Waji adalah kue yang terbuat dari beras dan gula merah. Diberi nama “waji” karena irisan atau potongan khas kue ini berbentuk waji. Kue waji menjadi kue khas Morotai (suku Galela) karena kue ini sering ada dalam setiap hajatan-hajatan besar misalnya perkawinan dan karena kue ini praktis cara membuat dan hemat (beras dan gula merah). Selain itu kue ini juga sering menjadi bawaan orang-orang yang datang saat acara perkawinan dan juga acara tahlilan. Alamat & Kontak Penjual: Moya,Ternate Tengah, Ternate, Maluku Utara 0813-4336-5282 Sumber: http://pamongbudayakemdikbudmorotai.blogspot.co.id/2013/08/makanan-dan-kue-khas-pulau-morotai.html
kue halua kacang juga dijadikan sebagai bawaan untuk orang-orang yang datang saat acara perkawinan dan juga acara tahlilan. Kue halua kacang terbuat dari kacang dan gula merah. Biasanya dicampur dengan singkong goreng yang dicincang-cincang untuk menghemat pemakaian kacang. Alamat & Kontak Penjual: Moya,Ternate Tengah, Ternate, Maluku Utara 0813-4336-5282 Sumber: http://pamongbudayakemdikbudmorotai.blogspot.co.id/2013/08/makanan-dan-kue-khas-pulau-morotai.html
Rujak adalah makanan yang menjadi salah satu kebanggaan Bangsa Indonesia. Memang di Negara-negara barat kita mengenal fruit salad, namun rujak berbeda. Buah-buahan tropikal dan saus sambal kacang menjadi ciri khas utama makanan yang bernama rujak ini. Hampir di setiap daerah di Indonesia mengenal makanan ini. Selain karena keberadaan buah-buahan yang begitu melimpah di Indonesia, citarasa makanan Indonesia yang beraneka ragam seperti pedas, asam, asin, bahkan manis pun terwakilkan semua di dalam rujak. Rujak. Makanan ini kayaknya termasuk dalam makanan favorit Nusantara dengan versi yang berbeda-beda sesuai daerahnya. Kali ini saya mau mengangkat Rujak Jikumerasa . Ini rujak orang Jikumerasa. Orang Namlea bilang, kalau ke Jikumerasa belum makan rujak, berarti belum makan rujaknya orang Jikumerasa. Jikumerasa itu Desa yang terkenal dengan pantai di Namlae. Dari kota namlea, perjalanan menggunakan mobil kira-kira 25 menit dengan jarak 17 kilom...
Sagu lempeng dibuat dari tepung sagu yang dibakar dalam cetakan batu atau tanah liat bernama forna. Karenanya lempengan sagu yang padat ini berwarna kecokelatan. Untuk membuatnya, tepung sagu perlu diayak dua hingga tiga kali agar mendapat tepung yang benar-benar halus. Pelengkap seperti parutan kelapa atau gula merahpun ditambahkan saat proses pembakaran yang berlangsung sekitar 30-60 menit. Sagu lempeng biasanya dimakan sebagai camilan ringan sambil dicelup ke dalam kopi atau teh. Tempat yang menyediakan: Pasar Mardika Pantai, Kel Rijali, Sirimau, Kel Rijali, Ambon, Kota Ambon, Maluku Sumber : https://food.detik.com/info-kuliner/d-3195254/sagu-lempeng-dan-sinoli-camilan-manis-berbahan-sagu-dari-ambon
Camilan bernama lain karu-karu ini mirip seperti dadar gulung. Warnanya putih kecokelatan dengan saus gula aren yang meleleh di sekitarnya. Sinoli terbuat dari sagu yang dicampur dengan parutan kelapa, pala bubuk, kenari, dan gula aren. Membuatnya dengan cara ditekan-tekan di wajan sampai tipis seperti dadar. Agar rasanya gurih, sedikit garam ditambahkan dalam adonan sinoli. Ragam camilan manis ini bisa ditemui di rumah makan, pusat oleh-oleh, atau pasar tradisional di Ambon. Di sini ada banyak kue kering berbahan sagu, kue tumbu, bagea, sarut kenari, halua kenari, kacang kenari, dan sirup khas Ambon Alamat & Kontak Penjual: Pasar Mardika Pantai, Kel Rijali, Sirimau, Kel Rijali, Ambon, Kota Ambon, Maluku 0822-1187-2831 Sumber: https://food.detik.com/info-kuliner/d-3195254/sagu-lempeng-dan-sinoli-camilan-manis-berbahan-sagu-dari-ambon
Masyarakat Maluku memang seakan tak bisa lepas dari yang namanya sagu. Hampir semua jenis makanannya yang terkenal dibuat dari bahan dasar berupa sagu. Memang wajar jika masyarakat Maluku dan sekitarnya menjadikan sagu sebagai produk pangan utama mengingat minimnya tanaman padi di perkebunan Maluku. Biasanya beras hanya dihidangkan pada saat-saat tertentu saja, selebihnya mereka mengonsumsi sagu, jagung, umbi-umbian, dan ketela. Kembali membahas tentang sagu, ada satu jajanan yang sangat digemari warga Maluku, yakni sagu gula. Sagu gula biasanya mempunyai bentuk persegi panjang yang pada bagian atasnya terdapat jejeran gula merah cair yang sudah meresap ke dalam sagu. Sagu gula atau gula sagu kerap dijadikan camilan oleh orang Maluku yang sedang menunggu waktu senja. Biasanya sagu gula dimakan bersama kopi sibu-sibu sebagai bentuk kecintaannya terhadap tanah Maluku. Alamat & Kontak Penjual: Egen's Warung Jl. Pulau Ayu Gang 5 No.15 samping...
Bahan-bahan 5 butir telur ayam 3 sendok makan mentega 1 sendok makan maizena secukupnya vanili 1 kaleng susu kental manis tepung terigu air hangat Langkah Untuk kulit 1btr telur + mentega + tepung terigu + maizena di campur jadi satu sampai kalis (tidak lengket) Cetak adonan kulit pada wadah pie...atau loyang..sisihkan Buatkan isinya 4 butir telur, susu kental manis, vanili di campur jadi satu....jangan sampai berbusa... Kemudian di saring dan masukan ke dalam adonan kulit tadi....kemudian di oven pada api kecil selama 40 menit Setelah matang siap di santap Sumber: https://cookpad.com/id/resep/2379076-lontar-susu-khas-maluku-ala-ala-gw
Bahan-bahan 5-6 porsi 1 cup beras ketan 6 cup beras putih 7 gelas santan sedang (1,75 L) hingga 2 L tergantung beras 2 batang serai, digeprek lalu disimpul 3 cm Kunyit, diuleg 3 lembar daun salam 4 sdt garam atau sesuai selera 1 sdm gula atau sesuai selera 3 lembar daun pandan 3 lembar daun jeruk Langkah 90 menit Campur beras dengan santan dan bumbu hingga rata Nanak beras dalam panci kurang lebih setengah jam hingga agak lunak Angkat beras yang setengah matang tsb, campur lagi dengan santan hingga terendam Kukus lagi dalam panci,tunggu hingga matang Sajikan hangat Alamat & Kontak Penjual: Egen's Warung Jl. Pulau Ayu Gang 5 No.15 samping Hotel Amaris daerah Teuku Umar 081353306413, Facebook: Egen's Warung Sumber: https://cookpad.com/id/resep/915924-nasi-kuning-khas-maluku
Sayur garo adalah sayur khas maluku utara. Pasar tradisional di Maluku Utara selalu menjual campuran daun singkong, jantung pisang, dan bunga pepaya yang telah dipotong-potong, direbus, dan dikeringkan sehingga siap untuk ditumis menjadi sayur garo yang lezat di rumah. Bahan-bahan 5 porsi 1 buah jantung pisang ukuran sedang 1 ikat daun singkong iris halus 100 gr bunga pepaya, remas dengan garam hingga layu lalu cuci bersih di air mengalir 3 siung bawang putih iris halus 4 siung bawang merah iris halus 6 buah cabe rawit iris halus gula garam penyedap rasa minyak untuk menumis Air Langkah 30 menit Jantung pisang diiris tipis dan remas dengan garam. Lalu bersihkan di air mengalir hingga tidak ada getah. Rebus jantung pisang dan daun singkong yang telah diiris tipis hingga empuk dan tiriskan Panaskan minyak, tumis bawang merah, bawang putih, cabe rawit hingga harum...