Minyak Penca Khas Cimande Jika mendengar kata minyak, apa yang ada dipikiran kalian? Bahan untuk menggoreng, pelumas, ataupun bahan kecantikan. Minyak sendiri ini banyak sekali jenisnya, ada minyak kelapa sawit, minyak zaitun, minyak jagung, minyak bekatul, minyak wijen, dan lain sebagainya. Wah, banyak sekali ya jenis minyak ini. Akan tetapi, apa yang akan saya bahas kali ini mungkin terdengar asing di kalangan masyarakat. Nah, yang akan saya bahas itu adalah "Minyak Penca Khas Cimande". Minyak penca khas cimande ini berasal dari kasepuhan (leluhur cimande). Kata "penca" sendiri berarti gerakan. Minyak penca cimande ada tiga macam menurut bahan dan prosesnya. Minyak Kelapa Biang   Bahan minyak ini harus dari "Kelapa Nunggal", yaitu kelapa hijau yang buahnya satu dalam satu tangkai. Proses pembuatannya sendiri adalah sebagai berikut. Kelapa hijau dikupas dan diparut. Kelapa hijau yang sudah diparut dicampurkan dengan air, lalu dipe...
Setiap tanggal 7 bulan Syawal yang jatuh setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri, Sedekah Laut ini digelar besar-besaran. Biasanya warga lokal menyebutnya dengan Lomban Syawalan. Tradisi ini berpusat di Kecamatan Juwana. Dimana terdapat tempat pelelangan ikan terbesar di Pati. Seolah menjadi aset budaya untuk masyarakat Pati terutama daerah pesisir. Sebelum dilaksanakan Sedekah Laut Juwana, banyak sekali kegiatan yang dilakukan oleh warga. Hal yang paling penting adalah persiapan untuk menata sesaji. Peserta sedekah laut adalah para nelayan yang biasa mencari ikan dari laut. Salah satu syarat sesaji tersebut adalah kepala kerbau atau kepala kambing beserta 4 kakinya. Ada dua sesaji yang disiapkan dalam ritual ini. Sesaji yang pertama akan dilarung ke laut dan sesaji yang satu akan diarak dalam kirab untuk penanda batas akhir Lomban tersebut. Sebelum kegiatan Larung Sesaji dilakukan, biasanya akan dilakukan kirab atau arak-arakan yang menampilkan ik...
Ater Ater “Ater-ater” merupakan tradisi menjelang Hari Raya Idul Fitri yang masih sering dilakukan oleh masyarakat di Jawa Tengah. Tradisi ini dilakukan dengan berkunjung ke rumah kakek nenek, saudara, dan tetangga. Biasanya ketika berkunjung kita membawa semacam parcel sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT. Selain itu, tradisi ini juga bertujuan untuk menyambung silahturahmi sebelum hari raya. Di dalam parcel biasanya berisi tentang SEMBAKO (Sembilan Kebutuhan Pokok) seperti gula,minyak, sayur, dll. Selain itu, roti, gelas, peralatan rumah tangga lainnya juga biasa terdapat di dalam parcel. Tradisi ini biasanya dibarengi dengan ziarah kubur ke makam para leluhur,seperti kakek, nenek, kakek buyut dan saudara kita yang telah meninggal dunia. Hal ini bertujuan untuk mendoakan arwah-arwah leluhur sebelum menyambut hari suci Idul Fitri. Ziarah kubur atau “nyekar” (dalam bahasa Jawa) dilakukan setahun dua kali. Waktu pelaksanaann...
siapa yang tidak kenal dengan kue yang satu ini, bentuknya yang khas menjadi keunikannya tersendiri. ya kue tetu atau biasa juga disebut kue perahu yang merupakan salah satu kue favorit masyarakat kota palu. bagaimana tidak? disetiap penjual jajanan kue pasti selalu kita temukan kue perahu tetu. apalagi ketika bulan ramadhan tiba, kue tetu adalah takjil yang paling laris diantara kue-kue lainnya. tetu merupakan santapan wajib untuk berbuka puasa. di setiap acara buka puasa bersama kurang lengkap rasanya jika belum menyantap kue dengan bentuk khas seperti perahu ini. rasa manis yang pas dan tekstur yang lembut membuat semua orang yang mencobanya pasti akan ketagihan. keunikan bentuk yaitu menyerupai perahu menjadi nilai plus bagi tetu. cara pembuatannya simple dan bahannya juga terjangkau. cukup dibutuhkan tepung terigu, santan, gula putih/gula merah, garam dan pandan. prosesnya juga cukup mudah, sehingga bisa dibuat dirumah masing-masing. cukup dengan menc...
