Taman Gajah Tunggal atau biasa disebut taman gajah merupakan taman kota yang dibangun oleh PT Gajah Tunggal Tbk,pabrikan ban terintegrasi kebanggaan indonesia terbesar di Asia Tenggara. Taman ini merupakan dukungan kepada upaya Pemerintah Kota Tangerang untuk membangun taman kota yang akan menjadikan Kota Tangerang menjadi kota yang lebih hidup,asri,ramah anak dan membahagiakan rakyatnya. Taman ini diresmikan hari minggu tanggal 20 agustus 2017 dengan visi yg dimiliki Gajah Tunggal yaitu untuk menjadi "Good Corporate Citizen". Taman ini meliputi ruang terbuka hijau seluas 6.066 m2,mushola seluas 307m2 dan akses jalan beton seluas 1.678m2.Hal unik dari taman ini yaitu adanya seribu ban yang menghiasi taman Gajah Tunggal ,yang terdiri dari semua jenis ban yang dihasilkan oleh PT Gajah Tunggal Tbk. Taman Gajah Tunggal dibangun untuk mendukung peningkatan kulaitas hidup masyarakat Kota Tangerang melalui interaksi sosial antar komunitas dan penggunaan waktu senggang masyarakat ya...
Diceritakan Kunti adalah istri pertama Raja Pandu dari kerajaan Kuru. Walaupun Raja Pandu tidak bisa memiliki anak karena dikutuk, dengan memohon kepada dewa, Kunti dapat melahirkan tiga anak dari suaminya tersehut. Mereka adalah Yudistira, Bima, dan Arjuna. Bersama dengan Nakula dan Sadewa, mereka dikenal dengan sebutan Pandawa Lima. Namun, sebelum menikah dengan Raja Pandu, Kunti sebenarnya telah melahirkan seorang anak ketika ia masih seorang gadis. Anak tersebut lahir dari dewa matahari, Surya, yang datang karena dipanggil oleh Kunti. Anak itu adalah Karna. Karena malu, Kunti menghanyutkan Karna di sungai Aswa, dan kemudian dipungut oleh Adirata, seorang kusir di Hastinapura, kediaman Raja Pandu. Oleh Adirata, Karna dinamakan Basusena dan kemudian dijuluki Radheya (Anak Radha) oleh masyarakat di Hastinapura. Disebabkan Karna hanyalah anak seorang kusir, ia tidak dapat mengikuti pendidikan yang sama dengan para Pandawa, walaupun keterampilannya setingkat dengan Arjun...
Ini merupakan salah satu tradisi yang biasa dilakukan di acara pernikahan yang berasal dari Sumatera Selatan. Biasa disebut “Ngarak” berasal dari bahasa daerah Empat Lawang, Palembang. Jika anda menghadiri pernikahan dari pengantin yg salah satu atau keduanya berasal dari Sumatra Selatan, maka tidak heran jika anda akan melihat arak-arakan awal-awal prosesi pernikahan. Arak-arakan biasa dilakukan sebelum pengantin naik ke pelaminan. Jadi dari mobil/pintu depan gedung pernikahan menuju ke pelaminan pengantin pria dan wanita akan di arak oleh beberapa anak muda yg menari diiringi lagu marawis Bahasa Palembang. Mereka juga akan diiringi oleh keluarga dibelakang yang membawa mas kawin dan berbagai hadiah pernikahan lainnya. Arak-arakan ini juga bisa dilakukan untuk sunatan anak laki-laki. Tradisi ini be...
Prabu Druyudhana ( Suyudhana ) Raja Hastinapura sedang mengadakan siniwakan agung ( rapat paripurna ) yang juga dihadiri guru besar kerajaan, Resi Druna ( Durna ) dan Senapati Agung dari Awangga Narpati Basukarna ( Adipati Karna ), Patih Sengkuni dan para Kurawa, membicarakan tentang wangsit yang diterima Dewa melalui mimpinya akan turun wahyu Makhutarama di Kutharunggu. Kerajaan yang mendapat wahyu Makhutarama, akan menjadi negara yang adil dan makmur, gemah ripah loh jinawi, rakyatnya tidak akan menderita kekurangan apapun dan memperoleh perlindungan dari Hyang Maha Kuasa, demikianlah petunjuk dari Resi Druna ( Durna ). Sebagai murid dan sekaligus sebagai Raja, Prabu Druyudhana/Suyudhana, setelah mendengar petunjuk dari Guru Besarnya kemudian memerintahkan Senapati Agungnya Narpati Baskarna ( Adipati Karna ) untuk berangkat dan mendapatkan Wahyu Makhutarama di Pertapaan Kutharunggu. Narpati Basukarna ( Adipati Karna ) berangkat ke Pertapaan Kutharunggu disertai Sabregada (sepasuk...
