7.616 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Menara Kudus
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Masjid Menara Kudus atau Masjid Al Manar (Masjid Menara) dengan nama resmi Masjid Al Aqsa Manarat  adalah  masjid  kuno yang dibangun oleh Sunan Kudus  sejak tahun 1549 Masehi (956 Hijriah) . Lokasi saat ini berada di Desa Kauman , Kecamatan Kota Kudus, Jawa Tengah . Ada keunikan dari masjid ini karena memiliki  menara  yang serupa bangunan Candi  serta pola arsitektur yang memadukan konsep budaya  Islam  dengan budaya Hindu-Budha  sehingga menunjukkan terjadinya proses Akulturasi  dalam pengislaman Jawa. Masjid ini pada zaman dahulu hanyalah sekedar masjid di tengan tanah lapang dan juga dikelilingi oleh para pedagang-pedagang. Namun saat ini, kondisi masjid sudah sangat baik dan juga bersih karena adanya penertiban para pedagang. Bahkan saat ini, area masjid sudah dijadikan area khusu pejalan kaki. Masjid Menara Kudus terdapat beberapa bagian didalamnya, Menara Kudus, Masjid dan areal Makam Sunan Kudus. Pa...

avatar
OSKM_16918202_Bara Andre Fernanda
Gambar Entri
Asal-Usul Nama Lontong Tuyuhan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Cerita rakyat tentang asal-usul Lontong Tuyuhan ini tidak lepas dari sosok Sunan Bonang yang memiliki nama asli Raden Makdum Ibrahim, salah satu walisanga yang pernah berada di daerah Rembang. Pada saat itu beliau sedang menyebarkan agama islam di daerah Rembang, dalam proses penyebaran agama islam Sunan Bonang bertemu dengan Blancak Ngilo yang selalu memusuhi beliau. Karena dengan cara halus tidak mempan, akhirnya Sunan Bonang menggunakan cara keras. Dimanapun Blancak Ngilo berada Sunan Bonang selalu memburunya. Suatu ketika Blancak Ngilo sedang makan opor ayam dengan lontong di tengah sawah, dan dipergoki oleh Sunan Bonang.Akhirnya Blancak Ngilo pun lari terbirit-birit ketakutan, sampai Blancak Ngilo tanpa disadari kencing dicelana. Melihat adegan ini dan untuk mengenang daerah tersebut, Sunan Bonang mengatakan bahwa kelak bila jaman sudah ramai, daerah tersebut akan bernama tuyuhan, yang merupakan kata serapan dari bahasa jawa yaitu uyuhan atau tempat Blancak Ngilo lari ketakut...

avatar
OSKM_16618325_CALVIN ITB_2018
Gambar Entri
Tradisi Ingkung di Masjid Banyumudal
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Tradisi Ingkung di Masjid Banyumudal Kebumen merupakan salah satu kota kecil di Jawa Tengah. Sekalipun kecil, kota tempat saya tinggal ini mempunyai beberapa keunikan tradisi yang beragam di setiap desanya. Salah satunya yaitu tradisi ingkung di Masjid Banyumudal Kuwarisan, Desa Panjer, Kecamatan Kebumen. Tradisi ini diadakan setahun sekali saat tahun baru hijriyah bulan Muharram/Syura. Tradisi ini diadakan untuk memperingati dan mendoakan sesepuh dan ulama yang membawa masuk agama Islam ke daerah Kebumen, khususnya di daerah Kuwarisan. Acara ini di dilaksanaka hari Jum'at Kliwon bulan Muharam. Apabila pada bulan tersebut tidak ada hari Jum'at Kliwon, maka acara ini diadakan di hari Jum'at Pon. Peserta acara ini adalah warga Muslim daerah Kuwarisan asli dan warga daerah lain yang sudah mempunyai hubungan keluarga dengan warga kuwarisan (misal melalui pernikahan). Setiap keluarga membuat ingkung (ayam yang dimasak utuh) dan tumpeng untuk dikumpulkan. Jumlah ingk...

