fc points playstation 4 Besuche die Website Buyfc26coins.com. Fairer Deal..UD9i
334 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Mahavihara Buddha Manggala
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Kalimantan Timur

Agama Buddha di Balikpapan mulai berkembang sejak tahun 1970-an, ketika itu seorang Upasaka Sogatta datang dari Samarinda mengenalkan tradisi puja (sembahyang) secara Agama Buddha, di Balikpapan. Pertama-tama kegiatan berlangsung dari rumah ke rumah. Bp. Simon & Ibu Simon sebagai salah satu yang tertarik dengan Agama Buddha, kemudian menyediakan rumahnya sebagai tempat Puja Bhakti pada waktu itu. Pada kelanjutannya, berdirilah sebuah vihara yang diberi nama: Dhammavihara (1970-an) yang terletak di Gunung Malang. Perkembangan Agama Buddha di Balikpapan terus berlanjut, hal ini ditandai dengan berdirinya beberapa vihara lain. Salah satunya adalah Vihara Buddha Manggala Jaya (1997). Vihara ini bernaung di bawah Yayasan Buddha Manggala Jaya dalam binaan Sangha Theravada Indonesia. Nama Vihara Buddha Manggala Jaya merupakan sebuah nama pemberian dari YM.Bhikkhu Jotidhammo Thera. Vihara ini berlokasi disebuah Ruko di Komplek Balikpapan Baru, dimana ruko pinjaman tersebut merupa...

avatar
Yeni27naibaho
Gambar Entri
Gemer
Alat Musik Alat Musik
Kalimantan Timur

Gemer adalah alat musik tradisional Kalimantan Timur  yang digunakan dengan cara dipukul. Layaknya gendang lainnya, Gemer dibuat dari batang kayu yang pada bagian sisinya dilubangi dan kemudian ditutupi dengan kulit binatang untuk dijadikan tempat pukulannya. Meskipun orang Indonesia kebanyakan memandang semua alat musik pukul merupakan gendang, Gemer mempunyai 4 jenis yang bisa dibedakan berdasarkan bentu ukurannya yaitu: Prahi Gimar Tuuking tuat Pampong Gemer digunakan dengan cara dipukul menggunakan tangan dengan teknik tertentu agar dapat mengeluarkan pola irama tertentu.  Alat musik tradisional  Gemer biasa digunakan sebagai alat musik pengiring upacara adat atau tarian lokal.       Sumber: https://alatmusik.org/alat-musik-tradisional-kalimantan-timur/

avatar
Oase
Gambar Entri
Asal Usul Nama Blitar
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Timur

Pada zaman dahulu, di wilayah Kabupaten Blitar ada sebuah  kadipaten  (Kabupaten) bernama Kadipaten Aryablitar. Adipati-nya (bupatinya) bernama Adipati Nila Suwarna. Adipati ini mempunyai seorang wakil bernama Ki Ageng Sengguruh. Ki Ageng Sengguruh pada mulanya sangat patuh dan setia pada Adipati Nila Suwarna. Isteri Ki Ageng Sengguruh yang bernama Nyai Ageng Sengguruh tidak suka pada kepatuhan dan kesetiaan suaminya. Apalagi Nyai Ageng Sengguruh sudah lama ingin menjadi permaisuri seorang adipati. Nyai Ageng Sengguruh merayu Ki Ageng Sengguruh agar mau merebut kekuasaan Adipati Nila Suwarna.   Ki Ageng Sengguruh termakan rayuan Nyai Ageng Sengguruh. Dia menjadi manusia bermuka dua. Di depan Adipati Nila Suwarna, Ki Ageng Sengguruh selalu menampakkan kepatuhan dan kesetiaannya. Di belakang, Ki Ageng Sengguruh selalu menjelek-jelekkan Adipati Nila Suwarna. Ki Ageng Sengguruh juga berhasil merayu beberapa punggawa kadipaten untuk diajak menc...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Legenda Nama Mbesat Krajan
Alat Musik Alat Musik
Kalimantan Timur

