masyarakat adat
379 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Buen Lajenre
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Di Desa Lantung Aimual tinggal gadis cantik yang bernama Lala Ila. Lala Ila sejak kecil sudah ditunangkan dengan Lalu Mangi, meskipun sudah ditunangkan sejak kecil keduanya sampai besar tidak mengetahuinya. Suatu hari, Lalu Mangi mendengar cerita tentang kecantikan Lala Ila. Lalu Mangi penasaran akan kecantikan Lala Ila. Lalu Mangi mengajak pembantunya Salampe untuk membuktikan kecantikan Lala Ila. Singkatnya, Lalu Mangi mohon pamit pada Bapak dan Ibunya akan pergi Aimual. Akhirnya berangkatlah mereka ke Desa Aimual. Lalu Mangi kemanapun perginya selalu didampingi oleh Salampe. Salampe adalah anak angkat Radan Mangi. Salampe adalah orang kepercayaan keluarga Radan Mangi. Salampe kerjanya setiap pagi memandikan kuda, membersihkan kandang, menyabit rumput, memperbaiki kebun, dan mengambil kayu. Salampe bertugas melayani dan menemani Lalu Mangi bepergian. Itulah pekerjaan Salampe di rumah Radan Mangi ayah Lalu Mangi. Bapak dan ibunya memberi tahu bahwa di sana juga ada pamannya ya...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Lo'i Monca, Lulur Pemutih Asli Bima
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Nusa Tenggara Barat

Ramuan tradisional yang diturunkan dari leluhur kita telah terbukti khasiatnya selama berabad-abad. Sayangnya Produk tersebut terkadang hilang dan terlupakan dengan semaraknya berbagai macam produk kecantikan yang baru. Padahal, Produk tradisional dari leluhur menggunakan bahan yang mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari serta relative murah. Dari sejarah kita belajar, nenek moyang kita punya ‘Produk-Produk’ mempertahankan kecantikan dan kelembutan kulit. Bahkan hingga saat ini, Produk-Produk leluhur masih dipertahankan meski dalam kemasan yang sudah modern. hampir semua daerah punya Produk kecantikan, warisan dari para leluhur. Demikianpun dengan daerah Bima NTB, punya warisan Produk kecantikan sendiri.   Menurut pemaparan para tetua di daerah bima yang sempat diwawancarai, bahwasanya banyak Produk kecantikan yang digunakan oleh orang-orang terdahulu, namun sekarang sudah jarang dipakai atau digunakan kembali. Resep-resep itu sebenarnya cukup seder...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Pakombo
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Nusa Tenggara Barat

Lo'i (obat) pakombo merupakan salah satu dari sekian banyaknya obat tradisonal masyarakat Bima yang berbentuk cair. Bahan pembuatannya pun cukup sederhana dan mudah didapatkan seperti beras tiga macam (putih, hitam dan merah), dan rempah seperti cabai jawa, cengkeh, jahe dan juga kelapa muda. Cara pembuatannya cukup mudah Pertama-tama haluskan rempah-rempah dan campurkan dengan air lalu saring. Selanjutnya, beras tiga macam yang sudah ditumbuk halus disangarai hingga berwarna kecoklatan. Selanjutnya campur air yang berisi rempah-rempah dan beras yang sudah disangarai, lalu masak hingga matang. Terakhir campurkan kelapa muda yang sudah diserut. Lo'i pakombo dapat diminum atau dimakan. Lo'i pakompo memiliki khasiat sebagi obat untuk menghangatkan badan dan mengobati panas dalam. Namun, sekarang obat ini sudah jarang ditemukan di kalangan msyarakat karena banyak orang yang sudah beralih ke obat-obatan yang modern dan instan.  

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Ncuna Doro
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Nusa Tenggara Barat

Ncuna doro  (Bawang Putih Gunung)   merupakan tumbuhan obat-obatan masyarakat Bima untuk obat luar atau olesan. Pembuatannya sangat mudah, Ncuan Doro yang sudah dibersihkan kulit dan daunnya diparut hingga menutupi bagian permukaan parut. Selanjutnya pisahkan serat Ncuna Doro dari parut dan langsung dibalutkan pada luka. Ncuna Doro bermanfaat untuk mengobati luka bakar ringan atau berat agar mempercepat proses pembentukan kulit baru. Obat ini masih dijumpai dikalangan masyarakat Bima yang hidup di daerah pegunungan saat musim hujan, reaksinya pun tergolong lebih cepat dibandingkan obat medis.

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Kaleli Puru
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Nusa Tenggara Barat

Kaleli Puru merupakan obat tradisional yang berbentuk olesan yang digunakan untuk mengobati bisul. Bahannya cuma kaleli tidak ada bahan lain. Cara pembuatannya cukup sederhana, yaitu kaleli dibakar sampai dalam keadaan gosong. Kemudian tunggu beberapa menit kaleli kembali dingin. Selanjutnya kaleli puru digosokkan kepada benda tertentu, misalnya piring atau parang hingga berbentuk olesan. Kemudian keleli puru tersebut di oleskan disekitar bisul. Khasiatnya dikenal mampu menyembuhkan bisul. Namun keberadaan obat ini masih banyak yang tidak tahu, sudah jarang masyarakat Bima yang menggunakan obat tradisional ini.

