Anak
5.720 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Arak-arakan Sunatan di Apotek Paramedika
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Masyarakat di sekitar Apotek Paramedika, kelurahan Babakan, kecamatan Babakan Ciparay, memiliki cara tersendiri untuk merayakan anak yang berhasil disunat. Selain dibelikan mainan oleh orangtua dari anak itu sendiri, anak tersebut kemudian akan diarak diatas 'kuda palsu'. Tradisi sunatan tersebut sangat mirip dengan Sisingaan yang berasal dari daerah Subang, hanya saja binatang tiruan yang digunakan bukan singa, melainkan kuda. Selebihnya prosesi acara tersebut mirip sekali dengan Sisingaan, dimana anak-anak yang telah disunat diarak oleh banyak orang di depan apotek khitan tersebut.       #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_19918168_Farras Zharfan_Nur
Gambar Entri
Beras Ditabur, Ikan Mas Diberi
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Dalam adat-istiadat suku-suku di Sumatera Utara, yaitu Batak, dikenal istilah menabur beras dan memberi ikan mas. Apa makna sebenarnya dari kebiasaan ini?   Menabur beras bagi masyarakat Batak adalah suatu ritual yang dilakukan oleh seorang orang tua atau pun orang yang dihormati/dituakan kepada anaknya atau orang yang lebih muda ketika ia akan melakukan sesuatu yang besar. Pada zaman dahulu, ritual ini dilakukan kepada panglima yang akan memimpin perang dan kepada calon raja yang akan naik tahta. Saat ini, penaburan beras dilakukan terhadap seseorang yang akan melakukan sesuatu yang dianggap sulit, istimewa, ataupun suci, misalnya anak yang akan merantau, seseorang yang akan ujian, seseorang yang akan dilantik menjadi pejabat, dan sebagainya.   Penaburann beras dilakukan dengan keadaan sebagai berikut. Sang pejuang akan duduk dengan posisi lebih rendah daripada penabur. Lalu penabur menggenggam beras yang sudah disediakan dan menaburkannya ke kepala sang p...

avatar
OSKM18_16918148_David Pardede
Gambar Entri
Fungsi Rampak bedug Banten
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Banten

Rampak bedug berasal dari kata ngabedug yang artinya menabuh bedug. Bedug awalnya hanya digunakan sebagai alat untuk pertanda masuknya waktu sholat. Namun bedug sekarang ini tidak hanya digunakan sebagai penanda sholat tapi memiliki beberapa fungsi, antara lain : - Religius : bedug digunakan sebagai pertanda telah masuk waktu sholat, dan biasanya digunakan dalam malam takbiran. - Hiburan : bedug dipertaskan di depan khalayak umum sebagai hiburan dan tontonan. - Komunikasi : bedug digunakan sebagai alat penyampai pesan dari para pemain ke para penontonnya.  - Pendidikan : bedug digunakan sebagai media dalam pembelajaran di sekolah agar anak-anak lebih mengenal alat musik daerah.   Rampak bedug biasanya dimainkan maksimal 12 orang (6 pria dan 6 wanita). Pakaian yang dipakai saat pentas sangat meriah. Dibutuhkan kelincahan para pemain dalam mementaskan rampak bedug ini agar lebih terlihat heboh dan meriah.   #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_16018414_Nabila
Gambar Entri
Ongol - Ongol
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Ongol - Ongol   Ongol - Ongol  adalah salahsatu makanan khas Tasikmalaya yang sangat lezat dan juga mudah dibuatnya. Ongol - ongol ini adalah makanan yang saat itu sangat disukai oleh anak - anak yang tinggal di Tasimalaya. Makanan ini memiliki bentuk bulat. Proses pembuatan dari makanan ini yaitu dengan cara dikukus. Bahan dasar dari makanan ini adalah Tepung Kawung. Kebetulan, saat itu memang Tepung Kawung memang mudah didapat dan menjadi komoditi utama pangan saat itu.   Bahan: 1. Tepung Kawung 2. Kelapa Parut 3. Gula Merah 4. Air 5. Daun Pandan   Cara Pembuatan: 1. Siapkan semua bahan yang diperlukan. 2. Campurkan tepung kawung dengan air hingga teksturnya membentuk sebuah adonan. 3. Setelah terbentuk adonan dari tepung kawung, campurkan dengan kelapa parut, lalu aduk hingga merata. 4. Kemudian, tambahkan gula merah ke dalam adonan tersebut lalu aduk. 5. Setelah semuanya tercampur, bentuk adon...

avatar
OSKM18_19818014_Firaas Daffa Ibrahim
Gambar Entri
Jenang Syabun
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

