Anak
688 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kesenian Genye
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Kesenian Genye                 Kesenian Genye merupakan seni pertunjukan khas dari Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Genye sendiri merupakan singkatan dari ‘gerakan nyere ’ sehingga pertunjukan ini memiliki ciri khas yaitu tarian dengan menggunakan nyere (bahasa Sunda) yang berarti sapu lidi. Selain tarian, dalam pertunjukan ini juga mempunyai unsur lain, yaitu seni musik dan seni rupa.                 Jenis alat musik yang biasa digunakan untuk mengiringi kesenian ini yaitu perkusi. Contohnya seperti bedug, dog dog dan goong. Namun penggunaan alat musik tersebut tidak menjadi hal yang wajib karena dapat disesuaikan dengan kebutuhan pertunjukan. Untuk tariannya, kesenian ini menggunakan tarian kontemporer sehingga gerakan dan pola yang dibuat dapat disesuaikan dengan kebutuhan pertunjukan. Jumlah penari genye sen...

avatar
Oskm18_16218004_agnes
Gambar Entri
Luncat tinggi / Luncat tali karet
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Permainan loncat tinggi, atau sering dikenal dengan luncat tali atau jika di bahasa Indonesiakan adalah lompat tali. Loncat tinggi (dalam bahasa Sunda) merupakan suatu permainan yang sering dimainkan oleh anak-anak pada jaman dahulu. Permainan yang sangat digemari oleh kalangan anak-anak. Permainan tradisional ini merupakan suatu permainan yang menjadi suatu ciri khas kebudayaan Indonesia, khusunya Jawa Barat. Luncat tali atau yang sering dikenal dengan loncat tinggi merupakan suatu permainan yang cara bermainya itu dengan melompati tali yang tali tersebut di pegang oleh 2 (dua ) orang pemain lainnya. Dan tali itu sedikit- demi sedikit di naikan ke atas hingga terus bertambahnya level permainan. Permainan ini dimainkan oleh 3 (tiga) orang atau pun lebih. Menggunakan tali yang panjang yang biasanya tali tersebut berbahan dari karet yang di buat seperti kepangan rambut, atau di satu-satukan satu persatu sehingga menjadi panjang. Cara permainan ini yakni ada 2 (dua) orang y...

avatar
OSKM18_16318184_Yordan Asmara
Gambar Entri
Makna Tingkeban dan Perlengkapannya
Ritual Ritual
Jawa Barat

Tingkeban atau yang sering disebut oleh orang-orang syukuran 7 bulanan ini adalah sebuah upacara yang dilaksanakan oleh perempuan atau seorang ibu yang sedang mengandung 7 bulan. Upacara ini disarankan dilaksanakan pada saat bulan Hijriyah khususnya pada tanggal 7, 17, dan 27. Tujuan atau maksud dari upacara Tingkeban ini adalah agar bayi yang sedang dikandung oleh sang ibu dan juga ibu yang sedang mengandung ibu itu sehat dan juga selamat saat nanti melahirkan. Intinya upacara ini bertujuan untuk mengungkapkan rasa syukur kita kepada Tuhan. Mungkin jaman sekarang sudah sedikit yang melakukan tradisi ini. Ada yang memilih untuk memang tidak melakukan upacara ini atau juga mungkin menggantinya dengan acara lain. Sebenarnya acara ini hanya sebuah tradisi atau kebudayaan Jawa dan Sunda yang memang tidak diwajibkan untuk dilakukan. Tapi mungkin di beberapa keluarga yang sifat kebudayaannya masih sangat kental, mereka pasti akan melakukan upacara ini sebagai salah satu proses bud...

avatar
Oskm18_19718011_Gevani Putri
Gambar Entri
Ucing Jongkok
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Tanah Sunda memiliki banyak sekali budaya. Namun sayangnya budaya tersebut hari demi hari telah sirna tanpa berbekas. Tentu ini menjadi masalah besar apabila tidak adanya tindakan dari khalayak muda untuk melestarikannya kembali. Maka melalui tulisan ini penulis berusaha untuk berupaya penuh dalam pelestarian budaya tanah Sunda tercinta. Salah satu budaya yang menarik dari tanah sunda adalah permainan tradisional. Penulis saat masih lucu lucunya usia 5 - 8 tahun sering bermain aneka permain dari tanah sunda ini. Salah satu nya Permainan tradisional "Ucing Jongkok" yang populer saat penulis di usia belia.  Permainan ini cukup mudah. Satu orang akan bertindak sebagai "Ucing" yang tugas nya adalah menyentuh pemain lainnya agar menjadi "Ucing" lainnya. Apabila seluruh pemain telah menjadi "Ucing" maka permainan usai. Pemain yang berhasil bertahan paling akhir adalah pemenangnya. Permainan ini akan menjadi lebih asyik apabila banyak pemain yang terlibat namun dampaknya akan...

avatar
OSKM18_19918108_Mochamad Rafly Mahendra
Gambar Entri
Mengenal Kawih Sunda
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Barat

Mengeluarkan suara dengan diiringi nada tertentu dengan patokan tempo disebut bernyanyi. Dalam Sunda bernyanyi dapat dikategorikan menjadi 3 macam yaitu :  Kawih, Kakawihan,  dan tembang.  Kawih berasal dari kata "kawi" yang artinya Sya'ir atau Pujangga. Kawih berbeda dengan pupuh. Jika pupuh terikat dengan aturan-aturan dalam pembuatannya, maka kawih lebih terbilang bebas. Namun sama halnya dengan lagu, kawih juga terikat dengan tempo atau ketukan. Kawih biasanya dinyanyikan secara perorangan, namun ada juga yang menyanyikannya secara kelompok seperti paduan suara/ rampak sekar (https://su.wikipedia.org/wiki/Rampak_Sekar).   Adapun unsur-unsur dalam Kawih yaitu: 1. Tema, hal pokok yang menjadi patokan dari unsur penjiwaan lagu. 2. Nada, cara penyampaian lagu oleh penyanyi kepada pendengar. 3. Rasa, hal yang dirasakan oleh pendengar saat mendengarkan kawih. 4. Amanat, hal yang ingin disampaikan oleh si penulis...

