Kerupuk Catak adalah kerupuk yang dibuat dengan menggunakan bahan baku paru-paru ikan. Ikan yang dipilih juga tidak sembarangan ikan, ikan yang dipilih harus ikan yang besar untuk menghasilkan paru-paru yang cukup besar untuk dikeringkan. Dan jangan salah, ikan besar yang dipilih juga tidak ikan besar sembarang, ikan besar yang dipilih terutama adalah ikan besar dari jenis Ikan Manyung. Kesegaran ikan yang akan diambil paru-parunya harus terjamin untuk menjaga kualitas paru-paru dan Kerupuk Catak nanti. Proses pembuatan Kerupuk Catak sangat alami. Pengambilan bahan baku (paru-paru) dilakukan dengan bantuan pisau tajam. Proses pengeringan juga tidak menggunakan mesin, tetapi menggunakan bantuan sinar matahari. Bumbu yang digunakan sangat tradisional dan terbebas dari zat kimia berefek samping. Dan hasilnya dapat dirasakan enaknya, gurihnya, dan mengandung gizi dan protein tinggi. Kerupuk catak zaman dulu merupakan makanan para bangsawan dan para kalangan elite. Walaupun zaman...
Nama lain dari alat musik tradisional Jawa Tengah ini yaitu ricik. Saron adalah instrumen gamelan yang masuk dalam keluarga balungan. Alat musik ini dimainkan lewat cara dipukul dengan pemukul yang terbuat dari kayu dan biasanya dilapis karet, dan Saron sendiri berbahan logam. Untuk memainkan alat tradisional ini harus sesuai dengan irama dan nada yang pas, lewat cara menabuh bertukaran pada saron 1 serta saron 2. Tempo atau cepat lambatnya penabuhan bergantung dari komando kendang dan tipe gendhingnya. Dalam memainkan alat musik ini, tangan kanan memukul logam atau wilahan serta tangan kiri menyentuh wilahan perlahan untuk menyingkirkan dengungan (resonansi berlebihan) yang dikenal dengan teknik memathet. #OSKMITB2018
Kue wajik adalah salah satu jajanan tradisional khas Indonesia. Saat ini kue yang memiliki cita rasa yang manis dan legit ini terbilang sudah langka dan sulit ditemui. Kue wajik hanya dapat ditemui di pasar-pasar tradisional dan terkadang tersedia di pusat perbelanjaan oleh- oleh khas Jawa Tengah, Yogyakarta, dan sekitarnya. Kue wajik juga biasanya tersaji pada momen tertentu seperti pesta pernikahan dan hari raya. Kuliner tradisional yang berbahan dasar utama dari beras ketan ini berasal dari Jawa Tengah. Meskipun demikian, daerah-daerah lain di Indonesia juga memiliki jajanan tradisional yang serupa dengan kue wajik namun dengan sebutan berbeda, misalnya kue wajik yang berasal dari Sumatera, Bali, dan Jawa Barat. Kue wajik pada umumnya berwarna coklat gelap dan disajikan berupa potongan segi empat. Warna coklat pada kue wajik tersebut berasal dari pewarna alami yaitu gula merah. Namun seiring berkembangnya zaman kue wajik juga menyajikan tampilan baru...
Sawan Pengantin adalah kepercayaan adat orang Jawa Tengah di daerah Kebumen, yaitu ketika sepasang suami istri membawa anak balitanya ke acara hajatan di mana salah satu pihak pengantin ada yang baru pertama kali mantu / menikahkan anak sulungnya, anak balita tersebut akan menjadi sakit. Balita tersebut dipercaya telah diikuti oleh sebuah 'makhluk halus' dan akan mengalami gejala seperti demam tinggi di malam hari yang berulang selama 2-3 malam. Demam ini tidak kunjung turun panasnya walau sudah berobat ke dokter. Anak yang terkena sawan pengantin juga dapat mengalami gejala lain seperti kejang-kejang, yang dipercaya disebabkan karena balita 'kesurupan' setan. Jika tidak mengambil langkah-langkah lebih lanjut, maka sawan pengantin akan menyebabkan gangguan pada sisi psikologis balita. Gejala lain yang dapat dideteksi antara lain: Anak akan rewel pada jam-jam tertentu, terutama ketika menjelang maghrib dan ketika tengah malam. Anak mudah deg-dega...
Kesenian Ketroprak berasal dari Surakarta dan berkembang pesat di Yogyakarta. Ketoprak merupakan drama tradisional yang biasanya ditampilkan dengan iringan gamelan langsung. Dahulu kesenian ini diiringi lesung dan alu yang menghasilkan suara "prak,prak,prak" maka disebutlah kesenian ini dengan nama Ketoprak. Tema cerita yang disajikan pun bermacam-macam, diambil dari cerita sejarah, cerita rakyat, ataupun asal usul kerajaan. Ciri khas dari ketoprak ini menggunakan dialog bahasa Jawa. Kesenian ini sering ditampilkan dalam berbagai acara di kota maupun di perdesaan, seperti acara hajatan, pernikahan atau pertunjukan. Gedung pertunjukan dalam istilah bahasa Jawa disebut Tobong. Saking populernya kesenian ini, untuk dapat menonton pertunjukan ketoprak pun biasanya di kenai biaya masuk. Masyarakat Jawa Tengah sangat menikmati pertujukan ini, apalagi jika cerita yang ditampilkan disuguhi dengan lelucon atau humor.
