monedas para FC 26 Visité Buyfc26coins.com. La mejor experiencia de compra de monedas ever..m71u
351 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Balit
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Balit adalah upacara yang dilakukan sehari sebelum pasigirit abak atau menarik sampan baru dari hutan untuk dibawa ke perkampungan. Upacara ini merupakan upacara selamatan bagi si pemilik sampan maupun orang-orang yang akan bekerja menarik sampan. Sedangkan keesokkan harinya sebelum para laki-laki pergi ke hutan si pemilik sampan akan menjamu mereka makan bersama. Demikian pula setelah para laki-laki kembali dari hutan dengan sampan baru itu, mereka juga akan dijamu makan oleh si pemilik sampan.

avatar
Widra
Gambar Entri
Raja Rokan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Cerita ini berkisah tentang Kerajaan Pagaruyung yang dipimpin seorang wanita bernama Putri Sangka Bulan. Kerajaan Pagaruyung tersohor dan disegani para pemimpin kerajaan kecil di sekitarnya. Rakyat hidup sejahtera dan negara aman dan tenteram. Putri Sangka Bulan berputra tujuh orang, yaitu Sutan Seri Alam, Sutan Sakti Alam, Sutan Alam Perkasa, Sutan Indra Sakti, Sutan Cahaya Mangindra, Sutan Indra Cahaya, dan Putri Sari Bulan. Cerita ini mengisahkan hidup ketujuh putra dari Putri Sangka Bulan yang merupakan nenek moyang dari daerah Minangkabau. Cerita ini mengajarkan tentang nilai-nilai perjuangan hidup bahwa semua manusia akan mengalami cobaan tetapi jangan pernah menyerah dengan keadaan. Kejayaan akan datang bagi orang-orang yang terus berjuang dalam menggapai tujuan.

avatar
Widra
Gambar Entri
Bengkarung Terperdaya
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Cerita ini mengisahkan tentang Bengkarung, seekor hewan yang disegani di seluruh rimba belantara karena bisa dan kebaikannya. Para penghuni rimba hidup bahagia dan saling menghormati. Sementara itu, di rimba sebelah hewan-hewan hidup dalam ketakutan, karena tempat tersebut dikuasai oleh Ular Tedung berbisa yang jahat. Ular Tedung merupakan hewan yang ditakuti karena kekejamannya. Meskipun Ular Tedung ditakuti karena kekuatan bisanya, ia merasa terganggu oleh keberadaan Bengkarung yang dianggap memiliki bisa paling mematikan. Oleh karena itu, dia merasa harus membuktikan bahwa bisanyalah yang lebih mematikan. Ular Tedung pun pergi ke rimba tempat Bengkarung berada untuk menantangnya berduel. Namun, selain sifatnya yang kejam Ular Tedung memiliki sifat lain, yaitu licik. Di balik tantangannya kepada Bengkarung, terdapat rencana jahat dan licik yang akan ia lakukan kepada musuhnya tersebut. Cerita ini mengajarkan kita untuk tetap teguh membela kebaikan dan kebenaran meski halangan m...

avatar
Widra
Gambar Entri
Puti Banduik
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Sungai Tolang adalah nama suatu jorong, setingkat desa di Minangkabau. Di atas jorong adalah nagari, setingkat dengan kelurahan. Jorong Sungai Tolang termasuk ke dalam wilayah Nagari Tareh di Kabupaten Limopuluah Koto, Provinsi Sumatera Barat. Penduduk asli Kabupaten Limopuluah Koto adalah bagian dari penduduk berbudaya Minangkabau sehingga disebut sebagai orang Minangkabau. Orang Minangkabau menyebut diri mereka “orang beradat” dan negeri mereka “negeri beradat”, yaitu penduduk dan kawasan yang memiliki kebudayaan khas yang dinamai "Minangkabau". Orang Minangkabau merasa bangga dengan kebudayaan, adat atau aturan hidup bersama yang mereka patuhi sejak zaman dahulu. Di antara adata yang berlaku di Minangkabau adalah pergaulan antara laki-laki dan perempuan. Adat tentang pergaulan laki-laki dan perempuan mewajibkan laki-laki dan perempuan berbeda tempat, misalnya di rumah, di tempat mandi, di warung atau di pasar, dan di tempat pesta. Anak laki-laki dan anak perempuan me...

avatar
Widra
Gambar Entri
Pendekar Sejati Bukit Matahari
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Fajar baru saja tiba. Matahari mulai menampakkan dirinya di kaki cakrawala. Semburat sinarnya yang kuning keemasan mulai menerangi seluruh alam. Bari, bocah berusia sepuluh tahun itu mulai menuruni tangga Omo Hada miliknya. Omo Hada adalah rumah adat khas suku Nias yang terdapat di Desa Bawomataluo. Pagi ini, ia berniat menjumpai Ina yang tengah sibuk menumbuk padi di dalam lisung batu. Ia sudah tak sabar ingin memulai hari-hari barunya di Tano Niha, sebutan suku Nias untuk menyebut kampung halaman mereka, Tanah Nias. Ia yakin hari ini adalah waktu yang tepat baginya untuk menyapa dunia barunya ini. Sejak kedatangannya sebulan yang lalu, ia sama sekali belum pernah ke luar rumah walaupun hanya sekadar bercengkrama dengan keluarga barunya. “Bari! Mau ke mana kau? Siapa yang suruh kau ke luar rumah?” teriak Ina yang langsung meletakkan alu, alat untu kemnumbuk padi di dalam suatu wadah yang biasanya disebut lisuung batu. Ia bergegas menarik Bari kembali ke dalam Omo Hada mereka....

avatar
Widra
Gambar Entri
Karang Melenguh
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Panggilan Upiak atau Buyuang bagi orang Minangkabau pada zaman dulu adalah panggilan kesayangan kepada anak perempuan dan anak laki-laki. Panggilan itu dapat pula digunakan untuk menyapa dan menyebut anak-anak yang belum dikenali namanya. Di Nagari Bayang ada seorang anak yang diberi nama Buyuang Kacinduan. Arti nama itu adalah anak laki-laki yang dirindukan. Nama itu diberikan karena Buyuang lahir setelah ayah dan ibunya menanggung kerinduan yang sangat lama untuk memiliki anak. Buyuang Kacinduan benar-benar menjadi seorang anak yang sangat disayangi oleh ayah-ibunya. Namun, meskipun sangat disayang, Buyuang tidaklah tumbuh menjadi anak yang manja. Kedua orang tuanya seperti mempersiapkan bekal untuk kehidupan Buyuang kelak di kemudian hari. Setiap hari Buyuang diajari dengan hal-hal yang baik, seperti harus selalu bersyukur kepada Tuhan, selalu berbuat baik kepada sesama, menyayangi hewan dan tumbuhan, serta rajin membantu pekerjaan ayah-ibu. Semua orang di kampung tempat mereka t...

avatar
Widra
Gambar Entri
Batombe khas Sumatra Barat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Berpantun memang menjadi salah satu ciri khas yang melekat di masyarakat Indonesia. Di lingkungan Sumatra Barat terdapat tradisi berpantun, tepatnya berasal dari Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok yaitu Kesenian Batombe. Pada mulanya Batombe adalah tradisi yang biasa dilakukan ketika membangun rumah gadang. Masyarakat Nagari Abai membangun rumah yang akan ditempati bersama-sama agar terhindar dari ancaman satwa liar serta cuaca yang tidak bersahabat. Pada intinya tradisi ini tercipta karena hasrat untuk menghibur dan memotivasi orang yang bekerja agar lebih bersemangat. Selain berpantun, tradisi batombe juga mengharuskan para pemainnya untuk menari. Perihal aturan adat yang menjadi syarat dilaksanakannya tradisi kesenian Batombe adalah diawali dengan keberadaan sebatang pohon yang hendak dijadikan tiang Rumah Gadang 21 Ruang. Pohon yang dimaksud tidak bisa ditarik setelah ditebang. Menariknya, tatkala seekor kerbau disembelih, pohon tersebut pun bisa ditari...