avatar
Oskm18_16618143_habbab
Gambar Entri
Rajawali
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Seni pertunjukkan rajawali sebenarnya hampir sama dengan kuda renggong. Jika kuda renggong terdapat seekor kuda yang telah dilatih untuk berjalan dan menari sesuai dengan irama yang ada, pada rajawali kuda tersebut digantikan oleh sebuah tunggangan yang dibuat dengan bentuk seperti rajawali. Seni pertunjukan rajawali biasanya digunakan pada acara khitanan atau penyambutan. Pada acara khitanan, anak yang dikhitan bersama teman/sepupunya yang akan menaiki rajawali dirias seperti seorang raja, ratu, bahkan menjadi gatotkaca. Kemudian mereka menaiki rajawali tersebut. Setelah itu, rajawali tersebut akan diangkut oleh sekitar empat orang lalu diarak keliling kampung sambil diiringi musik. Setelah diarak, rombongan akan kembali ke rumah anak yang dikhitan untuk melakukan saweran. Pada acara penyambutan pun tidak jauh berbeda, tamu yang akan disambut akan menaiki rajawali dan diarak ke tempat penyambutan sambil diiringi oleh musik. Orang yang mengangkut rajawali itupun tidak hanya...

avatar
OSKM18_16018322_Tria Rahmat Mauludin
Gambar Entri
Kirab Panganten
Ritual Ritual
Jawa Barat

Prosesi penyambutan pengantin Tradisional Nusanatara baik Jawa (Solo/Jogja), Sunda, dan daerah lain biasa disebut dengan “Kirab Pengantin”. Kesenian ini awalnya berasal dari kebudayaan dan tata cara keraton dan biasa dilakukan pada upacara-upacara besar seperti : Jumenengan, Penyambutan Tamu Agung, dan Arak-arakan Pernikahan Putri Raja. Pada Kirab Pengantin Tradisional Jawa yang lengkap biasanya Komposisi tariannya dipimpin oleh seorang penari pria yang biasa disebut “Cucuk Lampah” yang diikuti oleh sepasang gadis remaja yang membawa (Kembar Mayang) dan diiringi oleh para penari Badaya yang berjalan pelan dan teratur, dewasa ini pada sebuah perhelatan perkawinan yang menggunakan adat Jawa, setelah proses kirab selesai selanjutnya digelar sebuah tarian persembahan seperti misalnya, Srikandi & Arjuna, Badaya, atau Gambyong. Yang diiringi langsung oleh musik karawitan Jawa, sehingga keseluruhan kirab ini akan menghadirkan nuansa yang sakral dan agung....

avatar
OSKM_1661836_Nudy
Gambar Entri
Cingciripit Awal Permainan Ucing-Ucingan
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Daerah Jawa Barat merupakan daerah yang memiliki banyak kebudayaan, salah satunya yaitu permainan tradisional. Cingciripit dan Ucing-ucingan merupakan 2 contoh dari permainan tradisional yang berasal dari Jawa Barat. Kedua permainan ini pastinya sudah cukup familiar kita dengar karena kedua permainan ini merupakan permainan yang sering dimainkan saat masih anak-anak. Keduanya memiliki perbedaan dalam cara bermainya. Cara bermain Ucing-ucingan yaitu dengan menentukan ucing dari anak-anak yang bermain. Lalu anak-anak yang bukan ucing harus berlari dari ucing. Sedangkan ucing harus menyentuh pemain lain agar dirinya tidak menjadi ucing dan yang disentuhnya itu menjadi ucing. Permainan ini berlangsung sampai pemainya lelah atau sampai tidak ingin bermain lagi. Sedangkan untuk permainan Cingciripit cara bermainya yaitu anak-anak berkumpul membentuk lingkaran, kemudian salah seorang diantara anak-anak tersebut (biasanya yang paling tua) akan membuka telapak tanganya. Lalu anak-anak semuan...

avatar
OSKM_16018065_Marcell Jonathan Haryono
Gambar Entri
Bebentengan Jawa Barat
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Bebentengan adalah salah satu permainan tradisional dari Jawa Barat yang biasa dimainkan di lapangan atau halaman yang luas, saat kecil saya sering bermain ini dengan teman yang lain. Manfaat dari bebentengan ini yakni melatih kerjasama tim, melatih kelincahan juga memikirkan taktik agar bisa memenangkan permainan juga tubuh bisa menjadi lebih sehat karena permainan ini mengharuskan setiap pemainnya lari dan bergerak lincah. Permainan ini terdiri dari 2 grup yang sama banyak jumlah pemainnya biasanya satu grup terdiri dari 4 orang, kemudian daerah lapangan diberi batas untuk setiap grup , dan masing-masing grup memiliki batu yang digunakan sebagai” benteng”. Tujuan permainan ini adalah saling menyerang untuk bisa menyentuh benteng lawan. Cara bermain bebentengan yaitu semua pemain dalam satu grup harus bisa menyentuh/menginjak benteng lawan. Namun jika pemain grup itu di sentuh atau tertangkap maka ia akan menjadi tawanan grup lawannya . Lalu teman segrupnya haru...

avatar
OSKM18_16218124_Sefta Ayu Wulandari