Di tengah hiruk pikuk nya Kota Surabaya, di depan bangunan Balai Pemuda, berdirilah sebuah kedai es krim yang terlihat penuh sesak dikunjungi orang-orang. Ya, orang surabaya mana yang tidak mengenal tempat ini? Adalah Kedai Es Krim Zangrandi namanya. Kedai es krim yang dibangun pada tahun 1930 oleh seorang pria berkebangsaan Italia ini sudah menjadi tempat yang wajib dikunjungi saat tiba di Surabaya. Berdiri di Jalan Yos Sudarso Surabaya, merupakan tempat strategis di pinggir jalan dan bersebrangan langsung dengan Balai Pemuda. Walau tempatnya tidak terlalu luas dan hanya terdiri dari satu lantai, kedai es krim ini cukup menampung puluhan orang yang datang silih berganti. Terdiri dari ruang outdoor dan indoor , beberapa sofa di sudut ruangan, kursi rotan dan meja bundar yang siap memberi kenyaman pada pengunjung. Terlihat pula beberapa foto jadul dari Kedai Es Krim Zangrandi ini, memperkuat fakta bahwa kedai ini tidak banyak berubah dan tetap kokoh berdiri menyajikan es krim yang...
Kehamilan merupakan suatu fase yang ditunggu oleh setiap pasangan suami-istri yang telah sah menikah. Awal kehamilan sampai melahirkan membawa banyak perubahan pada diri seorang ibu. Tapi hal itu tidak menjadikan seorang ibu terbebani, bahkan dengan kehamilannya sosok ibu merasa bangga karena telah menjadi sosok wanita yang sempurna. Sebagai ungkapan rasa syukur keapada Tuhan Yang Maha Esa atas amanah berupa buah hati, biasanya diadakan acara neloni. Tradisi ini masih diadakan oleh masyarakat Jawa Timur. Neloni dilaksanakan ketika kandungan berusia tiga bulan, sesuai dengan arti kata neloni sendiri yaitu telu atau tiga. Masyarakat mengartikan bahwa saat itu janin yang ada dalam kandungan telah diberi nyawa oleh sang pencipta. Tradisi neloni sendiri dihadiri oleh keluarga, teman, dan para tetangga. Ciri dari tradisi ini adalah nasi tumpeng, nasi putih yang dibentuk mengerucut. Lauk-pauk tumpeng tersebut adalah gundangan, yang terdiri dari beberapa...
Rujak cingur adalah salah satu makanan tradisional yang mudah ditemukan di daerah Jawa Timur, terutama daerah asalnya Surabaya. Dalam bahasa jawa kata cingur berarti "mulut", hal ini merujuk pada bahan irisan mulut atau moncong sapi yang direbus dan dicampurkan ke dalam hidangan. Rujak cingur biasanya terdiri dari irisan beberapa jenis buah seperti timun, kerahi ( krai , yaitu sejenis timun khas Jawa Timur), bengkuang, mangga muda, nanas, kedondong, kemudian ditambah lontong, tahu, tempe, bendoyo , cingur, serta sayuran seperti kecambah/taoge, kangkung, dan kacang panjang. Semua bahan tadi dicampur dengan saus atau bumbu yang terbuat dari olahan petis udang, air matang untuk sedikit mengencerkan, gula/gula merah, cabai, kacang tanah yang digoreng, bawang goreng, garam, dan irisan tipis pisang biji hijau yang masih muda (pisang klutuk). Semua saus/bumbu dicampur dengan cara diuelk, itu sebabnya rujak cingur juga sering disebut ru...
Tari Remo atau yang juga bisa disebut Tari Remong adalah sebuah tarian yang berasal dari Jawa Timur. Tarian ini biasa digunakan menjadi tarian pembuka dari pertunjukan Ludruk. Kedua pertunjukan ini selalu menjadi paket pertunjukan yang tidak bisa dipisahkan. Setelah Indonesia merdeka, Tarian ini semakin lama semakin berkembang. Tarian ini juga sering dipertunjukan untuk tari penyambutan tamu-tamu istimewa, seperti pejabat, orang asing, dan lain sebagainya. Tari Remo bercerita tentang kepahlawanan seorang pangeran yang berjuang dalam medan pertempuran. Tarian ini awalnya hanya khusus dibawakan oleh kaum lelaki. Akan tetapi, pada jaman sekarang banyak kaum perempuan yang tertarik untuk mempelajari dan membawakanya. Walaupun yang membawakan adalah kaum perempuan, kostum yang digunakan tetap sama seperti yang digunakan oleh kaum lelaki. Dibutuhkan kecekatanan dan konsentrasi penuh bagi penari jika membawakan Tari Remo. Gerakan yang berubah-ubah dalam tempo waktu yang cepat, mele...
