Wanita
183 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
pakaian adat madura
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Timur

Pria             : Memakai baju atau kaos warna belang-belang yang dipadu baju hitam lengan panjang. Untuk bawahannya memakai celana tiga per empat. Di pundaknya tersampir kain bercorak, sedangkan pinggangnya memakai sabuk ukuran besar. Bagian kepala pria memakai destar, biasanya warna hitam. Wanita        : Para wanita biasanya memakai kebaya yang diikat di bagian ujungnya. Padanan bawahannya adalah memakai kain corak batik yang dilapis kain lagi dengan ukuran sampai lutut. Perhiasan yang biasanya dipakai adalah kalung dan gelang kaki.

avatar
Yulius Dwi Kristian
Gambar Entri
Pakaian Adat Jawa Timur
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Timur

Pria             : Memakai baju atau kaos warna belang-belang yang dipadu baju hitam lengan panjang. Untuk bawahannya memakai celana tiga per empat. Di pundaknya tersampir kain bercorak, sedangkan pinggangnya memakai sabuk ukuran besar. Bagian kepala pria memakai destar, biasanya warna hitam. Wanita        : Para wanita biasanya memakai kebaya yang diikat di bagian ujungnya. Padanan bawahannya adalah memakai kain corak batik yang dilapis kain lagi dengan ukuran sampai lutut. Perhiasan yang biasanya dipakai adalah kalung dan gelang kaki.  

avatar
Meta Indriyani Kurniasari
Gambar Entri
Tari Gedhongan
Tarian Tarian
Jawa Timur

Tari Gedhongan adalah sebuah tradisi yanng dilakukan setelah menumbuk beras pada acara hajatan. Masyarakat beramai-ramai membunyikan peralatan penumbuk beras seperti alu, lesung dan lumping yang menimbulkan suara seperti musik. Tradisi ini biasa dilakukan oleh para wanita tua, dan terkadang telah menjadi acara khsus di moment-moment tertentu.

avatar
Cindy_praharasti Khoirunnisa
Gambar Entri
Telasan Topak
Ritual Ritual
Jawa Timur

Kupatan atau Telasan Topak atau Telasan Tongareh berasal dari budaya jawa yang mempunyai arti “mengaku salah” yang di simbolkan dengan ketupat. Makna dari Telasan Topak itu sendiri yaitu merayakan kemenangan setelah menjalankan puasa sebagai sarana saling memaafkan antara manusia satu dengan yang lainnya. Dari sinilah muncul bahwa ketupat adalah simbol kemenangan umat islam. Sehari setelah Salat led, mereka lazimnya berpuasa kembali selama lima hari, yaitu puasa Syawal. Baru tujuh hari setelah Idul Fitri mereka merayakan kemenangan yang sesungguhnya dengan ditandai dengan  Telasan Topak. Itulah sebabnya Telasan Tongareh di Madura lebih meriah daripada hari “H” Lebaran. Telasan Topak adalah sebuah perayaan yang menandai kemenangan umat islam setelah menjalankan puasa selama 1 bulan sebagai sarana mendekatkan diri dengan Allah swt.  Dulu Telasan Topak  merupakan perayaan para prajurit atas kemenangannya setelah berperang dalam meda...

avatar
Oase
Gambar Entri
Topeng Dalang
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Timur

Seperti namanya "topeng dalang", dua unsur yang memegang peranan penting adalah topeng dan dalang. Topeng berfungsi sebagai alat untuk menggambarkan tokoh-tokoh yang dikehendaki, sedangkan dalang berfungsi sebagai pembawa ceritera atau pengatur tingkah laku. Karena pemain atau pelaku mengenakan topeng, tentu agak sulit untuk berbicara dengan baik dan jelas. Maka dialog tidak langsung dilakukan oleh pemain, dalam hal ini dalang yang bertugas melontarkan ucapan-ucapan sesuai dengan gerakan pemain. Untuk itu biasanya seorang dalang dituntut mempunyai kemahiran dalam berbagai jenis suara dan menguasai dengan baik kisah-kisah wayang yang dilakonkan Untuk mengetahui siapa yang sedang berbicara, penonton dapat membedakan dari nada, warna suara tertentu yang diucapkan oleh Ki Dalang dan juga dapat ditangkap dari gerakan;gerakan yang dilakukan oleh pemain. Topeng yang dikenakan oleh pemain dapat mengekpresikan karakter-karakter tertentu seperti kasar, lembut, gagah, halus, jahat, b...

