HARI PAHLAWAN
197 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
PARIS BARANTAI
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Kalimantan Selatan

Wayah pang sudah hari baganti musim Wayah pang sudah Kotabaru gunungnya Bamega Bamega umbak manampur di sala karang Umbak manampur di sala karang Batamu lawanlah adinda Adinda iman di dada rasa malayang Iman di dada rasa malayang Pisang silat tanamlah babaris Babaris tabang pang bamban kuhalangakan Tabang pang bamban kuhalangakan Bahalat gununglah babaris Babaris hatiku dandam kusalangakan Hatiku dandam kusalangakan Burung binti batiti di batang Di batang si batang buluh kuning manggading Si batang buluh kuning manggading Kacilangan lampulah di kapal Di kapal anak Walanda main komidi Anak Walanda main komidi Malam tadi bamimpilah datang Rasa datang rasa bapaluk lawan si ading Rasa bapaluk lawan si ading Kasiangan guringlah sabantal Sabantal tangan ka dada hidung ka pipi Tangan ka dada hidung ka pipi

avatar
Yulius Dwi Kristian
Gambar Entri
Masjid Pusaka
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Kalimantan Selatan

Masjid Pusaka adalah masjid tertua di Kabupaten Tabalong. Masjid ini selain menjadi tempat ibadah, juga menjadi tonggak atau bukti sejarah diterimanya Islam bagi suku Dayak Tabalong. Masjid ini ramai dikunjungi atau diziarahi umat Islam, termasuk masyarakat dari Kaltim. Di Masjid Pusaka ini, selain masih tersimpan beduk asli dan petaka sepanjang 110 cm. Keberadaannya sejak masjid dibangun tahun 1625 diprakarsai Khatib Dayan dan saudaranya Sultan Abdurrahman (dari kerajaan Banjar yang berpusat di Kuin). Khatib Dayan dibantu tokoh-tokoh masyarakat Dayak, juga Datu Ranggana, Datu Kartamina, Datu Saripanji, Langlang Buana, Taruntung Manau, Timba Sagara, Layar Sampit, Pambalah Batung dan Garuntung Waluh. Di teras depan Masjid Pusaka, ada dua tajau (guci tempat penampungan air yang dulunya digunakan suku Dayak untuk memandikan anak yang baru lahir). Walaupun sudah dimakan sengat matahari, namun dua tajau yang usianya mencapai 400 tahun itu, menurut Kaum Masjid Pusaka Ab...

avatar
Oase
Gambar Entri
Ular Dandaung
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Selatan

Di kisahkan pada dahulu kala ada sebuah kerajaan besar dan termasyhur di wilayah Kalimantan Selatan. Letak kerajaan tersebut diapit dua buah gunung dan dialiri sebuah sungai besar. Tanahnya sangat subur dan rakyatnya hidup makmur. Hasil kekayaan alamnya melimpah ruah. Kerajaan itu dipimpin oleh seorang raya yang adil dan bijaksana. Beliau mempunyai permaisuri dan tujuh putri yang cantik. Kekayaan alam yang dimiliki bukan untuk kepentingan keluarga Raja, melainkan untuk kesejahteraan rakyat. Rakyat mengolah lahan pertanian sesuai dengan hak yang mereka miliki. Tidak pernah terjadi sengketa antar penduduk. Mereka hidup rukun dan damai. “Ada burung raksasa!”, teriak penduduk negeri yang melihat burung raksasa itu. Mereka tidak tahu darimana asalnya burung raksasa yang tiba-tiba datang mengamuk itu. Burung raksasa itu sangat menakutkan, paruhnya besar dan tajam mengkilat. Sekali mematuk manusia langsung menemui ajal. Cakarnya dapat langsung mencengkram puluhan orang...

avatar
Oase
Gambar Entri
Candi Agung Amuntai
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Kalimantan Selatan

Candi Agung Amuntai  merupakan sebuah situs candi Hindu peninggalan Kerajaan Nagaradhipa (Nagara Dipa). Candi Agung Amuntai terdapat di Desa Sungai Malang, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. Candi Agung Amuntai  dibangun oleh  Ampu Jatmaka  (Ampu Jatmika) abad ke-14. Menurut Hikayat Banjar, Ampu Jatmika berasal dari Keling. Ia tiba di tanah Banjar bersama  armada Prabayaksa, sekitar tahun 1355  . Veerbek berpendapat bahwa Keling, yang termasuk kerajaan vasal dari Majapahit, terletak di barat daya Kediri, bukan Kalingga di India. Paul Michel Munos dalam Kerajaan-kerajaan Awal Kepulauan Indonesia dan Senanjung Malaysia (401 dan 435), menulis bahwa Ampu Jatmika mendirikan Nagaradhipa pada 1387 dan berasal dari Majapahit. Diduga Ampu Jatmaka menjabat sebagai mantri sakai di Nagaradhipa, bukan sebagai raja Nagaradhipa. Hal ini terjadi, seperti telah disinggung di atas, karena Ampu Jatmika bukan keturunan ba...

avatar
Sriutanti
Gambar Entri
Wayang Gung
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Kalimantan Selatan

