jawa tengah
3.394 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tari Reog Banjarharjo
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Tari Reog Banjarharjo (https://fesbukerbrebes.blogspot.co.id) Tari Reog Banjarharjo adalah salah satu kesenian tradisional yang berkembang di wilayah tengah Kabupaten Brebes tepatnya di Kecamatan Banjarharjo yang nyaris punah. Berbeda dengan reog yang selama kita kenal dari Ponorogo, Jawa Timur. Dalam pertunjukan Reog Ponorogo ditampilkan topeng berbentuk kepala singa yang dikenal sebagai “Singa Barong”, raja hutan, yang menjadi simbol untuk Kertabumi, dan diatasnya ditancapkan bulu-bulu merak hingga menyerupai kipas raksasa. Tapi reog asal Brebes, dimainkan dua orang bertopeng. Reog Banjarharjo dimainkan oleh dua orang, satu orang ditokohkan sebagai orang yang baik, dan satunya berwatak jahat. Tokoh yang baik mengenakan topeng pentul, dan yang jahat barongan. Dua lakon ini bertarung ketika pertunjukan berlangsung. Ceriteranya mengisahkan seputar mahluk halus yang menghuni sebuah tempat atau rumah. Manakala rumah itu akan ditempati, pentul datang untuk men...

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Ronggeng Kaligua
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Tari Ronggeng Kaligua (https://mabrurisirampog.wordpress.com) Merupakan tradisi yang dilakukan saat ulang tahun PTPN IX Kaligua. Dalam ulang tahun itu, selalu ditampilkan tarian ronggeng. Di mana tarian ronggeng ini, dulunya saat perkebunan Kaligua didirikan, dimaksudkan untuk menghibur para pekerja. Sehingga para pekerja waktu itu, tidak bosan dan malas-malasan dalam bekerja, karena sudah dihibur dengan tarian ronggeng.   Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2016/05/tarian-tradisional-brebes-jawa-tengah/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Pethilan
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Hampir sama dengan Tari Wireng. Bedanya Tari Pethilan mengambil adegan atau bagian dari cerita pewayangan. Ciri-cirinya Tarian Tari boleh sama, boleh tidak Menggunakan ontowacono (dialog) Pakaian tidak sama, kecuali pada lakon kembar Ada yang kalah atau menang atau mati Perang mengguanakan gendhing srepeg, sampak, gangsaran Memetik dari suatu cerita lakon Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2016/05/tarian-tradisional-surakarta-jawa-tengah/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tombak Jawa Tengah
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jawa Tengah

Apabila kita melihat film-film yang menggambarkan adat Jawa, kita akan melihat yang namanya para serdadu-serdadu kerajaan yang mengenakan tombak dan mengenakan perisai untuk dijadikan perlindungan diri. Pada zaman dahulu kala, senjata tombak ini memang banyak yang menggunakan, walaupun saat ini sudah tidak ada lagi yang menggunakan tombak. Ada tombak yang sangat terkenal dikalangan penduduk jawa, dan tombak itu telah di keramatkan oleh masyarakat jawa, tombak yang di keramatkan oleh masyarakat itu adalah Tombak Kyai Pleret. Sumber:  https://baabun.com/6-jenis-senjata-tradisional-jawa-tengah/

avatar
Trisony srg
Gambar Entri
Tombak Kyai Plered
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jawa Tengah

Seperti yang telah kita ketahui bersama, salah satu cerita menyebutkan, asal mula tombak Kanjeng Kyai Plered tercipta dari alat vital Syekh Maulana Maghribi yang ditarik oleh seorang gadis bernama Rasawulan karena ketahuan mengintipnya.   Adipati Pragola yang lahir di Jambeyan dan kemudian berkedudukan sebagai Bupati di Pati, adalah putra Adipati Puger dari Demak, yang merupakan putera ke-3 Panembahan Senopati Mataram. Dia masih sedarah dengan Sultan Agung. Sayangnya, sewaktu Sultan Agung dinobatkan sebagai Raja di Mataram menggantikan Sinuhun Sedo Krapyak, Adipati Pragola melakukan pemberontakan. Dia menyatakan daerah Pati dan Pesisir Utara terlepas dari kekuasaan Mataram.   Sultan Agung datang sendiri memimpin pasukannya untuk memadamkan pemberontakan di Pati ini. Kuat dugaan kalau dia tahu persis kalau Adipati Pragola ini sangat sakti. Salah satunya, dia tak mempan oleh senjata tajam dan pusaka apapun, selain dengan pusaka sakti bernama Tombak Kanjeng Ky...

