HARI PAHLAWAN
404 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Asal mula terciptanya Danau Toba
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Di sebuah desa di wilayah Sumatera Utara di Tapanuli tinggallah seorang laki-laki bernama Toba hidup seorang diri di gubuk kecil. Toba adalah seorang seorang petani yang sangat rajin bekerja setiap hari menanam sayuran kebunnya sendiri. Sampailah dia dimana tempat biasa dia memancing, mata kail dilempar sembari menunggu, agannya tadi tetap mengganggu konsentrasinya. Tidak beberapa lama tiba-tiba kailnya tersentak, sontak dia menarik kailnya. Diapun terkejut melihat ikan tangkapannya kali ini. Hari demi hari, tahun demi tahun umur semakin bertambah, petani tersebutpun mulai merasa bosan hidup sendiri. Terkadang untuk melepaskan kepenatan diapun sering pergi memancing ke sungai besar dekat kebunnya. Menjelang siang setelah selesai memanen beberapa sayuran dikebunnya diapun berencana pergi kesungai untuk memancing. Peralatan untuk memancing sudah dipersiapkannya, ditengah perjalanan dia sempat bergumam dalam hati berkata, "seandainya aku memiliki istri dan anak tentu aku tidak sendiri...

avatar
Adisaputrahutasoit
Gambar Entri
Kesawan Square
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Utara

Kesawan Square merupakan sebuah kawasan bersejarah yang terletak di jalan Ahmad Yani (Jalan tertua di Medan) , Kecamatan Medan Barat, Medan. Dulunya kawasan ini dihuni oleh orang Melayu sebelum orang Tionghoa dari Malaka datang dan menetap di kawasan ini. Terjadi kebakaran besar pada tahun 1890 di kawasan ini, namun setelah itu kawasan ini mulai dibaangun kembali. Banyak bangunan - bangunan peninggalan orang tionghoa dan Belanda masi utuh di kawasan ini. Contohnya rumah tjong a fie, kantor pos besar Medan , cafe Tip Top, Bank Indonesia dan lain - lain. Pada tahun 2000an kawasan ini dibuat menjadi kawasan kuliner dengan ditutup nya jalan Ahmad Yani pada malam hari, namun karena berbagai masalah yang ditimbulkan seperti kemacetan, kawasan ini kembali dibuka untuk dilewati kendaraan dan didirikan Merdeka Walk didekat Kesawan Square untuk menggantikan fungsinya sebagai tempat kuliner. Namun, sampai saat artikel ini dibuat, Kesawan Square masih menjadi ikon bersejarah kota Medan yang...

avatar
OSKM18_16618132_Andre Sunarya
Gambar Entri
Nengget
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Nengget berasal dari kata Sengget artinya terkejut. Nengget adalah suatu upacara yang dilakukan menurut adat Karo, yaitu dengan membuat kejutan (sengget) ke suatu keluarga tertentu, karena alasan tertentu dan juga tujuan tertentu. Di sini terdapat unsur kepercayaan, bahwa dengan mengejutkan keluarga itu akan tercapailah keinginan. Oleh karena itu pelaksanaannya pun dilakukan secara rahasia, keluarga yang isenggeti tidak boleh mengetahui hal tersebut. Pelaku nengget tersebut adalah turang dari masing-masing yang disengget, yang dalam keadaan sehari-hari mereka rebu dan untuk berbicara harus menggunakan perantara, atau menggunakan kata nina turangku. Ini menunjukkan rasa hormat, sopan, keseganan yang tinggi di antara mereka yang rebu. Dalam keadaan biasa mereka akan menghindar bertatapan langsung. Menurut cerita orang tua dulu, orang yang rebu tidak bersedia duduk dalam satu papan dalam rumah adat, begitulah penghayatan masalah rebu itu pada masyarakat Karo. Lalu dalam upacara nen...