Masjid Asas merupakan masjid tertua di Kota Padang Panjang. Masjid ini terletak di Kelurahan Sigando Nagari Gunung, Kecamatan Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang. Untuk sampai masjid ini, kita bisa menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat. Angkutan kota pun bisa menjadi transportasi alternatif untuk sampai ke masjid ini. Dari segi arsitektur, masjid ini memiliki atap berupa limas tiga tingkat. Sekilas ini mirip dengan Masjid Agung Demak. Namun, di bagian dinding masjid terdapat ukiran yang sangat mirip dengan Rumah Gadang, Rumah Adat Sumatera Barat. Di samping masjid, terdapat sebuah bangunan kecil yang menyerupai rangkiang . Bangunan ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan tabuh atau bedug. Semula bangunan seperti rangkiang ini berjumlah dua unit namun salah satunya hancur karena usia. Di bagian dalam masjid, terdapat ruangan lapang yang ditopang oleh delapan tiang dan satu tiang utama atau tu...
Desa Rantih, Kec. Talawi, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat merupakan suatu daerah yang masih menjunjung nilai-nilai yang diturunkan nenek moyangnya, salah satunya masih mempercayai pengobatan ala dukun kampung yang dianggap lebih manjur daripada obat dokter, adapun salah satunya adalah dengan Tawa-tawa. Tawa tersebut digunakan untuk menyembuhkan penyakit berupa demam tinggi ataupun diguna-guna. Tawa-tawa itu sendiri adalah suatu ramuan yang terdiri daun-daun yang cukup susah untuk ditemui, adapun daunnya berupa daun kumis kucing, daun sidingin, daun serai, dan lain-lain. Tawa-tawa tersebut lalu ditempatkan disebuah tempurung dan diberi sedikit air, lalu dijampi-jampi oleh si dukun dan didiamkan untuk beberapa saat. Adapun cara menebarkan tawa-tawa itu sendiri sudah diatur dari nenek moyang dengan cara membawa tawa tersebut ke tempat yang sepi dan dianggap keramat disuatu daerah tersebut, adapun si pembawa tersebut adalah kerabat dari orang yang mengalami sakit. Setel...
Menurut keterangan orang-orang tua bahwa permainan ini sudah ditemui, tumbuh serta berkembang dalam masyarakat lama sekali. Kapan lahirnya permainan itu, tak seorangpun dapat menjelaskan. Ada yang menjelaskan bahwa sejak peristiwa Kratakau meletus, permainan tersebut sudah ada. Ada dua penafsiran orang-orang Melayu tentang perkataan ”Cina Buta” tersebut yaitu : Cina Buta dalam arti sebenarnya adalah seorang orang Cina yang buta matanya, dan adapula Cina Buta dalam arti kiasan bagi seorang yang menjadi penebus “kawin” sementara bagi orang yang telah bercerai “talak tiga” yang ingin rujuk kembali; konon, tersebutlah kisah seorang Cina yang buta matanya masuk Melayu (Islam) yang lazim disebut “Muallaf”. Kemudian ia dijadikan “Nuja” (pesuruh) mesjid. Saat itu pula ada sepasang suami istri yang bercerai dengan talak tiga. Tetapi kemudiannya ingin rujuk kembali. Menurut hukum Islam, orang yang...
Engklek gunung adalah sebuah permainan yang dulu saya mainkan bersama teman - teman sebaya. Engklek dalam Bahasa Sunda berarti berjalan dengan menggunakan satu kaki. Permainan ini di daerah lain mungkin memiliki nama yang berbeda. Cara memainkannya cukup mudah. Pertama, gambar dulu pola berupa kotak - kotak yang diahiri dengan bentuk setengah lingkaran -seperti pada gamba r . Ukuran kotak dapat kita buat sesuka hati -kan yang penting fun. Dulu kami sering menggunakan batu kapur dalam membuat pola karena saat itu sangat mudah menemukan batu kapur - batu kapur biasa digunakan untuk mencorat coret lantai, dinding, dan sebagainya. Setelah membuat pola, selanjutnya tinggal bermain. permainan ini dapat dimainkan oleh dua orang atau lebih. Masing - masing pemain harus mempunyai batu gacoan terlebih dulu sebelum mulai bermain. Batu dilempar kekotak pertama, kemudian pemain dapat mulai melompat dari satu kotak ke kotak lain secara berurutan dengan cara 'engklek' sampai p...
Indonesia merupakan negara yang mempunyai suku-suku yang majemuk dan beragam. Banyak tradisi atau kebiasaan, seni, pakaian, makanan, arsitektur, naskah-naskah, cerita rakyat yang berasal dari setiap suku-suku yang pastinya memiliki ciri khas masing-masing. Tradisi seni yang dipunyai setiap suku-suku biasanya dilakukan untuk mengekspresikan ucapan syukur, rasa bahagia maupun kesedihan. Batak toba merupakan salah satu suku yang ada di Indonesia. Dalam suku batak toba ada salah satu seni yang disebut Andung-andung. Andung-andung adalah ratapan kesedihan yang paling mendalam pada orang yang telah meninggal dunia. Orang yang melakukan andung-andung biasanya memiliki hubungan yang sangat dekat dengan orang yang meninggal misalnya orang tua atau anak. Pada saat melakukan itu, mereka yang melakukan andung-andung akan berbicara tentang kebaikan-kebaikan orang yang telah meninggal sehingga andung-andung bisa juga disebut tangisan yang berbicara. Orang yang melakukan andung-andung biasanya...