Cerita Rakyat
Cerita Rakyat
Tokoh Penting dan Daerah Pemakamannya Jawa Tengah Gombong
Kyai Muhammad Syafii dan Desa Brangkal

Kyai Muhammad Syafii berasal dari Kabupaten Roma (sekarang menjadi bagian dari Gombong-Karanganyar) yang Ibukotanya terletak di Sidayu. Beliau menuntut ilmu di Dongkelan Yogyakarta mengikuti Kyai Syahibudin (kakek dari ibunya).

Suatu saat, Sultan Hamengkubuwono II mengadakan sayembara  menulis Al-Qur'an dengan tulisan tangan dan Kyai Muhammad Syafii memenuhi sayembara tersebut. Atas jasanya, Beliau dinikahkankan dengan putri dari Sultan Hamengkubuwono III, yang bernama B.R.A Siti Maryam (saudari kandung dari Pangeran Diponegoro). Kyai Muhammad Syafii kemudian kembali ke Kabupaten Roma dan diberikan gelar Raden dan Mufti, namun Beliau memilih untuk menggunakan sebutan Kiai karena selain Beliau fokus pada ajaran Islam, sebutan Kiai juga digunakan untuk penyamaran dari penangkapan penjajah. Beliau juga diberikan tanah lungguh di Desa Brangkal oleh Sultah Hamengkubuwono II. Setelah kembali ke Kabupaten Roma, Beliau aktif dalam penyiaran agama Islam yang pada saat itu sedang terjadi zaman peralihan sastra dari Hindu-Budha ke Islam (zaman Abdullah). Beliau mendirikan Masjid dan Pesantren di Brangkal pada 1813.

Pada peristiwa Perang Diponegoro, Kyai Muhammad Syafii berperan sebagai salah satu pimpinan laskar dan penasihat Pangeran Diponegoro. Bersama Pangeran Diponegoro dan pasukannya, mereka bermarkas di Brangkal dan Grenggeng. Pada waktu itu, Pesantren juga digunakan untuk mengatur strategi melawan penjajah oleh pimpinan laskar dan ulama, sehingga Pesantren di Brangkal yang dibuat oleh Kyai Muhammad Syafii menjadi salah satu tempat pengaturan strategi melawan penjajah. Pasca penangkapan Pangeran Diponegoro, RM. Arya Mangunprawira (adik Pangeran Diponegoro) dan RM. Jayaprana (adik sepupu Pangeran Diponegoro) yang juga merupakan pejuang Perang Diponegoro akhirnya tertangkap di Desa Brangkal. Kyai Muhammad Syafii dimakamkan di Desa Brangkal.

Sumber Data/Informasi : Eyang R. Dangan Nursidi (keturunan Kyai Muhammad Syafii) dan Bapak H. Muhamad Sadeli. Berdasarkan kedua sumber, dinamakan Grenggeng karena pada saat Pangeran Diponegoro dan Para Pimpinan Laskar berembug di dalam pohon besar (kayu growong) untuk mengatur strategi peperangan, sering ada suara "gemrenggeng" tetapi dicari tak ada siapa-siapa, selain itu juga digunakan untuk memberikan wejangan ilmu laduni oleh seorang guru keislaman yang makamnya diatas gunung tersebut. Maka perlu ada pelestarian pohon-pohon sekitar makam di Gunung Grenggeng (makam keturunan dari Kyai Muhammad Syafii).

#OSKMITB2018

 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
KrediOne
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.

avatar
Admin2026
Gambar Entri
Berikut Cara Mengembalikan Dana PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
Cara Mengembalikan Dana Masuk PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker