Monumen perjuangan ini berada di Dukuh Posongan, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah. Monumen ini adalah saksi bisu dari sejarah perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah, tepatnya ketika Belanda melaksanakan Agresi Militer Belanda Ke-2 pada tahun 1947. Saat itu terjadi pertempuran antara pejuang Indonesia melawan pasukan Belanda (KNIL). Dalam pertempuran tersebut sebanyak 215 pejuang gugur, dua diantaranya adalah prajurit dari Pangkalan C.A.IV Tegal yaitu Kapten KKO Mendung dan Serma KKO Iskandar. Kasmuri(53 th) menuturkan bahwa gugurnya kedua prajurit tersebut bermula pada saat keduanya sedang menaiki kereta api menuju Tegal setelah melaksanakan dinas di Surabaya. Kereta yang dinaiki oleh Kapten KKO Mendung dan Serma KKO Iskandar dihadang oleh pasukan KNIL di sekitar Dukuh Posongan, penghentian tersebut terjadi karena disana sedang terjadi peperangan antara pejuangan dengan pasukan KNIL. Ketika itu mereka langsung turun dan ikut bergabung dengan pejuang untu...
Tahu bakso adalah makanan khas Ungaran yang memadukan tahu dan bakso. Tahu bakso telah menjadi oleh-oleh wajib bagi para pelancong yang mampir ke Kabupaten Semarang dan sekitarnya. Awalnya makanan yang dipelopori oleh Ibu Pudji ini ada dan mulai popular sejak tahun 1996. Makanan ini cukup sederhana namun rasanya yang gurih dan enak sangat pas untuk cemilan maupun dimakan bersama nasi. Berikut ini resep membuat tahu bakso : Bahan : Tahu pong atau tahu yang sudah digoreng dan dalamnya bolong 250 gram daging sapi giling 250 gram fillet dada ayam digiling halus 100 gram tepung tapioca 2 putih telur Bumbu : 5 siung bawang putih 1 sendok makan bawang merah goreng 1 sendok teh merica butiran 1 sendok teh gula pasir 1 sendok the garam (sesuai selera) Cara membuat : Pembuatan adonan bakso : Haluskan semua bumbu Siapkan wadah. Masukan daging sapi, daging ayam, dan bumbu yang tela...
Ampas Tahu Bertepung Templek merupakan sebuah makanan ringan yang terbuat dari ampas tahu yang dilapisi oleh tepung. Templek atau juga disebut niwo merupakan makanan khas Banyumas. Templek biasanya dijadikan lauk bersama nasi. Templek biasanya ada yang digoreng setengah mateng atau bahkan ada juga yang sampai kering. Bahan : 1. Ampas tahu 2. Bumbu gorengan (bawang putih,ketumbar,garam,juga bisa ditambahkan dengan kunyit) 3. Tepung beras 4. Air secukupnya 5. Minyak goreng 6. Daun bawang yang dipotong kecil-kecil Cara Membuat : 1. Bulatkan ampas tahu kecil-kecil atau bisa sedang 2. Buatlah adonan tepung yang dicampur dengan bumbu gorengan 3. Panaskan minyak 4. Masukan bulatan ampas tahu ke dalam adonan tepung 5. Digoreng sampai tepung berwarna kecoklatan 6. Tiriskan dan templek siap dihidangka. Tips saat menaroh bulatan ampas tahu ke tepung jangan terlalu lama makasimal 2 menit hal ini dikarenakan ampas tahu yang telah dibula...
Candi Lawang adalah salah satu situs warisan budaya yang terletak di Dusun Dangean, Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali. Kompleks candi yang tidak begitu luas ini cukup sulit untuk ditemukan pengunjung dikarenakan posisinya yang terletak di desa kecil dan sedikit tersembunyi karena berada persis di belakang rumah warga. Selain itu, meskipun ada petunjuk jalan untuk menuju ke area candi, tetap saja masih menyulitkan pengunjung karena petunjuk yang masih kurang jelas. Untuk memasuki area candi Lawang, tak ada tiket masuk bagi pengunjung. Di situs ini ditemukan lima struktur bangunan, yakni sebuah candi induk dan empat candi perwara. Pada candi induk masih dapat dijumpai batur, kaki, tubuh bawah, dan pintu. Sementara empat struktur bangunan lainnya hanya tersisa fondasi dan bagian atas bangunan. https://situsbudaya.id Temuan yoni di sekitar situs menandakan candi ini adalah candi Hindu. Namun, waktu pembangunan Candi Lawang belum diketahui secar...
Balakan terletak di Desa Mertan, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, Jawa Tengah. Daerah itu disebut Balakan karena di tempat tersebut terdapat makam Ki Ageng Balak yang dijadikan tempat ritual sejak dahulu kala. Komplek pemakaman ini selalu ramai dikunjungi orang dari berbagai daerah di setiap harinya yang bertujuan mencari penyelesaian atas masalah dalam kehidupan mereka. Konon katanya, banyak pengunjung yang berhasil dan sukses setelah menjalani ritual di tempat ini. Asal muasal tempat ini yaitu pada siang hari di musim paceklik, warga desa mendengar suara entah dari mana, yang berbunyi: “Yah mene kok golek uwi, kae lho openono panggonanku ono ngisor uwit serut, openono bleduge, panganen kanggo wong sak eyupen blarak. Aku putro wayah ratu ping rolas isih turun Majapahit” Yang kira- kira memiliki arti: “ Zaman sekarang kok cari susah, rawat saja tempatku di bawah pohon serut, bersihkan debunya, maka kamu tidak akan...
Sangro atau Masang Loro Petak umpet adalah suatu permainan tradisional di mana satu orang akan menjadi penjaga sebuah benteng sekaligus pencari teman-temannya yang bersembunyi dengan syarat jangan sampai benteng yang dia jaga kebobolan oleh teman-temannya yang bersembunyi. Namun, bagaimana dengan “Sangro” atau “Masang Loro”? Sangro atau masang loro adalah suatu permainan tradisional yang berasal dari beberapa daerah di Banyumas. Permainan ini memiliki inti permainan yang sama dengan petak umpet, namun memiliki perbedaan di beberapa hal. Perbedaan itu dapat dilihat dari jumlah orang yang berperan sebagai pencari, ada tidaknya benteng, cakupan wilayah untuk bersembunyi, dan cara menentukan orang yang akan menjadi pencari selanjutnya. Perincian perbedaan petak umpet dan sangro antara lain : Petak umpet ada sebuah benteng yang perlu dijaga sedangkan sangro tidak ada...
Konon katanya, Ayam Crispy merupakan makanan asal Amerika. Dan ya! Fakta mengatakan bahwa makanan gurih- renyah ini memang berasal dari Negri Paman Sam. Berpuluh- puluh tahun lamanya, jutaan pedagang nusantara menggantungkan nasibnya di dunia kuliner ayam asal asing ini. Bukannya menentang keras makanan non- nusantara, tapi bukankah sepatutnya kita berbangga dengan cita rasa yang Indonesia miliki? Pada tahun 2003, seorang pedagang asal Jogjakarta menyadari bahwa Indonesia dapat menusantarakan Ayam Crispy , tanpa mengklaimnya secara ilegal. Ia adalah Ruminah, pemilik Rumah Makan Bu Rum. Dengan menggeprek (mengulek ) ayam crispy bersama cabai, bawang, dan rempah- rempah lainnya, Bu Rumina sukses menusantarakan Ayam Asal Amerika ini! Tak disangka- sangka, rupanya makanan yang akhirnya dinamai Ayam Geprek ini banyak disukai oleh lidah masyarakat. Tak aneh, mengingat lidah masyarakat memang sudah sepatutnya cinta cita rasa Indonesia juga, kan? Ayam geprek Bu R...
Wangsalan adalah budaya Jawa dalam bertutur kata sehari-hari di kalangan orang-orang Jawa. Wangsalan yaitu perkataan yang berupa teka-teki ( cangkriman ) yang akar jawabannya tidak diutarakan secara jelas, namun sudah terdapat pada kata kunci yang disampaikan sebelumnya. Wangsalan sering digunakan sebagai jembatan bermain kosa kata untuk menguji seberapa jauh pemahaman orang terhadap kosa kata dalam bahasa Jawa. Wangsalan memiliki berbagai macam jenis berdasarkan bentuk penuturannya. Yang pertama adalah wangsalan lamba , yaitu wangsalan yang akar jawabannya hanya satu saja. Kalimat teka-tekinya berupa satu kalimat yang terdiri dari frasa dan klausa. Frasa yang berada di awal merupakan kata kuncinya, sedangkan klausanya merupakan akar jawaban (teka-teki). Contohnya adalah “ Balung klapa, ethok-ethok ora ngert”i. Jawaban dari wangsalan tersebut adalah bathok. Bathok adalah kata lain dari balung klapa , sedangkan e thok -e thok menjadi akar dari...
Getuk adalah makanan khas Indonesia yang berasal dari daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Makanan ini terbuat dari bahan dasar yang cukup mudah didapatkan, yaitu singkong.Makanan ini biasa dijadikan kudapan khususnya pada acara-acara santai seperti arisan, kumpul keluarga, atau bisa juga pada acara penting seperti syukuran.Banyak yang menyukai makanan ini karena cita rasanya yang sederhana, rasanya yang manis namun tidak terlalu menusuk lidah. Hal ini menjadikannya makanan yang tepat untuk dikonsumsi kapan pun kita mau. Maka dari itu, pada artikel ini akan dijelaskan bagaimana cara membuat kudapan sederhana ini. Simak penjelasan di bawah ini : A. Bahan 1. Singkong (1kg) 2. Gula Merah (250g) 3. Garam (secukupnya) 4. Kelapa parut (1/2 butir) B. Alat 1. Penumbuk  ...