Mengenal Pangeran Diponegoro, Di Museum Kamar Pengabdian Pangeran Diponegoro adalah salah satu pahlawan Nasional Republik Indonesia yang lahir pada tanggal 11 November 1785 di Yogyakarta. Beliau merupakan aktor utama dibalik perlawanan rakyat Indonesia terhadap penjajah Belanda pada tanggal 27 Juli 1825, yang disebut dengan perang Diponegoro. Untuk mengenang perjuangan Pangeran Diponegoro, terdapat sebuah museum bernanama Museum Kamar Pengabdian Pangeran Diponegro yang berada di Jl. Pangeran Diponegoro No. 1 Magelang, Jawa Tengah. Ruangan yang dijadikan museum ini, adalah ruangan diamana Pangeran Diponegoro dijebak oleh Belanda setelah perundingan dengan Jendral De Kock .Setelah ditangkap, beliau dibawa ke Semarang kemudian diasingkan ke Manado hingga meninggal di tempat pembuangan di Makassar. Sebelum masuk ruangan, sebelumnya kita akan menemukan seperti papan kecil di kiri pintu masuk, yang bertuliskan “Diponegoro, lahir di Yogya...
Prehistory Museum (Museum Sangiran), Sragen Openingstijden: Senin-Jumat, Pukul 07.00 s.d. 15.00 WIB Plaats: Sragen Provincie: Jawa Tengah Land: IND Type organisatie: Museum Postadres: ...
Masyarakat Desa Kebonagung, Imogiri, Bantul membangun museum pertanian di lahan seluas 1.000 meter persegi. Setidaknya 260 alat-alat pertanian sumbangan dari para petani sekitarnya sudah terkumpul untuk mengisi museum. Untuk prasarana fisik, Pemerintah Kabupaten Bantul memberikan dana Rp 150 juta. Kepala Museum Pertanian Kristya Bintara, dalam cara peletakan batu pertama pembangunan museum, Kamis (29/5) mengatakan, karena menempati bangunan berbentuk joglo, maka proses pembangunan hanya bersifat memodifikasi saja. "Keaslian bangunan khas Jawa tetap kami pertahankan," katanya. Menurut Kristya, tujuan pendirian museum adalah membangun pusat pendidikan pertanian dan mempertahankan warisan nilai-nilai kejayaan petani. "Banyak generasi muda kita yang sudah mulai meninggalkan dunia pertanian karena dinilai tidak popular. Padahal, industri pertanian sangat menentukan kejayaan bangsa," katanya. Pembangunan museum juga dimaksudkan untuk mendukung pengembangan desa wisata Kebonagung. Desa ini...
STRATEGI WAWASAN IDENTITAS JAWA TENGAH Karya. Ki Narto Sabdo Jawa Tengah ** STRATEGI WAWASAN IDENTITAS JAWA TENGAH... MUNGGUH SUMBERE.... ING WAWASAN NUSWANTORO DADI PAUGERAN RAHARJANING BONGSO TRIGATRA PANCAGATRA... KANG DINAYUH TRUS BINUDI SUPOYO LESTARI JEJEG SANTOSO MUJUDAKE TOTO TENTREM KERTO RAHARJO NING JAWA TENGAH SUMBERE BUDOYO AGUNG MRIH LESTARINE BONGSO STRATEGI WAWASAN IDENTITAS JAWA TENGAH... BAB PANCA GATRA IDEOLOGI PANCASILA NINDAAKE DEMOKRASI PANCA SILA EKONOMI NGLAKSANA...AKE PASAL TELUNG PULUH.. TELU UUD EMPAT PULUH LIMA SOSIAL BUDAYA TANSAH ANGELURI KAPRIBADEN BONGSO KATENTREMAN ING BREBAYAN RANCANING PEMBANGUNAN
Sumber : Medcom.id - Rhobi Shani Berkunjung ke Masjid Agung Demak tak lengkap rasanya bila belum singgah ke Museum Masjid Agung Demak yang masih satu kompleks dengan lokasi masjid. Letaknya di sebelah utara serambi Masjid Agung Demak atau sebelah utara persis situs kolam wudhu bersejarah. Museum Masjid Agung Demak berdiri di atas lahan seluas 16 meter persegi, dibangun dengan anggaran mencapai Rp 1,1 miliar yang berasal dari APBD Demak dan sisanya dari Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Masjid Agung Demak. Di dalam museum tersimpan koleksi benda-benda bersejarah peninggalan Walisongo dan Masjid Agung Demak yang jumlahnya mencapai 60 koleksi. Museum ini buka dari Senin hingga Minggu pada jam kerja. Tak ada tiket masuk alias gratis, tapi pengunjung dianjurkan untuk berinfaq seikhlasnya di kotak infaq yang disediakan pengelola. Benda-benda bersejarah apa saja yang dapat kita lihat di Museum Masjid Agung Demak 1.Maket Masjid Demak...