avatar
Oase
Gambar Entri
Tari Bedhaya Bedhah Madiun
Tarian Tarian
Jawa Timur

Bedhaya Bedah Madiun yang menggambarkan peperangan Mataram dengan Madiun. Tari Bedhaya disebut  Bedhaya sanga  karena penarinya berjumlah  sanga  atau sembilan, sebuah komposisi tari kelompok puteri yang ditarikan oleh sembilan penari wanita. Tari  bedhaya  ini termasuk tarian putri yang halus, luhur, serta adiluhung, indah dan ritual. Melalui tari  bedhaya  para putri sultan dilatih dan ditanamkan pendidikan tentang etika, estitika dan kehalusan budi pekerti oleh sultan sebagai bekal hidup di lingkungan istana. Menurut  Babad Nitik, Bedhaya  adalah gubahan Kanjeng Ratu Kidul. Pada masa Sultan Hamengku Buwana I beliau membangun tari  bedhaya  tersebut sebagai tarian ritual istana. Disebut ritual karena ada persyaratan-persyaratan tertentu di dalam penyelenggaraannya. Misal : penari harus suci (tidak sedang menstruasi), sebelum pertunjukan harus berpuasa, tempatnya suci di Bangsal Kencana, ada sesaji, waktunya te...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Bedhah Madiun
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Cerita rakyat mengisahkan perang antara Mataram dengan Madiun. Mataram di bawah pimpinan Panembahan Senapati berkeinginan kuat memperluas wilayahnya ke arah timur (Jawa Timur). Menurut ramalan Sunan Giri, sebelum menguasai wilayah Jawa Timur, hendaknya menaklukan terlebih dahulu negara-negara di Bang-Wetan (sebutan untuk beberapa wilyah yang berada di sebelah timur dari Keraton Mataram), salah satu wilayah di dalamnya adalah Madiun. Sebaliknya Madiun di bawah Panembahan Madiun bersatu dengan para bupati di Bang-Wetan tidak mau menyerah dan bermaksud mendahului  menyerang Mataram. Hal itu, diketahui Panembahan Senapati dan kemudian mengatur strategi perang karena mengakui kekuatan prajurit perangnya tidak seimbang dengan negara Bang-Wetan. Selanjutnya Senapati berunding dengan Pangeran Adipati Mandala-Raka (nama lain dari Ki Juru Martani setelah diangkatnya menjadi Patih). Lalu dilancarkan suatu strategi, Senapati menyuruh seorang abdi wanita bernama Adisara untuk menyer...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Kisah Raden Inu Kertapati
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Kisah tentang Raden Inu Kertapati atau Panji Asmarabangun merupakan cerita rakyat Jawa Timur. Bercerita tentang lika-liku kisah cinta Raden Inu Kertapati, seorang putra kerajaan Jenggala yang sangat tampan dengan Dewi Candra Kirana atau Dewi Sekartaji, putri cantik jelita dari kerajaan Kediri. Alkisah putra mahkota kerajaan Jenggala, Raden Inu Kertapati sudah bertunangan dengan Dewi Candra Kirana, putri kerajaan Kediri. Ada dua putri cantik dari kerajaan Kediri yaitu Dewi Candra Kirana dan Dewi Ajeng. Namun Raden Inu Kertapati sangat mencintai Dewi Candra Kirana. Pada suatu hari, Raden Inu Kertapati merasa sangat rindu dengan tunangannya Dewi Candra Kirana dan memutuskan untuk mengunjungi kerajaan Kediri. Ia kemudian berangkat diiringi pasukan pengawalnya menuju kerajaan Kediri. Setelah separuh perjalanan, tiba-tiba saja mereka dihadang oleh gerombolan penjahat pimpinan Panji Semirang dari negeri Asmarantaka. Raden Inu Kertapati meminta pasukan pengawalnya untuk b...

avatar
Oase
Gambar Entri
Gapura Bajang Ratu
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Gapura Bajang Ratu  terletak di  Dukuh Kraton, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten. Mojokerto , Provinsi Jawa Timur , dengan arah hadap ke timur laut dan berada pada ketinggian ± 41,49 meter di atas permukaan air laut. Deskripsi Bangunan Gapura Bajang Ratu merupakan bangunan pintu gerbang berbentuk  ‘pradakursa’  yaitu gapura berupa pintu gerbang dengan atap yang menyatu (memiliki atap). Bahan utamanya adalah batu bata, kecuali lantai tangga serta ambang pintu (bawah dan atas) gapura yang dibuat dari batu andesit. Denah bangunan berbentuk persegi empat, berukuran 11,20 x 6,7 meter, dengan tinggi 16, 10 meter, mempunyai lorong masuk keluar dengan lebar 1,40 meter. Secara keseluruhan, Gapura Bajang Ratu terdiri dari bagian induk dengan struktur kaki, tubuh dan atap. Selain itu, Gapura Bajang Ratu mempunyai sayap dan pagar tembok di kedua sisinya yang bagian-bagiannya dihiasi relief-relief. Pada sudut-sudut kaki gapura masing-masing t...

avatar
Oase