Kudus adalah salah satu kota di Provinsi Jawa Tengah yang menyimpan segudang kuliner. Banyak orang yang belum tahu akan kuliner yang terdapat di Kota Kudus, salah satunya Nasi Pindang. Nasi Pindang akan memanjakan lidah para penikmat kuliner dengan rasa gurih ditambah lagi dengan tempe kering yang crispy. Salah satu kuliner Nasi Pindang yang terkenal di Kota Kudus adalah Kedai Pindang Ayam Pak H. Sulichan. Letak warung ini berada di Taman Bojana yang dikenal sebagai pusat kuliner enak di Kudus. Sajian nasi pindang di sini sangat sederhana yaitu seporsi nasi di atas daun pisang yang disiram dengan kuah cokelat seperti rawon. Tak perlu ragu, warung yang sudah ada sejak tahun 1968 ini menyajikan menu lezat, terutama pindang kerbaunya. Harga dari nasi pindang ini pun sangatlah terjangkau. Satu porsinya hanya dibanderol seharga kurang lebih Rp15.000. #OSKMITB2018
NANAS MADU BELIK Terletak diantara 5 kabupaten di Jawa Tengah, Gunung Slamet memberikan kekayaan alam yang luar biasa bagi masyarakat disekitarnya. Salah satunya ialah kabupaten Pemalang. Biasanya daerah pegunungan adalah daerah yang dapat ditanami segala macam buah dan sayuran. Salah satunya ialah nanas madu belik. Nanas madu belik adalah komoditas pangan alami dari kabupaten Pemalang. Tidak seperti nanas pada umumnya, nanas madu belik berbentuk lebih kecil dan berwarna kuning cenderung orange. Walaupun ukurannya lebih kecil daripada nanas pada umumnya, nanas ini memiliki rasa yang manis dibandingkan nanas pada umumnya. Selain dari rasa manisnya, nanas madu belik juga terkenal dengan aromanya yang khas. Nanas madu belik banyak ditemui di perkebunan kecematan Belik, kabupaten Pemalang. Sekitar lima tahun terakhir, nanas ini banyak ditana...
Bundengan pada awalnya digunakan sebagai alat untuk meneduh atau sejenis kanopi tradisional (kowangan) bagi para petani dan peternak/penggembala itik (angon bebek) alias payung pada tempo dulu. Supaya mereka tidak jenuh saat menunggu itik – itiknya memakan sisa hasil panen padi, mereka merekayasa bundengan dengan cara mengambil beberapa helai ijuk yang sudah menempel terikat pada bundengan lalu dibentangkan dari kanan ke kiri sehingga ijuk ini berperan seperti senar yang dipetik memunculkan nada yang berdengung nyaring. Salah satu warga Wonosobo yang dulunya aktif berkonsentrasi memainkan bundengan, Bapak Barnawi (Alm.) yang berasal dari Desa Maduretno, Kecamatan Kalikajar, mengganti ijuk tadi dengan senar raket untuk dimainkan tangan kiri, yang menimbulkan bunyi mirip perpaduan kenong, kempul, dan gong. Beliau juga berperan sebagai pemusik kendang tari lengger, beliau mencoba berimprovisasi, sehingga yang dimainkan pada bagian tangan kanan adalah bilah bambu deng...
Pantai Bandengan atau yang sering disebut juga Pantai Tirta Samudra ini memiliki asal usul cerita dibalik namanya tersebut. Menurut cerita masyarakat, konon ketika seorang pemuda yang masih memiliki kekerabatan dengan Sunan Muria yang bernama Amir Hasan sedang mengembara untuk mengembangkan ilmu agama islamnya. Beliau pada saat itu sedang dalam perjalanannya menuju Kepulauan Karimunjawa yang terkenal dengan keindahannya. Ditengah perjalanannya itu, ia memutuskan untuk singgah di sebuah desa yang sekarang dikenal dengan nama Desa "nyamplungan". Nama Nyamplungan sendiri didapat dari panggilan lain Amir Hasan, yaitu Sunan Nyamplungan. Konon katanya disebut "nyamplungan" karena pada saat itu ia membawa biji nyamplungan yang hendak ia tanam di Kepulauan Karimunjawa nantinya. Sunan Nyamplungan, yang pada saat itu ditenami dua pengawalnya, mengamati hamparan pantai luas dengan pasir putih dan airnya yang jernih yang ada di desa tersebut. Ketika sedang menikmati pemandangan pantai...