avatar
OSKM2018_16518150_Kurniati
Gambar Entri
Maknyussnya tahu aci
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Tahu Aci ini adalah tahu khas dari daerah  Kabupaten Tegal , tepatnya  Slawi . Hampir di setiap pinggir jalan di Tegal banyak penjual yang menjajakannya. Bahkan hingga pedagang asongan yang biasa menjajakan makanan di dalam bus. Orang luar atau yang bukan dari Tegal biasanya menyebutnya dengan Tahu Tegal. perbedaannya dengan tahu biasa, yaitu : Tahu Kuning. Tahu jenis ini hanya banyak terdapat di daerah Tegal. Apabila di daerah lain, antara tahu dengan adonannya tidak akan melekat dengan baik. Sehingga mudah terlepas. Cara penggorengan. Menggunakan minyak goreng yang cukup banyak dengan menggunakan kompor minyak dengan api yang besar. Sehingga wajan yang digunakan pun harus besar. Api yang besar ini yang membuat tahu menjadi mengembang dan merekah. Minyak goreng. Semakin sering digunakan untuk mennggoreng tahu aci, minyak gorengnya ini juga ternyata akan membuat tahu menjadi lebih lezat. Tahu Aci TegalTahu Aci ini biasanya menjadi oleh-oleh...

avatar
OSKM18_16918159_Fahmi Muzaki
Gambar Entri
Prasasti Plumpungan
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Tengah

PRASASTI PLUMPUNGAN Prasasti Plumpungan (juga disebut Prasasti Hampran) adalah prasasti yang tertulis dalam batu besar berjenis andesit berukuran panjang 170 cm, lebar 160 cm dengan garis lingkar 5 meter. Prasasti ini ditemukan di Desa Beringin, Dukuh Plumpungan, Desa Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Provinsi Jawa Tengah. Prasasti Plumpungan sudah berumur kurang lebih 1268 tahun, sebab angka tahun pembuatan prasasti ini adalah tahun 750 Masehi. Prasasti ini dipercaya sebagai asal mula kota Salatiga. Sejarah Singkat Prasasti Plumpungan Prasasti Plumpungan diperkirakan dibuat pada hari Jumat tanggal 24 Juli tahun 750 Masehi. Naskah tersebut ditulis oleh seorang citraleka (sekarang dapat disebut sebagai penulis, penggarap naskah atau pujangga) yang dibantu oleh sejumlah pendeta (resi) dan ditulis dalam Bahasa Jawa Kuno dan Bahasa Sansekerta. Prasasti Plumpungan berisi ketetapan hukum tetang status tanah perdikan atau swatantra bagi suatu daerah yang dahu...

avatar
OSKM18_19718266_Chrisatya Ruth Almira Beata Aditanti
Gambar Entri
Kyai Muhammad Syafii dan Desa Brangkal
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Kyai Muhammad Syafii berasal dari Kabupaten Roma (sekarang menjadi bagian dari Gombong-Karanganyar) yang Ibukotanya terletak di Sidayu. Beliau menuntut ilmu di Dongkelan Yogyakarta mengikuti Kyai Syahibudin (kakek dari ibunya). Suatu saat, Sultan Hamengkubuwono II mengadakan sayembara  menulis Al-Qur'an dengan tulisan tangan dan Kyai Muhammad Syafii memenuhi sayembara tersebut. Atas jasanya, Beliau dinikahkankan dengan putri dari Sultan Hamengkubuwono III, yang bernama B.R.A Siti Maryam (saudari kandung dari Pangeran Diponegoro). Kyai Muhammad Syafii kemudian kembali ke Kabupaten Roma dan diberikan gelar Raden dan Mufti, namun Beliau memilih untuk menggunakan sebutan Kiai karena selain Beliau fokus pada ajaran Islam, sebutan Kiai juga digunakan untuk penyamaran dari penangkapan penjajah. Beliau juga diberikan tanah lungguh di Desa Brangkal oleh Sultah Hamengkubuwono II. Setelah kembali ke Kabupaten Roma, Beliau aktif dalam penyiaran agama Islam yang pada saat itu sedang...

