1
393 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tradisi Unik Pelaku Apen Bayeren
Ritual Ritual
Papua

DENGAN bangga, dua pria itu mengangkat kaki. Lalu memperlihatkan telapak kaki mereka. ”Lihat, tak ada bekas luka bakar, ’kan?” kata Frans Yakob Rumbrapuk, salah seorang di antara dua pria itu, kepada Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group).     Dicermati sekali lagi, memang tidak ada. Begitu pula di telapak kaki Korinus Arwam, pria satunya. Padahal, sudah tak terhitung berapa kali dua pria paro baya dari Kampung Bosnabraidi, Distrik Yawosi, Kabupaten Biak Numfor, Papua, tersebut berjalan dengan kaki telanjang di atas batu yang dibakar.     Bertahun-tahun, sejak mereka masih muda. Terakhir, keduanya tampil pada kegiatan Sidang Sinode GKI (Gereja Kristen Indonesia) di Tanah Papua yang digelar di Waisai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Maret lalu. Agenda terdekat, Frans dan Korinus bakal tampil pada Festival Biak Munara Wampasi pada 1 Juli. Ya, Frans dan Korinus adalah segelintir pelaku Apen Bayeren yang tersisa. Apen Bayeren...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Perhiasan Tradisional Suku Asmat
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Papua

Selain terkenal dengan seni ukirnya yang adiluhung, Suku Asmat juga memiliki pakaian tradisional yang khas. Seluruh bahan untuk membuat pakaian tersebut berasal dari alam. Tidak salah jika menganggap pakaian Suku Asmat merupakan representasi kedekatan mereka dengan alam raya. Tidak hanya bahan, desain pakaian Suku Asmat pun terinspirasi dari alam. Pakaian laki-laki Suku Asmat, misalnya, yang dibuat menyerupai burung dan binatang lain yang dianggap melambangkan kejantanan. Sementara, rok dan penutup dada kaum perempuan menggunakan daun sagu sehingga menyerupai kecantikan burung kasuari. Penutup dada perempuan yang terbuat dari daun pohon bakau menunjukkan kemampuan merajut Suku Asmat Penutup bagian bawah yang digunakan oleh perempuan Suku Asmat. Pakaian ini terbuat dari daun sagu dan dihiasai ornamen dari kerang Secara umum, pakaian laki-laki dan perempuan Suku Asmat tidak terlalu berbeda. Pada bagian kepala, dikenakan penutup yang terbuat dari rajutan daun sa...

avatar
Roro
Gambar Entri
Filim Yalei-Yalei
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Papua

Filim Yalei-Yalei:  ( sumber: E-book Permainan Anak-Anak Daerah Irian Jaya. 2013. Papua.)  

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Hu Kinyei-Kinyei
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Papua

Hu Kinyei-Kinyei:  ( sumber: E-book Permainan Anak-Anak Daerah Irian Jaya. 2013. Papua.)    

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Sagu Kukus
Makanan Minuman Makanan Minuman
Papua

Bahan: 200 gram sagu ambon, rendam dengan 200 ml air rebusan pandan hingga hancur dan tiriskan 125 gram tepung terigu 3 butir telur 150 air rebusan pandan 200 gram gula pasir 1 sendok teh sp / quick 75 1/2 sendok teh baking powder 1/2 sendok teh garam Minyak untuk mengoles   Cara Membuat: Kocok telur dengan sp / quick 75 hingga mengembang, masukkan gula sedikit demi sedikit sambil dikocok dengan mikser hingga mengental Campur terigu, baking powder, dan garam aduk rata Masukkan sagu, campuran tepung terigu, dan air ke dalam adonan telur, aduk perlahan hingga rata. Panaskan dandang, tuang adonan ke cetakan yang sudah dioles minyak, isi hingga permukaan Kukus dalam dandang 30 menit Angkat dan hidangkan   Referensi: Resep Koki (https://resepkoki.co/resep-kue-bolu-kukus-sagu-ambon/)

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Asal Usul Wamena
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Papua

Wamena merupakan surga dan mutiara di pedalaman pegunungan tengah Papua. Kota yang terletak di lembah Baliem dan dialiri oleh sungai Baliem serta diapit pegunungan Jayawijaya di sebelah selatannya memiliki ketinggian sekitar 1.800 meter di atas permukaan laut. Kota Wamena masih memiliki udara yang segar dan jauh dari polusi udara seperti kota-kota besar lainnya di Indonesia. Dari ceritera rakyat yang berkembang di tanah Papua, nama Wamena seperti yang dikenal seperti sekarang ini dahulu bernama Ahumpua, namun kedatangan bangsa berkulit putih telah mengubah nama Ahumpua menjadi Wamena. Berikut Asal Muasal Wamena seperti diunggah di web  dongengceritarakyat . com . Dahulu, ada sebuah daerah bernama Ahumpua. Saat itu, warga Ahumpua belum mengenal ilmu pengetahuan. Mereka tidak mengenal Tuhan. Kepercayaan mereka tertuju pada benda-benda gaib. Setiap hari, anak-anak gadis di Ahumpua mempunyai kewajiban menjaga anak babi dari pagi sampai siang di pinggir Kali Baliem....

avatar
Riani Charlina
Gambar Entri
Sup Kepala Ikan Nila Merah
Makanan Minuman Makanan Minuman
Papua

Bahan-bahan   3  kepala ikan Nila Bersihkan 1/2  jeruk nipis 1/2 sdt  garam 1 buah  tomat merah 2 buah  tomat hijau kecil 5 buah  belimbing sayur 1 Batang  serai geprek 2 lembar  daun salam 2 lembar  daun jeruk buang tulang nya 1 potong  Laos geprek 1 potong  jahe geprek 2 Batang  daun bawang 1 genggam  daun kemangi 5 buah  cabe rawit...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Tumis Rebung Siput
Makanan Minuman Makanan Minuman
Papua

Bahan-bahan   Secukupnya  rebung (rebus, potong sesuai selera) Secukupnya  siput (cuci bersih) 2 siung  bawang putih (cincang) Secukupnya  cabe rawit (iris) Sedikit  daun bawang (iris) Secukupnya  garam, penyedap dan lada Sedikit  saos tiram 1 sdm  tepung maizena (larutkan dengan air) Sedikit  minyak untuk menumis Sedikit  air Langkah   Panaskan minyak, tumis bawang putih dan cabe rawit hingga haru...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Tumis Rebung Kecap
Makanan Minuman Makanan Minuman
Papua

Bahan-bahan 4 porsi 250 gr  rebung 200 gr  daging cincang 1 bh  wortel, iris korek api (diserut juga boleh) 1 genggam  tauge (optional) 1 sdt  ebi, rendam air panas 1/4 buah  bawang bombay, iris 1 sdm  kecap ikan 2 sdm  saos tiram 2 sdm  kecap manis 1 sdm  kecap asin Secukupnya  garam, lada putih, gula Secukupnya  kaldu jamur bubuk (boleh ganti penyedap lainnya) Bumbu halus: 3 bh...

avatar
Admin Budaya