Wayang Gung adalah jenis pertunjukan yang mungkin cocok untuk hiburan acara akbar anda, untuk itu kami suguhkan Wayang Gung yang memasukan unsur tari kedalam cerita, sehingga dengan masuknya unsur tari tersebut maka dalam tari wayang gung terdapat ide ide kebudayaan Banjar. Gerak tari Wayang Gung yang selaras dengan irama tetabuhan, dengan gerakan yang pas yang terpadu dengan nada tetabuhan yang harmonis akan mampu memberikan stimulus imaginasi yang tinggi pada penonton, sebab penampilannya menjadi harmonis dan hidup. Kelompok pemain yang disebut p awayanggongan . Jumlah pemain wayang gong sekitar 10 sampai 12 orang. Penabuh gamelan yang disebut  panggamelan , jumlahnya berkisar 10 sampai 11 orang. Para pelakon dalam wayang gung ini merupakan pelakon khusus, artinya setiap tokoh hanya dilakonkan oleh orang-orang tertentu. Misalnya, tokoh Hanoman dilakonkan oleh seseorang yan...

avatar
Desi Natalika
Gambar Entri
Wayang kulit Banjar
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Kalimantan Selatan

Wayang Kulit Banjar  adalah  wayang kulit  yang berkembang dalam budaya  suku Banjar  di Kalimantan Selatan maupun di daerah perantauan suku seperti di  Indragiri Hilir . Wayang Kulit Banjar , telah menjadi seni pertunjukan yang berdiri sendiri dan memiliki ciri-ciri spesifik yang membedakannya dengan jenis wayang kulit lainnya, baik dari segi bentuk, musik/gamelan pengiring, warna , ataupun tata-cara memainkannya, walaupun tokoh-tokoh wayang cenderung mengikuti pakem pewayangan dan juga dikembangkan dari tokoh dan perlambang masyarakat Banjar , seperti terdapatnya  gunungan/kayon ,  Batara Narada ,  Arjunawijaya ,  jambu Leta Petruk ,  Sarawita/Bilung ,  Subali ,  R.Hanoman , Prabu Rama ,  Kedakit Klawu  atau  Raksasa  dan lainnya. Bahan untuk membuat wayang kulit di Jawa biasanya adalah kulit/tulang kerbau, mengingat pada saat itu kerbau kurang dibudidayakan, maka bahan untuk membuat waya...

avatar
Desi Natalika
Gambar Entri
Hantu Anak Sima Bayi Pemakan Jantung
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Selatan

Cerita rakyat Anak Sima ini penuh misteri, ada beberapa sumber yang saya temui menceritakan bahwa sewaktu beliau kecil memang pernah mendengar jeritan tangis Anak Sima. Cerita ini berkembang di daerah hulu sungai, waktu itu pernah menjadi cerita yang menghebohkan tetapi sekarang tidak banyak lagi anak muda yang mengetahui kisahnya. Anak Sima berasal dari anak kapang (anak terlahir dari hubungan tidak sah), karena merupakan anak hubungan gelap maka ibu sang bayi membuangnya ke dalam hutan lebat setelah dilahirkan, untuk membuang rasa malu. Bayi yang baru lahir ini menangis sejadi-jadinya karena ia merasa lapar dan kedinginan. Berhari-hari menangis tidak ada seorang pun yang mendengar sehingga hampir mati. Tiba-tiba saat itu lewatlah Takau (jenis hantu paling kuat dalam cerita rakyat Kalsel, bisa berubah bermacam bentuk dan ilmunya sangat tinggi). Takau yang lewat ini sangat kelaparan, saat ia mendengar tangisan bayi segera ia menuju ke sumber suara. ” aumm (takau dalam be...

avatar
Rhefina
Gambar Entri
Ritual Pemakaman Dayak Maanyan
Ritual Ritual
Kalimantan Selatan

Jika masyarakat Bali terkenal memiliki upacara Ngaben yang mahal dan Toraja terkenal dengan tradisi pemakamannya yang tak kalah mewah (Rambu Solo) maka Dayak Maanyan juga memilki ritual khusus dalam mengantar arwah kerabat yang sudah meninggal dunia. Dayak Maanyan adalah sub etnis yang mendiami Desa Warukin, di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.   Suku Dayak Maanyan mendiami wilayah yang membentang dari perbatasan Kalimantan Tengah dan Provinsi Kalimantan Selatan. Menurut peraturan adat, masyarakat Dayak Maanyan dibagi menjadi tiga, yaitu:  Banua Lima, Paju Ampat , dan  Paju Sepuluh . Dayak Maanyan di Desa Warukin termasuk dalam kelompok Lima Banua yang memiliki perbedaan tertentu (meskipun tidak signifikan) dengan dua kelompok lainnya.   Meskipun banyak suku Dayak Maanyan telah memeluk agama Islam dan Kristen atau tidak lagi menganut kepercayaan leluhur 'Kaharingan', serangkaian ritual kuno masih dilaksanakan dalam upacara pemakaman...

avatar
Rizkianazahra
Gambar Entri
Pambatangan
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Kalimantan Selatan

Matan di hulu Mambawa rakit bagandengan Bahanyut matan di udik Barito Awal hari baganti minggu Siang dan malam Waktu hari baganti hari Istilah urang mancari rajaki Kada talapas lawan gawi Panas hujan kada manjadi papantangan Kada hiran tatap dirasaakan Mananjak batang sambil barami-ramian Akhirnya sampai ka tujuan... Inilah nasib manjadi urang pambatangan Amun nasib sudah ditantuakan InsyaAllah ada harapan  

avatar
Maulida Yuliana