Dikisahkan, pada zaman dahulu kala ada seorang ibu yang hidup dengan anaknya yang masih berusia sepuluh tahun. Mereka tinggal di perkampungan yang aman dan tentram di ujung nusantara, Aceh. Tidak pernah kau dengan pencurian dan perampokan di kampung itu. Masyarakatnyapun gemar bermusyawarah untuk menyelesaikan permasalahan. Sehari-hari, ibu dan anak itu mencari kayu bakar untuk di jual di pasar dan menyambung hidup mereka. Pada suatu saat, hal yang tidak terduga terjadi di kampung tersebut. Salah seorang warga yang biasa dipanggil Mak Yah kehilangan kerbaunya. Walau masyarakat sudah bersusah payah mencarinya, mereka tetap tidak berhasil menemukan kerbau itu. Hilang bagai tertutup kabut. Hal ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Membuat masyarakat kampung itu dipenuhi tanda tanya. Siapakah gerangan yang mencuri kerbau milik Mak Yah? Tidak hanya kabar hilangnya kerbau Mak Ya...
Keu Meuseukat adalah makanan khas Aceh yang bertekstur lembut dan berasa manis, mirip dengan dodol. Kue ini terbuat dari tepung terigu tanpa pewarna dan campuran buah nanas sehingga menyebabkan warnanya putih kekuningan murni yang menyimbolkan kejernihan hati masyarakat aceh saat menyambut tamu. Selain itu, komposisi bahan yang unik ini juga menimbulkan rasa manis khas yang digemari oleh masyarakat luas. Kue tradisional ini sangat jarang ditemukan di pasar-pasar dan biasanya hanya disajikan pada waktu-waktu tertentu seperti pernikahan, sunatan, dan perayaan hari-hari besar. Namun, seiring berjalannya waktu kue meusekat menjadi oleh-oleh khas Aceh yang wajib dibeli para turis saat berkunjung. #OSKMITB2018
Indonesia menyimpan banyak sumber daya , baik manusia maupun alam. Bukti menunjukkan Indonesia memiliki budaya yang beraneka ragam, seperti makanan, tarian, rumah adat, baju adat, dan sebagainya. Sayangnya, tak sedikit yang mengetahui budaya-budaya indonesia setempat, khususnya orang orang perkotaan yang sibuk dengan karir dan sampai lupa menjaga dan melestarikan kebudayaan negara Indonesia. Indonesia memiliki lebih dari 30 provinsi dengan populasi terpadat di Jawa Barat. Terdapat banyak sekai kebudayaan Jawa Barat, tetapi kali ini saya akan menjelaskan salah satu budaya tarian khas Nanggroe Aceh Darussalam, yaitu Tari Tarek Pukat . Menurut Wikipedia, tarek berarti "Tarik", dan pukat adalah sebuah alat para nelayan untuk mencari ikan di laut dikarenakan nelayan adalah mata pencaharian orang Aceh, khususnya Aceh Utara. Tari Tarek Pukat mempunyai filosofi proses nelayan mencari ikan. Tarian yang...
Taman Putroe Phang Taman Putroe Phang adalah salah satu objek wisata di daerah Banda Aceh, taman ini terletak di seberang kuburan belanda yang legendaris yaitu Kerkhof. Taman ini menjadi salah satu peninggalan dari Sultan Iskandar Muda yang memerintah dari tahun 1607-1636, merupakan salah satu raja terhebat dalam sejarah Aceh. Sultan Iskandar Muda membangun taman ini untuk permaisuri nya yaitu Putroe Phang (Putri Pahang) yang berasal dari Kerajaan Pahang, Malaysia. Nama asli dari putri ini adalah Putri Kamaliah, namun rakyat Aceh sering menyebut nya Putroe Phang, putroe berarti "Putri", phang adalah Pahang, yang bermaksud Putri dari Pahang. Putri ini adalah anak dari Raja Pahang yang telah di taklukkan oleh Kerajaan Aceh Menurut sejarah, Putri Pahang sering sekali merindukan kampung halaman nya di tanah Malaysia, maka dari itu sang sultan membangun taman sari ini untuk sang permaisuri agar ia bisa merasakan berada di kampung halaman nya dan tidak kesepian apabila...
Aceh, Provinsi yang dikenal dengan agama islam yang masih kental di Indonesia. Banyak kebudayaan di Aceh yang bernuansa islam seperti tari saman, seudati, dan juga kupiah riman (peci riman). Kupiah riman adalah sebuah jenis peci khas Aceh yang diwarisi dari Sulthan Iskandar Muda. dulunya, peci ini hanya dingunakan oleh anggota kerajaan saja dan peci ini baru di produksi lagi pada tahun 1985. Kupiah riman diproduksi di kampoeng (desa) Adan, kecamatan Mutiara Timur, Pidie. Selain bertani, masyarakat desa Adan juga mempunyai kemampuan membuat penutup kepala tradisional Aceh. Kupiah riman yang merupakan warisan Sulthan Iskandar muda dibuat dari bahan baku pohon aren. Kemudian, pohon aren dirajam sehingga berbentuk serat. setelah itu, serat pohon aren dipilih yang memiliki kualitas yang bagus. kemudian serat yang telah dipilih direndamkan dalam larutan lumpur serta diberikan pewarna dari daun atau bahan lainnya. serat kemudian dicuci dan set...
