Anak
467 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
LEGENDA BATU TULIS
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

  Batu tulis merupakan batu besar yang berada di “pulau” yang ada diantara Telogo Warno dan telogo Pengilon. Konon bila orangtua yang anaknya belum bisa membaca memohon pada Yang Maha Kuasa di tempat batu ini berada maka si anak akan segera bisa memebaca   Sumber : KEMENTERIAN KEHUTANAN – Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Tengah  

avatar
Ahadin Fahmi
Gambar Entri
Ngunduh Mantu
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Ngunduh Mantu adalah tradisi pernikahan adat Jawa yang diadakan oleh pihak keluarga mempelai pria. Biasanya penyelenggaraan ngunduh mantu ini dilakukan selang beberapa hari (5 hari) setelah pelaksanaan resepsi oleh pihak mempelai wanita. Kata “ngunduh” sendiri berasal dari bahasa Jawa yang artinya mengambil sesuatu yang sudah matang. Jadi istilah ngunduh mantu bisa dipahami sebagai prosesi mengambil menantu yang sudah cukup dewasa. Kenapa harus dilakukan prosesi ngunduh mantu?. Pertama, untuk mengenalkan mempelai wanita kepada keluarga besar dari pihak mempelai pria. Sebagai bentuk woro-woro atau pengumuman kepada tetangga bahwa mempelai pria tersebut sudah beristri. Kedua, mengisyaratkan bahwa pria harus menjadi pelindung, pengayom bagi istri dan anak-anaknya kelak. Prosesi acara ngunduh mantu. (1) Penyerahan putra pengantin dari keluarga pengantin wanita kepada keluarga besar pengantin pria. Menyediakan sarana berupa : slindur, gepyokan, sangsangan sekar m...

avatar
M Luthfi Fathurrahman
Gambar Entri
Pak Tekong (atau Sepak Tekong)
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Tengah

Permainan ini adalah salah satu permainan anak yang umum dimainkan ketika saya masih kecil. Untuk memulai permainan, hanya dibutuhkan sebuah bola plastik dan juga batu bata ataupun kapur untuk membuat lingkaran. Idealnya, permainan ini dilakukan antara 5 sampai 10 orang. Permainan ini cukup sederhana tapi seru bahkan terhitung sebagai salah satu permainan yang cukup menguras tenaga. Dapat dimainkan baik oleh anak perempuan maupun laki-laki atau juga keduanya. Ketika saya kecil, permainan ini selalu dimainkan dalam kelompok yang cukup besar antara 10-12 orang dan berisi laki-laki dan perempuan. Permainan dapat dilakukan di areal perumahan atau juga di lapangan, yang penting ada tempat untuk sembunyi. Beberapa pembelajaran dan/atau manfaat dari permainan ini adalah meningkatkan aktivitas fisik atau sebagai salah satu kegiatan olah raga, atur strategi, setia kawan, dan juga kelincahan.   Teknis permainan: 1) Membuat lingkaran dengan batu bata atau kapur (atau penanda l...

avatar
Anggi Siregar
Gambar Entri
Kontrakol
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Tengah

Permainan ini adalah salah satu permainan yang gemar dimainkan oleh saya dan rekan-rekan di lingkungan tempat tinggal saya. Mungkin ada kesamaan dengan permainan lain, tapi inilah permainan lokal yang sering kami mainkan. Kontrakol, begitu kami menyebutnya. Dalam permainan ini membutuhkan: 1) 6-10 orang yang terbagi dalam 2 tim (masing-masing tim terdiri dari 3-5 orang). 2) Pecahan genteng atau batu bata tipis atau boleh batu pecahan semen sebanyak 10 buah. 3) Sebuah bola tenis. 4) Area bermain yang cukup luas atau leluasa (sehingga pemain dapat bergerak bebas dan menghindarkan dari resiko memecahkan kaca).   Teknis Permainan: 1) Setelah tim dibagi menjadi dua, masing-masing perwakilan tim melakukan suit untuk menentukan tim jaga dan tim penyerang. Yang kalah, menjadi tim jaga. 2) Selanjutnya dibuat lingkaran kecil. Susun 10 pecahan genteng atau pecahan bata atau pecahan semen menjadi tumpukan yang cukup kokoh. Penyusunan ini sebaiknya dilaku...

avatar
Anggi Siregar
Gambar Entri
Legenda Kopeng
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Legenda nama desa kopeng konon dari cerita turun temurun diceritakan  erat kaitannya dengan keberadaan kerajaan islam di jawa tengah yaitu Demak, Wali songo, Gunung Merbabu, dan Rawa pening di Banyubiru Ambarawa 14 km dari kota salatiga. Cerita ini di mulai dari seorag kesatria sakti mandara guna dari kerajaan Demak yang bernama Senopati Daraka, dengan pusakanya yang bernama Kyai kukusan (sebutan puncak muhtar) yang konon kesatria  bertapa di gunung merbabu di dusun yang namanya Dakkan (berasal dari kata Daraka) dan ini ada dan termasuk salah satu nama pedusunan di kopeng di sisi barat gunung merbabu. Dari wali songo, diceritakan bahwa mereka pernah bertemu dan berkumpul di puncak gunung merbabu yang merupakan gunung tertinggi di jawa tengah, mereka berkumpul untuk menentukan siapa pemimpin dari ke-sembilan wali itu, yang kemudian dimana puncak merbabu itu dabadikan dengan nama "kenteng songo" puncak tertinggi di gunung merbabu. Kemudian nama Kopeng sendiri ber...

