×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Budaya

Hari Raya Nyepi

Tanggal 14 Aug 2018 oleh OSKM18_16018349_Niluh Cantia.

Hari Raya Nyepi biasanya dirayakan setiap Tahun Baru Saka 1940. Perayaan ini dilakukan dengan cara yang unik, antara lain melakukan "melasti", mengarak "ogoh-ogoh", mengelilingi rumah sambil menyalakan dupa, sampai tidak melakukan hal-hal yang dilarang. Hal tersebut dilakukan oleh seluruh umat Hindu.

 

Acara "melasti" biasanya dilakukan beberapa hari sebelum Nyepi tergantung panitia adat di daerah masing-masing. "Melasti" dilakukan dengan tujuan untuk mensucikan diri. Umat Hindu biasanya melakukan "melasti" dengan beribadah di pinggir pantai.

 

"Ogoh-ogoh" biasanya dibuat oleh muda-mudi Hindu beberapa minggu sebelum Nyepi dan diarak satu hari sebelum umat Hindu merayakan Nyepi itu sendiri. Sebelum "ogoh-ogoh" diarak, umat Hindu akan beribadah di perempatan jalan dan banjar masing-masing. Setelah itu, umat Hindu akan memecahkan kelapa di depan rumah dan menyiapkan "segahan" untuk "bhuta kala".

 

Malam hari, umat Hindu akan mengelilingi rumah sambil membawa dupa, api, tirta, dan "klentengan". Hal ini dilakukan bertujuan untuk mengusir roh jahat yang ada di sekitar agar tidak mengganggu saat Nyepi berlangsung.

 

Saat hari Nyepi itu sendiri, umat Hindu melakukan "Catur Brata Penyepian" atau pantangan saat Nyepi yang terdiri dari Amati Geni (tidak boleh menyalakan api), Amati Karya (tidak boleh bekerja), Amati Lelanguan (tidak boleh bersenang-senang), dan Amati Lelungaan (tidak boleh berpergian). Selain itu umat Hindu juga melakukan puasa selama 24 jam. Hal tersebut bertujuan agar umat Hindu dapat lebih mendekatkan dirinya kepada Tuhan.

 

#OSKMITB2018

DISKUSI


TERBARU


Buah Gelobak

Oleh Widra | 23 Jan 2021.
cara pengobatan

Salah satu buah yang tumbuh liar di hutan Papua tapi biasa dimakan oleh Masyarakat. Buah ini dapat dimakan isinya jika warna kulitnya sudah bewarna h...

Yi

Oleh Widra | 23 Jan 2021.
Alat musik

Alat musik ini terdapat di seluruh pantai, terutama di daerah Biak, Yapen, Waropen, Nabire, Wondama, serta Kepulauan Raja Ampat. Awalnya kegunaan ins...

Bobo

Oleh Widra | 23 Jan 2021.
Makanan

Bobo merupakan sebutan minuman keras yang dibuat secara tradisional dari buah pohon nipa. Hanya orang tertentu yang mengetahui cara mengelolanya.

Obat maag

Oleh Widra | 23 Jan 2021.
cara pengobatan

Mimosa pudica atau putri malu digunakan oleh masyarakat Papua sebagai obat tradisional Maag. Caranya hanya direbus semuanya namun dibersihkan terlebi...

Garam

Oleh Widra | 23 Jan 2021.
Ritual

Garam biasa digunakan oleh masyarakat Papua ketika bayi atau balita menangis terus menerus di malam hari tanpa sebab. Maka dari itu para orang tua ak...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritual...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dala...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pend...

Ukiran Gorga Si...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai penjaga rum...