tahun baru islam
1.027 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Legenda Jaka Seger dan Rara Anteng
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Jaka Seger dan Rara Anteng  adalah sebuah legenda yang beredar di kalangan masyarakat  Jawa Timur,  Indonesia. Legenda yang mengisahkan tentang percintaan antara Jaka Seger dan Rara Anteng ini menerangkan tentang asal-usul Gunung Brahma (Bromo) dan Gunung Batok, serta asal-usul nama suku Tengger, yaitu sebuah suku yang tinggal di sekitar Gunung Bromo. Bagi suku Tengger, Gunung Bromo merupakan gunung yang suci. Itulah sebabnya, setiap setahun sekali, yaitu setiap bulan Purnama pada bulan ke-10 tahun Saka, mereka melaksanakan upacara yang dikenal dengan Yadnya Kasada. Konon, keberadaan upacara tersebut juga diyakini berasal dari cerita  Jaka Seger dan Rara Anteng  ini. Berikut kisahnya. * * * Alkisah,  di sebuah rumah sederhana di lereng Gunung Bromo, seorang laki-laki setengah baya sedang duduk menunggu istrinya yang akan melahirkan anak kedua mereka. Laki-laki itu adalah Raja Majapahit yang meninggalkan negerinya dan membuat sebuah dusun di...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Legenda Asal Mula Selat Bali
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Selat Bali adalah sebuah selat yang memisahkan Pulau Jawa dan Pulau Bali. Menurut cerita, kedua pulau tersebut dulunya merupakan kesatuan daratan, yang kemudian terpisah karena sebuah peristiwa ajaib yang pernah terjadi di daerah itu. Peristiwa apakah yang menyebabkan terjadinya Selat Bali? Ikuti kisahnya dalam cerita Legenda Asal Mula Selat Bali berikut ini! * * * Alkisah, di Kerajaan Daha, Kediri, Jawa Timur, hiduplah seorang brahamana (pendeta) yang bernama Empu Sidi Mantra. Ia seorang pendeta yang kaya raya dan terkenal sakti mandraguna. Selain itu, ia juga memiliki seorang istri yang cantik jelita dan seorang putra yang gagah dan tanpan bernama Manik Angkeran. Meski demikian, pendeta itu tidak bisa hidup tenang dan bahagia, karena anak semata wayangnya, Manik Angkeran, memiliki sifat tidak terpuji, yaitu gemar berjudi. Ia selalu mempertaruhkan harta kekayaan orang tuanya dan berhutang kepada orang lain ketika kalah berjudi. Hal inilah yang membuat Em...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Legenda Ande Ande Lumut
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Alkisah, di sebuah tempat Jawa Timur, Indonesia, berdirilah dua buah kerajaan kembar, yaitu Kerajaan Jenggala yang dipimpin oleh Raja Jayengnegara dan Kerajaan Kediri yang dipimpin oleh Raja Jayengrana. Menurut cerita, dahulunya kedua kerajaan tersebut berada dalam satu wilayah yang bernama Kahuripan. Sesuai dengan pesan Airlangga sebelum meninggal, kedua kerajaan tersebut harus disatukan kembali melalui suatu ikatan pernikahan untuk menghindari terjadinya peperangan di antara mereka. Akhirnya, Panji Asmarabangun (putra Jayengnegara) dinikahkan dengan Sekartaji (Putri Jayengrana). Pada suatu ketika, Kerajaan Jenggala tiba-tiba diserang oleh kerajaan musuh. Di saat pertempuran sengit berlangsung, Putri Dewi Sekartaji melarikan diri dan bersembunyi ke sebuah desa yang jauh dari Jenggala. Untuk menjaga keselamatan jiwanya, ia menyamar sebagai gadis kampung dan mengabdi kepada seorang janda yang kaya raya bernama Nyai Intan. Nyai Intan mempunyai tiga orang putri yang cantik d...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Dhe’ Nong Dhe’ Ne’ Nang
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Timur

