainkan, alat yang dibutuhkan untuk memainkan permainan ini hanyalah cangkang kerang  hingga yang dikenal dengan sebutan kewuk dan bola karet yang bisa memantul. biji kewuk memiliki besar bervariatif antara 2-5 cm. biji kewuk banyak dijual di pasar pasar tradisional dengan harga cukup terjangkau (kurang dari Rp.10.000 satu kantungnya) aturan permainan ini di antaranya : 1. terdiri dari empat babak atau tahap 2. tahap pertama ; dengan satu tangan, mengambil kewuk sambil memantulkan bola, berurut dari satu satu, dua-dua hingga seluruh kewuk dalam sekali ambil sebelum bola itu memantul untuk kedua kalinya. 3. tahap kedua  disebut "kar" berasal dari bahasa sunda "nangkarak" yang artinya terlentang ; sama seperti tahap pertama, namun sebelum...

avatar
OSKM18_19818141_Aulia Azmi Nur Rahmani
Gambar Entri
zaman era milenial
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Di era atau dizaman milenial ini memang kehidupan sudah berubah menjadi lebih canggih melalui teknologi yang semakin berkembang. memang itu merupakan hal yang bagus untuk generasi masa kini tetapi hal itu juga menjadi suatu hal yang dapat berubah menjadi hal yang negatif untuk generasi sekarang ini. salah satunya yaitu dengan gadget, dengan gadget ini generasi milenial bisa melupakan permainan tradisional yang sebenarnya lebih seru dari gadget, saah satunya yaitu congklak. Permainan congklak atau dakon ternyata berasal dari suku Sunda ya? Permainan ini sederhana dan bahan-bahannya pun mudah didapat, cara bermain congklak pun bisa dengan mudah kita pelajari. Pemain hanya menyediakan congklak dan 98 butir biji-bijian. Setelah itu? Pemain sudah bisa menikmati permainan yang satu ini! selain seru, permainan congklak sangat bagus untuk mengasah logika anak-anak, patut untuk di coba. untuk generasi milenial ini semoga kita masih bisa nyadar betapa pentingnya melestarikan permainan tradision...

avatar
Oskm18_19718074_mfadhlanardiwinata
Gambar Entri
Pura Giri Kusuma
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Pura Giri Kusuma merupakan salah satu dari beberapa pura yang ada di Bogor. Pura ini terletak di Komplek Perumahan IPB Baranangsiang IV Tanah Baru, Bogor, Jawa Barat. Pura ini mulai dibangun pada tahun 1992, dan diresmikan pada tahun 1998. Pura ini memiliki area yang cukup luas dan asri. Pura ini adalah pura umum yang digunakan untuk sembahyang/ berdoa oleh umat beragama Hindu. Biasanya umat Hindu datang dan melakukan persembahyangan bersama di pura ini pada saat upacara keagamaan, seperti Purnama, Tilem, Odalan, Galungan, dan lainnya. Di samping pura ini juga terdapat tempat bel...

avatar
Oskm18_16518338_made