avatar
Oskm18_16718029_cio
Gambar Entri
Silsilah Raja Lotung
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Anak sulung Raja Lontung bernama Situmorang(sebagian orang berpendapat Sinaga ialah anak sulung Raja Lontung) , mendiami daerah Sabulan(Samosir). Selain di Sabulan marga Situmorang juga ada di Samosir selatan. Marga Sinaga didapati juga di Samosir selatan dan selain itu di Dairi dan di tempat lain. Di Simalungun terdapat marga cabang Sinaga yaitu: Sidahapintu, Simaibang, Simandalahi dan Simanjorang. Di daerah Pagagan-Dairi didapati juga marga Simaibang dan Simanjorang, di Sagala-Samosir juga ada marga Simanjorang. Pandiangan pindah dari Sabulan ke Palipi-Samosir. Marga Pandiangan tinggal di Samosir selatan dan ada juga yang ke Dairi. Kemudian karena didaerahnya terjadi kemarau dan bahaya kelaparan, sebagian dari marga Gultom meninggalkan Samosir ke daerah Pangaribuan(Silindung). Dikemudian hari ada juga marga Harianja dan Pakpahan ke Pangaribuan. Nainggolan pindah dari Sabulan ke daerah yang disebutnya Nainggolan di Samosir. Keturunan Nainggolan ada juga di daerah Pahae...

avatar
Juliant
Gambar Entri
Pesta Tahun/Kerja Tahun
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Budaya di Indonesia memang sangat banyak. Salah satunya adalah ritual Pesta Tahun atau Kerja Tahun yang dilaksanakan di tanah karo sumatera utara. Ritual ini seperti memasak makan-makanan yang banyak berupa makanan pokok yang dilakukan sebagai ungakapan rasa syukur atas hasil panen yang didapat tahun ini. Pesta ini dilaksanakan setiap 1 tahun sekali di setiap bulan 7. Dan setiap desa melaksanakannya di tanggal yang berbeda. Dan dalam menentukan tanggal ini dilakukan oleh ketua adat di daerah tersebut. Biasanya setiap desa melaksanakannya selama 1 sampai 2 hari. Di acara ini setiap orang akan hadir, termasuk sanak saudara yang sedang berada di luar daerah sumatera utara akan balik kedaerahnya. Dan di acara ini setiap orang akan bergembira bersama dan harus ikut makan bersama. Baik itu sanak saudara ataupun tetangga kita. Acara ini diadakan di suatu balai pertemuan yang di sebut Jambur. Adapun makna dan maksud dari acara ini adalah untuk berbagi rizki, rasa syukur, serta b...

avatar
OSKM_16418181_Muhammad Thariq_Azis_Faisal
Gambar Entri
Pesta Tahun/Kerja Tahun
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Budaya di Indonesia memang sangat banyak. Salah satunya adalah ritual Pesta Tahun atau Kerja Tahun yang dilaksanakan di tanah karo sumatera utara. Ritual ini seperti memasak makan-makanan yang banyak berupa makanan pokok yang dilakukan sebagai ungakapan rasa syukur atas hasil panen yang didapat tahun ini. Pesta ini dilaksanakan setiap 1 tahun sekali di setiap bulan 7. Dan setiap desa melaksanakannya di tanggal yang berbeda. Dan dalam menentukan tanggal ini dilakukan oleh ketua adat di daerah tersebut. Biasanya setiap desa melaksanakannya selama 1 sampai 2 hari. Di acara ini setiap orang akan hadir, termasuk sanak saudara yang sedang berada di luar daerah sumatera utara akan balik kedaerahnya. Dan di acara ini setiap orang akan bergembira bersama dan harus ikut makan bersama. Baik itu sanak saudara ataupun tetangga kita. Acara ini diadakan di suatu balai pertemuan yang di sebut Jambur. Adapun makna dan maksud dari acara ini adalah untuk berbagi rizki, rasa syukur, serta b...

