Hari Pendidikan Nasional
1.007 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Es Jaipong - Jawa Barat - Jawa Barat
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Sebagai sebuah negara yang berada di wilayah beriklim tropis, Indonesia memang memiliki sajian kuliner berupa es yang sangat beragam. Hampir setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing. Salah satunya adalah es Jaipong asal Jawa Barat. Kuliner yang sangat cocok dinikmati saat siang hari ini, bahkan sempat begitu populer di era tahun 80 hingga 90-an. Hampir setiap daerah di pelosok tanah air bisa ditemukan penjual es Jaipong ini. Di Yogyakarta, kuliner es Jaipong hingga saat ini masih bisa ditemui. Sejumlah penjual yang umumnya berasa dari Jawa Barat kerap menjual dengan menggunakan gerobal dorong. Salah satunya terdapat di kawasan Kotabaru, Yogyakarta. Dilihat dari warnanya saja, es Jaipong memang tampak begitu menarik. Perpaduan warma merah, hijau, hitam, kuning serta cokelat dan putih membuat es Jaipong begitu menggoda untuk dicicipi. Terlebih di tengah cuaca terik siang hari. E Jaipong memiliki perpaduan rasa gurih, asam namun lebih didominasi rasa manis. Wa...

avatar
Riani Charlina
Gambar Entri
Wayang Kulit Bekasi
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Wayang kulit Bekasi sebenarnya masih sama latar belakangnya dengan wayang-wayang sejenis yang ada di Pulau Jawa. Yang membedakan antara wayang kulit Bekasi dengan wayang kulit daerah lain adalah faktor sosilogis dan pengaruh budaya lingkungannya. Perbedaan lainnya yaitu adanya tokoh yang lebih mirip dengan wayang golek misalnya Semar, Cepot, Udel dan Gareng, sementara Dorna digambarkan dengan wajah kearab-araban dengan memakai topi haji. Awalnya wayang kulit Bekasi dibawa oleh seseorang yang bernama Balentet. Setelah ia berguru di daerah Cirebon dengan membawa wayang kulit Pandawa Lima sebagai warisan gurunya, Balentet mematangkan ilmu pedalangannya di daerah Bekasi dengan mendatangi tiga orang guru pedalangan, diantaranya Mbah Belentuk, Mbah Rasiun dan Mbah Cepe. Sekitar tahun 1918, Balentet mulai mendalang hingga meninggal dunia pada tahun 1982. Sebagai dalang kondang di Bekasi, menjelang akhir hayatnya Balentet mewariskan keterampilan mendalangnya kepada putra-putranya, d...

avatar
Nurma Rahmawati
Gambar Entri
Calung Dalengket
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Asal-usul Calung Dalengket yang ada di Kecamatan Lemah Abang Kabupaten Bekasi berasal dari sejenis permainan anak-anak gembala. Permainan ini di mainkan setiap habis panen dengan mengambil tempat di sawah atau di tegalan (ladang). Permainan ini biasanya di ikuti oleh tua dan muda, laki-laki dan perempuan serta bersifat lomba dengan ketentuan yang paling banyak penontonnya itulah sebagai pemenang. Lamanya pertandingan tidak ada ketentuan yang, bergantung banyaknya penonton.   Karena permainan ini tidak memper­gunakan wasit, sehingga sering kali menimbulkan keributan di antara pesertanya. Yang di anggap sebagai tokoh penggarap dalam permainan ini adalah Bapak Amat dan Bapak Endang.   Bentuk pertunjukkan di dukung oleh beberapa pemain di antaranya:   - 1 orang pemain sebagai juru Suling Toleat   - 1 orang pemain sebagai juru Komlat (Saron)   - 1 orang pemain sebagai juru Kedemung   - 1 orang pemain sebaga...

avatar
Nurma Rahmawati
Gambar Entri
Mi Koclok
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Mi dengan tekstur cenderung lembek ini sangat khas dengan kuahnya yang berwarna putih kental. Kuah putih kental tersebut berbahan dasar santan kelapa. Sebagai pelengkap, mi koclok juga diramaikan dengan potongan telur ayam rebus, suwiran ayam, kol, tauge, dan daun bawang. Kekentalan kuah hangat yang berpadu dengan mi dan  topping cukup mengenyangkan dan sangat pas disantap di malam hari. Beberapa penjual turut menambahkan kecap dan kaldu khusus sebagai penyedap. Sumber: Liputan6.com/Panji Prayitno

avatar
Ditanadya
Gambar Entri
Keripik Pare (Kiripik Paria)
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Pare yang terkenal pahit ini diolah menjadi keripik yang renyah. Tak perlu khawatir mengenai rasanya karena pare direndam dalam air garam selama 4 hari dan dicampur dengan bumbu-bumbu lain yang memberi sensasi asin dan pedas sebelum digoreng. Sumber: "Ragam Indonesia" Trans 7

avatar
Ditanadya
Gambar Entri
Situ Lengkong Panjalu - Jawa Barat - Jawa Barat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