Jenang Syabun merupakan makanan ringan khas Tulungagung yang terbuat dari beras ketan, kelapa, dan susu kental manis. Makanan yang mempunyai rasa manis ini hampir menyerupai dodol karena pembuatannya yang hampir sama yaitu dengan diaduk terus menerus dengan waktu yang lama hingga mengental dan teksturnya semakin halus.  Makanan ini tergolong aman karena tidak menggunakan bahan pengawet. Jenang syabun biasa dijual sebagai oleh-oleh khas Tulungagung dan juga sebagai salah satu yang disuguhkan kepada tamu ketika mengadakan hajatan atau acara. Tak jarang kita jumpai anak-anak yang sering memakan jenang ini karena rasa yang manis. Pasar jenang syabun termasuk cukup bagus, apalagi ketika menjelang lebaran permintaan akan semakin tinggi.   #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_16018219_Annika Withasari Suryandaru
Gambar Entri
Mayirak Bareh Kunyik
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Dalam adat minangkabau seorang suami atau sumando sangat dihargai dan dihormati di keluarga istri atau pasumandan.Hal ini dikarenakan saat seorang laki laki menikah dalam adat minangkabau maka dia akan tinggal di rumah istrinya.Tidak seperti kebanyakan suku di indonesia yang patrelinial,minang menganut paham Matrilineal atau garis keturunan berdasarkan ibu.Oleh karena itu seorang laki laki yang telah menikah maka ia akan tinggal di rumah istrinya. Selama tinggal di rumah istri ia akan di jamu seperti raja,karna seorang laki laki biasanya akan dilayani sepenuhnya dalam adat minang Maka tidak heran,saat penyambutannya pun akan sangat meriah,salah satu ritual atau tradisinya adalah manyirak bareh kunyik.Manyirak bareh kunyik adalah suatu ritual dimana seorang pengantin pria atau marapulai yang akan masuk ke rumah istri akan dilemparkan/di taburi bareh kunyik sebagai tanda penyambutan dan penghormatan pada marapulai tersebut.Acara tersebut berlangsung cukup lama karena sebelumnya di...

avatar
Oskm2018_16618221_salsa adizasalsabila
Gambar Entri
Mayirak Bareh Kunyik
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Dalam adat minangkabau seorang suami atau sumando sangat dihargai dan dihormati di keluarga istri atau pasumandan.Hal ini dikarenakan saat seorang laki laki menikah dalam adat minangkabau maka dia akan tinggal di rumah istrinya.Tidak seperti kebanyakan suku di indonesia yang patrelinial,minang menganut paham Matrilineal atau garis keturunan berdasarkan ibu.Oleh karena itu seorang laki laki yang telah menikah maka ia akan tinggal di rumah istrinya. Selama tinggal di rumah istri ia akan di jamu seperti raja,karna seorang laki laki biasanya akan dilayani sepenuhnya dalam adat minang Maka tidak heran,saat penyambutannya pun akan sangat meriah,salah satu ritual atau tradisinya adalah manyirak bareh kunyik.Manyirak bareh kunyik adalah suatu ritual dimana seorang pengantin pria atau marapulai yang akan masuk ke rumah istri akan dilemparkan/di taburi bareh kunyik sebagai tanda penyambutan dan penghormatan pada marapulai tersebut.Acara tersebut berlangsung cukup lama karena sebelumnya di...

avatar
Oskm2018_16618221_salsa adizasalsabila
Gambar Entri
Abang Mpok Bekasi
Ritual Ritual
Jawa Barat

Bekasi merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan Jakarta. Bekasi sendiri baik kabupaten maupun kota merupakan tempat tinggal bagi sub suku betawi yang banyak dikenal dengan betawi pinggir ataupun betawi ora. Suku Betawi tidak hanya hidup di Jakarta melainkan sudah ada sejak dahulu di Jabodetabek dan masing-masing daerah memiliki sub suku masing-masing dan memiliki tradisi yang unik. Tidak heran jika budaya betawi banyak mempengaruhi nilai-nilai dalam masyarakat di Kota Bekasi, termasuk salah satunya acara Abang Mpok Kabupaten Bekasi. Abang Mpok Kabupaten Bekasi sendiri merupakan acara tahunan yang digelar oleh Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporbudpar) Kota Bekasi yang diharapkan dapat menjadi duta budaya  dan duta pariwisata bagi Jawa Barat, khususnya Kota Bekasi, serta dapat memperkenalkan heterogenitas Kota Bekasi. Target pemilihan Abang Mpok sendiri yakni anak-anak muda yang berusia 17-24 tahun. Tidak hanya itu, calon peserta Abang Mpok juga harus me...

avatar
OSKM18_16318279_Gabriel Angela
Gambar Entri
Betukar Cobek dan Ulekan
Ritual Ritual
Jawa Barat

Dalam kehidupan masyarakat Sunda, cobek dan ulekan tidak hanya digunakan untuk melumatkan bahan-bahan masakan, namun juga sebagai bentuk dari pengharapan seorang Ibu mengenai jenis kelamin anaknya, baik menginginkan anak laki-laki atau perempuan.   Pada saat seorang Ibu mengharapakan anaknya yang selanjutnya memiliki jenis kelamin tertentu, maka Ibu tersebut akan menukar cobek ataupun ulekan dengan keluarga lain. Mereka menukarnya dengan cara demikian: 1. Bila sang Ibu mengharapkan seorang anak laki-laki, maka Ibu tersebut akan menyimpan ulekannya lalu menukar cobeknya dengan ulekan dari keluarga lain sehingga ia memiliki dua ulekan.  2. Bila sang Ibu mengharapkan seorang anak perempuan, maka Ibu tersebut akan menyimpan cobeknya lalu menukar ulekannya dengan cobek dari keluarga lain sehingga ia memiliki dua cobek. Ulekan diumpamakan sebagai laki-laki dan cobek sebagai perempuan. Bila sang Ibu memiliki dua ulekan, ini berarti  sang Ibu mengharapkan...

avatar
OSKM18_16718399_Johanes