Indonesia merupakan negara yang dianugrerahi Tuhan dengan berbagai macam-macam flora dan fauna. Salah satunya burung. Ada banyak sekali jenis jenis burung di Indonesia. Di daerah saya ,Sumatera Barat , terdapat permainan menangkap burung dengan getah. Mungkin permainan ini juga terdapat di daerah lain. Cara cukup unik dan simpel, yakni menggunakan getah dan burung pengumpan. Getah yang digunakan haruslah mampu membuat burung terperangkap dengan kuat. Salah satunya menggunakan getah nangka. Hal yang lain yang harus disiapkan adalah burung sebagai umpan. Ya, burung pengumpan ini dapat menarik perhatian burung lainnya. Bisa saja untuk menarik lawan jenis atau untuk adu kekuatan, hehehehe. Getah yang sudah terkumpul dioleskan pada sebuah batang kayu di hutan atau tempat populasi burung burung tinggal. Kemudian burung pengumpan diikat kakinya dan diletakkan di atas getah dengan posisi berdiri. Dan kita menunggu waktu saat burung terperangkap.Cara ini biasanya cukup berhasil d...
Lapek sagan merupakan makanan khas Minangkabau yang terbuat dari campuran beras ketan, kelapa, dan pisang. Dinakamakan lapek sagan karena orang yang membuat lapek sagan ini “sagan karajo” yang dalam bahasa Indonesia berarti malas bekerja. Kenapa demikian? Hal ini dikarenakan pembuatannya yang lebih mudah dibandingkan lapek yang lainnya. Mari kita bahas apa perbedaannya, kali ini kita lihat perbedaan dengan lapek bugih yang lebih dulu ada dibandingkan lapek sagan. Pertama, lapek sagan ini hanya memerlukan beras ketan yang masih utuh; tidak perlu ditumbuk menjadi tepung, sedangkan lapek bugih menggunakan ketan yang ditumbuk menjadi tepung lalu diberi santan. Kedua, kelapa dari lapek sagan ini hanya perlu diparut saja, sedangkan untuk lapek bugih terdapat isi kelapa yang kelapanya itu dijadikan “aluo”, yaitu kelapa yang dicampurkan dengan “gulo saka” atau gula aren. Lalu dari segi bungkusnya, lapek sagan dibungkus dengan cara yang sederhana saja...
Manjapuik Marapulai : Prosesi Menjemput Mempelai Pria Minangkabau Ilustrasi - Dok. Majalah Mahligai. “Manjapuik Marapulai” merupakan acara adat paling penting dalam seluruh rangkaian acara perkawinan menurut adat Minangkabau. Dalam prosesi ini, calon pengantin pria dijemput dan dibawa ke rumah calon pengantin wanita untuk melangsungkan akad nikah. Prosesi ini juga dibarengi pemberian gelar pusaka kepada calon mempelai pria sebagai tanda sudah dewasa dan akan menjadi pimpinan keluarga. Setelah selesai, pengantin pria beserta rombongan diarak menuju kediaman mempelai wanita untuk bersanding di pelaminan. Perlengkapan yang Perlu Dibawa Secara umum menurut ketentuan adat, dalam menjemput calon pengantin pria ini pihak calon pengantin pria harus membawa tiga bawaaan wajib, yaitu; Pertama : Sirih lengkap dalam carano (kotak tempat sirih) yang menandakan datangnya secara beradat. Kedua : Pak...
Sidat merupakan ikan yang bergenus sama dengn ikan unagi di Jepang. Tubuhnya memanjang seperti belut tetapi lebih besar dalam diameternya. Sidat banyak ditemukan di sungai-sungai yang bermuara di danau Maninjau. Sidat pun merupakan ikan yang mirip dengan salmon dalam cara perkembangbiakannya. Ikan sidat dewasa akan berenang ke hilir dan bertelur di laut dan mati karena kelelahan. Telur-telur banyak menjadi makann ikan-ikan di laut dan sebagian kecil telur tersebut menetas dan berhasil menuju hilir dan tumbuh besar disana. Siklus ini merupkan kebalikan siklus hidup salmon dimana ikan tersebut bertelur di hulu, bukan hilir, sebagaimana yang dijelaskan oleh Bapak Yodfitfinda pada hari Minggu, 12 Agustus 2018 lalu. Daging ikan sidat dipandang mewah dan lezat oleh masyarakat pada dewasa ini. Tetapi ikan sidat sudah tidak banyak ditemukan di habitat asalnya. Dikarenakan nilai permintaan meningkat sedangkan jumlah populasi ikan sidat di alam berkuang seiring waktu, maka para pete...
