7.617 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Candi Asu
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Candi yang terletak di Desa Candi Pos, Kelurahan Sengi, kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah ini merupakan peninggalan Raja Salingsingan, hal ini dibuktikan dengan adanya sungai bernama Salingsing--namun masyarakat setempat kesulitan menyebutnya sehingga lebih dikenal dengan nama Sungai Tlingsing--yang mengalir di dekat Candi Asu. Nama 'Asu' sebenarnya berasal dari bahasa Jawa yaitu 'Ngaso' yang artinya istirahat atau peristirahatan. Karena pada jaman dahulu orang orang beragama hindu sering membuang abu sisa pembakaran mayat di candi tersebut. Namun ada pula yang beranggapan bahwa asal nama Candi Asu sebetulnya karena banyaknya anjing di sekitar candi, 'Asu' dalam bahasa jawa berarti anjing. Sumber : narasi kerabat OSKMITB2018

avatar
OSKM2018_19818135_Nisrina Qoulan Tsaqila
Gambar Entri
Puspa Bangsa Sebagai Penyegar Mata
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Jawa Tengah

Termasuk ke dalam salah satu dari tiga bunga nasional Indonesia, Melati Putih dinobatkan sebagai Puspa Bangsa menurut Kepres No. 4 Tahun 1993. Bunga Melati yang juga tersebar di penjuru dunia ini seringkali dimanfaatkan masyarakat Indonesia sebagai dekorasi dalam pernikahan hingga tabur bunga di pemakaman. Bunga yang memiliki ciri fisik berwarna putih kecil dan baunya yang harum ini ternyata memiliki banyak manfaat lain, salah satunya masyarakat Indonesia terutama di Pulau Jawa memanfaatkannya sebagai penyegar mata tradisional. Cara pembuatan penyegar mata pun mudah. Pertama-tama, sediakan beberapa bunga melati dan satu gelas air bersih. Lalu, rendam bunga melati dalam segelas air bersih yang telah disediakan selama satu malam penuh. Setelah itu, kedip-kedipkan mata pada air tersebut. Air penyegar mata ini dapat menghilangkan rasa gatal atau kelelahan pada mata. Jika setiap hari rutin melakukan ini, maka mata akan terasa jernih dan segar.  Pada zaman serba instan i...

avatar
OSKM18_16318258_Jasmine Nur Mahdani
Gambar Entri
Sambut Bulan Suci dengan Megengan
Ritual Ritual
Jawa Tengah

          Bulan Suci Ramadhan merupakan salah satu bulan dalam kalender Islam yang mewajibkan setiap pengikutnya untuk menjalankan ibadah puasa. Di tanah Jawa sudah cukup kental akan budaya yang mengiringi bidang keagamaan yaitu terdapat akulturasi antara Islam dan Jawa. Berbagai daerah memiliki tradisi tersendiri untuk menyambut Bulan Suci ini. Seperti di Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri Provinsi Jawa Tengah yang memiliki ritual megengan. Megengan diambil dari Bahasa Jawa yang artinya menahan. Dari segi bahasa sudah terdapat kaitan bahwa tradisi megengan yang berarti menahan sejalan dengan perintah di bulan Ramadhan untuk tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat membatalkan ibadah tersebut.           Tradisi megengan diawali dengan ziarah kubur yaitu dengan cara mendatangi makam para leluhur kemudian membersihkan dan menaburi bunga serta mendoakan arwah para leluhur. Puncak tra...

avatar
OSKM_16918051_AuliaNurLathifa
Gambar Entri
RITUAL PEODALAN PURA PUNCAK JAGAD SPIRITUAL
Ritual Ritual
Jawa Tengah

          Wonogiri merupakan sebuah kabupaten yang terletak di ujung selatan Provinsi Jawa Tengah. Wonogiri menyimpan banyak sekali potensi yang dapat menjadi unggulan, baik dari segi pariwisata, keindahan alam, hingga kebudayaan yang banyak berkembang di dalamnya. Salah satu diantaranya adalah peodalan.           Tak disangka ternyata di daerah yang cukup terpencil ini didirikan pura. Pura ini didirikan di puncak bukit kapur pegunungan sewu yang juga termasuk dalam daerah kompleks Museum Karst seluas 25 hektar yang berada di desa Gebangharjo dusun Mudal Pracimantoro, Wonogiri. (50 Kilometer arah barat daya Kota Wonogiri). Pura yang diberi nama Pura Puncak Jagad Spiritual ini sudah mulai dibangun sejak tahun 2007 saat masa pemerintahan H. Begug Purnomosidi.           Lalu apa itu peodalan? Secara umum, peodalan atau odalan, merupakan upacara keagamaan untuk memperingati hari kelahiran pura (tempat suc...

avatar
OSKM_16718242_Fatiha Syahla Shafiya
Gambar Entri
Monumen Perjuangan Dk. Posongan Kec. Comal
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Monumen perjuangan ini berada di Dukuh Posongan, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Propinsi Jawa Tengah. Monumen ini adalah saksi bisu dari sejarah perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah, tepatnya ketika Belanda melaksanakan Agresi Militer Belanda Ke-2 pada tahun 1947. Saat itu terjadi pertempuran antara pejuang Indonesia melawan pasukan Belanda (KNIL). Dalam pertempuran tersebut sebanyak 215 pejuang gugur, dua diantaranya adalah prajurit dari Pangkalan C.A.IV Tegal yaitu Kapten KKO Mendung dan Serma KKO Iskandar. Kasmuri(53 th) menuturkan bahwa gugurnya kedua prajurit tersebut bermula pada saat keduanya sedang menaiki kereta api menuju Tegal setelah melaksanakan dinas di Surabaya. Kereta yang dinaiki oleh Kapten KKO Mendung dan Serma KKO Iskandar dihadang oleh pasukan KNIL di sekitar Dukuh Posongan, penghentian tersebut terjadi karena disana sedang terjadi peperangan antara pejuangan dengan pasukan KNIL. Ketika itu mereka langsung turun dan ikut bergabung dengan pejuang un...