“Ha ha ha, aku sudah kebal sekarang. Coba Kakanda lihat!” ujar Borosngora dengan bangga sambil menunjukkan ilmu kekebalan tubuh yang sudah dikuasainya. Ilmu itu adalah hasil belajarnya selama berbulan-bulan di daerah Ujung Kulon. Dia memamerkannya pada sang kakak, Sanghyang Lembu Sampulur yang hanya menggeleng-geleng melihat kelakuan salah satu adiknya itu. “Ada apa ini?” Suara gaduh dari halaman istana itu membuat Prabu Cakradewa, sang raja Kerajaan Panjalu, keluar. Mendengar suara berat yang penuh wibawa, kedua anaknya terdiam. Mereka sadar, ayah mereka tentu tidak menyukai kelakuan mereka. “Begini, Ayah. Barusan adinda Borosngora memperlihatkan ilmu kekebalan tubuh yang telah dikuasainya,” jelas Lembu Sampulur dengan hati-hati. Dia melihat perubahan raut muka sang ayah. Dahi Prabu Cakradewa berkerut dan alisnya terangkat. Prabu Cakradewa kemudian meminta Borosngora menghadapnya untuk berbicara empat mata....

avatar
Oase
Gambar Entri
Batik Asal Depok
Motif Kain Motif Kain
Jawa Barat

Batik Khas Kota Depok merupakan hasil dari "Lomba Desain Batik Khas Depok" yang diprakarsai oleh Dra. Hj. Nur Azizah Tamhid, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Depok (DEKRANASDA), pada tahun 2007. Lomba ini diikuti oleh 223 peserta dan menghasilkan 345 motif batik. Terpilih 10 motif batik dari 10 peserta lomba. Arti dan makna yang terkandung dalam Batik Khas Depok: Dari segi warna dasar batik: Warna kuning keemasan, merah marun, orange, biru, biru tua dan krem, di mana semua warna dasar tersebut melambangkan suatu kewibawaan, keteduhan, ketenangan dan keberanian. Dari segi motif dan simbol: Paricara Dharma, semboyan Kota Depok yang menjadi amanah semua komponen masyarakat Depok, yang mengutamakan pengabdian yang baik, benar dan adil. Simbol Sayap, berarti mengayomi, mengangkat tinggi harkat, martabat dan derajat masyarakat Depok pada umumnya. Simbol Buah Belimbing dan Ikan Memphis, melambangkan ke unggulan Kota Depok. Simbol Mega Mendung, memberi arti tingginya cita-cita...

avatar
Rachma Fitriani
Gambar Entri
Cerita Rakyat Ciung Wanara
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Alkisah pada zaman dahulu, di sebuah daerah di Jawa barat berdiri sebuah Kerajaan bernama Kerajaan Galuh. Kerajaan Galuh di pimpin oleh seorang Raja bijaksana bernama Raja Prabu Permana Di Kusumah. Raja memiliki dua orang Permaisuri, yang pertama bernama Nyimas Dewi Naganingrum dan yang kedua bernama Nyimas Dewi Pangrenyep. Telah lama sang Raja mengurus kerajaan, akhirnya sang Raja memutuskan untuk menjadi seorang pertapa. Untuk mengurus kerajaan Galuh, Raja Prabu memilih untuk menunjuk menterinya yang bernama Aria Kebonan. Kisah ini memiliki kemiripan dengan Cerita Cindelaras Jawa Timur. Dengan kemampuan supranatural yang dimilikinya, Raja Prabu mengetahui bahwa menterinya yang bernama Aria Kebonan ingin menjadi seorang raja. Oleh karena itu ia pun memanggil menteri Aria Kebonan menghadap. "Aria Kebonan kemarilah, Aku ingin berbicara kepadamu.” kata raja. "Baik, Yang Mulia." kata Aria Kebonan. "Dengar Aria Kebonan, Aku akan mengangkatmu menjadi raja Galuh s...

avatar
Bangindsoft
Gambar Entri
Asal Usul Pantai Karang Nini
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Aki Ambu dan Nini Arga Piara adalah sepasang suami istri yang sudah tua renta. Mereka tidak dikarunia anak, tetapi hidup saling menyayangi dan setia satu sama lain. Setiap hari menjelang malam, Aki Ambu pergi ke laut untuk memancing ikan dan baru pulang pada pagi harinya. Suatu ketika, Aki Ambu terlihat kurang sehat, sehingga Nini Arga Piara melarang Aki Ambu untuk melaut. "Aki tidak apa-apa, Nini. Biarkan Aki pergi mencari ikan. Persediaan makan kita sudah mau habis. Kalau Aki tidak melaut, kita tidak punya makanan besok " ujar Aki Ambu. Meskipun telah dilarang oleh istrinya, Aki Ambu tetap ingin pergi. Akhirnya, Nini Arga Piara melepaskan Aki pergi. "Hati-hati ya Ki, kalau rasanya tidak kuat lebih baik pulang saja." pesannya kepada Aki Ambu. Aki Ambu pun berangkat ke laut dan mulai memancing ikan. Namun, sampai tengah malam tak satu pun ikan ia dapat. Sementara itu, Nini Arga gelisah menunggu suaminya di rumah. Sampai pagi ketika ayam berkokok, Aki Ambu belum juga...

avatar
Rahmah