monedas para FC 26 Visité Buyfc26coins.com. La mejor experiencia de compra de monedas ever..m71u
180 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Bambu Gila
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Maluku

Bambu Gila merupakan permainan tradisional di maluku, dimana permainan ini menggunakan kekuatan mistis. cara permainannya ada tujuh orang pria memeluk sebatang bambu dengan diameter 8 centi meter dan panjang 2,5 meter, kemudian seorang pawang membakar kemenyaan di dalam tempurung sambi membaca mantra dalam 'bahasa tanah', setelah itu asap di semburkan pada bambu. fungsi kemenyaan untuk memanggil roh para leluhur untuk memberikan kekuatan mistis pada bambu tersebut, agar dapat bertarung melawan bambu.

avatar
Gerryreyaan reyaan
Gambar Entri
Ole Sioh
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Maluku

Ole sioh, sayang la di lale Apa tempo, bale la kembali Ingat Ambon, tanah tumpa darah Lagi ibu, bapa dan saudarah Mana kala beta sakit Hati beta tra senang Duduk murung serta tangis air mata tumpalah bale muka kanan kiri Mama papa tra ada Siapa siapa tolong beta Beta ini asinglah Ole sioh, sayang la di lale Apa tempo, bale la kembali Ingat Ambon, tanah tumpa darah Lagi ibu, bapa dan saudarah Ambon tanah jang kucinta Meski hina rupamu Beta tidak akan lupa Slama hajat hidupku Beta ingin mau pulang Asal pandjang umurku Asal sadja Tuhan sajang Lagi ada serta-ku Ole sioh, sayang la di lale Apa tempo, bale la kembali Ingat Ambon, tanah tumpa darah Lagi ibu, bapa dan saudarah

avatar
Gerryreyaan reyaan
Gambar Entri
Sarinande
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Maluku

Sarinande, putri Sarinande Mengapa tangis matamu bangka   Aduh mama, aduh la papa Bak asap api masuk dimata   Aduh mama, aduh la papa Bak asap api masuk dimata   Sarinande, putri Sarinande Mengapa tangis matamu bangka Aduh mama, aduh la papa Bak asap api masuk dimata Aduh mama, aduh la papa Bak asap api masuk dimata

avatar
Gerryreyaan reyaan
Gambar Entri
Burung Kakatua
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Maluku

Burung kakatua Hinggap di jendela Nenek sudah tua Giginya tinggal dua Lesbum Lesbum Lesbum la la la Lesbum Lesbum Lesbum la la la Lesbum Lesbum Lesbum la la la Burung kakatua

avatar
Gerryreyaan reyaan
Gambar Entri
Saureka-reka
Tarian Tarian
Maluku

Tarian saureka-reka ini ada karena bentuk terima kasih para petani sagu terhadap musim panennya, makanya semua bahan yang dipakai dalam tarian ini hampir 100 persen dari pohon sagu.

avatar
Gerryreyaan reyaan
Gambar Entri
Pukul Sapu
Ritual Ritual
Maluku

Upacara ini gelar untuk memeriahkan Hari Raya Idul Fitri. Upacara adat yang hanya anda bisa temui di Desa Morella dan Desa Mamala di Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Selain dikenal dengan nama upacara adat pukul sapu, upacara ini juga dikenal dengan sebutan Baku Pukul Manyapu dan Pukul Manyapu.   Upacara adat yang digelar setiap tanggal 7 Syawal dalam kalender Islam ini tergolong cukup ekstrem. Karena membutuhkan fisik yang prima, biasanya yang menjadi peserta upacara adat ini adalah pemuda-pemuda dari kedua desa tersebut yang mempunyai badan yang sehat dan fisik yang kuat.   Peserta dari desa lain juga tidak dilarang untuk menjadi peserta di upacara adat ini. Bahkan, walaupun upacara adat ini adalah tradisi umat Islam Maluku, umat beragama lain seperti umat kristen , terutama yang masih memiliki ikatan kekerabatan, di daerah tersebut biasanya juga ikut terlibat di dalamnya. Pemain pukul sapu berjumlah 10 sampai 15 orang yang terbagi dala...