avatar
OSKM_16318137_Hananda FITB 2018
Gambar Entri
Monumen Perjuangan Dk. Posongan Kec. Comal
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Monumen perjuangan ini berada di Dukuh Posongan, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Propinsi Jawa Tengah. Monumen ini adalah saksi bisu dari sejarah perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah, tepatnya ketika Belanda melaksanakan Agresi Militer Belanda Ke-2 pada tahun 1947. Saat itu terjadi pertempuran antara pejuang Indonesia melawan pasukan Belanda (KNIL). Dalam pertempuran tersebut sebanyak 215 pejuang gugur, dua diantaranya adalah prajurit dari Pangkalan C.A.IV Tegal yaitu Kapten KKO Mendung dan Serma KKO Iskandar. Kasmuri(53 th) menuturkan bahwa gugurnya kedua prajurit tersebut bermula pada saat keduanya sedang menaiki kereta api menuju Tegal setelah melaksanakan dinas di Surabaya. Kereta yang dinaiki oleh Kapten KKO Mendung dan Serma KKO Iskandar dihadang oleh pasukan KNIL di sekitar Dukuh Posongan, penghentian tersebut terjadi karena disana sedang terjadi peperangan antara pejuangan dengan pasukan KNIL. Ketika itu mereka langsung turun dan ikut bergabung dengan pejuang untu...

avatar
OSKM_16318137_Hananda FITB 2018
Gambar Entri
Kolak Setup
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

  Hayoo siapa yan g tidak tahu kolak? Makanan yang berisikan pisang atau ubi yang direbus dengan santan atau gula aren dan hanya tersedia saat bulan Ramadhan. Nah, kolak yang satu ini cukup berbeda dari rasa dan komposisi kolak biasa. Yuk mari kita bahas mengenai kolak setup! Kolak setup adalah makanan yang biasa disajikan di daerah Semarang, Jawa Tengah. Kolak Setup biasa terdiri dari potongan pisang, kolang kaling, cengkeh, kayu manis, vanili, gula, dan sedikit garam. Dari penampilan saja, sudah terlihat perbedaan kolak dan kolak setup. Kolak setup memiliki kuah yang lebih bening dan berwarna cokelat. Kolak setup juga lebih sehat untuk dikonsumsi karena tidak menggunakan bahan santan. Biasanya kolak setup dihidangkan pada bulan Ramadhan dan biasanya dapat dibeli di warung-warung terdekat. Cara pembuatan kolak setup ini tidak terlalu susah kok, teman. Hanya rebus pisang yang telah dipotong miring dengan kayu manis, cengkeh, kolang kaling, lalu tambahkan gula pasir,...

avatar
Oskm18_19718233_muhammad
Gambar Entri
Barongan
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Tari Barongan      Tari Barongan di Daerah Magelang memiliki  ciri khas tersendiri dari tari Barong di daerah lain. Di Magelang tari ini menggunakan krincingan yang di ikatkan di atas mata kaki hingga bawah lutut. Jadi setiap gerakan dalam tarian akan menghasilkan suara krincing. Gerakan kaki di tari ini dinamakan grasak, karena pada gerkan kaki penari akan selalu menghentakkan kaki mereka untuk menghasilkan suara krincing. Sedangkan gerakan tangan penari akan selalu membuka tangan mereka dan menggerakkan sesuai gerakan kaki mereka. Tarian ini biasanya di adakan di lapangan berumput atau tanah, tidak dipanggung karena tarian barongan magelang terkenal dengan hentakan kaki yang keras      Dalam tarian ini ada istilah terkenal yaitu Ndadi atau bisa dibilang kesurupan dengan roh yang ada pada setiap topeng barong yang dikenakan para penari. Sehingga pada tarian ini selalu ada orang pintar yang bisa mengobati para penari yang telah kesurupan it...

avatar
OSKM18_16618202_Faris Ghazi Andrian
Gambar Entri
Gotri Legendri
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Tengah

Gotri Legendri adalah permainan daerah yang sering dimainkan oleh anak-anak asal Solo, Jawa Tengah. Peserta permainan ini terdiri dari minimal 4 orang, dan pada zaman dahulu, permainan ini dimainkan dengan menggunakan pecahan-pecahan genting atau batu, dengan salah satu kepingannya berukuran lebih besar dari yang lainnya. Di awal permainan, seluruh peserta akan duduk melingkar dengan masing-masing anak memegang batu sambil menyanyikan lagu Gotri. Seiring berjalannya lagu, batu akan digeser berputar. Lalu, saat lagu selesai, anak yang terakhir kali memegang batu atau kepingan yang paling besar akan dihukum. Jenis hukumannya beragam sesuai kesepakatan para pemain, namun hukuman yang umumnya digunakan adalah menyanyi di depan pemain lain. Alat bantu permainan dapat diganti dengan balok atau benda yang bentuk geometri atau warnanya berbeda. Hal ini bertujuan untuk sekaligus mengenalkan kepada para pemain, yang umumnya adalah anak-anak, mengenai bentuk-bentuk geometri ataupun war...

avatar
OSKM18_16518384_Mutiara A.