Budaya Indonesia
598 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Maarak Jamba
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Sumatera Barat adalah salah satu provinsi yang memiliki budaya yang sangat beragam dan menarik. Banyak sekali jenisnya, mulai dari kesenian, makanan, alat perang, ritual, dll. Salah satu dari kebudayaan tersebut bernama  Makan Bajamba . Namun, bukan itu yang akan saya bahas kali ini, saya akan membahas tentang ritual sebelum  Makan Bajamba  tersebut yang disebut  Maarak Jamba . Apasih itu  Maarak Jamba ? Maarak Jamba  dalam Bahasa Minang berarti mengarak jamba. Dalam Bahasa Minang, nampan disebut  talam.  Di dalam talam tersebut terdapat banyak piring-piring berisi makanan yang kemudian ditutup dengan kain khas Minangkabau. Makanan yang terbungkus rapih itulah yang disebut dengan  Jamba .  Maarak Jamba  merupakan ritual yang dilakukan sebelum masyarakat Minangkabau melaksanakan  Makan Bajamba (semacam makan besar masyarakat setempat).  Maarak Jamba  yang di lakukan di daerah Batusangkar biasanya bertujuan m...

avatar
OSKM_16718102_MuhammadAufa Ashiddiq
Gambar Entri
Talempong Unggan
Alat Musik Alat Musik
Sumatera Barat

  Talempong adalah sebuah alat musik pukul tradisional khas suku Minangkabau. Bentuknya hampir sama dengan instrumen bonang dalam perangkat gamelan. Talempong dapat terbuat dari kuningan, namun ada pula yang terbuat dari kayu dan batu. Talempong Unggan berasal dari Nagari Unggan, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Terbuat dari kuningan yang ditaruh di atas wadah yang terbuat dari kayu dengan alat musik pengiring yang lain berupa dua gendang dan satu gong. Talempong Unggan dimainkan empat orang, yakni satu pemukul talempong, dua pemain gendang, dan satu pemukul gong. Talempong Unggan berbda dengan jenis talempong yang berasal dari daerah lain di Indonesia. Jumlah nadanya hanya terdiri atas lima nada atau disebut pentatonis. Lagu-lagu Talempong Unggan juga khas, tidak ada di tempat lain. Penamaan lagu berasal dari alam misalnya, Ramo-Ramo Tabang Tinggi, Pararakan Kunto dll. Seniman yang ahli memainkan Talempong Unggan ini,...

avatar
Fakhry Fernanda
Gambar Entri
Badantam
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

Bandantam merupakan suatu kegiatan yang dilakukan pada acara perhelatan perkawianan di Pariaman yang bertujuan untuk menggalang dana dari hubungan keluarga mempelai seperti Mamak( paman), masyarakat sekitar serta tamu undangan. Bandantam dilakukan pada malam kedua acara perhelatan. Berapa pun jumlah uang yang diberikan akan disebutkan kepada khalayak ramai saat itu. Sehingga, orang berlomba-lomba untuk memberi dengan jumlah yang besar. Oleh karena itu, Badantam adalh suatu budaya yang patut dilestarikan. Selain untuk menggalang dana, Badantam juga akan mengeratkan tali persaudaraan serta menumbuhkan sikap saling tolong-menolong. #OSKMITB2018

avatar
Oskm18_16318026_joni syofian
Gambar Entri
Susunan Arisan Punguan Guru Mangaloksa Kota Payakumbuh dan Kab. Lima Puluh Kota
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Merantau sudah menjadi budaya turun temurun dari Suku Batak sendiri. Merantau memang adalah pilihan bagi orang Batak. Ketika orang Batak merantau, umumnya mereka akan menetap seterusnya di daerah rantau. Bahkan, banyak orang Batak sendiri yang merantau ke luar Sumatera Utara termasuk ke Kota Payakumbuh, Sumatra Barat. Banyak akhirnya dari mereka yang membentuk punguan (perkumpulan) dari sesama suku marga (Dongan Tubu Na). Penulis sendiri menjadi bagian dari Punguan Guru Mangaloksa atau biasa disingkat PGM. PGM merupakan perkumpulan dari marga Panggabean (Simorangkir Lumban Ratus, Simorangkir, serta Siagian), Hutabarat, Hutagalung, dan Tobing (Hutatorman dan Hutapea). Di Payakumbuh, mereka bersama- sama membentuk PGM. PGM bertujuan untuk mempererat hubungan persaudaraan orang-orang perantau di Kota Payakumbuh dan Kab. Lima Puluh Kota. Dalam kegiatannya, diadakan minimal pertemuan bulanan atau arisan di rumah anggota secara bergiliran. Pertemuan dapat juga diadakan bila ada hal-...

avatar
OSKM18_16018028_Anris Y Simorangkir
Gambar Entri
Talempong Unggan
Alat Musik Alat Musik
Sumatera Barat

Talempong Unggan merupakan warisan budaya yang harus dilestarikan karena kesenian ini cukup terbilang unik. Alat musik tradisional yang berasal dari daerah Unggan, Sumatera Barat, terbuat dari kuningan yang ditaruh di atas wadah kayu. Dengan alat musik pendamping, seperti satu gong dan dua gendang, talempong yang dimainkan oleh seorang pemain seringkali dirasa sulit apabila dimainkan dengan benar. Perlu keahlian khusus agar menghasilkan bunyi dengan nada yang sempurna. Pemukul Talempong biasanya telah dilatih oleh tetua sejak balita. Dalam pementasan, lagu-lagu yang dimainkan biasanya adalah "Siamang Tagagau", "Kancang Badayuang", "Urang Unggan Tuka Baju". Konon dulunya, alat musik ini dipercaya memiliki kekuatan "gaib"   yang oleh masyarakat setempat disebut dengan “pitunang”  . Artinya, setiap orang yang mendengar suara musik Talempong akan jatuh hati dan tidak bosan untuk mendengarkan alat musik Unggan ini.   #OSKMITB18

avatar
OSKM_16318111_Kania
Gambar Entri
Tradisi unik "Makan Bajamba" di Minangkabau
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Barat

