Kasih Sayang
55 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Moke
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Timur

Moke adalah minuman khas dari pulau Flores yang terbuat dari tanaman siwalan (pohon lontar) dan enau. Minuman ini mempunyai banyak sebutan seperti sopi, dewe, dan moke. Tetapi nama yang paling familiar dan menjadi ciri khas dari Pulau Flores adalah Moke. Moke adalah simbol adat, persaudaraan dan pergaulan bagi masyarakat Flores. Moke merupakan minuman tradisional yang dibuat dari hasil penyulingan buah dan bunga pohon lontar maupun enau, proses pembuatannya masih tradisional yang diwariskan secara turun temurun dan masih dilakukan sampai sekarang. Pembuatan moke dilakukan di kebun-kebun masyarakat dengan menggunakan wadah-wadah tradisional seperti periuk tanah untuk memasaknya. Pembuatan moke memerlukan keuletan, kesabaran dan keahlian khusus untuk menghasilkan minuman yang berkualitas. Satu botol Moke butuh 5 jam, karena menunggu tetesan demi tetesan dari alat penyulingan yang menggunakan bambu. Moke dengan kualitas terbaik sering disebut masyarakat dengan BM atau...

avatar
Oase
Gambar Entri
Manu Pata'u Ni
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Timur

Salah satu masakan khas Nusa Tenggara Timur adalah Manu Pata'u Ni. Manu Pata'u Ni merupakan masakan yang terbuat dari ayam kampung yang dimasak dengan campuran santan. Disajikan secara terpisah, daging ayam kampungnya dimasak hingga empuk dan bumbunya meresap hingga ke dalam. Sajian ayam ini menjadi salah satu menu khas yang sering disuguhkan untuk tamu yang datang. Untuk penyajiannya tentu ada caranya, masyarakat Sumba biasanya menyajikan hidangan ini dengan dua cara. Pertama ayam bisa diberikan pada tamu, kemudian tamu akan merobek salah satu bagian ayam misalnya paha. Bagian inilah yang akan dikembalikan oleh tamu kepada tuan rumah. Sisanya untuk tamu dan jika tidak habis, tamu harus membawa pulang sisa makanan tersebut. Cara makan seperti itu mengandung filosofis tertentu, yaitu antara tuan rumah dan tamu saling berbagi rasa kasih. Dengan kata lain, saling menghargai. Jelas bahwa kerukunan antar penduduk di Nusa Tenggara Timur tetap terjaga baik keamanan maupun...

avatar
Novan
Gambar Entri
Telaga Warna Tiga
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Timur

Legenda telaga warna tiga sangat terkenal di Sumba. Hingga saat ini telaga tiga warna bahkan dipercaya sebagai tempat bersemayamnya para arwah leluhur. Legenda Telaga Warna Tiga - Cerita Rakyat Sumba Dikisahkan, pada jaman dahulu kala, di puncak gunung Kelimutu yang disebut Bhua Ria (hutan lebat yang selalu berawan), bermukim Konde Ratu bersama rakyatnya. Di kalangan rakyat kala itu, terdapat dua tokoh yang sangat disegani, yaitu Ata Polo si tukang sihir jahat dan kejam yang suka memangsa manusia, dan Ata Bupu yang dihormati karena sifatnya yang berbelas kasih serta memiliki penangkal sihir Ata Polo. Walaupun memiliki kekuatan gaib yang tinggi dan disegani masyarakat, keduanya berteman baik serta tunduk dan hormat kepada Konde Ratu. Ata Bupu dikenal sebagai petani yang memiliki ladang kecil di pinggir Bhua Ria, sedangkan Ata Polo lebih suka berburu mangsa berupa manusia di seluruh jagat raya. Pada masa itu, kehidupan di Bhua Ria berlangsung tenang dan tenteram, sam...

avatar
Novan
Gambar Entri
Resep Ikan Kuah Asam Khas NTT
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Timur

Kuah asam salah satu masakan ikan yg paling sering sy masak dirumah. Biasa sy masaknya pakai ikan kerapu atau kakap. Kalo di Lembata ikan yg saya masak itu namanya ikan batu, sejenis kakap sih. Sy kasih nama kuah asam NTT krn sy meniru kuah asam yg disajikan rumah makan disini. Bumbu yg dipakai lebih simple dibanding kuah asam manado , semua bumbu cukup dirajang. Rasa kuahnya asem2 segar. Pkknya pakai ikan yg segar dijamin sedap Bahan-bahan 4 porsi, 3 potong ikan, 5 btr bawang merah, 3 siung bawang putih, 1 btg serem, seruas kunyit, seruas jahe, secukupnya belimbing sayur, secukupnya cabe rawit, 2 sdm air jeruk nipis, secukupnya garam, gula dan air Cara memasak : Siapkan bahan2. Ini sy masak cm 3 potong ikan Didihkan air dlm panci, masukkan bawang merah, bawang putih, sereh, jahe, kunyit dan cabe. Kecilkan api masak selama 10 menit Masukkan ikan, garam dan gula Menjelang diangkat tambahkan belimbing sayur dan air jeruk n...

avatar
Khaza
Gambar Entri
Tari Higimitan
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Timur

Sebuah tarian yang menggambarkan rasa saling kasih sayang antara dua insan pria dan wanita. Dalam tarian ini digambarkan seorang wanita yang meminta sirih pinang yang kuning. Sebagai tanda kasih sayang seorang pria, dipanjatlah sirih pinang yang kuning itu, walaupun pohonnya sangat tinggi dan licin. Sumber: https://www.senibudayaku.com/2018/01/5-tarian-tradisional-nusa-tenggara-timur.html?m=1

avatar
Rahmah
Gambar Entri
Saledale
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Timur