      Asal Usul Mbesat Jadi dari kata Mbes e Asat itulah kata MBESAT itu bermula dan berlaku terus sampai sekarang. Mengenai kutukan tersebut, kata orang tua, di Desa Krajan selalu ada saja gadis atau wanita cantik yang tidak menikah sepanjang hidupnya. Oke Sobat Sundul, semua itu hanyalah cerita dari generasi terdahulu. Tentang benar atau tidaknya pastinya dari kita semua yang hidup di jaman sekarang ini tidak ada yang tahu. Semoga saja cerita ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan kita semua tentang asal usul yang ada di Magetan ini. Sumber :  http://soendoel.blogspot.com/2013/01/asal-usul-mbesat-krajan-magetan.html Copyright : Mbah Soendoel (Bila masih punya HATI sertakan link diatas bila CoPas tulisan ini atau berhadapan dengan Google DMCA)

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
ADAT MENGAYAU GUNUNG TABUR
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Timur

Di Berau terdapat Kesultanan Gunung Tabur, sebelum menjadi kesultanan masyrakat asli disana adalah Suku Dayak dengan mengamalkan budaya Dayak seperti mengayau. Kesultanan Gunun Tabur baru berdiri sekitar tahun 1800an setelah banyak masyarakatnya memeluk Islam. Kali ini folks kita akan membahas budaya mengayau dan ERAU CANCUT HITAM bagi laki-laki Dayak di daerah Gunung Tabur ini. Masyrakat Dayak yang ada di Berau adalah Suku Dayak Bulungan, Duku Dayak Kelay, Suku Dayak Sambaliung, Suku Dayak Gunung Tabur dan lain sebagainya. Hampir semua sub Suku Dayak pada masa lalu melakukan budaya pengayauan atau head hunting , dan setiap sub suku memiliki alasan-alasan tersendiri kenapa mereka perlu mendapatkan kepala manusia. Masyarakat Dayak di Gunung Tabur pada masa lalu menganggap seorang laki-laki telah dewasa jika ia berhasil membawa kepala atau setidaknya ikut dalam ekspedisi perburuan kepala manusia. Jika sang laki-laki tidak pernah sama sekali ikut didalam ekspedisi perburuan kepa...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
PROSES MENJADI BOBOLIAN DAYAK DUSUN UTARA BORNEO
Ritual Ritual
Kalimantan Timur

Untuk menjadi seorang IMAM Dayak, sangatlah tidak gampang, ada proses “MANGAJI” atau belajar yang cukup lama. Penulis pernah berjumpa dan berdiskusi dengan seorang Belian Dayak Dusun di Samarinda. Beliau mempelajari ilmu Belian selama 7 tahun, 7 minggu, 7 hari, 7 jam, 7 menit dan 7 detik. Selama proses mangaji ini, banyak hal yang tidak mengenakan harus dilalui sang “apprentice” . Tidak seperti saat ini banyak bermunculan para belian “express”,  hanya tahu beberapa rinait atau mantera sudah mengaku diri sebagai seorang belian. Berikut ini adalah proses menjadi seorang BOBOLIAN atau BOBOHIZAN Dayak Dusun Sabah: 1. Proses pertama adala proses MANGAJI atau proses pembelajaran yang dilakukan minimal 9 tahun, untuk mempelajari Rinait (Mantera) Mengenali tumbuhan hutan dan kegunaannya praktek ritual 2. Pengajar senior disebut “Mokiraa” , semantara sang apprentice disebut “Po...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Gammi Bawis khas Bontang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kalimantan Timur