Lumajang adalah salah satu daerah kabupaten di Jawa Timur. Kabupaten yang terkenal dengan keberadaan Gunung Semerunya ini memiliki berbagai kebudayaan daerah. Seperti tari-tarian, makanan, tempat wisata, dan lain-lain. Salah satu kebudayaan yang cukup terkenal dari Lumajang ini adalah motif kain batiknya. Motif yang menonjol di daerah ini yaitu motif pisang. Mengapa motif pisang sangat digandrungi? Pisang merupakan salah satu hasil SDA terbesar di Lumajang. Oleh karena itu, pisang dijadikan ikon khas kota Lumajang. Cara pembuatan batik ini sama seperti kain batik lain. Ada yang dibuat dengan batik tulis dan batik cap. Salah satu pembuat batik khas Lumajang ini ada di Pasirian, Lumajang. Batik khas Lumajang lebih menonjolkan motif pisang, pasir, dan air laut. Untuk pelestariannya, pemerintah Kabupaten Lumajang mewajibkan setiap instansi baik pemerintah dan sekolah memiliki baju batik pisang tersebut. Hal ini ditujukan agar ikon pisang bisa tetap lestari di daerah ini.
Tradisi menanam atau mengubur ari-ari adalah tradisi mengubur ari-ari bayi yang baru lahir. Tradisi ari-ari kental di lakukan oleh masyarakat jawa. Ada makna simbolik menanam ari-ari. selama dalam rahim ari-ari berfungsi untuk mengirim gizi, menyalurkan karbondioksida dan sisa pembuangan serta pertahanan diri dari infeksi dan mengeluarkan hormon penunjang kelangsungan hidup. Demikian pentingnya peranan ari-ari, hingga ia di perlakukan dengan layak sekalipun tugasnya telah selesai. Ketika bayi lahir, ari-ari yang dipotong tetap dirawat dan dikubur dengan baik. Perlakuan yang baik ini agar ari-ari atau plasenta tidak dimakan binatang atau membusuk di tempat sampah. Menanam ari-ari juga dikenal dengan sebutan upacara mendhem ari-ari. Ari-ari ditempatkan di dalam kendhil dan diberi daun talas. Alas daun talas mempunyai simpol agar sang anak kelak tumbuh tidak hanya memikirkan hal duniawi saja. Tradisi mendhem ari-ari bi...
RAWON KHAS SUMENEP Rawon selalu identik dengan penampilannya yang berwarna coklat kehitaman, dengan lauk daging, dan kadang-kadang ditambahi tauge dan sambal. Rawon adalah hidangan khas Jawa Timur yang rasanya cocok dengan banyak orang. Warna coklat kehitaman yang ada pada kuah rawon biasanya dikarenakan adanya keluak. Menyebarnya rawon ke seluruh pelosok Jawa Timur, termasuk Madura, menyebabkan "salah pakem" yang memperkaya ragam rawon di Jawa Timur. Mengapa? Karena, rawon di Sumenep ini ditawarkan dengan tanpa salah satu bumbunya, yaitu keluak. Oleh karena itu, rawon khas Sumenep tidak berwarna coklat kehitaman lagi, namun berwarna agak kemerahan. Berikut ini adalah resep untuk membuatnya, yang didapat dari ibu saya: Bumbu halus : Bawang putih 12 biji Bawang merah 4 siung Jahe 1 ruas jari Kencur 1/2 ruas jari Kunyit (dibakar) 1 ruas jari Ketumbar 1 sdt Merica 1/2 sdt Jinten 1/4 sdt Cabai merah 5 biji (buang biji...
WATU GONG â âSitus Watu Gong Malang terletak di Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Situs ini, merupakan situs yang memelihara artefak-artefak kuno peninggalan Kerajaan Kanjuruhan. Kebanyakan artefak-artefak kuno ini merupakan benda-benda rumah tangga umum pada masanya. Di tempat ini terdapat 12 batu bulat yang bentuknya mirip gong. Ketika ditemukan di pekarangan rumah penduduk jumlah watu gong 13 buah. Ditemukan pula bejana batu, lumpang, lesung, dan bata merah yang tebal. Diameter watu gong sekitar 80 centimeter dan tebalnya sekitar 30 centimeter. Batu-batu itu disusun berjajar mengelilingi pendopo yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Malang. Pendopo diresmikan oleh pada tanggal 18 Juli 1985 oleh Eddy Slamet, Bupati Malang pada waktu itu, sebab Tlogomas semula menjadi bagian dari Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Para sejarawan memperkirakan fungsi watu gong untuk umpak (alas tiang rumah/ batu sendi) sebuah bangu...
Gua Selomangleng Gua selomangleng merupakan obyek wisata yang terkenal di kota Kediri, Jawa Timur. Gua peninggalan Kerajaan Kediri ini berlokasi di kaki gunung Klothok tepatnya di Desa Waung, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Di sekitar Goa Selomangleng juga terdapat museum Airlangga yang menyimpan beberapa prasasti dan peninggalan-peninggalan jaman Kerajaan Kediri. Tidak hanya musem Airlangga, di sekitar Gua Selomangleng juga terdapat bukit Maskumambang yang didalamnya terdapat makam mbah Boncolono. Untuk dapat menuju ke bukit Maskumambang, pengunjung dapat menaiki anak tangga yang telah dibangun oleh Pemerintah Kota Kediri. Masih di sekitar Gua Selomangleng, Pemerintah Kota Kediri membangun wisata kolam renang beserta wahana bermain yang menambah daya tarik untuk mengunjungi wisata Gua Selomangleng ini. Selomangleng sendiri berasal dari kata Selo dan Mangleng. Selo yang berarti Batu dan Mangleng yang berarti Menggantung. Gua Selomangleng dipercaya menjadi tempat...