Puasa Nganyep cara tirakat Jawa atau yang sering disebut Puasa Mutih adalah salah satu kebudayaan yang dilakukan oleh orang Jawa yang bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta dan dikabulkannya do’a-do’a kita. Keunikan dari puasa mutih ini adalah tidak mengonsumsi makanan – makanan yang bernyawa dan tidak menggunakan garam dan gula. Saat puasa mutih hanya diperbolehkan memakan nasi putih, umbi – umbian dan buah – buahan . Semua bahan makanan memiliki rasa tawar atau anyep , kecuali manis dari buah – buahan . Untuk menjalankan puasa ini, tidak ada waktu tertentu dan biasanya dilakukan selama 3 hari dan 3 malam. #OSKMITB2018
Hari Raya Nyepi biasanya dirayakan setiap Tahun Baru Saka 1940. Perayaan ini dilakukan dengan cara yang unik, antara lain melakukan "melasti", mengarak "ogoh-ogoh", mengelilingi rumah sambil menyalakan dupa, sampai tidak melakukan hal-hal yang dilarang. Hal tersebut dilakukan oleh seluruh umat Hindu. Acara "melasti" biasanya dilakukan beberapa hari sebelum Nyepi tergantung panitia adat di daerah masing-masing. "Melasti" dilakukan dengan tujuan untuk mensucikan diri. Umat Hindu biasanya melakukan "melasti" dengan beribadah di pinggir pantai. "Ogoh-ogoh" biasanya dibuat oleh muda-mudi Hindu beberapa minggu sebelum Nyepi dan diarak satu hari sebelum umat Hindu merayakan Nyepi itu sendiri. Sebelum "ogoh-ogoh" diarak, umat Hindu akan beribadah di perempatan jalan dan banjar masing-masing. Setelah itu, umat Hindu akan memecahkan kelapa di depan rumah dan menyiapkan "segahan" untuk "bhuta kala". Malam hari, umat Hindu akan mengelilingi rumah sam...
Putroe Meusisek adalah kue khas dari Nanggroe Aceh Darussalam. Kue dibuat dari ketan yang dimasak dengan santan. Ketan kemudian dilapisi oleh Asoe kaya (sari kaya). Asoe kaya dimasak dengan santan, dan sedikit garam. Asoe kaya kemudian dilapisi daun pandan. Putore Meusisek yang manis cocok dijadikan santapan berbuka puasa dan teman minum kopi. Lapisan daun pandan membuat putroe meusisek menjadi beraroma.
Saya sendiri adalah keturunan dari HB 7 Yogyakarta, jadi ayah saya masih mewarisi Keris dari Kraton, dan berikut pendapat dari ayah saya mengenai pencucian Keris. Keris itu kalo buat para milenial udah gak cocok kalo di kesankan punya kekuatan magis yg akhirnya harus di cuci setiap bulan suro. Jadi di simple kan aja, bahwa keris itu sama kayak hasil karya seni yg di buat dng pashion yg tinggi, makannya dia bisa mengeluarkan aura tertentu, perkara teknis nya emang njlimet itu emang karena di bikin dng pashion bukan karena mistis nya. Dan keris itu di bikin dengan ilmu metalurgi yg mumpuni, ada beberapa logam yg di campur dan di tempa berbarengan dan di bakar dengan teknik tertentu yg itu bikin hasil akhir nya jadi besi yg sangat kuat dan sangat tajam, dan campuran mineral besi nya ini dan teknik produksi nya yg khusus yg memang menghasilkan aura yg bisa terpancar dari keris itu, dan karena di buat dengan passion yg besar hasil nya secara estetika juga sangat indah. Nah proses members...
Telasanan adalah budaya berupa unjung-unjung asli asal lumajang, jawa timur. Berasal dari bahasa madura telas yang berarti habis. Habis disini karena bertepatan dengan hari raya idulfitri yang bermakna penghabisan dosa selama setahun penuh. Tradisi ini dilakukan selama riyoyo yaitu tanggal 1-7 syawal. Tradisi telasanan dilakukan dengan cara tuan rumah menerima dan menyiapkan tamu dan tetangga dengan sajian makanan. Para ibu sejak tanggal 23 ramadan mulai memasak jangan pedes atau sayur pedas dengan cabai 12 genggaman tangan, ketupat, lontong. Telasanan dimulai setelah ibadah sholat ied. Warga pulang dari ibadah mengunjungi rumah-rumah. Tuan rumah menyajikan makanan tersebut di ruang tamu, minuman (biasanya teh mocca , teh tradisional), dan rokok. Setelah disambut dan disuguhi, tuan rumah pergi meninggalkan para tamu sekitar 20 menit. Penyajian rokok disini bervariasi, ada yang menyajikan toples berisi cengkeh dan tembakau ditambah kertas...