Gammi Bawis merupakan kuliner khas Kota Bontang yang cukup populer. Gammi Bawis adalah ikan bawis yang dimasak dengan sambal gammi serta dihidangkan di cobek, biasanya lebih nikmat didampingi nasi hangat. Ikan bawis sendiri adalah ikan yang hidup hanya di perairan kota Bontang, Kalimantan Timur. Gammi Bawis tidak hanya digemari oleh penduduk lokal Kota Bontang saja, tetapi juga menjadi favorit setiap wisatawan yang mencicipinya jika mengunjungi Kota Bontang. Adapun resep memasak Gammi Bawis seperti berikut: Bahan : 1. Ikan Bawis 500 gr 2. Tomat 1 buah 3. Bawang merah 5 siung 4. Cabai keriting 2 buah 5. Cabai rawit 5 buah (sesuai selera) 6. Jeruk nipis 1 buah 7. Garam dan gula secukupnya 8. Minyak goreng secukupnya   Cara mengolah : 1. Bersihkan dan cuci ikan bawis. Beri perasan air jeruk nipis dan taburi garam secukupnya. Diamkan selama 15 menit. 2. Goreng ikan bawis sampai setengah matang, lalu tiriskan. 3. Uleg halus...

avatar
OSKM18_19718076_enri nabila bahrah
Gambar Entri
Gammi Bawis khas Bontang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kalimantan Timur

Gammi Bawis merupakan kuliner khas Kota Bontang yang cukup populer. Gammi Bawis adalah ikan bawis yang dimasak dengan sambal gammi serta dihidangkan di cobek, biasanya lebih nikmat didampingi nasi hangat. Ikan bawis sendiri adalah ikan yang hidup hanya di perairan kota Bontang, Kalimantan Timur. Gammi Bawis tidak hanya digemari oleh penduduk lokal Kota Bontang saja, tetapi juga menjadi favorit setiap wisatawan yang mencicipinya jika mengunjungi Kota Bontang. Adapun resep memasak Gammi Bawis seperti berikut: Bahan : 1. Ikan Bawis 500 gr 2. Tomat 1 buah 3. Bawang merah 5 siung 4. Cabai keriting 2 buah 5. Cabai rawit 5 buah (sesuai selera) 6. Jeruk nipis 1 buah 7. Garam dan gula secukupnya 8. Minyak goreng secukupnya   Cara mengolah : 1. Bersihkan dan cuci ikan bawis. Beri perasan air jeruk nipis dan taburi garam secukupnya. Diamkan selama 15 menit. 2. Goreng ikan bawis sampai setengah matang, lalu tiriskan. 3. Uleg halus...

avatar
OSKM18_19718076_enri nabila bahrah
Gambar Entri
Batik Kuntul Perak
Motif Kain Motif Kain
Kalimantan Timur

Batik Kuntul Perak Batik Kuntul Perak merupakan batik khas dari Kota Bontang, Kalimantan Timur. Batik ini lahir pada November 2007 sebagai hasil karya dari Sayid Abdul Kadir Assegaf. Beliau mendapat inspirasi dari kunjungan pameran batik di Kuala Lumpur, Malaysia, yang mana setiap batik yang dipamerkan mengangkat keunikan daerahnya masing-masing. Saat ini, Motif Batik Kuntul Perak telah mencapai ratusan motif batik. Namun, Motif Batik Kuntul Perak yang pertama kali lahir berjumlah sembilan jenis motif, yaitu: 1. Motif Kuntul Perak, 2. Motif Pohon Mangrove, 3. Motif Mangrove dan Kuntul Perak, 4. Motif Mangrove dan Daun Anggrek, 5. Motif Daun Anggrek dan Kuntul Perak, 6. Motif Kuntul Perak dan Taburan Batu, 7. Motif Mangrove dan Taburan Batu, 8. Motif Kuntul Perak dan Tanahan Serat Kayu, 9. Motif Kuntul Perak dan Mangrove Tanah Remukan. Motif batik ini menggunakan burung kuntul perak yang menjadi maskot Kota Bontang sebagai objek utama...

avatar
OSKM18_16018402_Ikhsan Rizqi A.A.