avatar
Gerryreyaan reyaan
Gambar Entri
Nene Luhu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Maluku

Pada zaman penjajahan Belanda, ada sebuah negeri yang bernama Luhu. Negeri itu terletak di Pulau Seram, Maluku. Negeri Luhu adalah negeri yang kaya dengan hasil cengkeh. Negeri yang jumlah warganya tidak terlalu banyak itu diperintah oleh Raja Gimelaha Luhu Tuban atau yang lebih dikenal dengan nama Raja Luhu. Sang Raja mempunyai permaisuri bernama Puar Bulan dan seorang putri bernama Ta Ina Luhu yang cantik jelita. Ta Ina Luhu berarti anak perempuan dari Luhu atau Putri Negeri Luhu atau Puteri Luhu. Ia adalah anak sulung sang raja yang memiliki perangai yang baik, yaitu penurut, berbudi pekerti luhur, rajin beribadah, mandiri, serta sayang kepada seluruh keluarganya. Selain Ta Ina Luhu, Raja Luhu mempunyai dua orang putra, yaitu Sabadin Luhu dan Kasim Luhu. Suatu ketika, kabar tentang kekayaan Negeri Luhu di Pulau Seram terdengar oleh penjajah Belanda yang berkedudukan di Ambon. Mendengar kabar tersebut, Belanda berniat untuk menguasai pulau itu. Dengan persenjataan lengkap, Be...

avatar
Gerryreyaan reyaan
Gambar Entri
Empat Kapitan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Maluku

Daerah Nunusaku, dahulu kala merupakan pusat kegiatan pulau Seram, yang biasa juga disebut Nusa Ina. Penduduk pulau tersebut mulai tersebar ke tempat-tempat lain yang dipimpin oleh empat orang kapitan. Mereka berempat bermusyawarah untuk menyepakati tujuan arah pengembaraannya. Sasaran mereka yaitu akan menghilir sepanjang sungai Tala, sebab sungai ini memiliki banyak kekayaan. Perbekalan dan persiapan dalam perjalanan disiapkan dengan cepat. Sebagaimana biasa, upacara adatpun dilakukan sebelum perjalanan dimulai, yaitu dengan jalan kaki ke negeri Watui. Sesampai di negeri Watui, mereka mulai membuat sebuah rakit (gusepa) yang di buat dari batang dan bilah-bilah bambu. Rakit ini dipakai untuk menghilir sungai Tala. Sungai ini terkenal dengan keganasannya, airnya sangat deras dan terdapat banyak batu-batu besar di sepanjang alirannya. Pelayaran pun dimulai dan sebagai pimpinannya adalah Kapitan Nunusaku, yang merupakan Kapitan besar turunan moyang Patola. Moyang inilah y...

avatar
Gerryreyaan reyaan
Gambar Entri
Buaya Tembaga
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Maluku

Pulau Ambon adalah salah satu pulau yang indah di Indonesia. Di sana terdapat lautan yang membiru dipenuhi ikan yang beraneka ragam. Ada pula ikan yang dapat terbang mencecah laut. Taman lautnya yang penuh dengan berbagai jenis hewan laut, membuatnya semakin indah dipandang mata. Dikisahkan pada zaman dahulu, kota Ambon yang terletak pada jazirah Lei Timur dan jazirah Lei Hitu itu dihubungkan oleh satu tanah genting yang bernama Tanah Genting Baguala. Di tempat ini hidup seekor buaya yang sangat besar. Panjang badannya kira-kira 5 meter dan warna kulitnya kuning. Oleh sebab itu, penduduk di sana memberinya nama Buaya Tembaga. Keadaan alam di Baguala yang begitu indah dan nyaman, membuat Buaya Tembaga itu merasa betah tinggal di sana. Apalagi penduduknya sangat memuja buaya tersebut. Tak jauh dari tempat itu, di pesisir pantai selatan Pulau Buru, hiduplah seekor ular besar yang bertengger di atas sebatang pohon Mintaggor. Pohon itu tumbuh di tepi pantai dan selalu condong ke...

avatar
Gerryreyaan reyaan