avatar
OSKM18_16918354_Zefanya Bramantasaputra
Gambar Entri
Es Gempol Pleret
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Kota Jepara biasa dikenal sebagai kota kelahiran R.A Kartini, namun dibalik kisah sejarah dan peristiwa yang terjadi di sana, kota ini juga menyimpan berbagai kebudayaan lainnya yang unik. Keunikannya terbukti dari berbagai kerajinan kayu yang biasa dijajakan kepada para turis hingga wisata kulinernya yang beragam. Salah satu kuliner yang khas dari Jepara adalah es gempol pleretnya. Minuman satu ini terkenal sebagai pelepas dahaga bagi para pencita minuman manis saat matahari sedang terik-teriknya. Es gempol pleret ini terbuat dari beras yang dihaluskan hingga menjadi tepung, untuk membuat gempol teman-teman perlu menambahkan air lalu bentuk adonan bulat-bulat seperti bola, untuk membuat pleret teman-teman perlu menambahkan pewarna makanan merah muda, lalu tambahan sedikit air dan buat adonan menjadi pipih-pipih seperti lembaran kertas. Setelah itu adonan siap dikukus dan bisa dinikmati, agar lebih nikmat biasanya es gempol pleret ini disajikan dengan santan, sirup, dan juga e...

avatar
OSKM_16118063_Febby Florencia
Gambar Entri
Acara Enthak-Enthik atau Bongkohan
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Di daerah Kebumen, Jawa Tengah dan sekitarnya terdapat suatu tradisi yang dinamakan acara Enthak-Enthik atau Bongkohan Acara ini biasa diadakan di pagi hari tanggal 10 Dzulhijjah atau bertepatan dengan hari raya Idul Adha. Acara ini memiliki sedikit perbedaan dalam teknis pelaksanaannya di tiap daerah, tetapi kesamaannya adalah setiap keluarga menghadirkan berbagai macam makanan serta jajanan dan dinikmati bersama-sama keluarga dan warga desa lainnya di tempat terbuka sebagai sarana membangun kekeluargaan, terutama bagi yang mudik dari kota. Di daerah Karangsari, Kutowinangun, Kebumen, teknis pelaksanaannya adalah sebagai berikut : 1. Dimulai malam Idul Adha, setiap keluarga di desa menyiapkan makanan dan snack untuk dinikmati bersama di pagi harinya 2. Pada pagi Hari Raya Idul Adha, seluruh keluarga di desa berkumpul di lahan terbuka dekat sawah dengan membawa makanan dan snack yang telah disiapkan malam hari sebelumnya 3. Sebelum makanan tersebut dinikmati, Pak...

avatar
OSKM18_16018385_AzizNurhidayat Adriyanto
Gambar Entri
PENGOBATAN TRADISIONAL: BAWANG MERAH
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Jawa Tengah

Pengobatan dan khasiat herbal menggunakan  bawang merah, bawang merah merupakan golongan umbi yang sudah pasti dikenali masyarakat Indonesia. Bawang merah sendiri dikenal berdaya guna tinggi baik untuk masakan, kesehatan dan manfaat lainnya. Bawang  merah itu sendiri berasal dari asia tengah yang dimanfaatkan oleh beberapa masyarakat setempat, hingga akhirnya  masuk ke Indonesia dan di  budi dayakan.   Di Indonesia bawang merah dipasok terbanyak di daerah lokal Brebes sebesar 40%, konsumsi bawang merah sendiri tergolong besar  oleh masyarakat, pada umum nya  bawang merah  sebagai bahan rempah masakan, namun apakah khasiat lain bawang merah selain rempah rempah bumbu dapur? Jelas sudah bawang merah yang dibudidayakan sejak dahulu memang memberikan manfaat juga khasiat bagi tubuh.   Salah satu manfaat bawang merah dalam pengobatan herbal yaitu irisan nya yang dipadukan dengan minyak gosok ataupun minyak kelapa dapat meredaka...

avatar
OSKM18_19718081_FIRMAN KUSUMAH