Asal Usul dan Perkembangan Kuantan Singingi adalah sebuah daerah yang secara administratif termasuk dalam Provinsi Riau. Daerahnya banyak memiliki sungai. Kondisi geografis yang demikian, pada gilirannya membuat sebagian besar masyarakatnya memerlukan jalur1 sebagai alat transportasi Kemudian, muncul jalur-jalur yang diberi ukiran indah, seperti ukiran kepala ular, buaya, atau harimau, baik di bagian lambung maupun selembayung-nya. Selain itu, ditambah lagi dengan perlengkapan payung, tali-temali, selendang, tiang tengah (gulang-gulang) serta lambai-lambai (tempat juru mudi berdiri). Perubahan tersebut sekaligus menandai perkembangan fungsi jalur menjadi tidak sekadar alat angkut, namun juga menunjukkan identitas sosial. Sebab, hanya penguasa wilayah, bangsawan, dan datuk-datuk saja yang mengendarai jalur berhias itu. Perkembangan selanjutnya (kurang lebih 100 tahun kemudian), jalur tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi dan simbol status sosial seseorang, tetapi...
Pada masyarakat di Pekanbaru, ibukota Provinsi Riau, ada sejenis permainan yang disebut ali oma. Permainan ini dinamakan ali oma, karena pada waktu melakukannya diiringi oleh nyanyian ali oma. Inti dari permainan ali oma, sebenarnya sama dengan permainan petak umpet yang dimainkan oleh anak-anak yang ada di Jakarta, yaitu mencari tempat persembunyian pemain lain, sambil menjaga “benteng” pertahanannya, agar tidak disentuh atau dipegang oleh pemain lain. Dalam konteks ini, “benteng” adalah sebuah tembok atau batang pohon yang harus dijaga oleh seorang pemain dari “serangan” (sentuhan) pemain yang lain. Konon, pada masa penjajahan Belanda, nama permainan ini bukanlah ali oma, melainkan “main sembunyi-sembunyi”, yang dilakukan oleh anak-anak pada malam hari di sekitar pekarangan rumah. Namun, sejak zaman kemerdekaan nama permainan tersebut disesuaikan dengan kata-kata yang terdapat dalam nyanyiannya, yaitu “Ali Oma&rd...
Acar merupakan makanan yang sering dihadirkan di hidangan kuliner Nusantara. Biasanya acar dijadikan sajian pelengkap bersama lauk pauk. Banyak daerah di Indonesia yang mempunyai resepnya sendiri dalam pembuatan acar, termasuk di Riau. Bahan-bahan: 2 ons mentimun, kupas bijinya dan potong memanjang. 2 ons wortel, kupas dan potong memanjang. 10 butir bawang merah kecil. 10 buah cabai rawit hijau. 2 ½ sendok teh gula pasir. ½ sendok teh garam. 1 sendok teh cuka. ½ liter air. Minyak goreng secukupnya. Bumbu Halus: ¼ sendok teh adas manis. ½ sendok teh ketumbar. ½ sendok teh jintan. 1 buah cabai merah besar. 1 cm jahe. 2 cm kunyit, bakar. 2 siung bawang putih. 3 butir kemiri. 5 butir bawang merah. Cara Membuat: 1. Cuci potongan mentimun dan wortel sampai bersih. 2. Tiriskan lalu sisihkan dulu dan panaskan minyak untuk menumis bumbu halus sembari diaduk hingga harum. 3. Masukkan cabai rawit hi...
Indonesia terkenal akan kulinernya. Baik itu makanan atau minuman. Kuliner Indonesia terkenal akan kaya rasa. Dikarenakan Indonesia merupakan negeri yang kaya akan rempah, sehingga tertuang ke dalam kulinernya. Salah satu kuliner Nusantara yang kaya rasa adalah Asam Pedas Baung. Asam Pedas Baung adalah makanan khas provinsi Jambi. Paduan rasa pedas ditambah kayanya rempah di dalam masakan ini membuatnya sajian ini sangat enak untuk dinikmati. Cara pengolahannya pun tidaklah sulit, sehingga bisa dicoba di rumah. Resep Asam Pedas Baung Bahan-bahan : 1 kg ikan baung. Jika tidak tersedia maka ikan baung juga bisa diganti dengan ikan patin. Bersihkan organ dalam ikan dan potong-potong menjadi 5 bagian. Cuci bersih lalu sisihkan. 1 liter air 1 tangkai serai yang dimemarkan 1 lembar daun kunyit 3 buah asam kandis 3 cm lengkuas 2 cm jahe 2 cm kunyit 10 buah cabe merah 5 butir bawang merah ½ sdm garam...
Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) adalah salah satu kabupaten di Povinsi Riau, Indonesia Kabupaten Kuansing disebut pula dengan rantau Kuantan atau sebagai daerah perantauan orang-orang Minangkabau (Rantau nan Tigo Jurai). Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat Kuansing menggunakan adat istiadat serta bahasa Minangkabau. Kabupaten Kuantan Singingi pada awalnya merupakan bagian dari Kabupaten Indragiri Hulu, namun setelah dikeluarkannya Undang-undang Nomor 53 tahun 1999, Kabupaten Indragiri Hulu dimekarkan menjadi 2 ( dua ) kabupaten yaitu Kabupaten Indragiri Hulu dan Kabupaten Kuantan Singingi dengan Ibu Kotanya berkedudukan di Teluk Kuantan. Setelah dilakukan Pemekaran Wilayah, Kuantan sekarang berada di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), yang ber-Ibu Kota Taluk Kuantan.Daerah ini lebih dikenal dengan sebutan ‘Rantau Kuantan’ yang terdiri dari 4 empat kecamatan, yaitu Kecamatan Kuantan Mudik, Kuantan Tengah, Kuantan Hilir dan Kecamatan Cerenti (Sekarang dim...
Camilan renyah ini bercita rasa gurih dan pedas. Keripik cabe merupakan makanan asal kota Dumai, Riau. Alamat dan Kontak Penjual: Bintania Jl. Merbabu, Tanjungpinang, Bintan Selatan, Kepulauan Riau 0813 3166 3166 Sumber: http://www.gulalives.co/inilah-68-keripik-nusantara-yang-harus-kamu-coba/#
Perahu baganduang (perahu bergandung) adalah perahu kebesaran (semacam kereta kencana) yang digunakan di dalam tradisi manjopuik limau. Perahu ini dibuat dari perahu kecil (jalur mini) yang digandung (dirangkai) dengan dua perahu kecil lainnya dan ditegakkan dengan gulang-gulang ( tunggul adat ), simbol-simbol, serta dihiasi janur, dan kain panjang. Perahu baganduong merupakan lambang dari kemegahan, perjuangan, batobo , jalinan kasih, dan bentuk sanjungan seorang bujang kepada seorang gadis. Perahu baganduang memiliki tiga bagian utama dan beberapa bagian pendukung. Ketiga bagian utama tersebut adalah beranda, tonggak, dan lantai berpagar janur. Beranda merupakan simbol balai adat yang di dalamnya terdapat bangku panjang dan gapura yang terbuat dari janur. Beranda berfungsi sebagai ruang berdiam si bujang saat manjopuik limau . Tonggak adalah layar perahu baganduang sekaligus penyatu ketiga perahu, berfungsi sebagai rumah dari penempatan simbol-simbol. Simb...
Pagi hari ke 4 lebaran ratusan pemuda pemudi daerah Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi beramai-ramai berkumpul di tepian Sungai Kuantan. Tidak hanya berkumpul, para muda mudi ini juga berpasang-pasangan menaiki perahu yang terbuat dari buluh ditepian sungai tersebut. Sebanyak 20 perahu yang dibuat bersama-sama oleh masyarakat sekitar untuk dinaiki para pemuda pemudi yang berjumlah 30 orang. Perahu yang oleh masyarakat setempat disebut Perahu Baganduang tersebut dibuat dalam rangka melaksanakan tradisi adat yang telah dilakukan masyarakat terus menerus selama kurang lebih satu abad lamanya. Tradisi yang disebut masyarakat Festival Perahu Baganduang tersebut dijalankan oleh para muda-mudi mulai dari malam terakhir Bulan Ramadhan. Tokoh Masyarakat Daerah Lubuk Jambi, Raja Mahadi bercerita pada malam takbiran tersebut para pemuda yang masih lajang membawa mangkok berisikan beberapa buah jeruk untuk diberikan kepada pemudi yang diinginkannya un...
Upacara Menumbai , adalah upacara untuk mengambil madu lebah di pohon Sialang. Keberadaan hutan alam bagi masyarakat Petalangan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, sangat penting. Sebagian besar dari mereka menggantungkan hidup pada hasil hutan, mulai dari berburu, menangkap ikan, hingga menumbai. Menumbai adalah upacara adat untuk mengambil madu lebah di pohon sialang. Pohon Sialang yaitu pohon tinggi besar dan tempat yang disenangi lebah hutan untuk bersarang. Jenis pohon Sialang disana ada tiga jenis, Sulur Batang, Rumah Keluang dan Cempedak Air. Menumbai hanya dapat dilakukan dua hingga tiga kali dalam setahun. Prosesnya pun dengan ritual dan dikerjakan menggunakan peralatan tradisional. Di antaranya Tunam, terbuat dari sabut kelapa lalu dibungkus dengan kayu yang sudah kering. Gunanya untuk menguak lebah dari sarang lalu mengikuti bara api jatuh kebawah. Selain itu api Tunam juga berfungsi untuk mengusir binatang berbisa di atas pohon Sial...