avatar
OSKM_16418181_Muhammad Thariq_Azis_Faisal
Gambar Entri
Sembilan Satu Ginting
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Pada jaman dahulu kala hiduplah seorang sakti bernama Ginting. Ginting ini kemudian pergi ke tanah Karo dan menikahi seorang gadis karo. Tidak lama kemudian lahirlah anak dari Ginting dan pasangannya. Akan tetapi, yang terlahir bukanlah bayi melainkan sesuatu berbentuk seperti “labu”. Hal ini terus terjadi pada kesepuluh anaknya. Pada suatu ketika datanglah seorang ahli nujum dan berbincang dengan Ginting mengenai anaknya. Sang ahli nujum berkata bahwa untuk mengeluarkan anak-anaknya Ginting harus mengupas “labu” tersebut menggunakan sembilu dari bambu khusus. Tetapi sebelum mengupas "labu" tersebut, Ginting dan keluarganya harus melaksanakan adat erpangir. Erpangir merupakan adat dimana sebuah jeruk purut dibelah dan dicelupkan didalam cawan putih berisi air bersih dan dedaunan segar, kemudian diberi mantra. Ginting dan keluarganya yakni, kalimbubu, senina/sembuyak, dan anak beru harus membilas wajah mereka menggunakan air tersebut. Anak-anak Ginting yang ma...

avatar
OSKM18_16918370_Gregorius Aginta Gintings
Gambar Entri
Sate Godok
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Sate godog merupakan makanan khas dari kota medan. Biasa disajikan pda hari raya idul fitri atau idul adha. Makanan ini lebih nikmat disantap dengan lontong, tetapi bisa juga dengan nasi putih. Walaupun bernama SATE GODOG tapi tidak seperti sate pada umumnya. Proses pembuatan sate ini tidak melaluli proses pembakaran apapun dan pada saat sudah siap saji sate ini tidak dimakan dengan menggunakan lidi yang ditusuk ke dagingnya seperti sate yang lain. Bahan yang dibutuhkan untuk membuat sate godog adalah 1 Dada ayam tanpa tulang potong kotak 3 SDM gula merah secukupnya Kecap manis secukupnya Garam 1 SDM air asam jawa 1 liter air/sesuai selera 200 gram kacang tanah goreng tumbuk halus 8 buah bawang merah 6 siung bawang putih 2 buah kemiri 1 sdt ketumbar 1/2 sdt jinten 1 cm lengkuas 1 cm jahe 1 buah sereh ambil bagian putihnya 1/2 sdt merica sesuai selera Cabe merah 3 lembar daun salam 2 lembar daun jeruk 1 buah sereh geprek 1 biji bunga lawang

avatar
Oskm2018_16918350_alessandro
Gambar Entri
Hata Andung Batak Toba
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Suku Batak terkenal karena ketika sedang berbicara, aksen orang Batak selalu terdengar kental. Aksen Suku Batak ini memang sudah cukup familier bagi masyarakat Indonesia. Namun, bagi sebagian orang mungkin aksen bicara yang dilontarkan oleh Orang Batak terdengar kasar dan kurang sopan. Tapi tahukah kamu, apabila dalam Bahasa Batak ada bahasa yang biasa yang diucapkan dalam percakapan sehari-hari dan ada pula bahasa yang digunakan untuk berbicara dengan orang yang lebih tua dari kita atau lebih sering disebut dengan Hata Andung. Hata andung ini biasanya digunakan apabila kita berbicara kepada orang yang kita segani atau orang yang lebih tua daripada kita. Misalnya, apabila kita ingin mengatakan ‘kamu’ kepada ayah atau ibu kita, tidak sopan apabila kita mengatakan kata ‘Ho’, meskipun artinya adalah kata kamu. Agar lebih sopan, kita harus menggunakan Hata Andung ‘Hamu’ atau kita dapat menggunakan kata sapaan seperti, ‘Uma’, ‘B...

avatar
OSKM18_16218055_Tantri Yohana Tamba