DAWET AYU BANJARNEGARA Minuman khas Kabupaten Banjarnegara ini sudah ada sejak masa kolonial Belanda. Dawet merupakan minuman tradisional yang terbuat dari tepung kanji dan pewarna dari pandan atau daun suji serta, di cetak seperti mi memanjang dan memiliki tekstur yang kenyal seperti agar-agar. Dawet Ayu sendiri biasanya diracik dengan kuah santan segar yang baru diperas, ditambah dengan es batu dan lelehan gula jawa serta buah durian atau Nangka sebagai pelengkapnya. Kata "Ayu" pada minuman Dawet Ayu dalam bahasa Jawa berarti "Cantik", asal muasal pemberian sebutan ini oleh masyarakat Banjarnegara ditujukan terhadap penjual dawet ayu yang memiliki anak cantik, atau penjualnya yang cantik. Ragangan atau gerobak dawet ayu biasanya terbuat dari dua keranjang dawet dan dipikul. Di pikulan gerobak terdapat dua tokoh pewayangan, yaitu Semar dan Petruk. Inilah keunikan yang khas dari penjual Dawet Ayu Banjarnegara. Pada jaman dahulu pembuatan pikulan tak sembarangan,...
Buntil adalah kuliner khas dari kabupaten Banjarnegara. saking terkenalnya Banjarnegara juga diseut sebagai kota Buntil, makanan yang erahan dasar daun singkong atau talas ini dengan isian berupa parutan kelapa dan juga rempah menjadi primadona sejak era kerajaan jawa hingga kolonial bahkan sampai saat ini. rsanya yang gurih dan enak serta daun pemungkusnya yang dapat dimakan sekaligus juga menjadi keunikan kuliner yang satu ini. Saking enaknya orang-orang Belanda juga membawa until untuk di sajikan di Belanda dan saat ini juga menjadi salah satu kuliner dari Indonesia yang paling digemari di Belanda. kuliner ini dapat kita jumpai di Restoran-restoran serta rumah makan di Banjarnegara, serta tempat tempat umum seperti pasar tradisional dan juga pinggir jalan. Gilar-gilar
LELAGON NONTON WAYANG Karya Ki Narto Sabdo Jawa Tengah *** Ayo konco rame-rame nonton wayang kene tak jak gotak opo neng mburi gamelan... Ela dalah.. Butone metu keprahan.. jingkrang jingkrak polahe Mbengak-Mbengok Swarane Plerak Plerok Mripate Gawe Giris Sakpolahe...
LELAGON CAMPURSASI Karya.Ki Narto Sabdo Jawa Tengah *** Sore sore ning latar akeh kancane... podo mrene... rame rame tetembangan sak karepe Konco..ayo konco (Ayo Co) Konco seng Prayetno... Ojo do sembrono... kene mubeng deso... lamon koe e e seng mara marai kene mlebu toko merek simplek teko nopo... minggir mas.... minggir mlipir mas... mlipir.. Lihatlah aku menari... Tari gembira Loka..... E.......ee Tape ketan (Tape Ketan) Tape Joli...... Ooo...ye.... E.....ee Tape Ketan (Tape Ketan) Tape Joli.....Ooo....ye.... Kene Nyawang Motorku.... bib...bib.... bib...bib...