Ziarah kubur dalam bahasa Aceh berarti jak u jerat. Tradisi ini selalu dilakukan oleh masyarakat Aceh khususnya daerah Aceh Barat setiap tahunnya. Biasanya tradisi ini dilakukan saat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Ziarah kubur di Aceh berbeda dengan ziarah kubur biasanya. Perbedaannya adalah letak kuburannya, yaitu berada di atas gunung. Selain itu, ada pula tradisi kenduri atau makan bersama di sekitar kuburan setelah selesai berdoa. Pada awalnya masyarakat Aceh Barat datang secara bersama-sama ke tempat ziarah. Setelah sampai di tempatnya, mereka langsung mencari makam keluarga mereka masing-masing dan langsung membersihkannya. Tidak hanya itu, keluarga yang berziarah juga mengirimkan doa kepada keluarga mereka yang sudah tiada. Zikir dan bacaan yasin pun tidak lupa untuk dibacakan di depan makam. Ziarah kubur di Aceh memiliki sebuah tradisi, yaitu tradisi kenduri. Tradisi ini melibatkan seluruh masyarakat yang ikut berziarah. Dengan kesadaran masyarakat sendiri, mere...
Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh Aceh merupakan ibukota Nanggroe Aceh Darussalam, provinsi paling barat Indonesia. Di sana masih banyak budaya-budaya yang masih belum dikenali secara luas oleh masyarakat Indonesia dari daerah lain. Salah satunya makanan dan minuman yang masih belum banyak diketahui orang luar aceh. Makanan dan minuman yang beragam tidak lepas dari rempah dan bumbu yang begitu variatif dan juga tangan-tangan berbakat orang aceh. Unelhe adalah salah satunya. Unelhe adalah bumbu masak yang terbuat dari kelapa yang disangrai hingga wangi dan mengeluarkan minyak. Unelhe biasanya ditambahkan ke masakan berkuah dan bersantan seperti kari, gule, 'tumeh', rendang, dan lainnya. Unelhe akan menambahkan cita rasa gurih yang kaya dengan rasa lemak yang berat membuat orang yang memakan masakan yang ditambah uneueleu jadi ketagihan. Selain rasa gurih, unelhe juga memberikan aroma dengan kesan kelapa+kacang yang nikmat. Meskipun saya berasal...
Beragam budaya dan adat istiadat dimiliki oleh Aceh di dataran tinggi Gayo. Salah satu budaya yang disukai warga Takengon adalah lomba pacu kuda atau disebut juga dengan 'Pacu Kude'. Pacuan kuda ala Gayo ini mempunyai keunikan tersendiri, mulai dari nama kuda hingga penunggangnya pun anak kecil di bawah umur 13 tahun. Bukan hanya itu, penungang atau joki cilik ini pun tidak mengenakan plena, melainkan hanya memegang sebuah rotan di tangan. Tradisi ini diselenggarakan di saat hari-hari besar saja, seperti memperingati hari 17 Agustus dan memperingati hari jadi kota Takengon. Konon pada zaman dahulu, pacuan kuda ini adalah sebuah pesta rakyat Gayo semasa dijajah oleh Belanda dan sempat diselenggarakan untuk memeriahkan ulang tahun Putri belanda yang bernama Putri Wilhelmina pada masa itu. Sekarang balap kuda itu pun dijadikan momentum untuk bersilaturahmi antarpecinta kuda masyarakat di tiga Kabupaten Kota yakni, Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gay...
Sejarah Serta Asal Usul Tari Saman Tari Saman merupakan salah satu tari asal Suku Gayo, Aceh, Indonesia yang biasanya diperankan oleh laki-laki. Di mana tari ini mulai dikembangkan sejak abad ke-14 oleh seorang ulama besar Aceh yang bernama Syekh Saman. Pada awalnya, tari Saman hanyalah semua permainan rakyat yang disebut dengan Pok Ane . Akan tetapi setelah kebudayaan Islam masuk ke daerah Aceh, khususnya Suku Gayo, permainan rakyat ini kemudian berakulturasi . Sehingga nyanyian pengiring permainan rakyat Pok Ane yang mulanya bersifat pelengkap, berubah menjadi sebuah nyanyian penuh makna serta pujian kepada Allah. Tak hanya itu, kebudayaan Islam juga mampu mengubah beberapa gerakan dasar pada tarian ini, mulai dari tepukan tangan hingga perubahan pada tempat duduk para penarinya. Penggunaan Tari Saman dan Pengakuan dari Dunia Di masa kesultanan Aceh, tarian ini hanya ditampilkan saat acara atau perayaan Maulid Nabi Muhammad. P...