avatar
Trisony srg
Gambar Entri
Mairil
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Tradisi berperilaku homoseksual ternyata sudah lama terjadi di Indonesia. Di Ponorogo, Jawa Timur, tradisi memelihara gemblak oleh warok adalah hal turun temurun. Gemblak merupakan bocah laki-laki berusia antara 12-15 tahun. Mereka berparas tampan dan terawat. Bagi seorang warok, memelihara gemblak adalah hal yang wajar dan diterima masyarakat. Konon sesama warok pun pernah beradu kesaktian untuk memperebutkan seorang gemblak idaman dan juga terjadi praktik pinjam meminjam gemblak. Diyakini, warok akan hilang kesaktiannya jika berhubungan intim dengan perempuan , meskipun itu istrinya. Makanya, mereka memelihara warok dan diperlakukan layaknya sebagai istri. Di beberapa pesantren, ada juga istilah warok. Namun jika di Ponorogo ada istilah gemblak, maka di pesantren ada sebutan mairil. Definisinya pun tak jauh beda. Mairil diistilahkan sebagai santri putra yang tampan berkulit putih. Mereka yang memiliki wajah ganteng, tampan, imut, dan baby face. Menurut pe...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Nasi Brekat
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Begitu banyak tradisi atau adat istiadat yang berkaitan dengan hajatan yang masih dipertahankan eksistensinya hingga sekarang. Salah satunya adalah tradisi pemberian Brekat bagi para tamu undangan warga yang menyelenggarakan hajatan seperti pernikahan, khitanan dan lain sebagainya. Tradisi Nasi Brekat sampai sekarang belum ada kajian tentang asal-usul dan kisah sejarahnya. Nasi Brekat ini sebagai buah tangan atau oleh-oleh dari tuan rumah kepada para tamu undangan yang hadir.  Nasi Brekat berupa menu makanan khas olahan Jawa berupa nasi putih lengkap dengan lauk pauk berupa daging sapi,  sayur lombok hijau,  kecambah, dan kadang ada srondeng kelapa. Yang unik pada Nasi Brekat ini adalah cara penyajian yaitu dibungkus dengan daun jati dan daun pisang sehingga menimbulkan aroma yang sangat khas. Tradisi Nasi Brekat masih dipertahankan masyarakat terutama di pedesaan Kabupaten Wonogiri. Untuk diwilayah perkotaan tradisi Nasi Brekat sudah mulai hilang de...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Tradisi Tujuh Tahunan
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Di zaman yang serba modern seperti saat ini masih ada beberapa warga masyarakat yang masih eksis menjaga adat istiadat. Seperti yang dilakukan warga Dusun Sumberejo, Desa Purworejo, Kecamatan Wonogiri. Bersih Desa merupakan slametan atau upacara adat Jawa untuk memberikan sesaji kepada danyang desa. Sesaji berasal dari kewajiban setiap keluarga untuk menyumbangkan makanan. Bersih desa dilakukan oleh masyarakat dusun untuk membersihkan desa dari roh-roh jahat yang mengganggu. Salah satu tokoh masyarakat, Suwarno menyampaikan acara bersih desa dilakukan setiap 7 tahun sekali. Bersih desa lebih ditekankan untuk mengusir roh-roh jahat yang ada disekitar desa agar tidak mengganggu. "Disini, rutin menghelat acara wayang setiap 7 tahun sekali, ini sudah adat dari para leluhur kami,"terangnya Kamis (04/05/2017) malam. Antusias warga yang datang untuk menyaksikan wayang juga sangat luar biasa, ratusan warga berbondong-bondong untuk menyaksikan, ratusan mata menatap kearah k...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Susuk Wangan
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Di dalam masyarakat Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tenagh, dikenal tradisi Susuk Wangan. Tradisi ini erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari warga yang banyak berkutat dengan pertanian dan sumber air. <> Susuk Wangan sendiri, memiliki arti membersihkan saluran air. Sebagai ungkapan syukur atas sumber air yang diberikan Allah, setiap tahunnya mereka menggelar acara ini. Tradisi yang memilik nama lengkap “Ritual Susuk Wangan Amerti Tirta” ini biasa dilakukan pada Sabtu Kliwon setiap datang Bulan Besar (Dzulhijah).  "Ritual ini, merupakan adat istiadat masyarakat Desa Setren dan sekitarnya, sebagai bentuk rasa syukur karena selama ini mereka memperoleh manfaat dari aliran air gunung yang mengalir sepanjang tahun dari sumber Girimanik di hutan Setren," kata Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Slogohimo, Sarosa. Pada tahun ini untuk memeriahkan Susuk Wangan, Pemerintah Kabupaten setempat menggelar Susuk Wangan pada Ahad (3/11...

avatar
Deni Andrian