avatar
Fahira shanin nadifa
Gambar Entri
Tradisi Babiola Peninggalan Eropa
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

  DARI KABUPATEN PESISIR SELATAN, SUMATERA BARAT, TRADISI BABIOLA MASIH DILESTARIKAN MASYARAKATNYA. INI ADALAH SENI PERTUNJUKAN TUTUR LISAN YANG BERISI PENUTURAN KABA (CERITA) OLEH TUKANG BABIOLA SECARA BERIRAMA DAN DIIRINGI BIOLA. TRADISI INI DIPENGARUHI OLEH KEDATANGAN BANGSA EROPA KE PESISIR SELATAN PADA ABAD KE XVI.   SAAT ITU, BANGSA PORTUGIS MEMBAWA KESENIAN YANG MENGGUNAKAN ALAT MUSIK BIOLA. MASYARAKAT MINANG KALA ITU MENERIMA DENGAN TANGAN TERBUKA DAN CUKUP ADAPTIF DENGAN HAL POSITIF YANG DIBAWA OLEH PARA PENJAJAH INI. MEREKA MENJADIKAN BIOLA SEBAGAI ALAT PENGIRING PENUTURAN KABA (SASTRA LISAN) DI MINANGKABAU. DITAMPILKAN UNTUK MEMERIAHKAN BERBAGAI PERHELATAN MASYARAKAT MAUPUN PEMERINTAH.   SAAT INI, BABIOLA TIDAK HANYA DIKONSUMSI OLEH MASYARAKAT ASLI PESISIR SELATAN SAJA, NAMUN JUGA MASYARAKAT MINANGKABAU SECARA UMUM. KARNA BAIK DARI SEGI PLOT, PESAN, SERTA NILAI-NILAI YANG DISAMPAIKAN DALAM TRADISI BABIOLA SELARAS DENGAN NILAI-NILAI YANG DIPEGANG OLEH MASYARAKAT MINANG...

avatar
Andinimizaputri
Gambar Entri
Tradisi Babiola Peninggalan Eropa
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

  DARI KABUPATEN PESISIR SELATAN, SUMATERA BARAT, TRADISI BABIOLA MASIH DILESTARIKAN MASYARAKATNYA. INI ADALAH SENI PERTUNJUKAN TUTUR LISAN YANG BERISI PENUTURAN KABA (CERITA) OLEH TUKANG BABIOLA SECARA BERIRAMA DAN DIIRINGI BIOLA. TRADISI INI DIPENGARUHI OLEH KEDATANGAN BANGSA EROPA KE PESISIR SELATAN PADA ABAD KE XVI.   SAAT ITU, BANGSA PORTUGIS MEMBAWA KESENIAN YANG MENGGUNAKAN ALAT MUSIK BIOLA. MASYARAKAT MINANG KALA ITU MENERIMA DENGAN TANGAN TERBUKA DAN CUKUP ADAPTIF DENGAN HAL POSITIF YANG DIBAWA OLEH PARA PENJAJAH INI. MEREKA MENJADIKAN BIOLA SEBAGAI ALAT PENGIRING PENUTURAN KABA (SASTRA LISAN) DI MINANGKABAU. DITAMPILKAN UNTUK MEMERIAHKAN BERBAGAI PERHELATAN MASYARAKAT MAUPUN PEMERINTAH.   SAAT INI, BABIOLA TIDAK HANYA DIKONSUMSI OLEH MASYARAKAT ASLI PESISIR SELATAN SAJA, NAMUN JUGA MASYARAKAT MINANGKABAU SECARA UMUM. KARNA BAIK DARI SEGI PLOT, PESAN, SERTA NILAI-NILAI YANG DISAMPAIKAN DALAM TRADISI BABIOLA SELARAS DENGAN NILAI-NILAI YANG DIPEGANG OLEH MASYARAKAT MINANG...

avatar
Andinimizaputri