Dhe’ nong dhe’ ne’ nang Nanganang nganang nong dhe’ Nong dhe’ ne’ nang jaga jaggur La sayomla haeto lillah Ya amrasol kalimas topa’ Haena haedhang haena dhangkong Pangantanna din ba’aju din tamenggung Ayola’ yole nengkong abli pole ngantol Koddu’ pace pacenan, langsep buko lon alon Pangantan ka’imma pangantan Mantan loji pamaso’a ka karaton Bu’ saeng lema’, bu’ saeng lema’ Aeng tase’ bang kambangan Dhu panarema, dhu panarema Balanjana saare korang Bidaddari le’ bidaddar kong Nase’ obi le’ kowa lurking Ban-gibannna le’ nase’ jagung Pangerengga le’ pate’ buttong Ya, hadirin tore so’onnagi Paneka pangantan sopaja kengeng salamet Ya salam, ya salam Kitab suci dah lama-lamanya Kini pengantin lah tiba lah tiba Kepada kawan-kawanku semua Mudah-mudahan berjumpa lagi Tan-taretan sa...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Orang Desa Tihingan Tidak Boleh Berjodoh Dengan Orang Desa Kapal
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Kyai Tapiogo dulu adalah ”Begedhe” di desa Tingan. Ia ber asal dari Sendhang Darajat. Pada suatu hari Kyai Tapiogo bersedekah bumi dan mengun dang Begedhe desa Kapal. Setelah pertemuan berjalan beberapa lamanya, maka berakhirlah pesta itu dengan suatu perbantahan dan Begedhe desa Kapal kalah berbantah. Tetapi karena merasa kaya dan berperawakan tinggi besar ia mengeluarkan tantangan kepada Kyai Tapiogo yang berperawakan kecil. Isi tantangannya ialah, bahwa ia bersedia menyerahkan segala kekayaannya terma suk sawahnya kepada Begedhe Tingan, asal saja Begedhe Tingan kuat mengangkat dia sampai ke desa Kapal. Begitu Kyai Tapiogo mendengar tantangan Begedhe Kapal, begitu ia menggendong Begedhe Kapal dan disirep (dibius dengan mantra). Dengan demikian, selama digendong, Begedhe Kapal ter tidur. Di tengah sebuah sawah Kyai Tapiogo merasa lelah, maka gendongannya diletakkan untuk beristirahat. Begedhe Kapal masih tidur nyenyak. Di dalam bahasa Jawa dikatakan ”ngrin...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Menantu Pak Kyai
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Adalah seorang anak jejaka. Anak itu tidak dapat mengaji maupun sembahyang. Tapi ia ingin memperisterikan anak pak kyai. Pak kyai mempunyai dua orang anak. Ia pernah mendengar kata-kata pak kyai itu kepada anaknya : ”Nak, kalau engkau ingin bersuami, suamimu harus hafal isi Qur'an yang tiga puluh jus. Kalau tidak, aku tidak mau meneri manya.” Jejaka itu salah tafsir terhadap kata-kata pak kyai. Ia mengira bahwa yang harus menjadi suami anak pak kyai itu ialah laki-laki yang memiliki Qur'an banyak sekali. Maka ia mencuri Qur'an banyak sekali, dipikul lewat di depan rumah pak kyai. Pak kyai pun bertanya : ”Nak, apa itu?” Jejaka menjawab : ”Kitab.” Pak kyai : ”Singgahlah sebentar. Anak dari mana?” Jejaka : ”Saya dari Banyuwangi. Baru pulang belajar mengaji.” Pak kyai : ”Oooo ...! Sekarang begini. Anak dari Banyuwangi? Jangan pulang dulu.” Jejaka : ”Saya tergesa-gesa...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Legenda Danau Kastoba, Pulau Bawean
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Kala itu orang belum mengenal Pulau Bawean. Namanya masih tersohor dengan sebutan Pulau Majeti. Pulau ini diselimuti hutan belantara yang sangat lebat nan menghijau. Tepat di tengah-tengah pulau tumbuh pohon sangat besar. Namanya pohon kastoba. Pohonnya kokoh dan menjulang tinggi. Akar-akarnya tertancap kuat di tanah, bahkan yang menyembul ke permukaan seperti jari-jari sedang mencengkeram bumi. Daunnya sangat rimbun. Dahan-dahan dan rantingnya menjuntai sampai ke tanah. Tidak mengherankan apabila pohon itu menjadi tempat bermain, berteduh, dan bersarang bagi burung-burung dan binatang lainnya. Pohon kastoba saat itu menjadi pohon yang sangat tersohor di seantero Nusantara. Pohon kastoba tiada duanya di dunia, hanya tumbuh di Pulau Majeti. Semua mengetahui bahwa pohon itu memiliki kesaktian tiada tara. Pemiliknya adalah Ratu Jin yang juga dikenal sangat sakti mandra guna. Sang Ratu memberikan titah kepada rakyatnya untuk senantiasa memelihara dan menjaga pohon langka itu. Bahkan...

avatar
Yunaz Karaman
Gambar Entri
5_Asal Usul Kota Malang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Adalah seorang raja yang bijaksana dan amat sakti, Dewasimha namanya. Ia menjaga istananya yang berkilauan serta dikuduskan oleh api suci Sang Putikewara (Ciwa). Berbahagialah sang Raja Dewasimha karena dewa-dewa telah menganugerahkan dalam hidupnya seorang putera sebagai pewaris mahkotanya. Putra yang kemudian menjadi pelindung kerajaan itu bernama Liswa atau juga dikenal sebagai Gajayana. Adalah Gajayana seorang raja yang begitu dicintai rakyatnya, berbudi luhur dan berbuat baik untuk kaum pendeta serta penuh baktu sesungguh-sungguhnya kepada Resi Agastya. Sebagai tanda bakti yang tulus kepada Resi tersebut, sang Raja Gajayana telah membangun sebuah candi yang permai untuk mahresi serta untuk menjadi penangkal segala penyakit dan malapetaka kerajaan. Jikalau nenek moyangnya telah membuat arca Agstya dari kayu cendana, maka Raja Gajayana sebagai pernyataan bakti dan hormatnya telah memerintahkan kepada pemahat-pemahat ternama di seantero kerajaan untuk membuat arca Agastya dari...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
7_ Keris Weling Putih
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Sang Prabu Erlangga kebingungan, sejak tadi ia berjalan mondar-mandir di ruangannya. Patih Narottama yang berdiri di dekatnya, juga tampak terlihat kebingungan. Kerajaan Kahuripan saat ini tengah diserang penyakit aneh, Penyakit itu banyak sekali memakan korban jiwa baik dari masyarakat umum maupun keluarga pejabat dan keluarga kerajaan. Ternyata, penyakit itu disebarkan oleh seorang wanita penyihir yang sangat kejam dan sakti. Namanya Serat Asih, tapi ia lebih dikenal dengan nama Colon Arang. Ia tinggal di Desa Girah. Karena khawatir penyakit itu akan semakin meluas, Raja Erlangga mengutus Patih Narottama untuk menangkap Colon Arang. Setelah menerima perintah tersebut, Patih Narottama mengumpulkan para prajurit pilihannya. "Wahai, para prajuritku. Mari kita berangkat ke Desa Girah untuk menangkap wanita penyihir itu," perintah Patih Narottama. Mereka kemudian memulai perjalanan ke Desa Girah, menuju tempat tinggal Colon Arang. Colon Arang terkejut melihat kedatangan par...

avatar
Sobat Budaya