8.382 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Arsitektur Sunda
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Indonesia dikenal sebagai negara dengan suku bangsa terbanyak di dunia, menurut sensus BPS tahun 2010 total ada 1.340 suku di Indonesia. Dari banyaknya dan beragamnya suku bangsa di Indonesia, tentu saja masing-masing dari mereka memiliki simbol atau ciri khas yang sangat melekat. Salah satu bentuk simbol atau lambang dari suatu budaya seringkali dituangkan dalam bentuk gaya arsitektur bangunan. Dalam artikel ini akan dibahas tentang Gaya Arsitektur Sunda yang memiliki ciri khas dan filosofi yang sangat 'Go Green'. Sejak zaman dulu, Orang Sunda dikenal sebagai suku yang berorientasi terhadap alam, segala sesuatu yang diambil, diolah, digunakan semuanya dari alam, dan harus dikembalikan ke alam. Filosofi ini tercermin dari Bentuk/Gaya Arsitektur Sunda yang seluruh bagian bangunannya berasal dari alam. Rumah Adat Sunda umumnya berbentuk rumah panggung dengan umpak(alas) batu, tiang-tiang kayu, dinding bilik bambu, lantai papan, dan atap yang terbagi dua yaitu : suhunan pa...

avatar
Oskm18_fmipa_rafly Indrakusumah
Gambar Entri
Stasiun Depok Lama, dari Belanda untuk Depok
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Menurut beberapa artefak-artefak yang ditemukan, Kota Depok telah dihuni sejak masa prasejarah. Namun, hingga abad 19 Depok masih menjadi Kota Depok masih menjadi kota yang terisolasi. Kota Depok mulai berkembang saat pemerintah Belanda memutuskan untuk membangun jalur kereta api yang menghubungkan Buitenzorg (Bogor) dengan Batavia (Jakarta) untuk memudahkan pengangkutan barang hasil bumi.  Hal ini membuat pejabat di Kota Depok pada saat itu mengadakan kesepakatan dengan pihak Belanda agar setiap kereta yang lewat diharuskan untuk berhenti terlebih dahulu di stasiun kecil di daerah Depok. Dari sinilah mobilitas masyarakat Depok dapat semakin meningkat karena adanya transportasi yang menunjang ke arah pusat atau Batavia. Kereta api yang awalnya digunakan untuk kepentingan Belanda pun dapat membantu ekonomi masyarakat Kota Depok saat itu.   Stasiun ini beralamat di  Jl. Stasiun, Depok, Pancoran MAS, Jawa Barat 16431.  Sebagai salah satu stasiun kereta tertu...

avatar
Oskm_16318017_aisyah
Gambar Entri
Serabi Oncom
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Serabi, yang biasa disebut juga surabi atau srabi, adalah kudapan khas Indonesia yang terbuat dari bahan dasar berupa adonan tepung beras, santan, dan ragi. Serabi biasanya berbentuk bundar, memiliki pori-pori di permukaan atasnya, dan dimakan dengan kuah gula jawa dan santan. Hingga saat ini, serabi di Indonesia bermacam-macam jenisnya. Salah satu jenis serabi yang populer saat ini adalah serabi oncom. Serabi oncom, sesuai namanya, merupakan jenis serabi yang di bagian atasnya ditaburi oncom. Oncom merupakan makanan khas Jawa Barat yang terbuat dari hasil fermentasi kacang-kacangan dengan kapang.  Serabi oncom sudah populer sejak tahun 1900-an. Serabi oncom lebih populer di kalangan remaja dan dewasa, berbeda dengan serabi manis yang lebih disukai anak-anak. Dahulu, serabi oncom biasa dibuat menggunakan tungku dari tanah liat di atas arang. Cara pembuatan tersebut menyebabkan bagian bawah serabi terasa lebih renyah dan wangi, sementara bagian atas dan dalamnya terasa l...

avatar
OSKM_16518075_Difa Difa Habiba Rahman
Gambar Entri
Cara Membuat Peuyeum Gaplek Jatiroke
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Desa Jatiroke berada di Kecamatan Jatinnangor, kabupaten Sumedang. para warga di desa ini kebanyakan berprofesi sebagai petani, dan salah satu hasil tani yang cukup terkenal adalah singkong dan tembakau(bako).   disini saya akan menjelaskan cara membuat salah satu hasil olahan singkong yaitu PEUYEM GAPLEK. yang pertama, bersihkan singkong dan kerik bagian luar singkong agar kesat kemudian, jemur singkong hingga mengering kira-kira 1-3 hari. singkong yang sudah kering dinamakan gaplek lalu, basahi gaplek tersebut dengan cara direndam air setelah itu, rebus gaplek tersebut hingga lembek selagi hangat, taburkan ragi dan simpan gaplek yang sudah diberi ragi di tempat yang tertutup dan tidak terkontiminasi selama kurang lebih3 hari (jangan dibuka, agar hasil akhir -peuyeum gaplek- rasanya enak dan tidak pahit atau kecut)   #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_NIM_Nanty Nanty Permata
Gambar Entri
Pertunjukan Tarawangsa
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Cara Memainkan dan Pola Pertunjukan             Pelaksanaan seni Tarawangsa biasa dilakukan jam 10 malam hingga jam 4 pagi.             Para pelaku seni Tarawangsa terdiri dari: Saehu, Penari yang berjumlah antara 5, 7 dan atau 9 orang penari yangterdiri dari wanita yang rata-rata berlanjut usia. Nayaga, Saksi, Kuncen.              Bentuk dan pola pertunjukan dibagi menjadi beberapa fase, yaitu terdiri dari:  Tatalu, Ngukus, Ijab Kabul, Ngalungsurkeun, Nema, Nyumpingkeun, Nginebkeun. Alat dan Sarana Pertunjukan Waditra             Alat musik seni tarawangsa terdiri dari 2 (dua) buah waditra yaitu waditra sejenis kecapi yang disebut jentreng dan sejenis...