Konon, di Desa Metilopu, Pulau Rote, hiduplah keluarga petani bernama Tukateik bersama dengan seorang isteri yang tercinta, Bingalete namanya. Keduanya dikaruniai tiga orang yang yang ganteng-ganteng. Si sulung bernama Lelu Welang, lalu diikuti oleh Pelang Galing dan Tipa Soli. Pekerjaan keluarga ini sehari-hari bercocok tanam. Meski begitu, keluhan hidup yang dihadapi tidak pernah terdengar dalam setiap pembicaraan dengan tetangganya. Mereka tidak pernah menyesali hidup sebagai petani kecil. Sang suami pandai menciptakan kondisi yang kondusif. Tak heranlah bila saban hari mereka menghadirkan canda ria, ditambah lagi sang isteri yang senantiasa pasang senyum di tengah anak-anaknya yang rada-rada nakal. Sayang kehidupan yang harmonis itu harus segera berakhir tatkala sang istri tercinta meninggal. Sang ayah bingung. Siapa yang bakal menjadi pengganti istrinya dalam mendidik anak-anak yang masih kecil itu? Setelah lama hidup menduda, sang pengganti pun ditemukandi desa seberang. K...

avatar
Rahmah
Gambar Entri
Tampe Ruma Sani
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Timur

Alkisah pada zaman dulu ada seorang anak perempuan yang suka menguncir rambutnya yang panjang bernama Tampe Ruma Sani. Namanya memang agak sulit, tetapi artinya begitu bermakna untuk masa depannya. Tampe Ruma Sani sudah setahun ditinggal mati oleh ibunya. Kini dia hidup bernama ayah dan adik lelakinya. Karena ayahnya bekerja sebagai nelayan dan adiknya masih sangat kecil, maka hampir semua pekerjaan rumah dilakukan oleh Tampe Ruma Sani. Setiap hari ia bertugas memasak, membersihkan rumah serta ikut menjual hasil tangkapan ayahnya. Meskipun demikian, gadis kecil itu tak pernah mengeluh. Suatu hari, Tampe Ruma Sani bertugas menjual ikan hasil tangkapan ayahnya kemarin. Ia menjualnya ke pasar pagi-pagi, dan sebelum sore hari keranjang ikannya sudah kosong. Semua ikannya habis terjual. Tampe Ruma Sani segera pulang. Di tengah perjalanan, ia disapa oleh seorang perempuan. "Anak manis, bagaimana ikan yang engkau jual sudah habis padahal hari belum lagi sore." tanya seorang perem...

avatar
Rahmah
Gambar Entri
Asal Usul Keluarga Lamagoni
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Timur

PATER PAUL ARDNT SVD dalam buku 'Demon dan Paji' mencatat penuturan sejarah tanah ekan (dunia) dan lewotanah (kampung halaman) sejumlah wilayah adat Lamaholot. Satu hal yang dicatat adalah tentang Lagadoni. Sebagian wilayah adat Lamaholot mengaitkan nama itu dengan Lera Wulan (matahari-bulan: Tuhan di langit). Lagadoni adalah nama lain dari Lera Wulan itu sendiri. Karena itu, Hasan Lewotan, salah seorang petutur sejarah yang mengaku keturunan Lagadoni dari Ile Napo Solor, mengatakan, kehadiran Lagadoni mendahului tanah ekan. Dia datang sebelum bumi ini ada. Hasan Lewotan mengaku mendapat penuturan itu dari nuren-nedang (mimpi). Saat tanah tawa ekan gere (dunia menjadi) yang terjadi bersamaan dengan buta mete-walang mara (air bah mengering), Lagadoni hadir dan bermukim di Ile Napo. Kepercayaan ini dikuatkan dengan ungkapan: Raya Lagadoni Tuan Doni Dua Dayong, tobo rae Napo ebang, pae rae Napo baring. Di sanalah dia memperisteri perempuan ile jadi, Ema Peni Utan Lolon, Lolon Lepan...

avatar
Rahmah
Gambar Entri
Asal Usul Orang Tanah Lamalohot
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Timur

Bukan saja pantainya berbatu-batu. Wilayah daratan sekitar pantai itu juga dipenuhi batu. Hampir setiap ruas lahan yang ada dijejali batu. Karena itu, sesungguhnya Kalike Ai Matan bukanlah tempat ideal untuk hidup bertani. Maka, setelah resmi menjadi suami isteri, Kopong Lanang Kideng dan Inawae Watorita memilih berdiam di kawasan pegunungan. Di sanalah mereka hidup bercocok tanam dan berburu. Di sana pulalah lahir anak-anak mereka. Tujuh anak laki-laki lahir dari pasangan ini dan beberapa anak perempuan. Mereka bertumbuh dan besar di kawasan pegunungan itu hingga membentuk keluarga masing-masing. Sebagaimana tradisi Lamaholot purba yang jejaknya masih dijumpai di sejumlah perkampungan adat, sebuah keluarga membentuk riang-wetak (perkampungan kecil) masing-masing. Anak-anak yang menikah, membangun rumah tinggal di sekitar rumah kedua orangtua mereka. Mereka terikat dalam satu kebersamaan nan liat dalam segala hal. Demikian pun keluarga Kopong Lanang Kideng-Inawae Watorita. Pada sua...

avatar
Rahmah