Budaya Nasi Padang Indonesia adalah negara yang paling terhargai nilai-nilai budayanya. Dari tari-tariannya, kulinernya dan sejarah Indonesia, mereka membuat negara kita sebagai atraksi turis yang sampai sekarang tetap menjadi tujuan primer bagi orang asing di mana-mana. Salah satu atraksi Indonesia yang paling menggugah yaitu kulinernya, terutama kuliner Padang yang selalu ada di semua sudut Indonesia. Pertanyaannya, mengapa nasi Padang itu sangat populer? Salah satu daya tariknya nasi Padang adalah metode penghidangannya yang sangat unik. Tak serupa restoran-restoran di budaya lain yang memberikan makanan sesuai apa yang di pesan oleh pelanggan, warung Padang akan selalu menumpukkan meja pelanggan dengan lauk, seringkali membawa puluhan piring di satu perjalanan. Pelanggan kemudian bebas memilih lauk dari piring-piring tersebut. Hal ini terdiri dari konsepnya “fastfood” orang-orang Padang, yang berfikir bahwa makanan cepat saji tidak harus selalu sepert...
Silek Harimau Minangkabau merupakan warisan ilmu beladiri dari tanah minangkabau yang mulai terancam punah, karena tak begitu banyak orang yang menguasainya. Bahkan oleh orang minang sekalipun. Guru besar silat ini ialah Edwel Yusri Datuk Rajo Gampo Alam, yang sampai saat ini terus mengajar dan menyebarkan ilmu beladiri ini di Indonesia hingga sampai ke mancanegara. Sesuai dengan filosofi dan gerak yang diadaptasi dari harimau/inyiak, mungkin bagi orang yang baru sekali melihat aplikasi pertarungan dari silat ini akan menilai "terlalu sadis". Hal ini dapat dimaklumi, karena memang pada awalnya dulu silat ini hanya digunakan untuk berperang dan tak jarang digunakan oleh para pengawal raja-raja dahulu. Selain itu, merupakan silat klasik dengan gerakan yang sangat indah. Namun dibalik keindahan geraknya, tersembunyi serangan-serangan mematikan, yang ditujukan untuk melumpuhkan lawan dan membunuh lawan dengan sangat cepat. Kuncian dan tangkapan memang menjadi cir...
Indonesia memiliki beragam budaya. Bahasanya yang beragam, suku-suku yang memiliki keunikan masing-masing, ribuan pulau yang indah, adat-istiadat yang membuat decik kagum karena keunikannya. Salah satu budaya Indonesia adalah makanan. Gulai itik adalah gulai yang sangat spesifik, yang berasal dari koto Gadang, Bukittinggi. Biasanya agar lebih nikmat, orang-orang menggunakan cabai hijau muda. Pembuatan gulai itik harus memiliki teknik memasak tersendiri karena jika kita tidak mengetahui tekniknya maka gulai tersebut dapat beraroma kurang mengenakan. Gulai itik menggunakan bebek berwarna hitam putih dan berleher pendek, berbeda dengan bebek pada umumnya yang berwarna abu dan berleher panjang. OSKMITB2018 Referensi foto: http://www.masakandapurku.com/2016/01/resep-membuat-gulai-itik-khas.html?m=1
Talempong adalah sebuah alat musik pukul tradisional khas suku Minangkabau. Bentuknya hampir sama dengan instrumen bonang dalam perangkat gamelan. Talempong dapat terbuat dari kuningan, namun ada pula yang terbuat dari kayu dan batu. Talempong Unggan berasal dari Nagari Unggan, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Terbuat dari kuningan yang ditaruh di atas wadah yang terbuat dari kayu dengan alat musik pengiring yang lain berupa dua gendang dan satu gong. Talempong Unggan dimainkan empat orang, yakni satu pemukul talempong, dua pemain gendang, dan satu pemukul gong. Talempong Unggan berbda dengan jenis talempong yang berasal dari daerah lain di Indonesia. Jumlah nadanya hanya terdiri atas lima nada atau disebut pentatonis. Lagu-lagu Talempong Unggan juga khas, tidak ada di tempat lain. Penamaan lagu berasal dari alam misalnya, Ramo-Ramo Tabang Tinggi, Pararakan Kunto dll. Seniman yang ahli memainkan Talempong Unggan ini, juga mampu...
Upacara Tabuik adalah upacara tahunanyang berasal dari Sumatera Barat dan dilakukan oleh masyarakat Minangkabau khususnya di daerah Pariaman. Upacara ini diselenggarakan dalam rangka mempengeringati meninggalnya cucu dari Nabi Muhammad SAW, yaitu Imam Husain, dan Pertempuran Karbala. Upacara Tabuik berlangsung selama 10 hari, dimulai dari tanggal 1 Muharram, Â dan diakhiri pada tanggal 10 Muharram. Rangkaian Upacara Tabuik terdiri dari tujuh tahapan, yaitu mengambil tanah, menebang batang pisang, mataam, mengarak jari-jari, mengarak sorban, tabuik naik pangkek, hoyak tabuik, dan acara diakhiri, dan memuncak, dengan membuang tabuik ke laut. Tabuiknya sendiri dibuat di dua daerah berbeda yang dibatasi oleh sebuah sungai, yakni di Pasa (berlokasi di sisi selatan sungai), dan Subarang (berlokasi di sisi utara sungai). Pembuatan Tabuik biasanya diiringi oleh gendang untuk meningkatkan semangat para pengusung (pengangkut). Kedua Tabuik akan dipajang berhadap-hadapan sebagai...