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Buah Songga
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Nusa Tenggara Barat

Songga (bidara laut) atau banyak sebutan lain sesuai dengan daerah masing-masing adalah salah satu buah hutan asli daerah Bima yang populasinya makin punah karena tergerus oleh keadaan, buah ini biasanya tumbuh musiman. Biasanya buah Songga ini digunakan masyarakat daerah Bima sebagai obat berbagai macam penyakit, kalau sudah matang berwarna merah, isinya putih berbiji kecil, cara konsumsi buah ini cukup di buka kulitnya lalu ditelan, namun buah ini terkenal dengan rasa nya yang pahit.   Bukan hanya buahnya, batang kayu dari tumbuhan inipun sangat bermanfaat dan bisa digunakan juga untuk obat-obatan, bahkan masyarakat Bima yang kreatif mengukir kayunya untuk dijadikan gelas.   Sebenarnya lebih berkhasiat adalah kayu nya. Batang kayu tumbuhan Songga dibuat orang tua jaman dahulu menjadi gelas, gelas itu diisi air sehingga menjadi pahit karena kayu Songga ini terkenal dengan rasanya yang pahit, air itu diminum menjadi obat penyakit malaria, saki...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Cara Unik Suku Sasak Membersihkan Rumah
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Barat

Jika anda ditanya oleh seseorang entah teman, guru atau siapa pun tentang kegunaan dari kotoran kerbau atau sapi maka mungkin kebanyakan dari anda akan menjawab untuk pupuk dan sebagainya, tapi saya bisa pastikan hampir dari yang ditanya itu tak akan ada yang menjawab untuk mengepel lantai dan dinding rumah.   Tapi itulah yang terjadi di dusun Sade, Suku Sasak yang ada di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Di dusun ini kotoran kerbau atau sapi yang lazimnya untuk pupuk itu dijadikan sebagai bahan untuk mengepel lantai dan dinding rumah. Tradisi unik yang tak lekang oleh waktu dan masih tetap digunakan oleh suku Sasak hingga kini ini karena mereka meyakini bahwa kotoran sapi atau kerbau yang dicampur dengan air jika dipakai untuk mengepel lantai dan dinding rumah dapat membuat lantai jadi kesat, mengkilap dan terhindar dari lalat dan nyamuk. Lebih jauh, rumah adat suku sasak yang disebut dengan Bale Ratih dan atapnya terbuat dari alang-alang dengan berdindingkan anyama...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Budaya Kawin Lari Suku Sasak
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Barat

Kawin lari sering kali menimbulkan kesan negatif bagi masyarakat umum. Tetapi tidak bagi suku Sasak. Bagi mereka, kawin lari adalah budaya yang sudah mendarah daging di daerah mereka. Kawin lari ini memiliki makna yang sedikit berbeda. Pada suku sasak, bila sepasang kekasih ingin melanjutkan hubungan mereka kejenjang pernikahan, maka akan berlaku budaya kawin lari ini. Setelah kedua pasangan menyetujui niatan ini, pasangan lelaki akan memberi tahu ketua wilayahnya bahwa ia memiliki keinginan untuk mempersunting pasangan perempuan. Setelah itu ketua wilayah dari kedua pasangan akan bertemu untuk saling memberi informasi. Kemudian pasangan perempuan ini akan 'disembunyikan'(biasanya dibawa ke rumah saudara dari pasangan lelaki). Baru kemudian kedua keluarga dan ketua wilayah merembukan detail dari pernikahan mereka berdua. Apabila salah satu dari keluarga pasangan tidak merestui atau memberi ijin karena alasan perbedaan derajat antara keluarga dari masing-masing pasangan,...

avatar
Oskm18_16518271_penina
Gambar Entri
Tarian Saremba Tembe
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Barat

Saremba Tembe adalah tarian tradisional dari Nusa Tenggara Barat, yang tepatnya berasal dari Kabupaten Dompu. Saremba Tembe sendiri memiliki arti menggunakan sarung seperti selempangan. Oleh karena itu, penari tarian Saremba Tembe pasti menggunakan kain atau sarung sebagai kostum saat menari. Tarian kolosal Saremba Tembe ini sebenarnya merupakan tarian daerah yang dipadukan dengan menggunakan kain yang bernama Tembe sebagai aksesorisnya. Tarian Saremba Tembe mengingatkan tentang masyarakat dari Kabupaten Dompu tempo dulu. Di mana Saremba dan Katente adalah jenis pakaian yang pertama, setelah kaum wanita Dompu mengetahui Medi Ra Muna yang dilakukan secara tradisional. Kain Tembe yang digunakan sebagai aksesoris saat melakukan tarian merupakan hasil tenunan wanita disaat para pria atau suaminya bekerja di ladang. Karena hasilnya yang indah, maka digunakan untuk melengkapi tarian yang tak kalah indah. Tembe dalam kesaharian masyarakat Dompu memiliki multi fungsi. Bisa digunakan...

avatar
Oskm18_19718296_bernadette