       Minangkabau merupakan sebutan untuk setiap daerah yang ada di provinsi sumatera barat. Disini terdapat suatu tradisi makan yang disebut dengan makan bajamba. Makan bajamba adalah salah satu dari sekian banyaknya tradisi yang tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat minangkabau. Makan bajamba disebut juga makan barapak atau makan balanjuang,merupakan suatu tradisi makan yang dilakukan oleh masyarakat minangkabau dengan cara duduk bersama dalam satu ruangan atau tempat yang telah di tentukan berdasarkan keputusan bersama.Hal ini sesuai dengan cara hidup masyarakat minangkabau yang selalu mengutamakan musyawarah untuk kepentingan bersama,seperti yang tertera dalam ungkapan "musyawarah untuk mufakat". Makan bajamba umumnya dilaksanakan pada hari-hari besar sebagai bentuk perayaan, khusunya pada hari-hari besar islam dan dalam upacara adat seperti hari raya idul fitri dan hari raya idul adha.Adapun tradisi ini bertujuan untuk menciptakan rasa kebersamaa...

avatar
OSKM18_16318076_azora flowrenza
Gambar Entri
Asal Usul Budaya Randai
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

            Randai  adalah salah satu permainan tradisional di  Minangkabau  yang dimainkan secara berkelompok dengan membentuk  lingkaran , kemudian melangkahkan kaki secara perlahan, sambil menyampaikan cerita dalam bentuk nyanyian secara berganti-gantian. Randai menggabungkan seni  lagu ,  musik ,  tari ,  drama  dan  silat  menjadi satu. Randai merupakan salah satu kesenian tradisional yang kompleks dan memerlukan keahlian yang tinggi karna si pemain harus bisa memeragakan beberapa keahlian di beberapa cabang seni.             Awalnya randai merupakan alat untuk menyampaikan pesan melalui cerita jadi di setiap pentas selalu diselipkan cerita-cerita yang berisi pesan-pesan nasihat. Pertunjukkan randai berkembang berkembang pesat di luhak Lima Puluh Kota dimana wilayah ini tradisi minangkabau berkembang dalam kehidupan bermasyarakat. Semu...

avatar
Oskm18_16418160_admirosadi
Gambar Entri
Lagu Rakyat Minang Ka Parak Tingga : Asal-Usul dan Makna
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sumatera Barat

   Ka Parak Tingga merupakan lagu rakyat atau folk song  yang berasal dari daerah Sumatera Barat. Tema dari lagu rakyat ini adalah perpisahan yang menyakitkan. Asal usul lagu rakyat ini dapat dikaitkan dengan budaya merantau orang Minangkabau, yang seringkali mengakibatkan perpisahan antara teman, sahabat, keluarga, maupun kekasih. Lagu ini menceritakan tentang perasaan hati dua orang yang harus berpisah, namun keduanya teringat akan waktu bersama dan menjadi bersedih karenanya.    Pada umumnya lagu ini dimainkan dengan nada dasar C, ketukan 4/4 dan tempo moderato atau sedang. Struktur dari lagu ini pun memiliki struktur seperti pantun, yaitu setiap bait terdapat 2 larik sampiran dan 2 larik isinya. Terdapat dua versi lirik dari lagu Ka Parak Tingga, versi pertama secara keseluruhan memiliki susunan pantun a-b-a-b pada tiap bait dan dengan larik yang berbeda tiap baitnya, sedangkan versi kedua memiliki susunan a-a-a-a dan a-b-a-b, namun memiliki pengul...

avatar
OSKM18_16618291_MuhammadDhifa Ramadhan
Gambar Entri
Sejarah Batik Tanah Liek
Motif Kain Motif Kain
Sumatera Barat

Asal batik  Tanah Liek  ini diduga dari negeri Cina yang  masuk ke Minangkabau pada abad ke 16 pada zaman  Kerajaan Minangkabau berpusat di Pagaruyung, Batusangkar.  Batik tanah liek sempat hilang tanpa jejak pada masa penjajahan Jepang, namun berkat usaha Wirda Hanim, teknik batik ini diperkenalkan kembali pada tahun 1994. Awalnya Wirda Hanim melihat motif batik ini digunakan oleh beberapa orang penduduk nagari  Sumanik, Kecamatan X Koto, Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.   Beliau tertarik dengan batik yang langka tersebut dan berniat untuk membangkitkan kembali seni tradisional batik tanah liat yang hampir punah. Berkali-kali ia melakukan percobaan agar mendapatkan hasil yang menyamai batik tanah liek asli yang pernah ia temui di Sumani. Namun ia kerap gagal. Dari sepuluh batik yang ia coba produksi, hanya dua saja yang menyamai batik liek asli. Akhirnya, dengan tanah payau yang ia ambil dari dekat rumahnya, ia berhasil terus m...

avatar
OSKM18_19718059_bryna alysia salsabila