avatar
OSKM_16718432_Muhamad Fauzan
Gambar Entri
Rumingkang, Tandang, Pakarangan
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Rumingkang, tandang, pakarangan merupakan salah satu seni daerah sunda khususnya berada di Garut. Rumingkang, tandang, pakarangan ini menceritakan kehidupan dari RAA. Adhiwijaya yang telah memenangkan dan menguasai sebuah wilayah yaitu wilayah yang bernama Garut. Penampilan dari kesenian ini bukan dalam bentuk dialog, melainkan berupa sebuah monolog yang diiringi oleh suara alat musik tradisional dan juga tarian tradisional. Penari dari tarian yang mengiringi kesenian ini terdiri dari empat bagian. Yaitu penari utama, penari tambahan, yang membawa umbul-umbul, dan yang membawa gugunungan. Mengapa jenis kesenian ini diberi nama rumingkang, tandang, pakarangan? Rumingkang memiliki arti yaitu kahidupan, Tandang memiliki arti bertemu atau beradu; bertengkar Lalu Pakarangan artinya lingkungan. Maksud dari rumingkan, tandang, pakarangan ini yaitu menggambarkan bagaimana kehidupan RAA. Adhiwijaya di zaman dahulu, disaat menemui sebuah wilayah yang baru pertama kalinya dia capai. Wilaya...

avatar
OSKM18_16118055_Mutia Salsabiyla
Gambar Entri
Astana Gede Kawali
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Barat

Astana Gede Kawali merupakan pusat pemerintahan kerajaan Sunda-Galuh. Astana Gede terletak di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Indonesia. Sebagai situs kebudayaan, Astana Gede memiliki nilai-nilai kebudayaan dengan ciri khas tersendiri sebagai kerajaan di Tatar Sunda. Pada zaman dahulu Astana Gede bernama Kabuyutan Sanghyang Lingga Hiyang. Didalam Astana Gede terdapat prasasti-prasasti yang berasal dari masa lalu. Prasasti-prasasti tersebut ditulis dengan aksara Sunda diatas batu. Banyak orang Sunda sendiri sudah tidak terlalu mengenal budaya dan kearifan lokal didaerah sendiri. Maka dari itu, kita perlu melestarikannya.

avatar
OSKM18_19718184_Chayati Hakim
Gambar Entri
Situ Priuk
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Awal mula ada pengembala kerbau yang sedang mengembalakan kerbaunya di Kebun daerah Pasawahan, Kuningan.Saat itu ada barang yg berbentuk seperti priuk tergeletak disana, tidak sengaja kerbaunya menginjak barang tersebut. Priuk tersebut pecah, airnya tumpah dan kemudian melebar. Pada akhirnya terbentuklah danau yang bernama "Situ Priuk"

avatar
Oskm18_16218068_idznicamelia
Gambar Entri
Dugkol
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Barat

Dugkol adalah singkatan dari bedug dan kohkol. Dua waditra yang digunakan pada seni dugkol. Kesenian ini semula hidup di lingkungan pesantren. Pada mulanya, bedug dan kohkol hanya digunakan sebagai penanda waktu sholat. Biasanya ditabuh sebelum mengumandangkan adzan. Dulu, sebelum ada pengeras suara, keberadaan bedug dan kohkol disetiap mesjid itu menjadi sangat penting, karena suara kumandang adzan itu jangkauannya terbatas. Pada perkembangan selanjutnya, bedug dan kohkol tidak hanya sebatas penanda waktu sholat, tetapi ditabuh juga untuk mengiringi alunan takbir pada malam lebaran. Irama tabuhannya pun pada awalnya seragam, sehingga terkesan monoton. Entah siapa yang memulainya, kemudian warga mencoba membuat bentuk-bentuk komposisi tabuhan yang bervariasi, semakin harmonis dan enak didengar. Lama kelamaan, seni bedug dan kohkol tidak hanya dimainkan pada malam takbiran saja, melainkan juga pada peringatan atau perayaan hari besar lainnya, seperti muludan, muharaman, rajaban,...

avatar
Oskm18_16718373_isna