avatar
Roby Darisandi
Gambar Entri
Gobak Sodor
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Tengah

Gobak sodor apa itu? Hem mungkin anak-anak zaman sekarang banyak yang tidak mengetahui hal ini. Gobak sodor ini berasal dari Jawa Tengah. Permainan ini adalah sebuah permainan antar dua grup dengan beranggotakan 3 - 5 orang. Inti permainannya adalah menghadang lawan agar tidak bisa lolos melewati garis ke baris terakhir secara bolak-balik, dan untuk meraih kemenangan seluruh anggota grup harus secara lengkap melakukan proses bolak-balik dalam area yang telah ditentukan. Gobak sodor ini biasanya dilakukan di lapangan maupun taman ataupun jalanan yang sepi. Anak-anak biasanya memainkan permainan ini dengan berlari dan menggunakan taktik agar tidak tertangkap penjaga area jika melewati area tersebut. Permainan ini sangat berguna untuk melatih otak mereka agar dapat melewati area yang dijaga serta mendapatkan taktik-taktik yang mereka punyai dan juga membuat tubuh berolahraga dengan berlari saat melewati area yang dijaga.

avatar
Hanasjafei
Gambar Entri
Jamuran
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Tengah

Cara bermain Jamuran sangatlah sederhana. Diawali dengan hompimpa untuk menentukan siapa yang harus jaga. Yang kalah hompimpa harus berada di lingkaran (boleh duduk boleh berdiri), lantas sisanya  membuat lingkaran besar sambil bergandengan tangan dan menyanyikan lagu jamuran sambil bergoyang ke kiri dan ke kanan. Begini lagunya: Jamuran, jamuran, yo ge ge thok Jamur apa, jamur apa, yo ge ge thok Jamur payung ngrembuyung kaya lembayung Sira badhe jamur apa? Di beberapa daerah lirik jamuran ini ada sedikit yang berbeda namun nadanya tetap sama. Setelah lagu selesai dinyanyikan, maka anak yang berada  di tengah lingkaran akan menjawab misalnya “ aku njaluk jamur kendi borot ”. Setelah mendengar permintaan anak yang di tengah, semuanya pun harus berubah menjadi jamur yang diminta, jika tidak mengikuti perintah maka anak tersebut dianggap kalah dan harus menjadi orang yang berdiri di tengah menggantikan temannya yang tadi. Permainan ini pun biasanya...

avatar
Alexandervito
Gambar Entri
Protagonis di Mahabarata juga di Pewayangan Indonesia
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Cerita kepahlawanan di Indonesia adalah salah satu cara dalam mendidik anak untuk mempunyai jiwa ksatria. Tidak perlu dengan kisah super hero dari luar sana, cukup diceritakan bahwa sejarah Indonesia pun punya cerita tentang Pandawa, protagonis dari mahabarata yang juga ada di Indonesia khususnya tanah jawa. Lahir dari pasangan Dewi Kunti dan Pandhu, lima anaknya yaitu Yudistira, Bima, Arjuna, dan sikembar Nakula-Sadewa. Tumbuh besar menjadi pemuda yang tangguh, pintar, dan juga mampu menarik mata dan hati wanita manapun dikala itu. Lima anak ini mempunyai musuh yang berarti Antagonis, mereka adalah Kurawa; yang diceritakan iblis berujud manusia. Banyak cerita yang menceritakan peperangan mereka dalam pewayangan tanah jawa, hampir semua peperangan pandawa menangkan. karena pada suatu waktu, Bima pernah dikalahkan oleh Sengkuni, salah satu kurawa yang mengusik kedamaian mereka. Sengkuni sakti mandraguna karena ia kebal terhadap apapun, termasuk Gada rujakpolo si Bima. Tapi bukan pa...

avatar
Didi Danarkusumo
Gambar Entri
Cinde Laras
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Cerita Cindelaras bermula dari kerjaan Jenggala dengan rajanya Raden Putra. Suatu hari, salah satu selir Raden Putra hendak mencelakai permaisuri agar dirinya bisa diangkat menjadi permaisuri. Setelah itu, sang selir bekerjasama dengan tabib kerajaan untuk merekayasa bahwa sang selir sedang sakit parah. Sang tabib memberi tahu kepada Raden Putra bahwa selir itu diracun oleh permaisuri. Raden Putra marah dan menyuruh patihnya untuk membunuh sang permaisuri di hutan. Tetapi sang patih berhati bijak. Ia memutuskan untuk berbohong kepada Raden Putra bahwa ia telah membunuh permaisuri, padahal ia sama sekali tidak membunuhnya. Permaisuri yang sedang mengandung akhirnya melahirkan. Ia melahirkan anak laki-laki yang diberi nama Cindelaras. Cindelaras tumbuh dan besar di hutan sehingga ia memiliki banyak sekali teman dari kalangan hewan. Suatu hari ketika Cindelaras beranjak remaja, ia mendapat telur ayam dari burung rajawali. Ia lalu menetaskan telur itu. Ternyata ayam yang dimilikinya...

avatar
Yohanesadityawahyutomo